Sabtu, 28 Desember 2013
Apakah mungkin org yg kita tugasi bertanding sepakbola di lapangan lumpur, bajunya tetap akan bersih & tidak kotor oleh lumpur? #MaafkanKami
Peluang pakainnya menjadi kotor oleh lumpur itu menjadi sangat mungkin....#MaafkanKami
Persaudaraan mengajari kita bhw, Kitalah yang bertugas untuk mengingatkannya agar tidak kotor, #MaafkanKami
atau mengingatkannya di "masa istrahat" agar dia membersihkan pakaiannya dari lumpur, #MaafkanKami
atau bahkan jika perlu, kitalah yang menyediakan air untuknya dan bahkan memandikannya, membersihkannya dari lumpur....#MaafkanKami
Tak semua orang dibarisan ini, yg sebenarnya mau ditugasi bermain bola dilapangan lumpur... #MaafkanKami
Ia tahu, ia sangat mungkin kotor, tapi karena ia tahu bahwa ini tugas maka dia laksanakan....#MaafkanKami
Tapi jika nanti suatu saat pakaiannya kotor, apakah layak kita mencaci makinya, padahal "kitalah" yang menugasinya? #MaafkanKami
Padahal selama ini mgkn kita tdk prn menasehatinya, membantu membersihkan dirinya dari lumpur? #MaafkanKami
Jika begitu, saudara macam apa kita ini? #MaafkanKami
"Aku Telah Berjanji Kepada Sejarah Untuk Pantang Menyerah, Berselempang Semangat Yang Tidak Pernah Mati"
Sabtu, 28 Desember 2013
Jumat, 27 Desember 2013
Awal Tahun, Momentum Untuk Menenguhkan Orientasi Hidup
Jumat, 27 Desember 2013
*Bahan Khutbah Jumat
Saudara sekalian,
Beberapa hari yang akan datang, kita akan memasuki momentum pergantian tahun dan ini adalah momentum yang tepat, bagi kita semuanya, untuk menilai kembali seluruh waktu yang telah kita lalui dan kita jalani sebagai makhluk Allah SWT di muka bumi ini.
Meski perintah untuk “mengevaluasi” diri adalah perintah yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya untuk terus kita lakukan di setiap waktu, tidak hanya dipergantian tahun, misalnya anjuran untuk muhasabah harian menjelang tidur. Tetapi momentum pergantian tahun ini adalah “kesadaran” mayoritas yang terjadi hampir pada setiap orang, bahwa waktu terus berjalan, tahun akan berganti, maka ini adalah waktu yang tepat untuk membuat harapan dan impian baru.
Maka pada kesempatan ini saya ingin berbagi kepada saudara-saudara sekalian, tentang bagaimana Al Quran memberikan kita arahannya tentang hal ini….
Saudara-saudara sekalian,
Setiap orang tentu telah membuat harapan-harapan baiknya dalam rentang waktu tertentu, misalnya harapan atau impian setahun yang akan datang, dan bagaimana seseorang ingin menjalani tahun yang akan datang dan tahun-tahun selelahnya,
Tetapi Al Quran telah memberikan kita satu arahan tentang bagaimana waktu itu, termasuk jatah usia yang diberikan oleh Allah kepada kita semuanya, seharusnya kita gunakan:
Firman Allah dalam Q.S. Al Mulk:
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
Saudara-saudara sekalian, Ayat tersebut telah menjelaskan kepada kita, kemana kehidupan yang sedang kita jalan ini akan berakhir
Kehidupan ini semuanya bermuara kepada satu titik, yaitu kematian, lalu akhirat. Bahwa yang menjadi “penghubung” antara dunia dan akhirat itu adalah waktu…
Orang-orang “ahli strategi” mengatakan: “membuat perencanaan itu harus selalu dimulai dari titik akhir”. Kalau ini kita bawa pada bagaimana cara kita memanfaatkan jatah waktu yang diberikan Allah ini, dengan cara seefektif mungkin, menyusun perencanaan hidup di tahun mendatang, maka kita harus menegaskan satu hal terlebih dahulu kepada diri kita sendiri:
Dimana muara akhir dari semua perencanaan hidup yang telah dan akan saya susun di akhir atau di awal tahun depan?
Q.S. Al Mulk 1-2 di atas telah memberikan kita jawaban atas pertanyaan ini. Insya Allah
Bahwa kehidupan ini harus kita jalani dengan “amal terbaik” sebelum kita semuanya kembali kepada Allah SWT.
Orang-orang yang tidak menyadari atau mengikari bahwa semua kehidupan ini berjalan menuju dan bermuara kpd Allah SWT digambarkan dalam Q.S. Al Hajj 31:
Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
Kejelasan akan orientasi, akan membuat energy kita menjadi hemat, tidak terbuang percuma, dan waktu (usia) yang menjadi jatah kita bisa kita lalui dengan cara terbaik.
Orientasi hidupnya tidak jelas. Maka semua perencanaan hidup yang tidak bermuara kepada Allah SWT, tidak akan memiliki nilai apa-apa disisi Allah, dan mereka ini dikategorikan sebagai orang-orang yang merugi:
“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”
Ayat ini menyebut tentang “semua manusia” tanpa terkecuali, baik dia bukan muslim, maupun seorang muslim.
Orientasi, kesadaran bahwa muara kehidupan ini adalah akhirat, harus benar-benar menjadi kesadaran mutlak bagi kita. Dan agar waktu itu dapat kita jalani secara efektif, tidak merugi, Allah telah menegaskannya begini dengan mengatakan:
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.
Setiap waktu yang diberikan oleh Allah SWT akan menjadi “kerugian” bagi setiap manusia (sebagaimana dijelaskan dalam Q.S Al Ashr diatas) jika waktu itu tidak kita jalan dalam aktivitas yang bernilai ibadah, setiap waktu, bukan hanya tahun, tapi juga bulan, hari dan bahkan setiap detiknya.
Apa itu artinya semua waktu harus kita isi dengan ibadah, sholat, tilawah, puasa, dan seterusnya?
Syaikhul Islam Ibnu Tayyimiah menjelaskan tentang ibadah ini dengan mengatakan:
Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir)
Para ulama fiqh kemudian membagi ibadah menjadi dua, yaitu ibadah mahdah dan ibadah ghairu mahdah.
Ibadah mahdhah adalah ibadah yang telah ditentukan secara baku pelaksanaannya, baik waktu maupun cara. Seperti shalat, puasa, dan rukun islam yang lain.
Ibadah Ghairu Mahdhah Merupakan amal ibadah yang tidak baku, namun tetap ada syari’at yang mengaturnya. Seperti bersedekah, silaturahim, dan ibadah bersifat mu’amalah yang lain.
Ibadah mahdah, syah dan benar disisi Allah jika memenuhi syarat, Ikhlas, kepada Allah SWT, dan pelaksanaannya harus mengikuti yang dicontohkan Rasulullah. Ibadah ghairu mahdah, adalah aktivitas-aktivitas “fitrahwi” manusia, misalnya makan, minum, kuliah, mencari nafkah, dst tetapi itu kita “niatkan untuk Allah”
Menuntut ilmu misalnya, itu aktivitas yang dilakukan oleh setiap orang, tapi dia bisa bernilai ibadah jika didalam hati kita ada kesadaran dan motivasi bahwa menuntut ilmu itu adalah perintah Allah dan Rasul-Nya”, maka ketika itu ia telah bernilai ibadah, insya Allah.
Mencari nafkah misalnya, itu juga diperintahkan, bahkan Allah mengantegorikannya sebagai Jihad, dan meninggalnya seseorang dalam upaya mencari nafkah yang halal untuk keluarganya dan pendidikan yang bermanfaat dikategorikan sebagai kematian yang mendapatkan pahala syahid.
Dan seluruh aktivitas hidup kita yang lain, Insya Allah,
Dalam konteks waktu inilah Rasulullah SAW mengajari kita satu doa:
Allahumaj khairaumriy aakhirahu wa khaira `amali khawaatimahu wa khaira ayyami yauma alqaaka fiihiy
Ya Allah jadikanlah umur terbaik hamba di penghujungnya, jadikanlah amal terbaik hamba di penutupnya dan jadikan hari-hari terbaik hamba saat bertemu dengan-Mu
Doa tersebut perlu kita baca terus menerus dalam doa-doa kita, Karena kita tidak tahu kapan kematian akan menjemput kita, doa tersebut menjelaskan tentang keharusan memanfaaatkan jatah usia kita dalam kebaikan agar ketika kematian datang, kita tetap dalam kondisi melaksanakan "amal terbaik" kita, termasuk tahun-tahun mendatang, Insya Allah
Maka, saudara-saudara sekalian, di akhir tahun ini, jika kita ingin membuat perencanaan bagi hidup kita di tahun-tahun mendatang, maka buatlah semua perencanaan itu dalam makna ibadah, dengan kesadaran bahwa semua perencanaan hidup yang akan saya buat ini adalah bekal dan jalan yang akan mengantarkanku ke Syurga, Insya Allah…..
Agar waktu yang kita jalani ini tidak sia-sia,
agar setiap detik yang kita jalani dalam hidup, dicatat sebagai kebaikan dan pahala di sisi Allah SWT. Aamiin
Barakallahu li walakum fil quranil azim …wanafa'ani waiyyakum bima fiihi minal ayat wazzikril hakim…wataqabbala minni waminkum
*Bahan Khutbah Jumat
Saudara sekalian,
Beberapa hari yang akan datang, kita akan memasuki momentum pergantian tahun dan ini adalah momentum yang tepat, bagi kita semuanya, untuk menilai kembali seluruh waktu yang telah kita lalui dan kita jalani sebagai makhluk Allah SWT di muka bumi ini.
Meski perintah untuk “mengevaluasi” diri adalah perintah yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya untuk terus kita lakukan di setiap waktu, tidak hanya dipergantian tahun, misalnya anjuran untuk muhasabah harian menjelang tidur. Tetapi momentum pergantian tahun ini adalah “kesadaran” mayoritas yang terjadi hampir pada setiap orang, bahwa waktu terus berjalan, tahun akan berganti, maka ini adalah waktu yang tepat untuk membuat harapan dan impian baru.
Maka pada kesempatan ini saya ingin berbagi kepada saudara-saudara sekalian, tentang bagaimana Al Quran memberikan kita arahannya tentang hal ini….
Saudara-saudara sekalian,
Setiap orang tentu telah membuat harapan-harapan baiknya dalam rentang waktu tertentu, misalnya harapan atau impian setahun yang akan datang, dan bagaimana seseorang ingin menjalani tahun yang akan datang dan tahun-tahun selelahnya,
Tetapi Al Quran telah memberikan kita satu arahan tentang bagaimana waktu itu, termasuk jatah usia yang diberikan oleh Allah kepada kita semuanya, seharusnya kita gunakan:
Firman Allah dalam Q.S. Al Mulk:
Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun,
Saudara-saudara sekalian, Ayat tersebut telah menjelaskan kepada kita, kemana kehidupan yang sedang kita jalan ini akan berakhir
Kehidupan ini semuanya bermuara kepada satu titik, yaitu kematian, lalu akhirat. Bahwa yang menjadi “penghubung” antara dunia dan akhirat itu adalah waktu…
Orang-orang “ahli strategi” mengatakan: “membuat perencanaan itu harus selalu dimulai dari titik akhir”. Kalau ini kita bawa pada bagaimana cara kita memanfaatkan jatah waktu yang diberikan Allah ini, dengan cara seefektif mungkin, menyusun perencanaan hidup di tahun mendatang, maka kita harus menegaskan satu hal terlebih dahulu kepada diri kita sendiri:
Dimana muara akhir dari semua perencanaan hidup yang telah dan akan saya susun di akhir atau di awal tahun depan?
Q.S. Al Mulk 1-2 di atas telah memberikan kita jawaban atas pertanyaan ini. Insya Allah
Bahwa kehidupan ini harus kita jalani dengan “amal terbaik” sebelum kita semuanya kembali kepada Allah SWT.
Orang-orang yang tidak menyadari atau mengikari bahwa semua kehidupan ini berjalan menuju dan bermuara kpd Allah SWT digambarkan dalam Q.S. Al Hajj 31:
Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
Kejelasan akan orientasi, akan membuat energy kita menjadi hemat, tidak terbuang percuma, dan waktu (usia) yang menjadi jatah kita bisa kita lalui dengan cara terbaik.
Orientasi hidupnya tidak jelas. Maka semua perencanaan hidup yang tidak bermuara kepada Allah SWT, tidak akan memiliki nilai apa-apa disisi Allah, dan mereka ini dikategorikan sebagai orang-orang yang merugi:
“Demi masa, Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”
Ayat ini menyebut tentang “semua manusia” tanpa terkecuali, baik dia bukan muslim, maupun seorang muslim.
Orientasi, kesadaran bahwa muara kehidupan ini adalah akhirat, harus benar-benar menjadi kesadaran mutlak bagi kita. Dan agar waktu itu dapat kita jalani secara efektif, tidak merugi, Allah telah menegaskannya begini dengan mengatakan:
Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.
Setiap waktu yang diberikan oleh Allah SWT akan menjadi “kerugian” bagi setiap manusia (sebagaimana dijelaskan dalam Q.S Al Ashr diatas) jika waktu itu tidak kita jalan dalam aktivitas yang bernilai ibadah, setiap waktu, bukan hanya tahun, tapi juga bulan, hari dan bahkan setiap detiknya.
Apa itu artinya semua waktu harus kita isi dengan ibadah, sholat, tilawah, puasa, dan seterusnya?
Syaikhul Islam Ibnu Tayyimiah menjelaskan tentang ibadah ini dengan mengatakan:
Ibadah adalah suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang dicintai Allah dan diridhai-Nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir)
Para ulama fiqh kemudian membagi ibadah menjadi dua, yaitu ibadah mahdah dan ibadah ghairu mahdah.
Ibadah mahdhah adalah ibadah yang telah ditentukan secara baku pelaksanaannya, baik waktu maupun cara. Seperti shalat, puasa, dan rukun islam yang lain.
Ibadah Ghairu Mahdhah Merupakan amal ibadah yang tidak baku, namun tetap ada syari’at yang mengaturnya. Seperti bersedekah, silaturahim, dan ibadah bersifat mu’amalah yang lain.
Ibadah mahdah, syah dan benar disisi Allah jika memenuhi syarat, Ikhlas, kepada Allah SWT, dan pelaksanaannya harus mengikuti yang dicontohkan Rasulullah. Ibadah ghairu mahdah, adalah aktivitas-aktivitas “fitrahwi” manusia, misalnya makan, minum, kuliah, mencari nafkah, dst tetapi itu kita “niatkan untuk Allah”
Menuntut ilmu misalnya, itu aktivitas yang dilakukan oleh setiap orang, tapi dia bisa bernilai ibadah jika didalam hati kita ada kesadaran dan motivasi bahwa menuntut ilmu itu adalah perintah Allah dan Rasul-Nya”, maka ketika itu ia telah bernilai ibadah, insya Allah.
Mencari nafkah misalnya, itu juga diperintahkan, bahkan Allah mengantegorikannya sebagai Jihad, dan meninggalnya seseorang dalam upaya mencari nafkah yang halal untuk keluarganya dan pendidikan yang bermanfaat dikategorikan sebagai kematian yang mendapatkan pahala syahid.
Dan seluruh aktivitas hidup kita yang lain, Insya Allah,
Dalam konteks waktu inilah Rasulullah SAW mengajari kita satu doa:
Allahumaj khairaumriy aakhirahu wa khaira `amali khawaatimahu wa khaira ayyami yauma alqaaka fiihiy
Ya Allah jadikanlah umur terbaik hamba di penghujungnya, jadikanlah amal terbaik hamba di penutupnya dan jadikan hari-hari terbaik hamba saat bertemu dengan-Mu
Doa tersebut perlu kita baca terus menerus dalam doa-doa kita, Karena kita tidak tahu kapan kematian akan menjemput kita, doa tersebut menjelaskan tentang keharusan memanfaaatkan jatah usia kita dalam kebaikan agar ketika kematian datang, kita tetap dalam kondisi melaksanakan "amal terbaik" kita, termasuk tahun-tahun mendatang, Insya Allah
Maka, saudara-saudara sekalian, di akhir tahun ini, jika kita ingin membuat perencanaan bagi hidup kita di tahun-tahun mendatang, maka buatlah semua perencanaan itu dalam makna ibadah, dengan kesadaran bahwa semua perencanaan hidup yang akan saya buat ini adalah bekal dan jalan yang akan mengantarkanku ke Syurga, Insya Allah…..
Agar waktu yang kita jalani ini tidak sia-sia,
agar setiap detik yang kita jalani dalam hidup, dicatat sebagai kebaikan dan pahala di sisi Allah SWT. Aamiin
Barakallahu li walakum fil quranil azim …wanafa'ani waiyyakum bima fiihi minal ayat wazzikril hakim…wataqabbala minni waminkum
Kamis, 26 Desember 2013
Catatan Tentang "Open Mind"
Open mind, bagi saya, adalah cerita tentang kesiapan akal dan jiwa untuk belajar dan membaca banyak situasi karena objek sasaran kerja kita yang beragam
Muara akhirnya ada tiga:
1. Mengkondisikan pilihan sikap diri sesuai situasi-situasinya tanpa mengabaikan prinsip-prinsip hidup
2. Mengetahui cara berpikir orang lain
3. Bisa berpikir tidak seperti cara orang lain berpikir
Muara akhirnya ada tiga:
1. Mengkondisikan pilihan sikap diri sesuai situasi-situasinya tanpa mengabaikan prinsip-prinsip hidup
2. Mengetahui cara berpikir orang lain
3. Bisa berpikir tidak seperti cara orang lain berpikir
Kokohnya Ilmu Tidak Oleh Keangkuhan
-CatatanPagi-
*setelah melihat "keangkuhan" para penuntut ilmu yang bertebaran di dunia maya
Kurangnya ilmu dan ketergesa-gesaan berpendapat, memang lebih sering melahirkan kesalahan dalam bersikap.
Para ulama saja, yang sedemikian dalam ilmunya, masih memiliki kerendahan hati untuk mengatakan: Pendapat saya benar tapi bisa jadi salah, dan pendapat dia salah tapi bisa jadi benar"
Pengetahuan memang memiliki kuasa dan kekuasaan, tapi kerendahan hatilah yang membuatnya kokoh
bukan keangkuhan
Bahkan Rasulullah, yang pengetahuannya sangat tinggi, masih diperintahkan untuk berdoa: Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu....
*setelah melihat "keangkuhan" para penuntut ilmu yang bertebaran di dunia maya
Kurangnya ilmu dan ketergesa-gesaan berpendapat, memang lebih sering melahirkan kesalahan dalam bersikap.
Para ulama saja, yang sedemikian dalam ilmunya, masih memiliki kerendahan hati untuk mengatakan: Pendapat saya benar tapi bisa jadi salah, dan pendapat dia salah tapi bisa jadi benar"
Pengetahuan memang memiliki kuasa dan kekuasaan, tapi kerendahan hatilah yang membuatnya kokoh
bukan keangkuhan
Bahkan Rasulullah, yang pengetahuannya sangat tinggi, masih diperintahkan untuk berdoa: Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu....
Jumat, 13 Desember 2013
Dua Sisi Ilmu Pengetahuan
-Renunganku Di Jelang Tidur Semalam-
Ilmu pengetahuan itu memang memberikan kuasa dan kekuasaan...
Dan ilmu pengetahuan itu juga "memesonakan", menghadirkan pesona pada pemiliknya.....
Maka orang-orang yang melihat orang-orang berpengetahuan itu akan berkata:
Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar." (Q.S. Al Qashash : 79)
Tapi ilmu pengetahuan bisa serapuh ini....
Jika Ilmu pengetahuan itu kita presepsi sepert ini:
Qarun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku." (Q.S. Al Qasah: 78)
Maka, Qarun berakhir begini:
"...Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang dapat menolongnya" (Q.S. Al Qashash: 81)
Kita wajib mempresepsi ilmu pengetahuan seperti Yusuf a.s memperesepsinya:
"Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi" (Q.S. Yusuf: 101)
Maka Yusuf, memiliki akhir cerita yang berbeda dengan Qarun:
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya "sujud" kepada Yusuf (Q.S. Yusuf: 100)
Ilmu pengetahuan itu memang memberikan kuasa dan kekuasaan...
Dan ilmu pengetahuan itu juga "memesonakan", menghadirkan pesona pada pemiliknya.....
Maka orang-orang yang melihat orang-orang berpengetahuan itu akan berkata:
Moga-moga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun; sesungguhnya ia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar." (Q.S. Al Qashash : 79)
Tapi ilmu pengetahuan bisa serapuh ini....
Jika Ilmu pengetahuan itu kita presepsi sepert ini:
Qarun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku." (Q.S. Al Qasah: 78)
Maka, Qarun berakhir begini:
"...Kami benamkanlah Karun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang dapat menolongnya" (Q.S. Al Qashash: 81)
Kita wajib mempresepsi ilmu pengetahuan seperti Yusuf a.s memperesepsinya:
"Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi" (Q.S. Yusuf: 101)
Maka Yusuf, memiliki akhir cerita yang berbeda dengan Qarun:
Dan ia menaikkan kedua ibu-bapanya ke atas singgasana. Dan mereka (semuanya) merebahkan diri seraya "sujud" kepada Yusuf (Q.S. Yusuf: 100)
Rabu, 11 Desember 2013
Kesabaran Kini Melawanku
Rabu, 11 Desember 2013
Kita tak pernah bosan menanti datangnya pagi.
Bahkan meski harus melalui malam yg pekat
Maka jangan tanyakan tentang makna kesetian.
Krn ini hanyalah cerita tentang waktu
Begitulah,
Jika rindu adalah perjalanan jiwa dan juga jasad.
Maka waktu adalah alat ujinya
Waktulah yang kini membuat kesabaran terus bertarung dg diriku sendiri.
Jika bukan karena yakin bahwa pagi pasti datang bersama harapan,
siapa yg dpt melalui malam yg pekat?
Kepastian datangnya pagi itulah yg melahirkan kesabaran,
maka kita pasti bisa melampaui malam
Bahkan demi menunggu pagi dimana harapan hadir,
kita siap melalui malam demi malam
Jadi ini bukan cerita duka yg membuatmu dihinakan.
Tapi cara Tuhan menaikkan kelasmu disisi-Nya
Kita tak pernah bosan menanti datangnya pagi.
Bahkan meski harus melalui malam yg pekat
Maka jangan tanyakan tentang makna kesetian.
Krn ini hanyalah cerita tentang waktu
Begitulah,
Jika rindu adalah perjalanan jiwa dan juga jasad.
Maka waktu adalah alat ujinya
Waktulah yang kini membuat kesabaran terus bertarung dg diriku sendiri.
Jika bukan karena yakin bahwa pagi pasti datang bersama harapan,
siapa yg dpt melalui malam yg pekat?
Kepastian datangnya pagi itulah yg melahirkan kesabaran,
maka kita pasti bisa melampaui malam
Bahkan demi menunggu pagi dimana harapan hadir,
kita siap melalui malam demi malam
Jadi ini bukan cerita duka yg membuatmu dihinakan.
Tapi cara Tuhan menaikkan kelasmu disisi-Nya
Kamis, 05 Desember 2013
Beginilah Caraku Merindukanmu
Setiap kali aku rindu padamu,
aku sering menyapamu melaui doa-doaku
Atau kubuka dan lalu kubaca lembar-lembar buku suci ini
Setiap kata yang terucap, aku harapkan sampai juga padamu
Karena di setiap bacaan ini,
ada ukiran karyamu, engkau yg mengajariku, bukan mereka
Itulah surat jiwaku padamu, surat pengobat rinduku.
Apa kabarmu disana?
Semoga setiap bait doa dan untaian kata dari ayat-ayat ini,
melapangkan pembaringanmu yang abadi
Dan selalu begitu, akan selalu begitu.
Setiap kali aku disapa rindu padamu
aku sering menyapamu melaui doa-doaku
Atau kubuka dan lalu kubaca lembar-lembar buku suci ini
Setiap kata yang terucap, aku harapkan sampai juga padamu
Karena di setiap bacaan ini,
ada ukiran karyamu, engkau yg mengajariku, bukan mereka
Itulah surat jiwaku padamu, surat pengobat rinduku.
Apa kabarmu disana?
Semoga setiap bait doa dan untaian kata dari ayat-ayat ini,
melapangkan pembaringanmu yang abadi
Dan selalu begitu, akan selalu begitu.
Setiap kali aku disapa rindu padamu
Khadijah, Nama Wanita yang Melamar Pria Agung Itu
Menelusuri kisah awal munculnya perasaan “spesial” Khadijah r.a terhadap Rasulullah
Ternyata perasaan spesial Itu bukan sekedar perasaan yg muncul karena pesona pribadi Muhammad muda
Tetapi “isyarat kenabian” yang dilihatnya ada pada Muhammad-lah yang mendorong Khadijah secara lebih kuat untuk melamar Rasulullah
Jadi ini bukan sekedar seorang pemuda, dengan pesona kejujuran, pengalaman bisnis yang handal, pengalaman perang di usia muda
Juga bukan sekedar pesona keterhormatan nasabnya, atau gelar al amin sebagai “status hubungan sosial” tertinggi yang dapat dicapai seseorang
“Telah tiba masa kedatangan nabi akhir zaman, siapa di antara kalian yang dapat menjadi istrinya, lakukanlah”. Kenang Khadijah ketika salah seorang Yahudi bertutur di suatu ketika
Ada harapan yang jauh lebih tinggi yang melampaui semua pesona laki-laki tadi,
Yaitu menjadi wanita “pendamping nabi akhir zaman”
Khadijah telah meyakini “kenabian” Muhammad sejak semula. Itulah yang membuatnya teguh dan total mendukung perjuangan Sang Rasul
Maka takkan kita temui kisah Khadijah dengan Rasulullah, kecuali kisah yang penuh perjuangan dan pengorbanan
Khadijah tahu, sebagaimana penuturan sepupunya, Waraqah bin Naufal: “tak ada satupun nabi, kecuali ia pasti diusir kaumnya”
Tapi Khadijah telah memutuskan untuk memilih “calon” Nabi akhir zaman ini. Perasaan agung yang menjulang sampai ke langit..
Maka Khadijah adalah tiang sandaran yang kokoh bagi Sang Rasul, ditengah situasi, ketika beliau harus berdiri sendiri “menentang” semua keyakinan dan kesombongan manusia
Rasulullah selalu mengenang khadijah, bahkan di sepanjang hidupnya.
Bahkan ketika beliau telah menikah dg Aisyah, wanita yang disebutnya sebagai orang yang paling dicintainya
Karena kata beliau, tentang perasaannya terhadap Khadijah: “Aku diberikan karunia berupa cinta kepada Khadijah”. Itu dua ungkapan yang jelas berbeda
Maka kematian khadijah dirasakan Sang Rasul sebagai “gerhana” hidup yang hampir melahirkan putus asa dalam perjuangan.
Bahkan Allah “harus” menghibur Sang Rasul dengan “Isra Mi`raj”.
Itulah pesona wanita terbaik sepanjang sejarah manusia
Betapa tidak. Kita semua tentu harus belajar darinya.
Tidak harus anda menjadi laki-laki atau wanita
Karena tak ada lagi kisah yang memberikan kita pelajaran tentang keluarga,
yang jauh lebih agung dari kisah Khadijah dan Rasulullah…
Ternyata perasaan spesial Itu bukan sekedar perasaan yg muncul karena pesona pribadi Muhammad muda
Tetapi “isyarat kenabian” yang dilihatnya ada pada Muhammad-lah yang mendorong Khadijah secara lebih kuat untuk melamar Rasulullah
Jadi ini bukan sekedar seorang pemuda, dengan pesona kejujuran, pengalaman bisnis yang handal, pengalaman perang di usia muda
Juga bukan sekedar pesona keterhormatan nasabnya, atau gelar al amin sebagai “status hubungan sosial” tertinggi yang dapat dicapai seseorang
“Telah tiba masa kedatangan nabi akhir zaman, siapa di antara kalian yang dapat menjadi istrinya, lakukanlah”. Kenang Khadijah ketika salah seorang Yahudi bertutur di suatu ketika
Ada harapan yang jauh lebih tinggi yang melampaui semua pesona laki-laki tadi,
Yaitu menjadi wanita “pendamping nabi akhir zaman”
Khadijah telah meyakini “kenabian” Muhammad sejak semula. Itulah yang membuatnya teguh dan total mendukung perjuangan Sang Rasul
Maka takkan kita temui kisah Khadijah dengan Rasulullah, kecuali kisah yang penuh perjuangan dan pengorbanan
Khadijah tahu, sebagaimana penuturan sepupunya, Waraqah bin Naufal: “tak ada satupun nabi, kecuali ia pasti diusir kaumnya”
Tapi Khadijah telah memutuskan untuk memilih “calon” Nabi akhir zaman ini. Perasaan agung yang menjulang sampai ke langit..
Maka Khadijah adalah tiang sandaran yang kokoh bagi Sang Rasul, ditengah situasi, ketika beliau harus berdiri sendiri “menentang” semua keyakinan dan kesombongan manusia
Rasulullah selalu mengenang khadijah, bahkan di sepanjang hidupnya.
Bahkan ketika beliau telah menikah dg Aisyah, wanita yang disebutnya sebagai orang yang paling dicintainya
Karena kata beliau, tentang perasaannya terhadap Khadijah: “Aku diberikan karunia berupa cinta kepada Khadijah”. Itu dua ungkapan yang jelas berbeda
Maka kematian khadijah dirasakan Sang Rasul sebagai “gerhana” hidup yang hampir melahirkan putus asa dalam perjuangan.
Bahkan Allah “harus” menghibur Sang Rasul dengan “Isra Mi`raj”.
Itulah pesona wanita terbaik sepanjang sejarah manusia
Betapa tidak. Kita semua tentu harus belajar darinya.
Tidak harus anda menjadi laki-laki atau wanita
Karena tak ada lagi kisah yang memberikan kita pelajaran tentang keluarga,
yang jauh lebih agung dari kisah Khadijah dan Rasulullah…
Selasa, 12 November 2013
Sepenggal Pembelajaran....
Selalu muncul pertanyaan besar dalam benak saya......
Tempat-tempat karaoke dan pantai selalu disesaki oleh ribuan manusia di setiap akhir pekan....agar mereka bisa berhibur dan mengambil jedah sesaat dari kesibukan hidup mereka selama sepekan....
Lalu, ketika membaca sejarah hidup Sang Rasul, selama 23 tahun sejak pertama kali beliau di "SK" kan sebagai Nabi...adalah waktu kerja tanpa henti...membimbing keluarganya, memimpin negara dan memimpin perang bahkan sampai melakukan hal-hal paling kecil sekalipun tentang urusan "masuk WC' untuk kita teladani.....setiap detiknya....
Jika kita pernah mendengar kisah tentang kapan beliau mengambil jedah, jedah itu ketika beliau pernah berkata: "Ya Bilal, hiburkanlah kami dengan Sholat..."
Hanya begitu....
Sejarah itu kita baca....sejarah itu kita pahami.....
Tapi ternyata kita mengalami satu kendala besar....
Meniru dan meneladaninya....
Tapi mungkin disinilah salah satu rahasia kebahagiaan...
Kebahagian itu akan kita peroleh jika kita selalu ada pada posisi:
"Saya terhadap orang lain". Bukan, "Orang lain terhadap saya"
Pada saat seperti itulah, posisi kita menjadi sangat kuat....
Tapi itu bukan hal yang mudah untuk diwujudkan...
Selain karena kita butuh waktu untuk memenuhi jiwamu agar kita melampaui "siapa yang tidak memiliki apa-apa, maka dia takkan bisa memberikan apapun"
Rasulullah SAW, butuh waktu 40 tahun untuk memenuh dirinya dg banyak hal,
Sebelum datangnya masa kerja, 23 tahun tanpa henti.
Kita butuh latihan...butuh proses belajar yang panjang....
Itulah bentangan sejarah tentang bagaimana Rasulullah "dididik" oleh Allah sejak usia 0-40 Tahun...
Sebenarnya Rasulullah juga mengambil jedah, sebagaimana kalimat beliau "Hiburkanlah kami dengan Sholat"...
Memang begitu, beliau juga mengambil jedah...Tapi jedah bukan untuk melepaskan lelah....
Sholat adalah jedah untuk mengumpulkan kembali energi....melalui interaksi yang intim antara beliau dengan Allah...
Energi seperti itu, energi untuk terus melakukan kebaikan tanpa henti....sesungguhnya bersumber dari ibadah-ibadah kita kepada Allah
Tempat-tempat karaoke dan pantai selalu disesaki oleh ribuan manusia di setiap akhir pekan....agar mereka bisa berhibur dan mengambil jedah sesaat dari kesibukan hidup mereka selama sepekan....
Lalu, ketika membaca sejarah hidup Sang Rasul, selama 23 tahun sejak pertama kali beliau di "SK" kan sebagai Nabi...adalah waktu kerja tanpa henti...membimbing keluarganya, memimpin negara dan memimpin perang bahkan sampai melakukan hal-hal paling kecil sekalipun tentang urusan "masuk WC' untuk kita teladani.....setiap detiknya....
Jika kita pernah mendengar kisah tentang kapan beliau mengambil jedah, jedah itu ketika beliau pernah berkata: "Ya Bilal, hiburkanlah kami dengan Sholat..."
Hanya begitu....
Sejarah itu kita baca....sejarah itu kita pahami.....
Tapi ternyata kita mengalami satu kendala besar....
Meniru dan meneladaninya....
Tapi mungkin disinilah salah satu rahasia kebahagiaan...
Kebahagian itu akan kita peroleh jika kita selalu ada pada posisi:
"Saya terhadap orang lain". Bukan, "Orang lain terhadap saya"
Pada saat seperti itulah, posisi kita menjadi sangat kuat....
Tapi itu bukan hal yang mudah untuk diwujudkan...
Selain karena kita butuh waktu untuk memenuhi jiwamu agar kita melampaui "siapa yang tidak memiliki apa-apa, maka dia takkan bisa memberikan apapun"
Rasulullah SAW, butuh waktu 40 tahun untuk memenuh dirinya dg banyak hal,
Sebelum datangnya masa kerja, 23 tahun tanpa henti.
Kita butuh latihan...butuh proses belajar yang panjang....
Itulah bentangan sejarah tentang bagaimana Rasulullah "dididik" oleh Allah sejak usia 0-40 Tahun...
Sebenarnya Rasulullah juga mengambil jedah, sebagaimana kalimat beliau "Hiburkanlah kami dengan Sholat"...
Memang begitu, beliau juga mengambil jedah...Tapi jedah bukan untuk melepaskan lelah....
Sholat adalah jedah untuk mengumpulkan kembali energi....melalui interaksi yang intim antara beliau dengan Allah...
Energi seperti itu, energi untuk terus melakukan kebaikan tanpa henti....sesungguhnya bersumber dari ibadah-ibadah kita kepada Allah
Kamis, 07 November 2013
Melawanlah !! Menjadilah Manusia Rasional
Kamis, 7 November 2013
Sekarang, pola pemberantasan korupsi selalu mem - blow up - wanita-wanita........Lalu dibuatlah judul yang keren dan mengganggu ruang nyaman perasaan kita: “KORUPTOR DAN WANITA-WANITA CANTIK”
Lama kelamaan artis tidak akan mau lagi menerima job dari pejabat misalnya untuk menyanyi dan sebagainya....
Kasihan keluarga mereka......mereka punya anak, punya orang tua...punya family
Keluarga mereka, tidak akan lagi berani mengangkat wajah dihadapan orang-orang karena malu. Setiap hari saudara (i) mereka diberitakan menerima uang dari seorang pejabat yang telah ditangkap KPK (baca: komisi penangkap koruptor, bukan pemberantas korupsi). Tapi apa salah mereka?
Begitulah, ketika hukum tidak lagi ditegakkan untuk memuliakan manusia. Tapi untuk mengancurkan mereka sehancur-hancurnya…tiba-tiba kita menjadi jijik menyebut nama sang koruptor…
Perasaan orang-orang di negeri kita tercinta ini, Indonesia, terus diaduk-aduk setiap hari, melalui berita-berita sampah: koruptor dan wanita, lalu baju "lengan panjang" seorang anak presiden. Sampai mayoritas penduduk negeri ini mungkin sudah kehilangan rasionalitasnya.
Negeri yang orang-orangnya mulai kehilangan rasionalitas dikhawatirkan akan menjadi negeri yang "lebay". Tidak memiliki daya juang, lemah mental, mudah mengeluh. Belum lagi presidennya yang jago "curhat"....bahkan curhatannya disiarkan live di stasiun-stasiun TV nasional…
Tiba-tiba kita menjadi mudah marah….
Hanya karena seseorang diberi judul "koruptor" kita tiba-tiba kehilangan daya kritis terhadap para penegak hukum....
Kita dengan begitu mudahnya kehilangan daya kritis, untuk vonis hukuman yang jomplang, koruptor uang 1 M divonis 14 tahun penjara dengan seorang koruptor 37 M yang divonis hanya 4 tahun penjara saja.
Hukum dibuat sangat rumit, sangat sulit dipahami oleh orang-orang “bodoh seperti kita”, padahal mereka yang bergelar sebukit untuk pendidikan dibidang hukum terus membuat kita bingung dengan debat-debat mereka…
Mereka “beternak” orang-orang “bodoh” seperti kita dengan “kepintaran mereka” melekuk-lekukkan lidah dengan hebatnya. Dengan menggunakan bahasa dan istilah-istilah canggih, ditimpuki setumpuk pasal yang mereka sebutkan kepada khalayak, tapi kita hampir tidak mendapatkan penjelasan yang jelas untuk sebuah pertanyaan sederhana: mengapa yang korupsi 1 M divonis 14 tahun penjara dan yang korupsi 37 M divonis hanya 4 tahun penjara?
Selamat pagi negeri ku….Indonesia tercinta
Berdirilah teguh diatas logikamu sendiri kawan…
Jangan lagi biarkan media mengganggu independensi dan cara kita berpikir, padahal akal adalah karunia Allah yang telah diberikannya kepada manusia…
Mari kita berdiri, bangkitlah…..
Melawanlah!!! Meski engkau sendiri
Karena begitulah cara kita menunggu kematian….
Toh, pada akhirnya kita juga hanya akan sendirian dialam kubur
Dan juga sendirian ketika Tuhan meminta pertanggungjawaban kita kelak….
Sekarang, pola pemberantasan korupsi selalu mem - blow up - wanita-wanita........Lalu dibuatlah judul yang keren dan mengganggu ruang nyaman perasaan kita: “KORUPTOR DAN WANITA-WANITA CANTIK”
Lama kelamaan artis tidak akan mau lagi menerima job dari pejabat misalnya untuk menyanyi dan sebagainya....
Kasihan keluarga mereka......mereka punya anak, punya orang tua...punya family
Keluarga mereka, tidak akan lagi berani mengangkat wajah dihadapan orang-orang karena malu. Setiap hari saudara (i) mereka diberitakan menerima uang dari seorang pejabat yang telah ditangkap KPK (baca: komisi penangkap koruptor, bukan pemberantas korupsi). Tapi apa salah mereka?
Begitulah, ketika hukum tidak lagi ditegakkan untuk memuliakan manusia. Tapi untuk mengancurkan mereka sehancur-hancurnya…tiba-tiba kita menjadi jijik menyebut nama sang koruptor…
Perasaan orang-orang di negeri kita tercinta ini, Indonesia, terus diaduk-aduk setiap hari, melalui berita-berita sampah: koruptor dan wanita, lalu baju "lengan panjang" seorang anak presiden. Sampai mayoritas penduduk negeri ini mungkin sudah kehilangan rasionalitasnya.
Negeri yang orang-orangnya mulai kehilangan rasionalitas dikhawatirkan akan menjadi negeri yang "lebay". Tidak memiliki daya juang, lemah mental, mudah mengeluh. Belum lagi presidennya yang jago "curhat"....bahkan curhatannya disiarkan live di stasiun-stasiun TV nasional…
Tiba-tiba kita menjadi mudah marah….
Hanya karena seseorang diberi judul "koruptor" kita tiba-tiba kehilangan daya kritis terhadap para penegak hukum....
Kita dengan begitu mudahnya kehilangan daya kritis, untuk vonis hukuman yang jomplang, koruptor uang 1 M divonis 14 tahun penjara dengan seorang koruptor 37 M yang divonis hanya 4 tahun penjara saja.
Hukum dibuat sangat rumit, sangat sulit dipahami oleh orang-orang “bodoh seperti kita”, padahal mereka yang bergelar sebukit untuk pendidikan dibidang hukum terus membuat kita bingung dengan debat-debat mereka…
Mereka “beternak” orang-orang “bodoh” seperti kita dengan “kepintaran mereka” melekuk-lekukkan lidah dengan hebatnya. Dengan menggunakan bahasa dan istilah-istilah canggih, ditimpuki setumpuk pasal yang mereka sebutkan kepada khalayak, tapi kita hampir tidak mendapatkan penjelasan yang jelas untuk sebuah pertanyaan sederhana: mengapa yang korupsi 1 M divonis 14 tahun penjara dan yang korupsi 37 M divonis hanya 4 tahun penjara?
Selamat pagi negeri ku….Indonesia tercinta
Berdirilah teguh diatas logikamu sendiri kawan…
Jangan lagi biarkan media mengganggu independensi dan cara kita berpikir, padahal akal adalah karunia Allah yang telah diberikannya kepada manusia…
Mari kita berdiri, bangkitlah…..
Melawanlah!!! Meski engkau sendiri
Karena begitulah cara kita menunggu kematian….
Toh, pada akhirnya kita juga hanya akan sendirian dialam kubur
Dan juga sendirian ketika Tuhan meminta pertanggungjawaban kita kelak….
Kamis, 24 Oktober 2013
Seni Berdoa
Kamis, 24 Oktober 2013
Pukul 06.30 WITA
Bahkan engkau boleh memintanya dengan "paksa" ....
Seperti doa Rasulullah SAW di Badar : "Ya Allah, jika Engkau tidak memenangkan pasukan ini hari ini, maka tak ada lagi yang akan menyembah-Mu di muka bumi"
Boleh. Tapi engkau harus memenuhi syarat-syaratnya terlebih dahulu. Ikhtiar yang maksimal dengan kualitas penghambaan yang terbaik kepada-Nya
Doa tadi adalah gambaran pengharapan Rasulullah. Karena kini situasinya berbeda....
Berbeda dg kegentingan situasi ketika Beliau bersama Abu Bakar bersembunyi dlm sebuah gua kecil saat Hijrah ut menghindari penjagal2 Quraisy
Dua orang yang diabadikan kisahnya dalam Al Quran...Dua orang dengan kualitas Iman terbaik. Rasulullah lalu Abu Bakar....
"Jika iman seluruh kaum muslimin ditimbang maka itu tdk akan menyamai keimanan Abu Bakar"....Begitu kata Manusia terbaik, Rasulullah
Kini, di Badar, dihadapan 1000 pasukan terbaik Quraisy, 300 kaum muslimin dengan kadar keimanan yg tak sama kualitasnya...
Ini situasi yang tak sama dengan di gua kecil tadi...
Manusia dengan kualitas iman terbaik itu, memohonkan doa dengan sangat memaksa kpd Tuhan..sampai bbrp kali kainnya terjatuh ke tanah
Beberapa kali pula, Abu Bakar, orang dengan keimanan terbaik setelah Rasulullah, mengambil kain itu dan mengenakannya lagi kpd Rasulullah
Sampai kemudian Abu Bakar berkata: "Cukup wahai Rasulullah, Allah pasti akan menolongmu"...
Itulah doa yang mengawali perang pembebasan manusia di sepanjang sejarah islam.....
Doa dari manusia terbaik di muka bumi, Rasulullah dan keyakinan Abu Bakar
Berdoalah, karena doa adalah surat jiwa kepada Sang Ilahi
-Sekian-
Pukul 06.30 WITA
Bahkan engkau boleh memintanya dengan "paksa" ....
Seperti doa Rasulullah SAW di Badar : "Ya Allah, jika Engkau tidak memenangkan pasukan ini hari ini, maka tak ada lagi yang akan menyembah-Mu di muka bumi"
Boleh. Tapi engkau harus memenuhi syarat-syaratnya terlebih dahulu. Ikhtiar yang maksimal dengan kualitas penghambaan yang terbaik kepada-Nya
Doa tadi adalah gambaran pengharapan Rasulullah. Karena kini situasinya berbeda....
Berbeda dg kegentingan situasi ketika Beliau bersama Abu Bakar bersembunyi dlm sebuah gua kecil saat Hijrah ut menghindari penjagal2 Quraisy
Dua orang yang diabadikan kisahnya dalam Al Quran...Dua orang dengan kualitas Iman terbaik. Rasulullah lalu Abu Bakar....
"Jika iman seluruh kaum muslimin ditimbang maka itu tdk akan menyamai keimanan Abu Bakar"....Begitu kata Manusia terbaik, Rasulullah
Kini, di Badar, dihadapan 1000 pasukan terbaik Quraisy, 300 kaum muslimin dengan kadar keimanan yg tak sama kualitasnya...
Ini situasi yang tak sama dengan di gua kecil tadi...
Manusia dengan kualitas iman terbaik itu, memohonkan doa dengan sangat memaksa kpd Tuhan..sampai bbrp kali kainnya terjatuh ke tanah
Beberapa kali pula, Abu Bakar, orang dengan keimanan terbaik setelah Rasulullah, mengambil kain itu dan mengenakannya lagi kpd Rasulullah
Sampai kemudian Abu Bakar berkata: "Cukup wahai Rasulullah, Allah pasti akan menolongmu"...
Itulah doa yang mengawali perang pembebasan manusia di sepanjang sejarah islam.....
Doa dari manusia terbaik di muka bumi, Rasulullah dan keyakinan Abu Bakar
Berdoalah, karena doa adalah surat jiwa kepada Sang Ilahi
-Sekian-
Rabu, 02 Oktober 2013
Jangan Lagi (Refleksi Kader)
Rabu, 2 Oktober 2013
Kadang datang rasa haru yg memuncak, setiap kali mengenangi, mereka yg beberapa tahun lalu bertemu pekanan, kini tlh menyelesaikannya S2 nya
1. Mereka adalah tanaman jati. Tanaman yang harus engkau tunggu lama untuk datangnya masa panen #Kader
2. Mereka bukan tanaman musiman, atau tanaman yang hanya sekali panen. #Kader
3. Dalam penantian menunggu datangnya masa panen pohon jati engkau harus menunggu bertahun-tahun. #Kader
4. Bukan hanya menunggu, tapi engkau harus menyediakan lahan yg baik, kau pelihara dia dari serangan hama atau hewan perusak #Kader
5. Kau sirami, engkau jaga baik-baik. Dan itu harus engkau lakukan bahkan dalam masa yg bertahun #Kader
6. Tapi itu hanya dari segi datangnya waktu panen yg lama, karena Jati hanya kau panen sekali saja. #Kader
7. Karena kader, jika tlh datang waktunya kau panen, engkau takkan pernah berhenti lagi memanen. #Kader
8. Tapi mgkn karena alasan inilah, tak banyak orang yg siap menjadi "petani jati". Karena ia tdk memberikan hasil dlm waktu singkat. #Kader
9. Mgkn suatu saat nanti, kita tergoda, hiruk pikuk dunia politik yang membuat kita dikenal byk orang. #Kader
10. Wajah kita akan dipajang dimana-mana. Disetiap sudut kota. Hampir tak ada yg tak mengenali wajah kita. #Kader
11. Lalu kita abaikan pekerjaan menyiapkan generasi yang pd mereka akan kita wariskan dakwah ini. #Kader
12. Belum lagi, pekerjaan petani jati itu sunyi, sepi pemberitaan, mereka tak dikenali, meski mrk-lah yg menyambung nafas kehidupan #Kader
13. Mungkin mereka hanya dikenali oleh penghuni langit. Tapi karena itulah, nafas dakwah ini bisa berterusan. #Kader
14. Tidak. Tidak akan pernah dakwah ini diwariskan dari orasi-orasi di mimbar kenegaraan atau dihadapan ribuan massa. #Kader
15. Jadi jangan lagi. Karena sungguh, kita lahir dari sana. Dari pondok-pondok yang jika hujan turun, basahlah kitab-kitab kita. #Kader
16. Kita lahir dari sana, dari jalan-jalan yang ketika kita pergi lagi bersih, dan ktk pulang, kaki2 kita telah penuh lumpur. #Kader
17, Meski tak memintamu kembali seperti awal dakwah ini lahir. Bolehlah engkau skrg bermobil dan bersepatu bening. Tdk apa. #Kader
18. Karena begitulah zaman yang harus kau jalani. Engkau jg tak dilarang untuk dikenali bnyk org. Bahkan itu keharusan. #Kader
19. Tapi, jangan pernah abaikan pembinaan generasi, yg pada mereka akan kau wariskan dakwah ini. #Kader
20. Generasi, yang akan menyambung nafas dakwah, sampai kpd generasi kebenaran yg penghabisan. #Kader
Kadang datang rasa haru yg memuncak, setiap kali mengenangi, mereka yg beberapa tahun lalu bertemu pekanan, kini tlh menyelesaikannya S2 nya
1. Mereka adalah tanaman jati. Tanaman yang harus engkau tunggu lama untuk datangnya masa panen #Kader
2. Mereka bukan tanaman musiman, atau tanaman yang hanya sekali panen. #Kader
3. Dalam penantian menunggu datangnya masa panen pohon jati engkau harus menunggu bertahun-tahun. #Kader
4. Bukan hanya menunggu, tapi engkau harus menyediakan lahan yg baik, kau pelihara dia dari serangan hama atau hewan perusak #Kader
5. Kau sirami, engkau jaga baik-baik. Dan itu harus engkau lakukan bahkan dalam masa yg bertahun #Kader
6. Tapi itu hanya dari segi datangnya waktu panen yg lama, karena Jati hanya kau panen sekali saja. #Kader
7. Karena kader, jika tlh datang waktunya kau panen, engkau takkan pernah berhenti lagi memanen. #Kader
8. Tapi mgkn karena alasan inilah, tak banyak orang yg siap menjadi "petani jati". Karena ia tdk memberikan hasil dlm waktu singkat. #Kader
9. Mgkn suatu saat nanti, kita tergoda, hiruk pikuk dunia politik yang membuat kita dikenal byk orang. #Kader
10. Wajah kita akan dipajang dimana-mana. Disetiap sudut kota. Hampir tak ada yg tak mengenali wajah kita. #Kader
11. Lalu kita abaikan pekerjaan menyiapkan generasi yang pd mereka akan kita wariskan dakwah ini. #Kader
12. Belum lagi, pekerjaan petani jati itu sunyi, sepi pemberitaan, mereka tak dikenali, meski mrk-lah yg menyambung nafas kehidupan #Kader
13. Mungkin mereka hanya dikenali oleh penghuni langit. Tapi karena itulah, nafas dakwah ini bisa berterusan. #Kader
14. Tidak. Tidak akan pernah dakwah ini diwariskan dari orasi-orasi di mimbar kenegaraan atau dihadapan ribuan massa. #Kader
15. Jadi jangan lagi. Karena sungguh, kita lahir dari sana. Dari pondok-pondok yang jika hujan turun, basahlah kitab-kitab kita. #Kader
16. Kita lahir dari sana, dari jalan-jalan yang ketika kita pergi lagi bersih, dan ktk pulang, kaki2 kita telah penuh lumpur. #Kader
17, Meski tak memintamu kembali seperti awal dakwah ini lahir. Bolehlah engkau skrg bermobil dan bersepatu bening. Tdk apa. #Kader
18. Karena begitulah zaman yang harus kau jalani. Engkau jg tak dilarang untuk dikenali bnyk org. Bahkan itu keharusan. #Kader
19. Tapi, jangan pernah abaikan pembinaan generasi, yg pada mereka akan kau wariskan dakwah ini. #Kader
20. Generasi, yang akan menyambung nafas dakwah, sampai kpd generasi kebenaran yg penghabisan. #Kader
Senin, 23 September 2013
Bernafaslah Dengan Tekad
Senin, 23 September 2013
Kelak, di masa depan, engkau akan duduk manis diberanda sejarah,
untuk menceritakan dan mengenang kembali
masa muda yang engkau telah habiskan di jalan kebenaran
Tapi ini, bukan mimpi yang dapat dengan mudah kau wujudkan.
Maka engkau tak sekedar butuh bernafas dengan udara,
Tapi lebih, engkau butuh bernafas dengan tekad.
Nafas tekad, yang akan mengisi seluruh ronga jiwamu.
Bukan. Bukan hanya jiwamu,
tapi seluruhnya, akal, hati, imajinasi, dan juga jasadmu
Tekad yang berkombinasi indah dengan makna hakiki tentang keyakinan.
Keyakinan yang kokoh, yang lebih kokoh dari karang di samudera luas.
Dan dijembatani oleh kesabaran yang lebih tebal dari 1000 lapis baja
Dan luka-luka itu,
Juga darah yang mengalir,
Adalah penyubur mimpi yang akan mengantarmu pada masa panen yang indah
Kelak, di masa depan, engkau akan duduk manis diberanda sejarah,
untuk menceritakan dan mengenang kembali
masa muda yang engkau telah habiskan di jalan kebenaran
Tapi ini, bukan mimpi yang dapat dengan mudah kau wujudkan.
Maka engkau tak sekedar butuh bernafas dengan udara,
Tapi lebih, engkau butuh bernafas dengan tekad.
Nafas tekad, yang akan mengisi seluruh ronga jiwamu.
Bukan. Bukan hanya jiwamu,
tapi seluruhnya, akal, hati, imajinasi, dan juga jasadmu
Tekad yang berkombinasi indah dengan makna hakiki tentang keyakinan.
Keyakinan yang kokoh, yang lebih kokoh dari karang di samudera luas.
Dan dijembatani oleh kesabaran yang lebih tebal dari 1000 lapis baja
Dan luka-luka itu,
Juga darah yang mengalir,
Adalah penyubur mimpi yang akan mengantarmu pada masa panen yang indah
Minggu, 01 September 2013
Menyapa Rahasia Malam
Sabtu, 31 September 2013
Malam, selalu punya rahasia...
Begitu juga siang, meski ia dibenderangi cahaya..
Tak ada yang bisa memastikan...
apa yang tersembunyi dibalik seluruh rahasia keduanya...
Kecuali, bahwa kita boleh berharap....
dan menggenapinya dengan ikhtiar...
Semoga harap dipertemukan dengan takdir....
Selamat malam, dunia...
Malam, selalu punya rahasia...
Begitu juga siang, meski ia dibenderangi cahaya..
Tak ada yang bisa memastikan...
apa yang tersembunyi dibalik seluruh rahasia keduanya...
Kecuali, bahwa kita boleh berharap....
dan menggenapinya dengan ikhtiar...
Semoga harap dipertemukan dengan takdir....
Selamat malam, dunia...
Senin, 26 Agustus 2013
Melampaui Batas Harapan
Senin, 26 Agustus 2013
Kosong...
Kekosongan....
Dikosongkan....
Gelap...
Kegelapan...
Digelapkan...
Isyaratkan kehadiran hal baru untuk mengisinya....
Seperti sumur yang kering sekering-keringnya disaat surut...
Isyarat akan segera datang pasang....
Atau seperti malam yang pekat sepekatnya....
Isyarat fajar akan terbit dalam waktu yg sedekat-dekatnya....
Begitulah, Allah menciptakan batas-batas sesuatu hal...
Tapi tak banyak yang mampu melampaui batas itu...
Karena menganggap puncak kekosongan atau kegelapan adalah isyarat berakhirnya kehidupan atau harapannya..
Maka bacalah lagi risalah tentang rahasia keteguhan....
Bahwa keyakinanlah seluruh rahasianya...
Rahasia untuk melampaui batas-batas kerumitan hidup...
Tapi, benturan lapangan adalah tools yg kita perlukan...
Untuk membuat batas tegas...
antara keyakinan yg merupakan keyakinan dgn keyakinan yg merupakan angan-angan...
Seperti berjilid buku tentang ukhuwah yang kita baca....
ikatan yang kita butuhkan untuk merealisasi harapan, kita meyakininya begitu....
itu hanya pengetahuan, sampai ia benar-benar terbentur realitas di lapangan amal...
Seperti kisah salah seorang sahabat berkata kepada Umar...
"Wahai Umar, saya mencintai si fulan sebagai sahabat saya"
Tapi kata Umar: "apakah kamu sudah berpergian dengannya selama 3 hari?"
Ya, karena dilapanganlah, seluruh makna-makna ukhuwah itu mendapatkan ujiannya...
Selalu begitu....selalu begitu....
Makna ukhuwah itu baru benar-benar akan teruji,
pada saat kita berada dipuncak kerumitan situasi....
Tapi, jika kita melampauinya,
Insya Allah realisasi harapan menjadi sangat mungkin....
Kosong...
Kekosongan....
Dikosongkan....
Gelap...
Kegelapan...
Digelapkan...
Isyaratkan kehadiran hal baru untuk mengisinya....
Seperti sumur yang kering sekering-keringnya disaat surut...
Isyarat akan segera datang pasang....
Atau seperti malam yang pekat sepekatnya....
Isyarat fajar akan terbit dalam waktu yg sedekat-dekatnya....
Begitulah, Allah menciptakan batas-batas sesuatu hal...
Tapi tak banyak yang mampu melampaui batas itu...
Karena menganggap puncak kekosongan atau kegelapan adalah isyarat berakhirnya kehidupan atau harapannya..
Maka bacalah lagi risalah tentang rahasia keteguhan....
Bahwa keyakinanlah seluruh rahasianya...
Rahasia untuk melampaui batas-batas kerumitan hidup...
Tapi, benturan lapangan adalah tools yg kita perlukan...
Untuk membuat batas tegas...
antara keyakinan yg merupakan keyakinan dgn keyakinan yg merupakan angan-angan...
Seperti berjilid buku tentang ukhuwah yang kita baca....
ikatan yang kita butuhkan untuk merealisasi harapan, kita meyakininya begitu....
itu hanya pengetahuan, sampai ia benar-benar terbentur realitas di lapangan amal...
Seperti kisah salah seorang sahabat berkata kepada Umar...
"Wahai Umar, saya mencintai si fulan sebagai sahabat saya"
Tapi kata Umar: "apakah kamu sudah berpergian dengannya selama 3 hari?"
Ya, karena dilapanganlah, seluruh makna-makna ukhuwah itu mendapatkan ujiannya...
Selalu begitu....selalu begitu....
Makna ukhuwah itu baru benar-benar akan teruji,
pada saat kita berada dipuncak kerumitan situasi....
Tapi, jika kita melampauinya,
Insya Allah realisasi harapan menjadi sangat mungkin....
Sabtu, 24 Agustus 2013
Pemburu Akhirat
Rabu, 21 Agustus 2013
Ketetapan yang kita terima dengan orientasi langit
Digenapi doa dari orang-orang yang senantiasa bersujud
Semoga berkah memenuhi dirimu dari seluruh penjuru langit dan bumi...
Dan menjadi kebajikan yang berterusan hingga ke generasi yang penghabisan...
Tapi yang pertama harus kau taklukkan adalah raksasa orientasi duniawi...
Beranjaklah, bergegaslah, berlari menuju perburuan keabadian akhirat...
Tapi mungkin takkan banyak orang yang menemanimu disini...
Atau bahkan mereka akan mencibir dan meninggalkanmu....
Tapi katakanlah, aku bersama Tuhanku, di sini, diatas pijakan kebenaran....
Buatlah sekali lagi, sejarah yang akan dikenang oleh langit....
Semoga berkah menaungimu, juga mereka yang akan datang setelah ini....
Ketetapan yang kita terima dengan orientasi langit
Digenapi doa dari orang-orang yang senantiasa bersujud
Semoga berkah memenuhi dirimu dari seluruh penjuru langit dan bumi...
Dan menjadi kebajikan yang berterusan hingga ke generasi yang penghabisan...
Tapi yang pertama harus kau taklukkan adalah raksasa orientasi duniawi...
Beranjaklah, bergegaslah, berlari menuju perburuan keabadian akhirat...
Tapi mungkin takkan banyak orang yang menemanimu disini...
Atau bahkan mereka akan mencibir dan meninggalkanmu....
Tapi katakanlah, aku bersama Tuhanku, di sini, diatas pijakan kebenaran....
Buatlah sekali lagi, sejarah yang akan dikenang oleh langit....
Semoga berkah menaungimu, juga mereka yang akan datang setelah ini....
Senin, 12 Agustus 2013
Mindset: Sehat Dari Perpektif Keberdayaan Ekonomi
8 Agustus 2013
1. Jangan distorsi makna penegakan syariat hanya dari aspek penegakan hukum dan pembuatan Undang-Undang. #MindSet
2. Bahkan pelayanan kesehatan yg sdg kita kerjakan ini ad bagian dari kerja2 penegakan syariat #MindSet
3. Aspek paling besar dari penegakkan syariat ad kontestasi ide. Ide islam VS ide lain #MindSet
4. Apakah kesehatan gratis bisa selesaikan masalah? Tidak bisa. #MindSet
5. Gratis tapi tidak bisa diakses, itu masalah. Gratis tapi kualitas rendah itu jg masalah #MindSet
6. Ide tentang BANTUAN MODAL USAHA 10 juta ad salah satu ide untuk menyelesaikan masalah kesehatan #MindSet
7. "Innallaha laa yughairuma bi kaumin hatta yughairuma bi anfusihim". Itu kaidahnya termasuk mengupayakan kesehatan #MindSet
8. Sehat jg hrs jadi upaya setiap pribadi. Tapi kemandirian ekonomi melalui bantuan MODAL USAHA 10 juta ad bagian yg terkait #MindSet
9. Jika ekonomi anda baik, anda bisa akses makanan bergizi. Juga termasuk mudahnya dapatkan akses layanan kesehatan #MindSet
10. Menurut saya, yg lebih utama dari mewujudkan MASYARAKAT SEHAT ad ide tentang kemandirian bukan sekedar menyodorkn yg GRATIS...#MindSet
11. Apakah itu artinya PEMERINTAH hanya akan mendorong kemandirian itu tadi? Tidak!. Pemerintah hrs tetap memudahkan akses yankes #MindSet
12. Disatu sisi, Pemerintah hrs mengupayakan akses masy thdp layanan kesehatan jd mudah. Tapi...#MindSet
13. Tapi disisi lain, pemerintah juga harus mendorong masyarakat ut bisa mengupayakan kesehatan mrk sec mandiri #MindSet
14. kami sudah dekatkan layanan kesehatan itu selama lebih sebulan ini. Kami akan lanjutkan lagi mulai 13 agustus nanti #MindSet
15. Sedangkan upaya mandiri ut sehat salah satunya melalui MODAL USAHA 10 jt juga sdh jalan. Tp...#MindSet
16. Tweet sy ttg #MindSet Sehat ini menjelaskan contoh sederhana, dari sekian byk aspek yg bisa membantu Makassar jadi Sehat #MindSet
17. Tapi faktor ekonomi menjadi salah satu aspek yg terpenting untu merealisasikan makassar sehat #MindSet
18. Mengapa? krn jika anda mandiri secara ekonomi, anda bisa mengakses makanan bergizi dan sehat
19. Mengapa? Krn jika anda mandiri secara ekonomi, anda bisa dapat akses yankes dg mudah jika sakit
1. Jangan distorsi makna penegakan syariat hanya dari aspek penegakan hukum dan pembuatan Undang-Undang. #MindSet
2. Bahkan pelayanan kesehatan yg sdg kita kerjakan ini ad bagian dari kerja2 penegakan syariat #MindSet
3. Aspek paling besar dari penegakkan syariat ad kontestasi ide. Ide islam VS ide lain #MindSet
4. Apakah kesehatan gratis bisa selesaikan masalah? Tidak bisa. #MindSet
5. Gratis tapi tidak bisa diakses, itu masalah. Gratis tapi kualitas rendah itu jg masalah #MindSet
6. Ide tentang BANTUAN MODAL USAHA 10 juta ad salah satu ide untuk menyelesaikan masalah kesehatan #MindSet
7. "Innallaha laa yughairuma bi kaumin hatta yughairuma bi anfusihim". Itu kaidahnya termasuk mengupayakan kesehatan #MindSet
8. Sehat jg hrs jadi upaya setiap pribadi. Tapi kemandirian ekonomi melalui bantuan MODAL USAHA 10 juta ad bagian yg terkait #MindSet
9. Jika ekonomi anda baik, anda bisa akses makanan bergizi. Juga termasuk mudahnya dapatkan akses layanan kesehatan #MindSet
10. Menurut saya, yg lebih utama dari mewujudkan MASYARAKAT SEHAT ad ide tentang kemandirian bukan sekedar menyodorkn yg GRATIS...#MindSet
11. Apakah itu artinya PEMERINTAH hanya akan mendorong kemandirian itu tadi? Tidak!. Pemerintah hrs tetap memudahkan akses yankes #MindSet
12. Disatu sisi, Pemerintah hrs mengupayakan akses masy thdp layanan kesehatan jd mudah. Tapi...#MindSet
13. Tapi disisi lain, pemerintah juga harus mendorong masyarakat ut bisa mengupayakan kesehatan mrk sec mandiri #MindSet
14. kami sudah dekatkan layanan kesehatan itu selama lebih sebulan ini. Kami akan lanjutkan lagi mulai 13 agustus nanti #MindSet
15. Sedangkan upaya mandiri ut sehat salah satunya melalui MODAL USAHA 10 jt juga sdh jalan. Tp...#MindSet
16. Tweet sy ttg #MindSet Sehat ini menjelaskan contoh sederhana, dari sekian byk aspek yg bisa membantu Makassar jadi Sehat #MindSet
17. Tapi faktor ekonomi menjadi salah satu aspek yg terpenting untu merealisasikan makassar sehat #MindSet
18. Mengapa? krn jika anda mandiri secara ekonomi, anda bisa mengakses makanan bergizi dan sehat
19. Mengapa? Krn jika anda mandiri secara ekonomi, anda bisa dapat akses yankes dg mudah jika sakit
Jumat, 02 Agustus 2013
Kerapuhan "Kuasa" Rumah Laba-Laba (Tadabur Q.S. Al Ankabut)
Jumat, 2 Agustus 2013
Al Ankabut ; rumah laba-laba. Kenapa surah ini diberi nama begitu? #Tadabur
Al ankabut ad rumah laba-laba, tapi mgp surah ini dimulai dgn pertanyaan penegas: "apakah boleh mrk bilang beriman, tp tdk diuji? #Tadabur
Jika rumah laba-laba simbolkan kerapuhan meski nampak indah dan megah, maka apa dan/atau siapa yang rapuh itu ? #Tadabur
Ya, Al ankabut simbolkan kerapuhan...Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba (Ayat 41) #Tadabur
Tapi mgp diakhir2 surah ini Allah menceritakan keindahan Syurga? Ini isyarat apa, stlh Dia memulai surah ini dg adanya ujian? #Tadabur
Saya baca lagi, siapa para aktor yang diceritakan kisahnya di dalam Surah Al Ankabut ini? #Tadabur
Kelompok aktor pertama: para nabi (Nuh, Ibrahim, Luth, Ishak, Yaqub, Syuaib, Musa, & Muhammad SAW) dan orang-orang beriman #Tadabur
Kelompok Aktor kedua: kaum yang mengingkari Allah dan para nabi (kafir, munafik, zalim, pelaku keji) #Tadabur
Kerapuhan (seperti ankabut = rumah laba-laba), ditujukkan untuk kelompok yang mana? Pertama atau kedua? Atau ada yg lain? #Tadabur....
Mari kita baca sekali lagi surah ini.....Al Ankabut. #Tadabur
UJIAN adalah tools yang digunakan Allah untuk mengidentifikasi siapa yang rapuh? #Tadabur
UJIAN yang diisyaratkan di ayat 2 ini ditujukan kepada siapa? kpd kelompok aktor pertama: para nabi dan orang-orang beriman. #Tadabur
UJIAN itu berupa apa? berupa orang-orang ingkar kpd Allah. Kelompok aktor kedua dlm kisah ini. Tapi mereka tidak sekedar ingkar. #Tadabur
Mereka, adalah orang-orang yg memiliki kuasa (Firaun); mengendalikan ekonomi (Qorun) dan menguasai ilmu pengetahuan (Haman) #Tadabur
Jadi, selain ingkar kpd Allah, mereka juga punya power untuk mengendalikan kehidupan kita secara keseluruhan. #Tadabur
Itulah kira-kira UKURAN BESARNYA UJIAN yang harus dijalani oleh orang-orang beriman, sblm mrk menyebut diri beriman (ayat 2) #Tadabur
Maka ada perintah jihad.Ada perintah kesungguhan. Lalu ada janji wajah Allah. Lalu ada janji syurga untuk yg berhasil melampauinya #Tadabur
Tapi meski keduanya telah dikabarkan begitu oleh Allah. Kerapuhan tetap saja bisa terjadi. Seperti rumah laba-labar #Tadabur
Kerapuhan itu bisa terjadi pada mereka yang menyebut diri beriman. #Tadabur
"...Kami beriman kpd Allah.." ttp apabila dia disakiti (krn beriman) kpd Allah, dia menganggap cobaan manusia itu sbg siksaan Allah #Tadabur
Kerapuhan itu, sungguh jg ada pd sifat2 yg disimbolkan dalam karakter Firaun, Qorun dan Haman dan org yg brlindung dibawah kuasanya #Tadabur
Semua kuasa mereka, yg nampak megah olehmu. Sesungguhnya sangat rapuh dihadapan Dzat Yang Maha Perkasa #Tadabur.
Mk bacalah kitab Al Quran & dirikanlah sholat untuk menyambung dirimu dg Sang Maha Perkasa, agar tak rapuh #Tadabur
Jika kuasa pengetahuan Haman yg merapuhkanmu, maka bacalah Al Quran krn disana ada pelajaran bagimu, bagi pengetahuan (ayat 48-51) #Tadabur
Jika kuasa harta Qorun yg merapuhkanmu, mk sungguh Allah-lah yg menurunkan rezeki kpd org yg dikehendaki-Nya #Tadabur
Jika kuasa firaun yg merapuhkanmu, maka peliharalah ketersambunganmu dg Sang Maha Perkasa #Tadabur
Jalanilah dg kesungguhan dan jihad seluruh ujian itu. Allah bersama dg orang-orang yg berbuat baik. #Tadabur
-Sekian- #Tadabur Q.S. Al Ankabut. Wallahualam......
Al Ankabut ; rumah laba-laba. Kenapa surah ini diberi nama begitu? #Tadabur
Al ankabut ad rumah laba-laba, tapi mgp surah ini dimulai dgn pertanyaan penegas: "apakah boleh mrk bilang beriman, tp tdk diuji? #Tadabur
Jika rumah laba-laba simbolkan kerapuhan meski nampak indah dan megah, maka apa dan/atau siapa yang rapuh itu ? #Tadabur
Ya, Al ankabut simbolkan kerapuhan...Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba (Ayat 41) #Tadabur
Tapi mgp diakhir2 surah ini Allah menceritakan keindahan Syurga? Ini isyarat apa, stlh Dia memulai surah ini dg adanya ujian? #Tadabur
Saya baca lagi, siapa para aktor yang diceritakan kisahnya di dalam Surah Al Ankabut ini? #Tadabur
Kelompok aktor pertama: para nabi (Nuh, Ibrahim, Luth, Ishak, Yaqub, Syuaib, Musa, & Muhammad SAW) dan orang-orang beriman #Tadabur
Kelompok Aktor kedua: kaum yang mengingkari Allah dan para nabi (kafir, munafik, zalim, pelaku keji) #Tadabur
Kerapuhan (seperti ankabut = rumah laba-laba), ditujukkan untuk kelompok yang mana? Pertama atau kedua? Atau ada yg lain? #Tadabur....
Mari kita baca sekali lagi surah ini.....Al Ankabut. #Tadabur
UJIAN adalah tools yang digunakan Allah untuk mengidentifikasi siapa yang rapuh? #Tadabur
UJIAN yang diisyaratkan di ayat 2 ini ditujukan kepada siapa? kpd kelompok aktor pertama: para nabi dan orang-orang beriman. #Tadabur
UJIAN itu berupa apa? berupa orang-orang ingkar kpd Allah. Kelompok aktor kedua dlm kisah ini. Tapi mereka tidak sekedar ingkar. #Tadabur
Mereka, adalah orang-orang yg memiliki kuasa (Firaun); mengendalikan ekonomi (Qorun) dan menguasai ilmu pengetahuan (Haman) #Tadabur
Jadi, selain ingkar kpd Allah, mereka juga punya power untuk mengendalikan kehidupan kita secara keseluruhan. #Tadabur
Itulah kira-kira UKURAN BESARNYA UJIAN yang harus dijalani oleh orang-orang beriman, sblm mrk menyebut diri beriman (ayat 2) #Tadabur
Maka ada perintah jihad.Ada perintah kesungguhan. Lalu ada janji wajah Allah. Lalu ada janji syurga untuk yg berhasil melampauinya #Tadabur
Tapi meski keduanya telah dikabarkan begitu oleh Allah. Kerapuhan tetap saja bisa terjadi. Seperti rumah laba-labar #Tadabur
Kerapuhan itu bisa terjadi pada mereka yang menyebut diri beriman. #Tadabur
"...Kami beriman kpd Allah.." ttp apabila dia disakiti (krn beriman) kpd Allah, dia menganggap cobaan manusia itu sbg siksaan Allah #Tadabur
Kerapuhan itu, sungguh jg ada pd sifat2 yg disimbolkan dalam karakter Firaun, Qorun dan Haman dan org yg brlindung dibawah kuasanya #Tadabur
Semua kuasa mereka, yg nampak megah olehmu. Sesungguhnya sangat rapuh dihadapan Dzat Yang Maha Perkasa #Tadabur.
Mk bacalah kitab Al Quran & dirikanlah sholat untuk menyambung dirimu dg Sang Maha Perkasa, agar tak rapuh #Tadabur
Jika kuasa pengetahuan Haman yg merapuhkanmu, maka bacalah Al Quran krn disana ada pelajaran bagimu, bagi pengetahuan (ayat 48-51) #Tadabur
Jika kuasa harta Qorun yg merapuhkanmu, mk sungguh Allah-lah yg menurunkan rezeki kpd org yg dikehendaki-Nya #Tadabur
Jika kuasa firaun yg merapuhkanmu, maka peliharalah ketersambunganmu dg Sang Maha Perkasa #Tadabur
Jalanilah dg kesungguhan dan jihad seluruh ujian itu. Allah bersama dg orang-orang yg berbuat baik. #Tadabur
-Sekian- #Tadabur Q.S. Al Ankabut. Wallahualam......
Rabu, 24 Juli 2013
Pegiat Kesehatan Bolehkan Menjauhi Politik?!
Jumat, 18 Juli 2013
Kesehatan bukanlah segala-galanya, tapi tanpa kesehatan sepertinya kehidupan kita akan terasa begitu rumit.
kesehatan memiliki keterkaitan yang erat dengan banyak hal. Salah satunya adalah bahwa kesehatan bisa mempengaruhi tingkat penghasilan/tingkat ekonomi masyarakat. Jika seseorang sakit, produktivitas ekonomi pasti akan mengalami penurunan. Penghasilan berkurang dan ekonomi keluarga dan masyarakat juga pasti akan terganggu.
Tanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang sehat, tidak hanya menjadi tanggung jawab pribadi setiap orang saja. Misalnya bagaimana cara seseorang memelihara pola hidup sehat, dan makanan yang seimbang serta bergizi. Tapi kesehatan suatu masyarakat, juga merupakan tanggung jawab pemerintah. Baik di level eksekutif maupun legislatif.
Undang-Undang Dasar menyebutkan bahwa kesehatan adalah hak warga negara. Hal ini menegaskan bahwa seharusnya tidak boleh lagi ada orang yang sakit ataupun meninggal tanpa pernah mendapatkan layanan kesehatan.
Jika ada warga yang ditolak oleh rumah sakit lalu meninggal, pemerintah dan RS-lah yang paling utama yang harus disalahkan. Mengapa pemerintah? Karena hal ini terkait salah satunya dengan: “jika anda tidak punya uang, anda tidak boleh berobat di Rumah Sakit ini”.
Jadi seperti apapun keadaan anggota masyarakat, termasuk tidak memiliki uang untuk berobat dan tidak bisa mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan misalnya karena keterbatasan jarak dan transportasi, masyarakat tetap memiliki hak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan itu artinya pemerintah memiliki kewajiban untuk memenuhinya.
Pemerintah harus bisa memastikan, seperti apapun kondisinya, tidak boleh ada lagi satupun masyarakat yang sakit yang tidak mendapatkan layanan kesehatan.
Pemerintah harus mampu menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang mudah dan murah diakses atau pemerintah harus dapat memberikan pelayanan kesehatan di rumah penduduk karena hal tersebut merupakan hak setiap warga negara
Maka diantara determinan terpenting yang menentukan derajat kesehatan suatu masyarakat adalah pelayanan kesehatan, dan akses pelayanan kesehatan itu dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, maka politik menjadi salah satu alat terpenting untuk menghilangkan hambatan yang membuat orang tidak mendapatkan layanan kesehatan. Dan karena itulah, “haram hukumnya” ada orang terutama mereka yang bergelut di bidang kesehatan yang boleh menjauhi politik
Kesehatan bukanlah segala-galanya, tapi tanpa kesehatan sepertinya kehidupan kita akan terasa begitu rumit.
kesehatan memiliki keterkaitan yang erat dengan banyak hal. Salah satunya adalah bahwa kesehatan bisa mempengaruhi tingkat penghasilan/tingkat ekonomi masyarakat. Jika seseorang sakit, produktivitas ekonomi pasti akan mengalami penurunan. Penghasilan berkurang dan ekonomi keluarga dan masyarakat juga pasti akan terganggu.
Tanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang sehat, tidak hanya menjadi tanggung jawab pribadi setiap orang saja. Misalnya bagaimana cara seseorang memelihara pola hidup sehat, dan makanan yang seimbang serta bergizi. Tapi kesehatan suatu masyarakat, juga merupakan tanggung jawab pemerintah. Baik di level eksekutif maupun legislatif.
Undang-Undang Dasar menyebutkan bahwa kesehatan adalah hak warga negara. Hal ini menegaskan bahwa seharusnya tidak boleh lagi ada orang yang sakit ataupun meninggal tanpa pernah mendapatkan layanan kesehatan.
Jika ada warga yang ditolak oleh rumah sakit lalu meninggal, pemerintah dan RS-lah yang paling utama yang harus disalahkan. Mengapa pemerintah? Karena hal ini terkait salah satunya dengan: “jika anda tidak punya uang, anda tidak boleh berobat di Rumah Sakit ini”.
Jadi seperti apapun keadaan anggota masyarakat, termasuk tidak memiliki uang untuk berobat dan tidak bisa mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan misalnya karena keterbatasan jarak dan transportasi, masyarakat tetap memiliki hak untuk mendapatkan layanan kesehatan dan itu artinya pemerintah memiliki kewajiban untuk memenuhinya.
Pemerintah harus bisa memastikan, seperti apapun kondisinya, tidak boleh ada lagi satupun masyarakat yang sakit yang tidak mendapatkan layanan kesehatan.
Pemerintah harus mampu menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang mudah dan murah diakses atau pemerintah harus dapat memberikan pelayanan kesehatan di rumah penduduk karena hal tersebut merupakan hak setiap warga negara
Maka diantara determinan terpenting yang menentukan derajat kesehatan suatu masyarakat adalah pelayanan kesehatan, dan akses pelayanan kesehatan itu dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah, maka politik menjadi salah satu alat terpenting untuk menghilangkan hambatan yang membuat orang tidak mendapatkan layanan kesehatan. Dan karena itulah, “haram hukumnya” ada orang terutama mereka yang bergelut di bidang kesehatan yang boleh menjauhi politik
Jejak Di Subuh Ke-13 Ramadhan
Ahad, 21 Juli 2013
Yang tersisa hanyalah seratusan jejak sendal
Sunyi, itulah yang kurasakan kini.
Entah kemana mereka yang dulu riuh dan ramai
Apakah mereka telah kembali kepelukan "damai" selimut pagi?
Tidak, kita belum capai derajat taqwa....
Ramadhan belum separuh jalan.
Apakah engkau sedah lelah?
Lelah mengumpulkan kekuatan dari energi ramadhan?
Jangan begitu, esok, hidup akan jauh lebih berat
Diantara kerawanan iman yang menghinggapi jiwa kita
adalah euforia keimanan, euforia ibadah
tidak tumbuh dari akar yg menghujam di kedalaman jiwamu
Jangan kau bangun imanmu diatas tren atau mode
Yang hanya datang pada musim-musim tertentu saja
Yang tersisa hanyalah seratusan jejak sendal
Sunyi, itulah yang kurasakan kini.
Entah kemana mereka yang dulu riuh dan ramai
Apakah mereka telah kembali kepelukan "damai" selimut pagi?
Tidak, kita belum capai derajat taqwa....
Ramadhan belum separuh jalan.
Apakah engkau sedah lelah?
Lelah mengumpulkan kekuatan dari energi ramadhan?
Jangan begitu, esok, hidup akan jauh lebih berat
Diantara kerawanan iman yang menghinggapi jiwa kita
adalah euforia keimanan, euforia ibadah
tidak tumbuh dari akar yg menghujam di kedalaman jiwamu
Jangan kau bangun imanmu diatas tren atau mode
Yang hanya datang pada musim-musim tertentu saja
Sebuah Catatan Lapangan - Ikhlas, Shaff dan Strategi (Materi)
Selasa, 23 Juli 2013
1. Syarat kemenangan itu ada 3. Kedekatan dg Allah; Kesatuan shaff dan dukungan strategi (logistik) #Menang
2. Tapi ketiga syarat itu, bekerja secara terbalik dan berturut2 menguji setiap kita secara pribadi maupun organisasi #Menang
3. Secara eksternal, 3 syarat tadi datang berturut-turut menguji kita. Apakah kita mmg layak memperoleh kemenangan #Menang
4. Lapisan ujian paling luar adalah ujian #Materi (#Logistik). Jk kita gagal, maka bisa berpotensi memecah shaff kita #Menang
5. Tapi keduanya, goyahnya pribadi karena materi yg berlanjut pada shaff, itu karena rapuhnya makna ikhlas dlm kesadaran kita #Menang
6. Secara internal, 3 syarat kemenangan tadi bekerja berturut2. Kedekatan dg Allah (Ikhlas). Lalu Kesatuan Shaff. Lalu strategi #Menang
7. Selama masa-masa bekerja, dua arus tadi bekerja secara terus menerus dan berbenturan untuk saling mengalahkan #Menang
8. Jika secara eksternal (materi), datang dengan arus yg sangat besar, sepertinya secara internal, kedekatan dg Allah jg hrs besar #Menang
9. Tapi dlm proses tarik-tarikan antara materi dan makna keikhlasan itu, anggota shaff punya peran ut saling mengingatkan #Menang
10. -Sekian- #Menang
1. Syarat kemenangan itu ada 3. Kedekatan dg Allah; Kesatuan shaff dan dukungan strategi (logistik) #Menang
2. Tapi ketiga syarat itu, bekerja secara terbalik dan berturut2 menguji setiap kita secara pribadi maupun organisasi #Menang
3. Secara eksternal, 3 syarat tadi datang berturut-turut menguji kita. Apakah kita mmg layak memperoleh kemenangan #Menang
4. Lapisan ujian paling luar adalah ujian #Materi (#Logistik). Jk kita gagal, maka bisa berpotensi memecah shaff kita #Menang
5. Tapi keduanya, goyahnya pribadi karena materi yg berlanjut pada shaff, itu karena rapuhnya makna ikhlas dlm kesadaran kita #Menang
6. Secara internal, 3 syarat kemenangan tadi bekerja berturut2. Kedekatan dg Allah (Ikhlas). Lalu Kesatuan Shaff. Lalu strategi #Menang
7. Selama masa-masa bekerja, dua arus tadi bekerja secara terus menerus dan berbenturan untuk saling mengalahkan #Menang
8. Jika secara eksternal (materi), datang dengan arus yg sangat besar, sepertinya secara internal, kedekatan dg Allah jg hrs besar #Menang
9. Tapi dlm proses tarik-tarikan antara materi dan makna keikhlasan itu, anggota shaff punya peran ut saling mengingatkan #Menang
10. -Sekian- #Menang
Jumat, 12 Juli 2013
Ombak Rindu
Kamis, 11 Juli 2013
Ombak rindu..........
Mengantar perahu karya ke tengah lautan sejarah.....
Tapi begitulah akhirnya, gelombang dan badai diciptakan.
Untuk menyeleksi perahu karya yang layak dikenang
Agar ia tak hanya mampu melintasi lautan sejarah..
Tapi juga, sampai di pusat ingatan alam semesta,
mampu melintasi ruang dan juga waktu
Menitipkan cinta, bahkan sampai
kepada generasi kebaikan yang penghabisan di semesta ini.
Ombak rindu..........
Mengantar perahu karya ke tengah lautan sejarah.....
Tapi begitulah akhirnya, gelombang dan badai diciptakan.
Untuk menyeleksi perahu karya yang layak dikenang
Agar ia tak hanya mampu melintasi lautan sejarah..
Tapi juga, sampai di pusat ingatan alam semesta,
mampu melintasi ruang dan juga waktu
Menitipkan cinta, bahkan sampai
kepada generasi kebaikan yang penghabisan di semesta ini.
Rabu, 10 Juli 2013
Mengadaptasikan Jiwa (Tweet Diri)
Senin, 10 Juli 2013
Awal Ramadhan
Yang Anda harus miliki adalah jiwa yang bisa beradaptasi dalam semua situasi #TweetDiri
Ada kendaraan bisa jalan, tidak ada kendaraan juga tetap bisa jalan #TweetDiri
Ada royaliti, kerja bisa jalan dan tidak ada royaliti, juga tetap bisa bekerja #TweetDiri
Disituasi seperti apapun, tetaplah berusaha menjaga bangunan keikhlasanmu agar tidak tercemari kotoran #TweetDiri
Karena kadang-kadan, dalam beramal, prestasi kita tidak terhiraukan. Tapi jika salah, dimarahinya jelas, karena membahayakan dakwah #TweetDiri
Jadi bekerja dengan motivasi menerima, itu tidak ada di dalam dakwah ini #TweetDiri
Dan mungkin, motivasi menerima inilah yang akan menjadi salah satu ujian terberat kita, terutama di tahapan politik ini #TweetDiri
Tapi semuanya, pengetahuan yang kita miliki dan juga keikhlasan kita, akan mendapatkan ujian kesejatiannya di lapangan amal #TweetDiri
Begitulah akhirnya Imam Hasan Al Banna membuat urutannya. Pemahaman. Lalu Ikhlas. Lalu Amal #TweetDiri
Awal Ramadhan
Yang Anda harus miliki adalah jiwa yang bisa beradaptasi dalam semua situasi #TweetDiri
Ada kendaraan bisa jalan, tidak ada kendaraan juga tetap bisa jalan #TweetDiri
Ada royaliti, kerja bisa jalan dan tidak ada royaliti, juga tetap bisa bekerja #TweetDiri
Disituasi seperti apapun, tetaplah berusaha menjaga bangunan keikhlasanmu agar tidak tercemari kotoran #TweetDiri
Karena kadang-kadan, dalam beramal, prestasi kita tidak terhiraukan. Tapi jika salah, dimarahinya jelas, karena membahayakan dakwah #TweetDiri
Jadi bekerja dengan motivasi menerima, itu tidak ada di dalam dakwah ini #TweetDiri
Dan mungkin, motivasi menerima inilah yang akan menjadi salah satu ujian terberat kita, terutama di tahapan politik ini #TweetDiri
Tapi semuanya, pengetahuan yang kita miliki dan juga keikhlasan kita, akan mendapatkan ujian kesejatiannya di lapangan amal #TweetDiri
Begitulah akhirnya Imam Hasan Al Banna membuat urutannya. Pemahaman. Lalu Ikhlas. Lalu Amal #TweetDiri
Jumat, 05 Juli 2013
Membunuh Jasad Ikhwan
Kamis, 4 Juli 2014 (Jatuhnya Mursi Oleh Kudeta Militer)
Ternyata, duka dan nestapa masih belum juga pergi dari kalian
Keringat, Air Mata dan Darah, masih belum juga berhenti menyiramimu
Tumbuhlah, besarlah saudaraku di sana
Kita akan terus berpelukan dalam doa
Mungkin saja, sejarah pembunuhan Hasan Al Banna akan terulang
Tapi mereka hanya bisa membunuh jasad.
Dan tidak akan pernah bisa membunuh kebangkitan ini
Karena kalian semua,
adalah muslim yang dihidupkan jiwanya, atas karunia Allah
Karena kalian semua,
adalah akal yang mengisi seluruh perpustakaan dan pikiran dunia islam
Karena kalian semua,
adalah syuhada yang terus hidup dan tak pernah mati
Duka dan nestapa menyapa kalian berulang-ulang.
Allah hendak memuliakan kalian disisi-Nya
Dari sejarah kalianlah dunia Islam belajar untuk berjuang
Dahulu, kini dan hari-hari yang akan datang
Dari kalianlah dunia islam belajar bagaimana makna keikhlasan
Dan dari sanalah, kalian peroleh pahala yang tak putus-putus.
Berbahagialah meski dalam luka dan air mata
Ternyata, duka dan nestapa masih belum juga pergi dari kalian
Keringat, Air Mata dan Darah, masih belum juga berhenti menyiramimu
Tumbuhlah, besarlah saudaraku di sana
Kita akan terus berpelukan dalam doa
Mungkin saja, sejarah pembunuhan Hasan Al Banna akan terulang
Tapi mereka hanya bisa membunuh jasad.
Dan tidak akan pernah bisa membunuh kebangkitan ini
Karena kalian semua,
adalah muslim yang dihidupkan jiwanya, atas karunia Allah
Karena kalian semua,
adalah akal yang mengisi seluruh perpustakaan dan pikiran dunia islam
Karena kalian semua,
adalah syuhada yang terus hidup dan tak pernah mati
Duka dan nestapa menyapa kalian berulang-ulang.
Allah hendak memuliakan kalian disisi-Nya
Dari sejarah kalianlah dunia Islam belajar untuk berjuang
Dahulu, kini dan hari-hari yang akan datang
Dari kalianlah dunia islam belajar bagaimana makna keikhlasan
Dan dari sanalah, kalian peroleh pahala yang tak putus-putus.
Berbahagialah meski dalam luka dan air mata
Selasa, 02 Juli 2013
Pekanbaru - Jakarta - Makassar (Catatan Perjalanan)
Ketemu bule, gak ngerti bahasa indonesia. Backpacker, baru pertama ke Indonesia. Tp mau keliling Indonesia selama sebulan. #FasyiiruFilArdhy
Rabu, 26 Juli 2013
Dia jalan sendiri ut keliling indonesia. Dia senang bisa ketemu orang-orang baru. #FasyiiruFilArdhy
Dia sendirian. Kata dia, senang ketemu orang-orang baru. Di singapura dan di indonesia. #FasyiiruFilArdhy
Menjelajahi bumi adalah perintah agama. Allah mengulangi perintah ini bbrp kali dlm Al Quran. #FasyiiruFilArdhy
Tadi selama di pesawat baca terjemahan Q.S Muhammad. Ada perintah ttg penjelajahan bumi. #FasyiiruFilArdhy
Kata Allah: apakah kalian tdk prn melakukan perjalanan dimuka bumi. Shhg tdk tahu bgmn
kesudahan org2 kafir. #FasyiiruFilArdhy
Si Bule tadi berpetualangan. Tp penjelajahan kita, muslim, atas bumi ad ibadah jk ia memberi kita hikmah. Keimanan nambah #FasyiiruFilArdhy
Jk anda sdg di udara. Lihatlah ke bawah. Manusia tdk nampak. Apa yg bsa disombongkan? Bgmn mgkn ingkar pd Allah? #FasyiiruFilArdhy
Ke pekanbaru selama sepekan. Ada keluarga baru di sana. Kita belajar budaya mrk. Hati makin lapang. #FasyiiruFilArdhy
Ketemu org padang. Ketemu org jawa. Ketemu org bugis, makassar dll. Menambah pengetahuan kita ttg manusia. #FasyiiruFilArdhy
Semoga saja bbrp waktu mendatang bisa ke Turki. Hehe #FasyiiruFilArdhy
Rabu, 26 Juli 2013
Dia jalan sendiri ut keliling indonesia. Dia senang bisa ketemu orang-orang baru. #FasyiiruFilArdhy
Dia sendirian. Kata dia, senang ketemu orang-orang baru. Di singapura dan di indonesia. #FasyiiruFilArdhy
Menjelajahi bumi adalah perintah agama. Allah mengulangi perintah ini bbrp kali dlm Al Quran. #FasyiiruFilArdhy
Tadi selama di pesawat baca terjemahan Q.S Muhammad. Ada perintah ttg penjelajahan bumi. #FasyiiruFilArdhy
Kata Allah: apakah kalian tdk prn melakukan perjalanan dimuka bumi. Shhg tdk tahu bgmn
kesudahan org2 kafir. #FasyiiruFilArdhy
Si Bule tadi berpetualangan. Tp penjelajahan kita, muslim, atas bumi ad ibadah jk ia memberi kita hikmah. Keimanan nambah #FasyiiruFilArdhy
Jk anda sdg di udara. Lihatlah ke bawah. Manusia tdk nampak. Apa yg bsa disombongkan? Bgmn mgkn ingkar pd Allah? #FasyiiruFilArdhy
Ke pekanbaru selama sepekan. Ada keluarga baru di sana. Kita belajar budaya mrk. Hati makin lapang. #FasyiiruFilArdhy
Ketemu org padang. Ketemu org jawa. Ketemu org bugis, makassar dll. Menambah pengetahuan kita ttg manusia. #FasyiiruFilArdhy
Semoga saja bbrp waktu mendatang bisa ke Turki. Hehe #FasyiiruFilArdhy
Senin, 10 Juni 2013
Pewaris Keteladanan Abadi
Senin, 11 Juni 2013
*Inspired By Een Sukaesih
Mungkin tak ada lagi kata,
yang mengandung makna pewarisan abadi yang terbaik selain kata "guru"
Karena "guru", adalah sosok yang menerjemahkan teks menjadi laku nyata di alam hidup manusia, di setiap masa, bukan sekedar kata-kata, tidak sekedar bertutur
Guru. Itulah kata, yang menjelaskan makna pewarisan keteladanan yang abadi
"Uswatun Hasanah" digelarkan oleh Allah kepada guru seluruh manusia di sepanjang zaman, Rasulullah SAW
Itulah "gelar" yang memuat seluruh makna: nuansa hati yang terbaik, kata-kata yang terbaik, dan perilaku yang terbaik.
Maka kata Sang Rasul: "Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat"
Tapi Allah mengatakan:"Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan"
Begitulah akhirnya, agama ini diwariskan bersama makna keteladanan abadi dari para guru, ulama, para murobbi, melintasi setiap zaman
*Inspired By Een Sukaesih
Mungkin tak ada lagi kata,
yang mengandung makna pewarisan abadi yang terbaik selain kata "guru"
Karena "guru", adalah sosok yang menerjemahkan teks menjadi laku nyata di alam hidup manusia, di setiap masa, bukan sekedar kata-kata, tidak sekedar bertutur
Guru. Itulah kata, yang menjelaskan makna pewarisan keteladanan yang abadi
"Uswatun Hasanah" digelarkan oleh Allah kepada guru seluruh manusia di sepanjang zaman, Rasulullah SAW
Itulah "gelar" yang memuat seluruh makna: nuansa hati yang terbaik, kata-kata yang terbaik, dan perilaku yang terbaik.
Maka kata Sang Rasul: "Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat"
Tapi Allah mengatakan:"Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan"
Begitulah akhirnya, agama ini diwariskan bersama makna keteladanan abadi dari para guru, ulama, para murobbi, melintasi setiap zaman
Kamis, 06 Juni 2013
Politik Itu Sebagian Dari Keimanan
Kamis 6 Juni 2013
1. Mau share bbrp kontain arahan dari salah seorang Ustad terkait dengan pemenangan pilkada #Politikku
2. Kontain arahannya sebagiannya akan saya modifikasi dan tambahkan, tapi inti arahannya dari beliau #Politikku
3. Hasan Al Banna: "Tidak sempurna keislaman seseorang sampai ia menjadi seorang politisi" #Politikku
4. Kalimat Hasan Al Banna akan dianggap aneh oleh sebagian orang, apalagi kalau kita kontekskan di zaman skrg ini #Politikku
5. Mengapa? Ditengah hiruk pikuk dunia poltik saat ini, bgmn mgkn politik mjd bagian dr indikator kesempurnaan iman seseorang #Politikku
6. Tapi saya akan menyebutkan bbrp penjelasan logisnya dan penjelasan mengapa akhirnya kita hrs terlibat dlm pilkada #Politikku
7. Diantara tanggungjawab yg dibebankan kpd seorang muslim terutama du`at adalah tanggung jawab sosial, thdp lingkungan sosialnya #Politikku
8. Muslim dibebani tanggungjawab untuk menata lingkungan sosialnya agar menjadi lebih baik, dan itu ad kewajiban. #Politikku
9. Hak-hak manusia harus ditunaikan: kebebasan beragama, terlindunginya jiwa dan akal, keamanan harta dan terjaganya kehormatan #Politikku
10. Tapi semua hak-hak tadi, akan terealisasi dg maksimal oleh terealisasinya kodisi politik yg baik dan adil #Politikku
11. Alasan itulah yg menjelaskan mengapa ulama mengatakan: "politik adalah kepala semua urusan" #Politikku
12. Mk seorang muslim, seorang da`i yg sangat peduli terhadap kondisi sosial masyarakat, shrsnya tdk abai thdp masalah politik #Politikku
13. Krn ia tahu bhw penataan kehidupan sosial masyarakatnya tdk mungkin maksimal tanpa proses politik, termasuk Pilkada #Politikku
14. Tapi krn sistem politik kita ad sistem demokrasi, sistem perwakilan, maka ada hal yg jg penting ut kita pahami #Politikku
15. Ada waktu dimana masyarakat menjadi subjek politik, yaitu ketika proses pilkada dimulai dan sampai proses pencoblosan calon #Politikku
16. Ada jg waktu dimana masyarakat mjd objek politik yaitu ketika telah ada pemimpin daerah baru yg terpilih. #Politikku
17. Peran masyarakat yg paling utama, yg akan menentukan arah hidupnya bbrp tahun mendatang ad ktk ia mjd subjek politik tadi . #Politikku
18. Maka mereka hrs menjadi sangat rasional ketika memutuskan ut memilih calon gub/bupati, #Politikku
19. Kenali pasangan calonnya. Apa janji mereka. Cek seberapa rasional mereka bisa merealisasikan janji2 itu. #Politikku
20. Tidak boleh tdk. Mau atau tdk mau. Golput bukanlah jalan keluar dari semua masalah kita hari ini #Politikku
21. Krn kehidupan sosial kita pasti akan terpengaruh oleh proses politik tadi. Sadar atau tdk. Secara langsung atau tidak #Politikku
22. Dan jk krn alasan: 'sy tdk tahu apa manfaatnya bgi sy, maka sy tdk akan terlibat, mk sy tdk memilih", Mk ketahuilah satu hal.#Politikku
23. Sy ingin ucapakan selamat kpd anda krn anda tlh menjadi manusia yg paling tdk peduli dg kehidupan disekitar anda #Politikku
24. Maka abailah kita terhadap Sabda Sang Nabi: "Manusia yg paling baik ad manusia yg paling byk manfaatnya bg orang lain" #Politikku
25. Apa hanya politik satu2nya cara peduli pada masyarakat? Tentu tidak, tapi politiklah yg akan membuat kebaikan itu maksimal #Politikku
26. Tidak inginkah anda memberikan kontribusi kebaikan yg lbh banyak? Tdk inginkah anda membuat kehidupan org lain jd lbh baik? #Politikku
1. Mau share bbrp kontain arahan dari salah seorang Ustad terkait dengan pemenangan pilkada #Politikku
2. Kontain arahannya sebagiannya akan saya modifikasi dan tambahkan, tapi inti arahannya dari beliau #Politikku
3. Hasan Al Banna: "Tidak sempurna keislaman seseorang sampai ia menjadi seorang politisi" #Politikku
4. Kalimat Hasan Al Banna akan dianggap aneh oleh sebagian orang, apalagi kalau kita kontekskan di zaman skrg ini #Politikku
5. Mengapa? Ditengah hiruk pikuk dunia poltik saat ini, bgmn mgkn politik mjd bagian dr indikator kesempurnaan iman seseorang #Politikku
6. Tapi saya akan menyebutkan bbrp penjelasan logisnya dan penjelasan mengapa akhirnya kita hrs terlibat dlm pilkada #Politikku
7. Diantara tanggungjawab yg dibebankan kpd seorang muslim terutama du`at adalah tanggung jawab sosial, thdp lingkungan sosialnya #Politikku
8. Muslim dibebani tanggungjawab untuk menata lingkungan sosialnya agar menjadi lebih baik, dan itu ad kewajiban. #Politikku
9. Hak-hak manusia harus ditunaikan: kebebasan beragama, terlindunginya jiwa dan akal, keamanan harta dan terjaganya kehormatan #Politikku
10. Tapi semua hak-hak tadi, akan terealisasi dg maksimal oleh terealisasinya kodisi politik yg baik dan adil #Politikku
11. Alasan itulah yg menjelaskan mengapa ulama mengatakan: "politik adalah kepala semua urusan" #Politikku
12. Mk seorang muslim, seorang da`i yg sangat peduli terhadap kondisi sosial masyarakat, shrsnya tdk abai thdp masalah politik #Politikku
13. Krn ia tahu bhw penataan kehidupan sosial masyarakatnya tdk mungkin maksimal tanpa proses politik, termasuk Pilkada #Politikku
14. Tapi krn sistem politik kita ad sistem demokrasi, sistem perwakilan, maka ada hal yg jg penting ut kita pahami #Politikku
15. Ada waktu dimana masyarakat menjadi subjek politik, yaitu ketika proses pilkada dimulai dan sampai proses pencoblosan calon #Politikku
16. Ada jg waktu dimana masyarakat mjd objek politik yaitu ketika telah ada pemimpin daerah baru yg terpilih. #Politikku
17. Peran masyarakat yg paling utama, yg akan menentukan arah hidupnya bbrp tahun mendatang ad ktk ia mjd subjek politik tadi . #Politikku
18. Maka mereka hrs menjadi sangat rasional ketika memutuskan ut memilih calon gub/bupati, #Politikku
19. Kenali pasangan calonnya. Apa janji mereka. Cek seberapa rasional mereka bisa merealisasikan janji2 itu. #Politikku
20. Tidak boleh tdk. Mau atau tdk mau. Golput bukanlah jalan keluar dari semua masalah kita hari ini #Politikku
21. Krn kehidupan sosial kita pasti akan terpengaruh oleh proses politik tadi. Sadar atau tdk. Secara langsung atau tidak #Politikku
22. Dan jk krn alasan: 'sy tdk tahu apa manfaatnya bgi sy, maka sy tdk akan terlibat, mk sy tdk memilih", Mk ketahuilah satu hal.#Politikku
23. Sy ingin ucapakan selamat kpd anda krn anda tlh menjadi manusia yg paling tdk peduli dg kehidupan disekitar anda #Politikku
24. Maka abailah kita terhadap Sabda Sang Nabi: "Manusia yg paling baik ad manusia yg paling byk manfaatnya bg orang lain" #Politikku
25. Apa hanya politik satu2nya cara peduli pada masyarakat? Tentu tidak, tapi politiklah yg akan membuat kebaikan itu maksimal #Politikku
26. Tidak inginkah anda memberikan kontribusi kebaikan yg lbh banyak? Tdk inginkah anda membuat kehidupan org lain jd lbh baik? #Politikku
Jumat, 31 Mei 2013
Warisan Menyejarah Itu Adalah Ukhuwah
Wroted by ; @arifmahmudah
Jumat, 31 Mei 2013
Pagi yang hening, debat-debat kita ini, membuat aku diterpa kerinduan untuk sejenak merenungi lagi makna #Ukhuwah
#Ukhuwah, landasan kedua yang menguatkan kita dalam bangunan dakwah ini, setelah keimanan. Kini badai datang saudaraku
#Ukhuwah, itu bukan penjelasan tentang bagaimana hati, sikap dan laku orang lain terhadap saya.
#Ukhuwah, adalah penjelasan tentang bagaimana hati, sikap dan perilaku saya terhadap orang lain, orang yg kita sebut saudara itu
Mari kita buka lagi makna menyejarah tentang #Ukhuwah yang diwariskan Sang Rasul dan para sahabat mulia.
Tingkatannya yang terendah adalah kelapangan hati. Dan yang tertinggi dari makna #Ukhuwah itu adalah "itsar", mendahulukan saudara kita
Semua maknanya, dari yang terendah sampai tertinggin menjelaskan tentang bagaimana keluar dari diri kita sendiri menuju orang lain. #Ukhuwah
Ikatan yang merangkai kita. Tak ada satupun ruang yang membolehkan kita menuduh negatif dalam semua tingkatan #Ukhuwah itu
Ah, betapa sering, tak kupenuhi hak2 mu itu saudaraku. Padahal ikatan inilah yg dapat membuat kita melewati badai stlh ikatan iman #Ukhuwah
Padahal #Ukhuwah itu mengajari ku untuk menyiapkan 1001 alasan untuk tetap memprasangkaimu dg yang baik-baik
Bolehkan aku meminta maaf atas lalainya aku dari memenuhi hak-hak mu itu saudaraku? #Ukhuwah
Mungkin saja pernah, aku mengalamatkan tuduhan kepadamu, lalu goyahlah bangunan ini #Ukhuwah
Atau bahkan tuduhan itu aku alamatkan pada beberapa orang diantara kalian. #Ukhuwah
Jika nanti aku lalukan, ingatkanlah aku. Selamatkanlah aku dari berbuat kedzoliman kepadamu, dan kepada mereka, #Ukhuwah
Semoga hari-harimu terus dicucuri nikmat kasih sayang-Nya. Aku bersyukur dan senantias mencoba mensyukuri ini. #Ukhuwah
Bhw Allah telah menganugerahkan kita, sebuah anugerah terbesar yg bernama #Ukhuwah, setelah anugerah keimanan kpd-Nya
-Sekian- #Ukhuwah
Jumat, 31 Mei 2013
Pagi yang hening, debat-debat kita ini, membuat aku diterpa kerinduan untuk sejenak merenungi lagi makna #Ukhuwah
#Ukhuwah, landasan kedua yang menguatkan kita dalam bangunan dakwah ini, setelah keimanan. Kini badai datang saudaraku
#Ukhuwah, itu bukan penjelasan tentang bagaimana hati, sikap dan laku orang lain terhadap saya.
#Ukhuwah, adalah penjelasan tentang bagaimana hati, sikap dan perilaku saya terhadap orang lain, orang yg kita sebut saudara itu
Mari kita buka lagi makna menyejarah tentang #Ukhuwah yang diwariskan Sang Rasul dan para sahabat mulia.
Tingkatannya yang terendah adalah kelapangan hati. Dan yang tertinggi dari makna #Ukhuwah itu adalah "itsar", mendahulukan saudara kita
Semua maknanya, dari yang terendah sampai tertinggin menjelaskan tentang bagaimana keluar dari diri kita sendiri menuju orang lain. #Ukhuwah
Ikatan yang merangkai kita. Tak ada satupun ruang yang membolehkan kita menuduh negatif dalam semua tingkatan #Ukhuwah itu
Ah, betapa sering, tak kupenuhi hak2 mu itu saudaraku. Padahal ikatan inilah yg dapat membuat kita melewati badai stlh ikatan iman #Ukhuwah
Padahal #Ukhuwah itu mengajari ku untuk menyiapkan 1001 alasan untuk tetap memprasangkaimu dg yang baik-baik
Bolehkan aku meminta maaf atas lalainya aku dari memenuhi hak-hak mu itu saudaraku? #Ukhuwah
Mungkin saja pernah, aku mengalamatkan tuduhan kepadamu, lalu goyahlah bangunan ini #Ukhuwah
Atau bahkan tuduhan itu aku alamatkan pada beberapa orang diantara kalian. #Ukhuwah
Jika nanti aku lalukan, ingatkanlah aku. Selamatkanlah aku dari berbuat kedzoliman kepadamu, dan kepada mereka, #Ukhuwah
Semoga hari-harimu terus dicucuri nikmat kasih sayang-Nya. Aku bersyukur dan senantias mencoba mensyukuri ini. #Ukhuwah
Bhw Allah telah menganugerahkan kita, sebuah anugerah terbesar yg bernama #Ukhuwah, setelah anugerah keimanan kpd-Nya
-Sekian- #Ukhuwah
Rabu, 22 Mei 2013
Rahasia Keteguhan
19 Mei 2013
Kata mereka, jalan kebenaran itu panjang.
Maka hanya mereka yang jujur mencintai kebenaranlah yang bisa bertahan
Milikilah Cinta?
Aku bertanya, Apa rahasia keteguhan cinta?
Kata mereka, rahasia keteguhannya adalah kesabaran.
Aku bertanya, darimana kesabaran itu lahir?
Siapa ibu kandung kesabaran?
Kata mereka, ibu kandung kesabaran adalah keyakinan. Itu kata mereka.
Aku bertanya lagi, apa saja yang menopang keyakinan pada diri setiap orang?
Kata mereka, ada tiga hal yang menopang keyakinan, agar ia terus berdiri tegak.
Aku bertanya lagi, apa itu? apa saja yang menopang keyakinan?
Pertama, karena kita tahu bahwa hal yang kita lakukan ini benar
Kedua, karena kita tahu yang kita kerjakan ini “pasti” tercapai.
Kita akan mewujudkan tujuan ini dengan izin-Nya.
Ketiga, karena kita tahu Allah bersama kita
dan akan menolong selama kita terus berdiri di jalan kebenaran.
Kata mereka, jalan kebenaran itu panjang.
Maka hanya mereka yang jujur mencintai kebenaranlah yang bisa bertahan
Milikilah Cinta?
Aku bertanya, Apa rahasia keteguhan cinta?
Kata mereka, rahasia keteguhannya adalah kesabaran.
Aku bertanya, darimana kesabaran itu lahir?
Siapa ibu kandung kesabaran?
Kata mereka, ibu kandung kesabaran adalah keyakinan. Itu kata mereka.
Aku bertanya lagi, apa saja yang menopang keyakinan pada diri setiap orang?
Kata mereka, ada tiga hal yang menopang keyakinan, agar ia terus berdiri tegak.
Aku bertanya lagi, apa itu? apa saja yang menopang keyakinan?
Pertama, karena kita tahu bahwa hal yang kita lakukan ini benar
Kedua, karena kita tahu yang kita kerjakan ini “pasti” tercapai.
Kita akan mewujudkan tujuan ini dengan izin-Nya.
Ketiga, karena kita tahu Allah bersama kita
dan akan menolong selama kita terus berdiri di jalan kebenaran.
Kamis, 18 April 2013
Jalan Rinduku
Kamis, 17 April 2013
Aku...
Aku ingin merengkuh dunia seluruhnya
Agar dapat kubawa serta menemaniku menghadap-Mu
Ini adalah jalan rindu yang akan mengantarku pada-Mu.
Pada agamaku, dan pada manusia secara keseluruhan
Tidak. Ini bukan harapan atas pribadiku.
Tapi ini adalah cinta...
yang ingin aku persembahkan untuk-Mu.
Ini adalah mimpiku...
Mimpi yang ingin aku sambung sampai ke negeri keabadian
Aku...
Aku ingin merengkuh dunia seluruhnya
Agar dapat kubawa serta menemaniku menghadap-Mu
Ini adalah jalan rindu yang akan mengantarku pada-Mu.
Pada agamaku, dan pada manusia secara keseluruhan
Tidak. Ini bukan harapan atas pribadiku.
Tapi ini adalah cinta...
yang ingin aku persembahkan untuk-Mu.
Ini adalah mimpiku...
Mimpi yang ingin aku sambung sampai ke negeri keabadian
Jalan Rinduku
Kamis, 17 April 2013
Aku...
Aku ingin merengkuh dunia seluruhnya
Agar dapat kubawa serta menemaniku menghadap-Mu
Ini adalah jalan rindu yang akan mengantarku pada-Mu.
Pada agamaku, dan pada manusia secara keseluruhan
Tidak. Ini bukan harapan atas pribadiku.
Tapi ini adalah cinta...
yang ingin aku persembahkan untuk-Mu.
Ini adalah mimpiku...
Mimpi yang ingin aku sambung sampai ke negeri keabadian
Aku...
Aku ingin merengkuh dunia seluruhnya
Agar dapat kubawa serta menemaniku menghadap-Mu
Ini adalah jalan rindu yang akan mengantarku pada-Mu.
Pada agamaku, dan pada manusia secara keseluruhan
Tidak. Ini bukan harapan atas pribadiku.
Tapi ini adalah cinta...
yang ingin aku persembahkan untuk-Mu.
Ini adalah mimpiku...
Mimpi yang ingin aku sambung sampai ke negeri keabadian
Selasa, 16 April 2013
Ayah
Selasa, 17 April 2013
#Ayah! Betapa mnggetarkannya panggilan itu.
Betapa mngharubirukannya nada itu.
Betapa menggairahkannya suara patah-patah itu.
#Ayah! Betapa kata itu memberi saya, dan juga kamu,
bahkan kita semua para ayah,
gairah kehidupan yang senantiasa mndorong langkah kita.
Setelah kata iman,
tak ada lagi kata dalam kamus khidupan -selain kata #ayah-
yang mampu mngajari anda tentang
makna prtnggungjwban yg paling hakiki.
#Ini adalah satu-satunya postingan yang tidak berasal dari saya
#Saya harus mengutipnya, karena ini ditulis pada hari tepat setehun wafatnya ayah kami
#Sumber : @PresidenANIS
#Ayah! Betapa mnggetarkannya panggilan itu.
Betapa mngharubirukannya nada itu.
Betapa menggairahkannya suara patah-patah itu.
#Ayah! Betapa kata itu memberi saya, dan juga kamu,
bahkan kita semua para ayah,
gairah kehidupan yang senantiasa mndorong langkah kita.
Setelah kata iman,
tak ada lagi kata dalam kamus khidupan -selain kata #ayah-
yang mampu mngajari anda tentang
makna prtnggungjwban yg paling hakiki.
#Ini adalah satu-satunya postingan yang tidak berasal dari saya
#Saya harus mengutipnya, karena ini ditulis pada hari tepat setehun wafatnya ayah kami
#Sumber : @PresidenANIS
Senin, 15 April 2013
Catatan Setahun
Senin, 15 April 2013
Pukul 15.20. Di sepanjang jalan pelepasanmu setahun lalu
Setahun, di jam yang sama,
15.20 WITA, di jelang ashar
Setahun lalu, di waktu yang sama,
aku dengar berita duka tentang kepergianmu
Setahun, kini, di jam yang sama,
aku dengarkan berita tentang bahagia
Setahun lalu, di jelang adzan ashar sore
Aku lepaskan kepergianmu dan kembali membawa duka
Setahun, kini, dijelang adzan ashar sore ini
Aku dengarkan bahagia dan aku pergi menjemput harapan
Setahun lalu, di jam yang sama
Dia datang untuk sebuah berita duka melepaskan kepergianmu selamanya
setahun, kini, dijelang adzan ashar sore
ia kembali untuk sebuah berita bahagia, datang bersama anggota baru keluarga ini
Hidup, kadang naik,
Hidup, kadang turun
Tapi, tak ada satupun yang bisa memastikan
bahwa ia berada dalam penilaian terbaik di mata Tuhan
Aku, mereka dan dia
Terus tumbuh besar....
Memenuhi jalan harapan yang pernah kau titipkan
Itu tak pernah akan kami lupakan...
Aku disini menangisi setahun kepergianmu
Bukan karena aku sesali semua yang telah berlaku
Aku hanya sedang menangisi, akan seperti apa akhir hidup kami kelak
Sedangkan engkau telah pergi dalam keadaan muslim, Insya Allah
Kini, izinkan aku menyebut namamu dalam doaku
Setahun lalu, aku tahu engkau telah menitipiku tugas
sebagai anak tertua di keluarga ini
Setahun berlalu,
aku mulai mencoba terus mengikuti jejak kebaikanmu
Meski aku tahu,
aku takkan pernah mungkin menggantimu di hati mereka
Dulu engkau menginginkan keabadian
Itu pernah engkau katakan padaku
Kini...Aku percaya dengan izin Tuhan kita
Engkau telah mendapatkan keabadian itu
Setahun, di jam yang sama, di jelang adzan ashar sore ini
Hari ini, langit tak semendung hari di tahun kepergianmu
Perlahan-lahan awan mulai berangsur pergi
Kini mentari mulai menghangati tubuh bumi...
Ayah, beginilah kisah kami menjalani hidup
Kucupkan, aku ingin tunaikan ashar ini
Dan kusampaikan salam cintaku padamu dalam doa
Pukul 15.20. Di sepanjang jalan pelepasanmu setahun lalu
Setahun, di jam yang sama,
15.20 WITA, di jelang ashar
Setahun lalu, di waktu yang sama,
aku dengar berita duka tentang kepergianmu
Setahun, kini, di jam yang sama,
aku dengarkan berita tentang bahagia
Setahun lalu, di jelang adzan ashar sore
Aku lepaskan kepergianmu dan kembali membawa duka
Setahun, kini, dijelang adzan ashar sore ini
Aku dengarkan bahagia dan aku pergi menjemput harapan
Setahun lalu, di jam yang sama
Dia datang untuk sebuah berita duka melepaskan kepergianmu selamanya
setahun, kini, dijelang adzan ashar sore
ia kembali untuk sebuah berita bahagia, datang bersama anggota baru keluarga ini
Hidup, kadang naik,
Hidup, kadang turun
Tapi, tak ada satupun yang bisa memastikan
bahwa ia berada dalam penilaian terbaik di mata Tuhan
Aku, mereka dan dia
Terus tumbuh besar....
Memenuhi jalan harapan yang pernah kau titipkan
Itu tak pernah akan kami lupakan...
Aku disini menangisi setahun kepergianmu
Bukan karena aku sesali semua yang telah berlaku
Aku hanya sedang menangisi, akan seperti apa akhir hidup kami kelak
Sedangkan engkau telah pergi dalam keadaan muslim, Insya Allah
Kini, izinkan aku menyebut namamu dalam doaku
Setahun lalu, aku tahu engkau telah menitipiku tugas
sebagai anak tertua di keluarga ini
Setahun berlalu,
aku mulai mencoba terus mengikuti jejak kebaikanmu
Meski aku tahu,
aku takkan pernah mungkin menggantimu di hati mereka
Dulu engkau menginginkan keabadian
Itu pernah engkau katakan padaku
Kini...Aku percaya dengan izin Tuhan kita
Engkau telah mendapatkan keabadian itu
Setahun, di jam yang sama, di jelang adzan ashar sore ini
Hari ini, langit tak semendung hari di tahun kepergianmu
Perlahan-lahan awan mulai berangsur pergi
Kini mentari mulai menghangati tubuh bumi...
Ayah, beginilah kisah kami menjalani hidup
Kucupkan, aku ingin tunaikan ashar ini
Dan kusampaikan salam cintaku padamu dalam doa
Kamis, 04 April 2013
April Emosional (2012-2013)
Kamis, 4 April 2013
#Pagi
Jika nanti pagi menyapamu disana
Itulah sapaku untukmu
Aku menitipi salam cintaku untukmu
Meski tanah telah kering
Jika nanti hembus angin membelaimu disana
Itulah isyarat doaku untukmu
Meski jejak-jejak tak lagi berbekas
Ketika anak-anak kecil itu berlarian
Bersembunyi dibalik pintu-pintu
Kini mereka telah menjelajah bumi Tuhan kita
Ketika kau ceritakan kisah-kisah di hari tuamu kelak
Kini anak-anak itu telah tumbuh dewasa
Meski kau tak sampai disana
Ada waktu yang memisahkan hari-hari
Ada ruang yang memisah raga
Tapi doa-doa masih ada, tempat kita saling sapa
Ada tabir yang halangi pandangan
Ada rindu yang tak lagi memiliki makna gerak
Tapi karya masih ada, disana kita saling memeluk
#Pagi
Jika nanti pagi menyapamu disana
Itulah sapaku untukmu
Aku menitipi salam cintaku untukmu
Meski tanah telah kering
Jika nanti hembus angin membelaimu disana
Itulah isyarat doaku untukmu
Meski jejak-jejak tak lagi berbekas
Ketika anak-anak kecil itu berlarian
Bersembunyi dibalik pintu-pintu
Kini mereka telah menjelajah bumi Tuhan kita
Ketika kau ceritakan kisah-kisah di hari tuamu kelak
Kini anak-anak itu telah tumbuh dewasa
Meski kau tak sampai disana
Ada waktu yang memisahkan hari-hari
Ada ruang yang memisah raga
Tapi doa-doa masih ada, tempat kita saling sapa
Ada tabir yang halangi pandangan
Ada rindu yang tak lagi memiliki makna gerak
Tapi karya masih ada, disana kita saling memeluk
Jumat, 22 Maret 2013
Memberi Makna Perjumpaan Pada Perpisahan
Kamis, 22 Maret 2013
Apa itu perpisahan?
Apa makna perpisahan dalam jiwa para pejuang?
Apakah itu berarti duka, atau rindu yang akan bisa membunuhmu?
Lalu apa makna perjumpaan?
Apa makna perjumpaan di hati para perindu?
Apakah berarti bahagia atau saat engkau lepaskan dahaga rindu?
Apa yang mendasari perjumpaan itu?
Di atas apakah perpisahan terjadi?
Bagi mereka, Perpisahan adalah penyebaran benih-benih kebangkitan,
yang kelak akan menjadi pohon-pohon penopang kejayaan
Bagi mereka, Perjumpaan adalah dirangkainya tiang-tiang kebangkitan,
jelang ditegakkannya imperium kejayaan
Adakah makna perpisahan yang lebih agung dari makna itu?
Adakah perjumpaan yang lebih dahsyat nilainya dari makna itu?
Tak ada lagi yg melebih makna perpisahan yang begitu.
Kecuali perjumpaan, itulah reuni para penghuni syurga
Saat, dimana mereka bercengkrama dalam kegembiraan.
Menceritakan ulang, seluruh kisah dan peristiwa yang mengantar mereka ke syurga itu
Jadi, mengapa harus ada tangis di setiap perpisahan?
Seharusnya tidak, karena muara seluruhnya adalah perjumpaan (kembali)...
Apa itu perpisahan?
Apa makna perpisahan dalam jiwa para pejuang?
Apakah itu berarti duka, atau rindu yang akan bisa membunuhmu?
Lalu apa makna perjumpaan?
Apa makna perjumpaan di hati para perindu?
Apakah berarti bahagia atau saat engkau lepaskan dahaga rindu?
Apa yang mendasari perjumpaan itu?
Di atas apakah perpisahan terjadi?
Bagi mereka, Perpisahan adalah penyebaran benih-benih kebangkitan,
yang kelak akan menjadi pohon-pohon penopang kejayaan
Bagi mereka, Perjumpaan adalah dirangkainya tiang-tiang kebangkitan,
jelang ditegakkannya imperium kejayaan
Adakah makna perpisahan yang lebih agung dari makna itu?
Adakah perjumpaan yang lebih dahsyat nilainya dari makna itu?
Tak ada lagi yg melebih makna perpisahan yang begitu.
Kecuali perjumpaan, itulah reuni para penghuni syurga
Saat, dimana mereka bercengkrama dalam kegembiraan.
Menceritakan ulang, seluruh kisah dan peristiwa yang mengantar mereka ke syurga itu
Jadi, mengapa harus ada tangis di setiap perpisahan?
Seharusnya tidak, karena muara seluruhnya adalah perjumpaan (kembali)...
Jumat, 08 Maret 2013
Empat Kata Warisan Ayah Ibuku
Jumat, 8 Maret 2013
Arif Atul Mahmudah (Ab) Dullah
Cahaya surya berdiri megah bagai tersenyum memandangi bumi. Kuatur langkah menuju perhentian. Selintas ingat aku kembali kepada satu kenangan
Di jalan silam itu tercipta sejarah. Tentang bangunan mimpi yang dimulai. Ketika mentari membelalakkan matanya pada bumi
Tertitipkan sejarah mimpi mereka dalam empat suku kata yang kubawa untuk kuwariskan. Aku selalu bangga mengenang mereka.
Tentang makna-makna yang diwariskan: Kebijaksanaan, kedalaman pengetahuan, keterpujian, dan kehambaan
Dua kali melihat, Dua kali mendengar, Satu kali berkata-kata. Itulah ajaran kebijaksanaan. Itulah ajaran kearifan yang kalian titipkan
Dua kali berkarya, Dua kali bergerak, Sekali berkata-kata. Itulah ajaran kedalaman pengetahuan. terselipkan diantaranya
Setiap kali merenungi makna-makna warian empat kata itu, aku selalu bertanya kepada diriku sendiri: "Apakah layak, harapan mereka kutanggung?"
Kebijaksanaan dan kedalaman pengetahuan mengaliri sungai kehidupan menuju muara keterpujian. Keterhormatan. Itulah jembatan antara, menuju titik akhir
Tapi muaranya bukanlah keterpujian dihadapan mereka yang juga menghamba kepada Tuhan. Bukanlah itu, aku tahu persis mimpimu
Maka mereka menutup tiga kata itu dengan penghambaan. Kesanalah seluruh makna itu bermuara.
Ini terlalu rumit dan berat. Tapi itulah doa-doa. Doa yang telah terkirimkan ke langit. Aku masih tak berhenti bertanya. Apa aku sanggup?
Arif Atul Mahmudah (Ab) Dullah
Cahaya surya berdiri megah bagai tersenyum memandangi bumi. Kuatur langkah menuju perhentian. Selintas ingat aku kembali kepada satu kenangan
Di jalan silam itu tercipta sejarah. Tentang bangunan mimpi yang dimulai. Ketika mentari membelalakkan matanya pada bumi
Tertitipkan sejarah mimpi mereka dalam empat suku kata yang kubawa untuk kuwariskan. Aku selalu bangga mengenang mereka.
Tentang makna-makna yang diwariskan: Kebijaksanaan, kedalaman pengetahuan, keterpujian, dan kehambaan
Dua kali melihat, Dua kali mendengar, Satu kali berkata-kata. Itulah ajaran kebijaksanaan. Itulah ajaran kearifan yang kalian titipkan
Dua kali berkarya, Dua kali bergerak, Sekali berkata-kata. Itulah ajaran kedalaman pengetahuan. terselipkan diantaranya
Setiap kali merenungi makna-makna warian empat kata itu, aku selalu bertanya kepada diriku sendiri: "Apakah layak, harapan mereka kutanggung?"
Kebijaksanaan dan kedalaman pengetahuan mengaliri sungai kehidupan menuju muara keterpujian. Keterhormatan. Itulah jembatan antara, menuju titik akhir
Tapi muaranya bukanlah keterpujian dihadapan mereka yang juga menghamba kepada Tuhan. Bukanlah itu, aku tahu persis mimpimu
Maka mereka menutup tiga kata itu dengan penghambaan. Kesanalah seluruh makna itu bermuara.
Ini terlalu rumit dan berat. Tapi itulah doa-doa. Doa yang telah terkirimkan ke langit. Aku masih tak berhenti bertanya. Apa aku sanggup?
Minggu, 03 Maret 2013
Jadilah Anak Muda Yang Berbeda !!
Ahad, 3 Maret 2013
#Untuk Sebuah Tugas Baru
Bagi saya, tugas ini seperti "mimpi buruk", satu tugas yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Terlalu rumit. Taip Insya Allah bisa
Saya tahu waktu saya tidak banyak. Saya juga tahu saya tidak punya pengalaman yang cukup. Selain itu ada hambatan psikologis yang besar dalam tugas ini
Tapi, itulah enaknya jadi anak muda :). Kita dikaruniakan kemampuan untuk "ngomong ceplas ceplos". Kalau salah? Insya Allah akan ditegur
Ini adalah momentum, untuk menguji apakah kita layak disebut sebagai"anak muda". Apakah ada kemungkinan gagal? sangat mungkin, tapi kita masih muda
Hari-hari yang kita akan jalani sebagai anak muda, sesungguhnya hanyalah hari-hari belajar, untuk mengakumulasi kapasitas diri kita, sampai..
sampai kita meledakkannya di usia puncak kematangan kita, Insya Allah di usia 40 tahun.
Jadi jika sekarang kita salah, segera perbaiki. Ada pengetahuan baru yang kita peroleh dari setiap pekerjaan yang kita lakukan.
Pengetahuan-pengetahuan baru yang kita peroleh dari lapangan amal, insya Allah akan semakin memperbaiki cara kita bersikap
Masa muda adalah masa-masa yang terindah dalam usia hidup kita, tapi kita akan menghabiskannya di jalan kebenaran, insya Allah
#Untuk Sebuah Tugas Baru
Bagi saya, tugas ini seperti "mimpi buruk", satu tugas yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Terlalu rumit. Taip Insya Allah bisa
Saya tahu waktu saya tidak banyak. Saya juga tahu saya tidak punya pengalaman yang cukup. Selain itu ada hambatan psikologis yang besar dalam tugas ini
Tapi, itulah enaknya jadi anak muda :). Kita dikaruniakan kemampuan untuk "ngomong ceplas ceplos". Kalau salah? Insya Allah akan ditegur
Ini adalah momentum, untuk menguji apakah kita layak disebut sebagai"anak muda". Apakah ada kemungkinan gagal? sangat mungkin, tapi kita masih muda
Hari-hari yang kita akan jalani sebagai anak muda, sesungguhnya hanyalah hari-hari belajar, untuk mengakumulasi kapasitas diri kita, sampai..
sampai kita meledakkannya di usia puncak kematangan kita, Insya Allah di usia 40 tahun.
Jadi jika sekarang kita salah, segera perbaiki. Ada pengetahuan baru yang kita peroleh dari setiap pekerjaan yang kita lakukan.
Pengetahuan-pengetahuan baru yang kita peroleh dari lapangan amal, insya Allah akan semakin memperbaiki cara kita bersikap
Masa muda adalah masa-masa yang terindah dalam usia hidup kita, tapi kita akan menghabiskannya di jalan kebenaran, insya Allah
Jumat, 01 Maret 2013
Sejarah Pengetahuan Para Pecinta (Sebuah Catatan Kecil)
Jumat 1 Maret 2013
Pukul 17.00 WITA
Praktek itu jauh lebih rumit daripada teori. Di medan amal -lah, pemahaman dan keikhlasan mereka itu mendapatkan ujian-ujian kesejatiannya
Ada setumpuk pengetahuan yang harus terus menerus mereka benturkan dengan realitas, agar sikap mereka terus menemukan jalan menuju kesempurnaannya.
Pengetahuan & Realitas yang saling berbenturan dalam waktu yang panjang, menimbulkan salah satu dari dua efek berikut
Pertama: Pengetahuan mereka habis selama benturan dengan realitas itu, sehingga sebagiannya berhenti ber-amal. Atau...
Atau kedua: realitas yang mereka temukan dilapangan amal, justru menghasilkan pengetahuan baru bagi mereka, sehingga cara ber-amal menjadi lebih baik.
Tapi para pecinta memilih yang kedua.
Maka mereka terus ber-amal, Juga tidak pernah berhenti menambah pengetahuan. Lalu mereka menguji diri mereka sendiri seberapa lama mereka mampu bertahan dihadapan realitas-realitas yang bahkan tidak mereka inginkan dan tidak mereka duga sebelumnya.
Pukul 17.00 WITA
Praktek itu jauh lebih rumit daripada teori. Di medan amal -lah, pemahaman dan keikhlasan mereka itu mendapatkan ujian-ujian kesejatiannya
Ada setumpuk pengetahuan yang harus terus menerus mereka benturkan dengan realitas, agar sikap mereka terus menemukan jalan menuju kesempurnaannya.
Pengetahuan & Realitas yang saling berbenturan dalam waktu yang panjang, menimbulkan salah satu dari dua efek berikut
Pertama: Pengetahuan mereka habis selama benturan dengan realitas itu, sehingga sebagiannya berhenti ber-amal. Atau...
Atau kedua: realitas yang mereka temukan dilapangan amal, justru menghasilkan pengetahuan baru bagi mereka, sehingga cara ber-amal menjadi lebih baik.
Tapi para pecinta memilih yang kedua.
Maka mereka terus ber-amal, Juga tidak pernah berhenti menambah pengetahuan. Lalu mereka menguji diri mereka sendiri seberapa lama mereka mampu bertahan dihadapan realitas-realitas yang bahkan tidak mereka inginkan dan tidak mereka duga sebelumnya.
Rabu, 27 Februari 2013
Ide Besar "Konspirasi" Ala Anis Matta
Rabu, 28 Februari 2013
Pukul 13.28 WITA *Dalam Perenungan Kecilku
Konspirasi, kata ini mulai menjadi populer, sejak Anis Matta mengucapkannya dalam orasi pertamanya sebagai presiden PKS. Kata Konspirasi, kini juga digunakan dalam kasus Anas Urbaningrum, khususnya oleh kalangan pendukung pak Anas Urbaningrum. Menarik!
Tapi oleh sebagian pengamat, kata Konspirasi dianggap sesuatu yang lucu, apalagi kata mereka (pengamat), tidak ada bukti untuk menjelaskaan kebenaran kata ini, ketika Anis Matta menggunakannya dalam kasus LHI. Saya pikir-pikir, apa maksud kata konspirasi dalam pidato Anis Matta beberapa waktu lalu? Apakah benar itu memang ada? lalu ditujukan ke PKS? Siapa yang melakukan? Apa tujuannya?
Ah, saya tidak punya informasi apapun tentang hal itu. Sama sekali tidak ada. Tapi bagi saya, kata Konspirasi punya energi yang sangat besar dan positif.
Dan saya tidak tertarik untuk mencari kebenaran adanya konspirasi dalam kasus LHI di PKS dan Anas Urbaningrum di Partai Demokrat. Tapi saya mau bilang begini….
Terimakasih kepada Anis Matta , karena kata konspirasi yang anda ucapkan telah (seharusnya) membangkitkan satu Kesadaran Baru bagi kita sebagai sebuah bangsa. Kesadara Baru, bahwa sebagai bangsa yang sedang tumbuh, akan ada “orang lain” yang memandang ini sebagai ancaman bagi “mereka”. Terlebih lagi, bangsa ini diperkirakan akan menjadi kekuatan baru di dunia.
Sejenak, saya teringat film Ainun Habibie, tentang bagaimana usaha keras pak BJ Habibie untuk membangun industri pesawat terbang, sebagai alat transportasi di Indonesia. Namun akhirnya gagal. Bagi saya, kisah pak BJ Habibie adalah kisah pilu anak bangsa, yang mencintai negerinya, tapi digagalkan oleh “mereka” yang tidak senang melihat bangsa ini tumbuh. “Mereka” adalah orang-orang yang tidak pernah ingin melihat bangsa ini tumbuh besar. Dan melihat kita sebagai ancaman bagi eksistensi mereka itu.
Jadi, kata Konspirasi adalah Ide Besar tentang kesadaran akan musuh. Dan kesadaran ini adalah kesadaran yang mutlak harus ada pada setiap anak bangsa. Tidak boleh tidak. Sebab bangsa yang tidak pernah mendefenisikan musuhnya secara jelas, minimal akan menghadapi dua masalah besar.
Pertama, ia tidak akan menyadari bahwa dirinya sedang “dikerjai” oleh musuh. Tapi ia merasa bahwa hidupnya berjalan normal saja, tanpa ada apa-apa yang terjadi. Kedua, ia akan sibuk dengan urusan-urusan internal pribadinya, lalu merasa seolah-olah masalah-masalah itu ad masalah yang terlampau besar. Lalu, sebagai bangsa, akhirnya lupa bahwa kita harus terus menciptakan pertumbuhan demi “mencegat” ketertinggalan kita dari bangsa lain.
Sebelum Soekarno memunculkan ide tentang revolusi mlawan penjajah, bangsa ini hidup santai, tanpa sadar bahwa mereka sedang dijajah. Tapi kesadaran akan musuh yang dihembuskan oleh Soekarno, tiba-tiba membangunan mereka, bahwa sebagai bangsa, kita bisa berdiri di atas kita sendiri, dan tidak boleh dijajah oleh siapapun di atas tanah air kita ini. Lalu lihatlah, energi persatuan dari kesadaran akan musuh, telah mengantarkan bangsa ini pada kemerdekaannya.
Jadi jika Anis Matta disebut “Soekarno Muda”, maka dalam tema konspirasi ini, ia telah “mewakili” Soekarno. Ia menghentak kesadaran akan musuh itu kepada kita semua, sebagai sebuah bangsa.
Selamat berjuang pak Anis Matta. Saya tidak sabar menunggu-nunggu, sebagaimana yang pernah anda “janjikan”, bahwa Konspirasi ini akan Anda jelaskan di HUT RI mendatang. Sekali lagi, saya tidak tetarik untuk mendengar tentang Konspirasi kepada PKS, tapi bawalah tema ini pada kita semua sebagai bangsa. Agar bangsa ini, kembali berbaris rapi dan indah untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik dan bermartabat dimata dunia
Salam cinta dari saya untukmu pak Anis Matta. “Himpunkanlah lagi, daun-daun yang berserakan ini”. Begitulah kalimat yg pernah anda tulis dalam sebuah buku Anda yang pernah saya baca beberapa tahun lalu
Pukul 13.28 WITA *Dalam Perenungan Kecilku
Konspirasi, kata ini mulai menjadi populer, sejak Anis Matta mengucapkannya dalam orasi pertamanya sebagai presiden PKS. Kata Konspirasi, kini juga digunakan dalam kasus Anas Urbaningrum, khususnya oleh kalangan pendukung pak Anas Urbaningrum. Menarik!
Tapi oleh sebagian pengamat, kata Konspirasi dianggap sesuatu yang lucu, apalagi kata mereka (pengamat), tidak ada bukti untuk menjelaskaan kebenaran kata ini, ketika Anis Matta menggunakannya dalam kasus LHI. Saya pikir-pikir, apa maksud kata konspirasi dalam pidato Anis Matta beberapa waktu lalu? Apakah benar itu memang ada? lalu ditujukan ke PKS? Siapa yang melakukan? Apa tujuannya?
Ah, saya tidak punya informasi apapun tentang hal itu. Sama sekali tidak ada. Tapi bagi saya, kata Konspirasi punya energi yang sangat besar dan positif.
Dan saya tidak tertarik untuk mencari kebenaran adanya konspirasi dalam kasus LHI di PKS dan Anas Urbaningrum di Partai Demokrat. Tapi saya mau bilang begini….
Terimakasih kepada Anis Matta , karena kata konspirasi yang anda ucapkan telah (seharusnya) membangkitkan satu Kesadaran Baru bagi kita sebagai sebuah bangsa. Kesadara Baru, bahwa sebagai bangsa yang sedang tumbuh, akan ada “orang lain” yang memandang ini sebagai ancaman bagi “mereka”. Terlebih lagi, bangsa ini diperkirakan akan menjadi kekuatan baru di dunia.
Sejenak, saya teringat film Ainun Habibie, tentang bagaimana usaha keras pak BJ Habibie untuk membangun industri pesawat terbang, sebagai alat transportasi di Indonesia. Namun akhirnya gagal. Bagi saya, kisah pak BJ Habibie adalah kisah pilu anak bangsa, yang mencintai negerinya, tapi digagalkan oleh “mereka” yang tidak senang melihat bangsa ini tumbuh. “Mereka” adalah orang-orang yang tidak pernah ingin melihat bangsa ini tumbuh besar. Dan melihat kita sebagai ancaman bagi eksistensi mereka itu.
Jadi, kata Konspirasi adalah Ide Besar tentang kesadaran akan musuh. Dan kesadaran ini adalah kesadaran yang mutlak harus ada pada setiap anak bangsa. Tidak boleh tidak. Sebab bangsa yang tidak pernah mendefenisikan musuhnya secara jelas, minimal akan menghadapi dua masalah besar.
Pertama, ia tidak akan menyadari bahwa dirinya sedang “dikerjai” oleh musuh. Tapi ia merasa bahwa hidupnya berjalan normal saja, tanpa ada apa-apa yang terjadi. Kedua, ia akan sibuk dengan urusan-urusan internal pribadinya, lalu merasa seolah-olah masalah-masalah itu ad masalah yang terlampau besar. Lalu, sebagai bangsa, akhirnya lupa bahwa kita harus terus menciptakan pertumbuhan demi “mencegat” ketertinggalan kita dari bangsa lain.
Sebelum Soekarno memunculkan ide tentang revolusi mlawan penjajah, bangsa ini hidup santai, tanpa sadar bahwa mereka sedang dijajah. Tapi kesadaran akan musuh yang dihembuskan oleh Soekarno, tiba-tiba membangunan mereka, bahwa sebagai bangsa, kita bisa berdiri di atas kita sendiri, dan tidak boleh dijajah oleh siapapun di atas tanah air kita ini. Lalu lihatlah, energi persatuan dari kesadaran akan musuh, telah mengantarkan bangsa ini pada kemerdekaannya.
Jadi jika Anis Matta disebut “Soekarno Muda”, maka dalam tema konspirasi ini, ia telah “mewakili” Soekarno. Ia menghentak kesadaran akan musuh itu kepada kita semua, sebagai sebuah bangsa.
Selamat berjuang pak Anis Matta. Saya tidak sabar menunggu-nunggu, sebagaimana yang pernah anda “janjikan”, bahwa Konspirasi ini akan Anda jelaskan di HUT RI mendatang. Sekali lagi, saya tidak tetarik untuk mendengar tentang Konspirasi kepada PKS, tapi bawalah tema ini pada kita semua sebagai bangsa. Agar bangsa ini, kembali berbaris rapi dan indah untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik dan bermartabat dimata dunia
Salam cinta dari saya untukmu pak Anis Matta. “Himpunkanlah lagi, daun-daun yang berserakan ini”. Begitulah kalimat yg pernah anda tulis dalam sebuah buku Anda yang pernah saya baca beberapa tahun lalu
Ide Besar "Konspirasi" Ala Anis Matta
Rabu, 28 Februari 2013
Pukul 13.28 WITA *Dalam Perenungan Kecilku
#1. #Konspirasi, kata ini mulai jadi sangat populer, sejak @anismatta mengucapkannya dlm orasi pertamanya sebagai presiden PKS
#2. Kata #Konspirasi, kini juga digunakan dalam kasus @anasurbaningrum, utamanya dari kalangan pendukungnya. Menarik!
#3. Tapi oleh sebagian pengamat, kata #Konspirasi dianggap sesuatu yang lucu, apalagi kata mereka, tidak ada bukti ut kebenaran kata ini
#4. Saya pikir2, apa maksud kata #Konspirasi dalam pidato @anismatta beberapa waktu lalu? Apakah benar ada? ditujukan ke PKS? Siapa?
5. Ah, saya tidak punya informasi apapun tentang itu. Sama sekali tidak ada. Tapi bagi saya, kata #Konspirasi punya energi yg sangat besar.
#6. Dan saya tidak tertarik untuk mencari kebenaran #Konspirasi dalam kasus PKS dan Partai Demokrat. Tapi saya mau bilang begini....
#7. Terimakasih kepada @anismatta , karena kata #Konspirasi yg diucapkannya telah membangkitkan satu #KesadaranBaru bagi kita sbg bangsa
#8. #KesadaraBaru, bahwa sebagai bangsa yang sdg tumbuh, ada "orang lain" yang memandang ini sebagai ancaman bagi "mereka" #Konspirasi
#9. Saya jadi teringat film #AinunHabibie, bgmn usaha keras pak #Habibie ut membangun industri pesawat terbang, akhirnya gagal #Konspirasi
#10. Bagi saya, kisah pak #Habibie adalah kisah pilu anak bangsa, yg mencintai negerinya, tapi digagalkan oleh "mereka". #Konspirasi
#11. #Mereka ad orang2 yang tidak pernah ingin melihat bangsa ini tumbuh besar. Melihat kita, sebagai ancaman. #Konspirasi
#12. Jadi, kata #Konspirasi ad #IdeBesar tentang kesadaran akan musuh. Dan ini adalah kesadaran yg mutlak harus ada. Tidak boleh tidak
#13. Bangsa yg tidak pernah mendefenisikan musuhnya secara jelas, minimal akan menghadapi dua masalah besar #Konspirasi
14. Pertama, ia tidak akan menyadari bahwa dirinya sedang "dikerjai" oleh musuh. Tapi ia merasa bhwa hidupnya berjalan normal sj #Konspirasi
15. Kedua, ia akan sibuk dengan urusan-urusan pribadinya, lalu merasa seolah2 masalah itu ad masalah yg terlampau besar #Konspirasi
16. Lalu, sebagai bangsa, akhirnya lupa bahwa kita harus terus menciptakan pertumbuhan demi "mencegat" ketertinggalan #Konspirasi
17. Sebelum Soekarno memunculkan ide tentang #Revolusi mlawan penjajah, bangsa ini hidup santai, tanpa sadar bhw mrk sdg dijajah #Konspirasi
18. Tapi kesadaran akan musuh dari #Soekarno, tiba2 membangunan mrk, bhw sbg bangsa, kita bisa berdiri di atas kita sendiri #Konspirasi
19. Lalu lihatlah, energi #Persatuan dari kesadaran akan musuh, telah mengantarkan bangsa ini pada kemerdekaannya. #Konspirasi
20. Maka jika @anismatta disebut "Soekarno Muda", mk dlm tema #Konspirasi ini, beliau telah "mewakili" Soekrno. Ia menghentak kesadaran itu
21. Selamat berjuang pak @anismatta. Sy menunggu2, sbgmn yg pernah anda "janjikan", #Konspirasi ini akan anda jelaskan di HUT RI mendatang
22. Tapi saya sekali lagi, tidak tetarik ut mendengar #KonspirasiKePKS, tapi bawalah tema ini, pada kita semua sbg bangsa. #Konspirasi
23. Agar bangsa ini, kembali berbaris rapi dan indah, untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik, dan bermartabat. #Konspirasi
24. Salam cinta dariku pak @anismatta. "Himpunkanlah lagi, daun-daun yang berserakan ini". Begitulah kalimat yg prn anda tulis #Konspirasi
Pukul 13.28 WITA *Dalam Perenungan Kecilku
#1. #Konspirasi, kata ini mulai jadi sangat populer, sejak @anismatta mengucapkannya dlm orasi pertamanya sebagai presiden PKS
#2. Kata #Konspirasi, kini juga digunakan dalam kasus @anasurbaningrum, utamanya dari kalangan pendukungnya. Menarik!
#3. Tapi oleh sebagian pengamat, kata #Konspirasi dianggap sesuatu yang lucu, apalagi kata mereka, tidak ada bukti ut kebenaran kata ini
#4. Saya pikir2, apa maksud kata #Konspirasi dalam pidato @anismatta beberapa waktu lalu? Apakah benar ada? ditujukan ke PKS? Siapa?
5. Ah, saya tidak punya informasi apapun tentang itu. Sama sekali tidak ada. Tapi bagi saya, kata #Konspirasi punya energi yg sangat besar.
#6. Dan saya tidak tertarik untuk mencari kebenaran #Konspirasi dalam kasus PKS dan Partai Demokrat. Tapi saya mau bilang begini....
#7. Terimakasih kepada @anismatta , karena kata #Konspirasi yg diucapkannya telah membangkitkan satu #KesadaranBaru bagi kita sbg bangsa
#8. #KesadaraBaru, bahwa sebagai bangsa yang sdg tumbuh, ada "orang lain" yang memandang ini sebagai ancaman bagi "mereka" #Konspirasi
#9. Saya jadi teringat film #AinunHabibie, bgmn usaha keras pak #Habibie ut membangun industri pesawat terbang, akhirnya gagal #Konspirasi
#10. Bagi saya, kisah pak #Habibie adalah kisah pilu anak bangsa, yg mencintai negerinya, tapi digagalkan oleh "mereka". #Konspirasi
#11. #Mereka ad orang2 yang tidak pernah ingin melihat bangsa ini tumbuh besar. Melihat kita, sebagai ancaman. #Konspirasi
#12. Jadi, kata #Konspirasi ad #IdeBesar tentang kesadaran akan musuh. Dan ini adalah kesadaran yg mutlak harus ada. Tidak boleh tidak
#13. Bangsa yg tidak pernah mendefenisikan musuhnya secara jelas, minimal akan menghadapi dua masalah besar #Konspirasi
14. Pertama, ia tidak akan menyadari bahwa dirinya sedang "dikerjai" oleh musuh. Tapi ia merasa bhwa hidupnya berjalan normal sj #Konspirasi
15. Kedua, ia akan sibuk dengan urusan-urusan pribadinya, lalu merasa seolah2 masalah itu ad masalah yg terlampau besar #Konspirasi
16. Lalu, sebagai bangsa, akhirnya lupa bahwa kita harus terus menciptakan pertumbuhan demi "mencegat" ketertinggalan #Konspirasi
17. Sebelum Soekarno memunculkan ide tentang #Revolusi mlawan penjajah, bangsa ini hidup santai, tanpa sadar bhw mrk sdg dijajah #Konspirasi
18. Tapi kesadaran akan musuh dari #Soekarno, tiba2 membangunan mrk, bhw sbg bangsa, kita bisa berdiri di atas kita sendiri #Konspirasi
19. Lalu lihatlah, energi #Persatuan dari kesadaran akan musuh, telah mengantarkan bangsa ini pada kemerdekaannya. #Konspirasi
20. Maka jika @anismatta disebut "Soekarno Muda", mk dlm tema #Konspirasi ini, beliau telah "mewakili" Soekrno. Ia menghentak kesadaran itu
21. Selamat berjuang pak @anismatta. Sy menunggu2, sbgmn yg pernah anda "janjikan", #Konspirasi ini akan anda jelaskan di HUT RI mendatang
22. Tapi saya sekali lagi, tidak tetarik ut mendengar #KonspirasiKePKS, tapi bawalah tema ini, pada kita semua sbg bangsa. #Konspirasi
23. Agar bangsa ini, kembali berbaris rapi dan indah, untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik, dan bermartabat. #Konspirasi
24. Salam cinta dariku pak @anismatta. "Himpunkanlah lagi, daun-daun yang berserakan ini". Begitulah kalimat yg prn anda tulis #Konspirasi
Senin, 25 Februari 2013
Merenda Mimpi, Membiakkan Harapan
Senin, 25 Februari 2013
Merenda mimpi | Membiakkan harapan | Aku tidak mau terpenjara disini | Jalan yang ingin aku tempuh masih panjang #MimpiAnakKampung
Aku punya mimpi | Suatu saat aku akan menulis surat | Judulnya: "Indonesia, Tanah Airku, Kini...aku kembali" | #MimpiAnakKampung
Jika mrk bertanya | Hendak kemana langkah menempuh jalannya? | Hendak kemana mimpi menemui permaisurinya? #MimpiAnakKampung
Dan terus bertanya | Hendak dimana akhirnya harapan membiak? | hingga purna juga akhirnya menuju keabadian #MimpiAnakKampung
Aku jawab | Semuanya, seluruhnya, akan aku rengkuh di sepanjang jalan dan di seluruh langkah-langkah ku menuju keabadian #MimpiAnakKampung
Merenda mimpi | Membiakkan harapan | Aku tidak mau terpenjara disini | Jalan yang ingin aku tempuh masih panjang #MimpiAnakKampung
Aku punya mimpi | Suatu saat aku akan menulis surat | Judulnya: "Indonesia, Tanah Airku, Kini...aku kembali" | #MimpiAnakKampung
Jika mrk bertanya | Hendak kemana langkah menempuh jalannya? | Hendak kemana mimpi menemui permaisurinya? #MimpiAnakKampung
Dan terus bertanya | Hendak dimana akhirnya harapan membiak? | hingga purna juga akhirnya menuju keabadian #MimpiAnakKampung
Aku jawab | Semuanya, seluruhnya, akan aku rengkuh di sepanjang jalan dan di seluruh langkah-langkah ku menuju keabadian #MimpiAnakKampung
Selasa, 19 Februari 2013
Hidup Mereka Hanya: Ibadah dan Perang
Selasa, 20 Februari 2013
Pukul 16.34 WITA
13 tahun pertama kenabiannya, dijalani Rasulullah SAW bersama para sahabatnya di Makkah.
Fase makkah adalah fase yang dijalani Rasulullah dan kaum muslimin dengan penuh penindasan tapi tanpa perlawan. setelah 3 tahun pertama Rasulullah mengajak kaum Quraisy ke dalam islam secara sembunyi-sembunyi
Fase Makkah adalah tahun-tahun yang dijalani tanpa perang dan Rasulullah hanya fokus kepada mengajak manusia kepada islam. Dan membentuk pribadi-pribadi muslim yang kelak akan menjadi struktur inti masyarakat islam, yang kelak akan mengisi posisi posisi inti "masyarakat islam" Madinah, ketika islam telah berkespansi lebih jauh menjamah struktur politik masyarakat di madinah 13 tahun kemudian
Hijrah, adalah batas tegas bahwa islam telah bertransformasi menjadi bagian dari institusi negara, madinah.
Tapi 10 tahun di madinah, adalah tahun-tahun peperangan terbuka. Tidak kurang dari 68 kali kaum muslimin menghadapi peperangan fisik dan 23 kali diantaranya dipimpin oleh Rasulullah SAW. selama kurun waktu 10 tahun itu. Inilah yang jarang kita perhatikan ketika membaca sejarah nabi.
Era institusi, adalah era peperangan terbuka. Kita sering berbicara tentang "indahnya" Madinah dibawah pimpinan Rasulullah SAW. Tapi kita jarang meresapi, betapa beratnya hari-hari yang harus mereka lalui disepanjang tahun-tahun itu.
Tidak kurang dari 7 kali dalam setahun kaum muslimin bersama Rasulullah menjalani perang fisik. Tapi kita juga mungkin jarang membaca detil hari-hari yang mereka jalani disepanjang tahun-tahun itu. kapan mereka harus "menyeru manusia"?, kapan mereka harus mengurusi bisnis usaha mereka? Bagaimana mereka harus menjalani dan menghadapi isu-isu yang pasti ada? Bagaimana mereka harus menjalankan peran mereka sebagai suami, sebagai anak,sebagai istri? Kapan mereka harus melaksanakan kewajiban ibadah mereka kepada Allah SWT?
Saat ini, kita sedang berupaya mengantar islam ini tampil sebagai jalan baru bagi penyelesaian seluruh masalah kita sebagai bangsa. Ini adalah lompatan sekaligus hal ini dirasakan sebagai ancaman oleh sebagian orang. Ketika melompat, kaki kita bisa patah, tapi musuh juga menyediakan jebakan-jebakan yang dahsyat untuk menghentikan gerak kita.
Jadi jika saat ini kita menyaksikan realitas-realitas yang rumit seperti ini, seharusnya itu tidak lagi mengherankan dan membingungkan kita. Karena Ini adalah tabiat yang pasti kita temui.
Jadi, mari kita nikmati saja semua drama ini, Mari kita syukur, bahwa mungkin ini adalah hadiah yang dikaruniakan-Nya kepada kita di usia yang masih muda ini.
Mudah-mudahan ini adalah tahun-tahun yang kelak akan kita kenang sebagai hari-hari dimana usia kita ini, kita kontribusikan sebagian besar atau mungkin seluruhnya untuk perjuangan ini dan kita ceritakan kembali di usia tua kita kelak, kepada anak-anak cucu kita, generasi yang mungkin ditangan merekalah dakwah ini akan dimenangkan, tapi kita telah menjalankan peran, mengantarkan dakwah ini terus berjalan menuju kemenangannya,meski kita juga sering berharap kitalah yang memenangnkannya.
Pukul 16.34 WITA
13 tahun pertama kenabiannya, dijalani Rasulullah SAW bersama para sahabatnya di Makkah.
Fase makkah adalah fase yang dijalani Rasulullah dan kaum muslimin dengan penuh penindasan tapi tanpa perlawan. setelah 3 tahun pertama Rasulullah mengajak kaum Quraisy ke dalam islam secara sembunyi-sembunyi
Fase Makkah adalah tahun-tahun yang dijalani tanpa perang dan Rasulullah hanya fokus kepada mengajak manusia kepada islam. Dan membentuk pribadi-pribadi muslim yang kelak akan menjadi struktur inti masyarakat islam, yang kelak akan mengisi posisi posisi inti "masyarakat islam" Madinah, ketika islam telah berkespansi lebih jauh menjamah struktur politik masyarakat di madinah 13 tahun kemudian
Hijrah, adalah batas tegas bahwa islam telah bertransformasi menjadi bagian dari institusi negara, madinah.
Tapi 10 tahun di madinah, adalah tahun-tahun peperangan terbuka. Tidak kurang dari 68 kali kaum muslimin menghadapi peperangan fisik dan 23 kali diantaranya dipimpin oleh Rasulullah SAW. selama kurun waktu 10 tahun itu. Inilah yang jarang kita perhatikan ketika membaca sejarah nabi.
Era institusi, adalah era peperangan terbuka. Kita sering berbicara tentang "indahnya" Madinah dibawah pimpinan Rasulullah SAW. Tapi kita jarang meresapi, betapa beratnya hari-hari yang harus mereka lalui disepanjang tahun-tahun itu.
Tidak kurang dari 7 kali dalam setahun kaum muslimin bersama Rasulullah menjalani perang fisik. Tapi kita juga mungkin jarang membaca detil hari-hari yang mereka jalani disepanjang tahun-tahun itu. kapan mereka harus "menyeru manusia"?, kapan mereka harus mengurusi bisnis usaha mereka? Bagaimana mereka harus menjalani dan menghadapi isu-isu yang pasti ada? Bagaimana mereka harus menjalankan peran mereka sebagai suami, sebagai anak,sebagai istri? Kapan mereka harus melaksanakan kewajiban ibadah mereka kepada Allah SWT?
Saat ini, kita sedang berupaya mengantar islam ini tampil sebagai jalan baru bagi penyelesaian seluruh masalah kita sebagai bangsa. Ini adalah lompatan sekaligus hal ini dirasakan sebagai ancaman oleh sebagian orang. Ketika melompat, kaki kita bisa patah, tapi musuh juga menyediakan jebakan-jebakan yang dahsyat untuk menghentikan gerak kita.
Jadi jika saat ini kita menyaksikan realitas-realitas yang rumit seperti ini, seharusnya itu tidak lagi mengherankan dan membingungkan kita. Karena Ini adalah tabiat yang pasti kita temui.
Jadi, mari kita nikmati saja semua drama ini, Mari kita syukur, bahwa mungkin ini adalah hadiah yang dikaruniakan-Nya kepada kita di usia yang masih muda ini.
Mudah-mudahan ini adalah tahun-tahun yang kelak akan kita kenang sebagai hari-hari dimana usia kita ini, kita kontribusikan sebagian besar atau mungkin seluruhnya untuk perjuangan ini dan kita ceritakan kembali di usia tua kita kelak, kepada anak-anak cucu kita, generasi yang mungkin ditangan merekalah dakwah ini akan dimenangkan, tapi kita telah menjalankan peran, mengantarkan dakwah ini terus berjalan menuju kemenangannya,meski kita juga sering berharap kitalah yang memenangnkannya.
Jumat, 15 Februari 2013
Modal Ruhiyyah
Jumat, 16 Februari 2012
1. Saya mau share-kan tentang #TarbiyahRuhiyah, ttg salah satu doa yg kita baca dlm dzikir pagi petang kita.
2. "Allahumma inni a`udzubika minal hamm wal hazan". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari #kegelisahan dan #kesedihan.
3. "Wa`audzubika minal ajz wal kasal". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari #kelemahan dan #kemalasan.
4. "Wa`audzubika minal jubn wal bukhl". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari sifat #pengecut dan #bakhil.
5. "Wa`audzubika min ghalabatid dayn wa qahrir rijal". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dr tekanan #hutang & #dominasi org2.
6. .....adalah salah satu doa yg selalu kita baca dalam dzikir pagi petang kita. Semua sifat2 tadi, bekerja berturut2.
7. #kegelisahan & #kesedihan itu adanya di dalam #hati. Inilah racun yg menjadi sumber kerapuhan ruhiyah kita.
8. Lalu sifat-sifat tadi berubah dlm bentuk karakter yg nampak secara individu berupa #kelemahan & #kemalasan. Tapi....
9. Tapi, #kelemahan & #kemalasan tadi memiliki pengaruh pd individu dlm konteks hubungan sosialnya dg orang lain. Berupa...
10...Berupa #ketakutan menghadapi musuh (#pengecut) dan ketidakrelaan seseorang untuk #berkorban (#bakhil).
11. Dan yg tampak kemudian secara keseluruhan dari dirinya ad #ketergantungan secara ekonomi dan politik. serta...
12....serta ia menjadi gampang di #intimidasi oleh orang lain. Itulah yg dimaksudkan dg al- #hammu wal #hazan.
Kita akan memasuki masa-masa yang penuh pertarungan dan konflik. Karena kita akan segera masuk ke fase pengelolaan negara. Dan itu adalah fase yang rumit. Jika kita mampu bertahan, maka insya Allah sejarah kita akan terus berlanjut. Jika tidak, maka kita akan berakhir.
Kalau kita membuka siroh nabawiah. Fase Madinah adalah fase dimana islam mentransformasikan dirinya lebih luas menjadi sebuah institusi "negara" madinah. Ketahuilah bahwa hari-hari di Madinah ini adalah masa-masa yang panjang dan penuh konflik.
Selama 10 tahun di Madinah, kaum muslimin menjalani peperangan sekitar 68 kali, dan 28 diantaranya dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW. Jadi dalam setahun, kaum muslimin harus menjalani perang setidaknya 7 kali. Dan Rasulullah harus memimpin perang itu setidaknya 3 kali dalam setahun.
Inilah kesadaran, yang harus kita kuatkan dalam diri kita. Perang yang akan kita hadapi mungkin bukan peperangan fisik. Tetapi, konflik dan makar akan menjadi fakta yang tidak mungkin kita hindari di marahalah ini. Beberapa waktu terakhir ini, kita semua mulai merasakan dan menyaksikan itu terjadi.
Salah satu persiapan yang penting dan tidak mungkin kita abaikan adalah menyelesaikan akar masalah dari seluruh sebab dimana kita tidak bisa kuat dalam menghadapi masa-masa yang rumit seperti ini. Akar masalah yang saya maksud adalah,apa yang ada di dalam hati kita. Yaitu Al hammu wal hazan, sebagaimana yang disebutkan dalam doa di atas.
Para pemimpin dan ulama dakwah ini telah menjelaskan, bahwa kegelisahan dan kesedihan itu bermula dari "kelemahan iman". Karena ibadah dan hubungan yang lemah dengan Allah SWT. Maka mari kita kuuatkan kembali dan memenuhi kembali seluruh kewajiban amal dan ibadah harian kita.
Wallahualam
1. Saya mau share-kan tentang #TarbiyahRuhiyah, ttg salah satu doa yg kita baca dlm dzikir pagi petang kita.
2. "Allahumma inni a`udzubika minal hamm wal hazan". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari #kegelisahan dan #kesedihan.
3. "Wa`audzubika minal ajz wal kasal". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari #kelemahan dan #kemalasan.
4. "Wa`audzubika minal jubn wal bukhl". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dari sifat #pengecut dan #bakhil.
5. "Wa`audzubika min ghalabatid dayn wa qahrir rijal". Ya Allah, aku berlindung kpd-Mu dr tekanan #hutang & #dominasi org2.
6. .....adalah salah satu doa yg selalu kita baca dalam dzikir pagi petang kita. Semua sifat2 tadi, bekerja berturut2.
7. #kegelisahan & #kesedihan itu adanya di dalam #hati. Inilah racun yg menjadi sumber kerapuhan ruhiyah kita.
8. Lalu sifat-sifat tadi berubah dlm bentuk karakter yg nampak secara individu berupa #kelemahan & #kemalasan. Tapi....
9. Tapi, #kelemahan & #kemalasan tadi memiliki pengaruh pd individu dlm konteks hubungan sosialnya dg orang lain. Berupa...
10...Berupa #ketakutan menghadapi musuh (#pengecut) dan ketidakrelaan seseorang untuk #berkorban (#bakhil).
11. Dan yg tampak kemudian secara keseluruhan dari dirinya ad #ketergantungan secara ekonomi dan politik. serta...
12....serta ia menjadi gampang di #intimidasi oleh orang lain. Itulah yg dimaksudkan dg al- #hammu wal #hazan.
Kita akan memasuki masa-masa yang penuh pertarungan dan konflik. Karena kita akan segera masuk ke fase pengelolaan negara. Dan itu adalah fase yang rumit. Jika kita mampu bertahan, maka insya Allah sejarah kita akan terus berlanjut. Jika tidak, maka kita akan berakhir.
Kalau kita membuka siroh nabawiah. Fase Madinah adalah fase dimana islam mentransformasikan dirinya lebih luas menjadi sebuah institusi "negara" madinah. Ketahuilah bahwa hari-hari di Madinah ini adalah masa-masa yang panjang dan penuh konflik.
Selama 10 tahun di Madinah, kaum muslimin menjalani peperangan sekitar 68 kali, dan 28 diantaranya dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW. Jadi dalam setahun, kaum muslimin harus menjalani perang setidaknya 7 kali. Dan Rasulullah harus memimpin perang itu setidaknya 3 kali dalam setahun.
Inilah kesadaran, yang harus kita kuatkan dalam diri kita. Perang yang akan kita hadapi mungkin bukan peperangan fisik. Tetapi, konflik dan makar akan menjadi fakta yang tidak mungkin kita hindari di marahalah ini. Beberapa waktu terakhir ini, kita semua mulai merasakan dan menyaksikan itu terjadi.
Salah satu persiapan yang penting dan tidak mungkin kita abaikan adalah menyelesaikan akar masalah dari seluruh sebab dimana kita tidak bisa kuat dalam menghadapi masa-masa yang rumit seperti ini. Akar masalah yang saya maksud adalah,apa yang ada di dalam hati kita. Yaitu Al hammu wal hazan, sebagaimana yang disebutkan dalam doa di atas.
Para pemimpin dan ulama dakwah ini telah menjelaskan, bahwa kegelisahan dan kesedihan itu bermula dari "kelemahan iman". Karena ibadah dan hubungan yang lemah dengan Allah SWT. Maka mari kita kuuatkan kembali dan memenuhi kembali seluruh kewajiban amal dan ibadah harian kita.
Wallahualam
Rabu, 13 Februari 2013
Cinta Untuk Anis Matta
Kini kita tidak lagi "memiliki" dirinya secara utuh,
ia telah "keluar" untuk menjadi milik orang kebanyakan.
Milik Bangsa seluruhnya
Kini ia "keluar", dari dirinya sendiri,
juga dari diri kita semua, menuju orang lain,
menuju bangsa dan menuju manusia seluruhnya.
Kini serial kepahlawan, serial cinta dan serial pembelajaran,
akan menyata dan telah menemukan ruang realisasinya
Lalu aku berkata : Selamat datang, Pimpinlah kafilah ini,
karena sebentar lagi sejarah akan kita tuliskan disini, Indonesia
Dengan engkau sebagai pimpinan kafilah panjang ini,
kami akan selalu bersamu...merealisasikan tugas sejarah kita sebagai muslim
Kami juga secara perlahan untuk mulai "keluar" dari diri kami sendiri,
kemudian menuju orang lain
Mari kita ciptakan lagi sejarah kepahlawan,
karena seperti katamu lagi: Pahlawan itu adalah kamu, aku dan mereka
Kini sebuah generasi baru telah lahir,
akan segera tampil dipanggung Indonesia untuk menghadirkan cinta,
Ayah dan ibu mereka adalah Islam,
mereka akan memerankan kepahlawanan
Kami mungkin tak memiliki sifat seperti katamu dalam "serial kepahlawan"
Kami juga mungkin tak memiliki cinta sebesar dah sedahsyat
seperti cerita yg kau kisahkan dalam "serial cinta"
Tapi kami kami akan terus "menjadi pembelajar",
agar bisa mengikuti jalan cinta para pahlawan.
Kami akan coba semampu kami
Seperti kata guru kita semua, Ust Hilmi Aminuddin,
bahwa kita datang membawa misi "cinta" kepada semua manusia
Seperti juga kata cinta Imam Hasan Al Banna dalam "dakwatuna":
"kami mencintai kalian, lebih dari diri kami sendiri"
Berusaha semampu diri, mengikuti dahsyatnya cinta Rasulullah SAW
kepada manusia (Q.S. At Taubah : 128)
Kita akan terus bersama jika kita semua saling mencintai.
Seperti kata Rasulullah : "Setiap orang akan bersama dengan yang dicintainya"
Maka, izinkan kami bersamamu
untuk memenuhi langit Indonesia ini dengan cinta.
Agar dunia politik tak lagi hitam
Agar dunia politik tak lagi kejam.
Oleh mereka yang datang kesana tanpa membawa cinta.
Juga, kepada kehidupan indonesia seluruhnya
ia telah "keluar" untuk menjadi milik orang kebanyakan.
Milik Bangsa seluruhnya
Kini ia "keluar", dari dirinya sendiri,
juga dari diri kita semua, menuju orang lain,
menuju bangsa dan menuju manusia seluruhnya.
Kini serial kepahlawan, serial cinta dan serial pembelajaran,
akan menyata dan telah menemukan ruang realisasinya
Lalu aku berkata : Selamat datang, Pimpinlah kafilah ini,
karena sebentar lagi sejarah akan kita tuliskan disini, Indonesia
Dengan engkau sebagai pimpinan kafilah panjang ini,
kami akan selalu bersamu...merealisasikan tugas sejarah kita sebagai muslim
Kami juga secara perlahan untuk mulai "keluar" dari diri kami sendiri,
kemudian menuju orang lain
Mari kita ciptakan lagi sejarah kepahlawan,
karena seperti katamu lagi: Pahlawan itu adalah kamu, aku dan mereka
Kini sebuah generasi baru telah lahir,
akan segera tampil dipanggung Indonesia untuk menghadirkan cinta,
Ayah dan ibu mereka adalah Islam,
mereka akan memerankan kepahlawanan
Kami mungkin tak memiliki sifat seperti katamu dalam "serial kepahlawan"
Kami juga mungkin tak memiliki cinta sebesar dah sedahsyat
seperti cerita yg kau kisahkan dalam "serial cinta"
Tapi kami kami akan terus "menjadi pembelajar",
agar bisa mengikuti jalan cinta para pahlawan.
Kami akan coba semampu kami
Seperti kata guru kita semua, Ust Hilmi Aminuddin,
bahwa kita datang membawa misi "cinta" kepada semua manusia
Seperti juga kata cinta Imam Hasan Al Banna dalam "dakwatuna":
"kami mencintai kalian, lebih dari diri kami sendiri"
Berusaha semampu diri, mengikuti dahsyatnya cinta Rasulullah SAW
kepada manusia (Q.S. At Taubah : 128)
Kita akan terus bersama jika kita semua saling mencintai.
Seperti kata Rasulullah : "Setiap orang akan bersama dengan yang dicintainya"
Maka, izinkan kami bersamamu
untuk memenuhi langit Indonesia ini dengan cinta.
Agar dunia politik tak lagi hitam
Agar dunia politik tak lagi kejam.
Oleh mereka yang datang kesana tanpa membawa cinta.
Juga, kepada kehidupan indonesia seluruhnya
Sabtu, 09 Februari 2013
Ku Ucapkan Terimakasih Kepadamu, Kenangan
10 Februari 2013
Pukul 17.11 WITA
Aku tahu engkau tidak pernah pergi dari kenanganku.
Maka disaat seperti inilah aku selalu mengenangmu
Selalu kuucapkan terimakasih pada kenangan.
Karena ia telah mengizinkanmu
untuk tetap menghuni salah satu ruang dirinya
Jadi, jika suatu waktu aku teringat padamu,
aku selalu saja berlari untuk mengetuk pintu
dimana engkau menghuni bilik kenangan
Jujur saja. kerinduan padamu selalu saja datang menyapaku.
Saya berbahagia karena aku bisa menemuimu disana
di dalam bilik kenanganku
Saya berdoa kepada Tuhan kita,
semoga kelak, kita diberikan kesempatan
untuk bisa kembali duduk bersama di beranda masa depan
Aku ingin menceritakan semuanya padamu.
Semua hari-hari yang aku lalui setelah kepergianmu
dengan seluruh detil peristiwanya...
Akan kuceritakan padamu bagaimana kami mewujudkan harapan-harapanmu.
Akan kuceritakan padamu, bagaimana kami mengikuti jalanmu
Sungguh, aku sering menatapi potret burammu.
Sesekali aku harapkan engkau tersenyum padaku.
Agar hilang kerinduanku...
Kata mereka kerinduan itu menyiksa
Tapi aku hanya merasakan bahwa
setiap kali kerinduan datang, aku segera bangkit melangkah
Krn engkau telah mewariskan kami "mimpi-mimpi".
Lalu kau kirimkan doa-doa ke langit
untuk menaungi kami dalam hidup, agar Tuhan membimbing kami
Maka aku akan selalu menyapamu dalam doa-doaku.
Itu persembahanku untuk ruhmu,
sebagai kado cintaku yg besar kepadamu
Maka akan kuwujudkan harapan-harapan baikmu.
Itulah pelukkan eratku
isyarat rinduku yang sangat kepadamu
Pukul 17.11 WITA
Aku tahu engkau tidak pernah pergi dari kenanganku.
Maka disaat seperti inilah aku selalu mengenangmu
Selalu kuucapkan terimakasih pada kenangan.
Karena ia telah mengizinkanmu
untuk tetap menghuni salah satu ruang dirinya
Jadi, jika suatu waktu aku teringat padamu,
aku selalu saja berlari untuk mengetuk pintu
dimana engkau menghuni bilik kenangan
Jujur saja. kerinduan padamu selalu saja datang menyapaku.
Saya berbahagia karena aku bisa menemuimu disana
di dalam bilik kenanganku
Saya berdoa kepada Tuhan kita,
semoga kelak, kita diberikan kesempatan
untuk bisa kembali duduk bersama di beranda masa depan
Aku ingin menceritakan semuanya padamu.
Semua hari-hari yang aku lalui setelah kepergianmu
dengan seluruh detil peristiwanya...
Akan kuceritakan padamu bagaimana kami mewujudkan harapan-harapanmu.
Akan kuceritakan padamu, bagaimana kami mengikuti jalanmu
Sungguh, aku sering menatapi potret burammu.
Sesekali aku harapkan engkau tersenyum padaku.
Agar hilang kerinduanku...
Kata mereka kerinduan itu menyiksa
Tapi aku hanya merasakan bahwa
setiap kali kerinduan datang, aku segera bangkit melangkah
Krn engkau telah mewariskan kami "mimpi-mimpi".
Lalu kau kirimkan doa-doa ke langit
untuk menaungi kami dalam hidup, agar Tuhan membimbing kami
Maka aku akan selalu menyapamu dalam doa-doaku.
Itu persembahanku untuk ruhmu,
sebagai kado cintaku yg besar kepadamu
Maka akan kuwujudkan harapan-harapan baikmu.
Itulah pelukkan eratku
isyarat rinduku yang sangat kepadamu
Senin, 04 Februari 2013
Berhentilah Merindukan Datangnya Nabi Masa Kini
Senin, 14 Februari 2013
Pukul 13.40 WITA
1. Apakah pagi ini, kau rasakan langit begitu gelap? Aku bisa mengerti, krn byk hati yg msh sj yg tertutupi mendung.
2. Riuh dan gaduh kau saksikan dimana-dimana. Bahkan juga didalam hatimu sendiri.
3. Itulah sebabnya kau merindukan nabi - nabi. Kau harapkan ia datang menyeka gelap yg sdg membelenggumu
4. Aku tegaskan, skrg tak ada lagi nabi yang akan diutus Tuhan untuk mengeluarkan kita dari gelap ini
5. Maka jika ada yg menjanjikan, bhw mrk akan mengajak kita keluar dari gelap ini. Percayalah bhw mrk pasti manusia
6. Jgn kau sandarkan rindumu pd hadirnya nabi-nabi suci, pd mrk yg sdg mengajakmu. Krn engkau akan segera kecewa
7. Jd jika nanti mrk salah, jgn kau lampiaskan kecewamu dg begitu keras, krn kerinduanmu pd nabi-nabi tadi
8. Jgn lagi. Hentikanlah kerinduanmu pd hadirnya nabi-nabi itu, pada sosok-sosok naif itu. krn mrk hanyalah manusia biasa. sepertimu jg
9. Ya, mrk manusia sepertimu jg. Mrk hanya sedang berangkulan, berpegangan tangan, menuju realisasi tugas kemanusiaan mrk sbg hamba Tuhan
10. Jk nanti kamu sdh berpikir bhw mrk manusia. Barangkalai engkau akan tergoda ut menyambut uluran tangan mereka? Sambutlah
11. Krn mereka akan mengajak menaiki perahu cinta untuk mengarungi gelapnya malam kehidupan yg sdg kau rasakan skrg. Siapapun dirimu.
12. Mrk memang manusia. Mrk pasti salah satu waktu. Tapi kesalahan itulah yg membuat mrk mengerti, bhw mrk hrs berbenah
13. Tapi kesalahan itulah yg jg akan menyadarkan anda, bhw mrk bukanlah kumpulan nabi-nabi seperti khayalanmu
Pukul 13.40 WITA
1. Apakah pagi ini, kau rasakan langit begitu gelap? Aku bisa mengerti, krn byk hati yg msh sj yg tertutupi mendung.
2. Riuh dan gaduh kau saksikan dimana-dimana. Bahkan juga didalam hatimu sendiri.
3. Itulah sebabnya kau merindukan nabi - nabi. Kau harapkan ia datang menyeka gelap yg sdg membelenggumu
4. Aku tegaskan, skrg tak ada lagi nabi yang akan diutus Tuhan untuk mengeluarkan kita dari gelap ini
5. Maka jika ada yg menjanjikan, bhw mrk akan mengajak kita keluar dari gelap ini. Percayalah bhw mrk pasti manusia
6. Jgn kau sandarkan rindumu pd hadirnya nabi-nabi suci, pd mrk yg sdg mengajakmu. Krn engkau akan segera kecewa
7. Jd jika nanti mrk salah, jgn kau lampiaskan kecewamu dg begitu keras, krn kerinduanmu pd nabi-nabi tadi
8. Jgn lagi. Hentikanlah kerinduanmu pd hadirnya nabi-nabi itu, pada sosok-sosok naif itu. krn mrk hanyalah manusia biasa. sepertimu jg
9. Ya, mrk manusia sepertimu jg. Mrk hanya sedang berangkulan, berpegangan tangan, menuju realisasi tugas kemanusiaan mrk sbg hamba Tuhan
10. Jk nanti kamu sdh berpikir bhw mrk manusia. Barangkalai engkau akan tergoda ut menyambut uluran tangan mereka? Sambutlah
11. Krn mereka akan mengajak menaiki perahu cinta untuk mengarungi gelapnya malam kehidupan yg sdg kau rasakan skrg. Siapapun dirimu.
12. Mrk memang manusia. Mrk pasti salah satu waktu. Tapi kesalahan itulah yg membuat mrk mengerti, bhw mrk hrs berbenah
13. Tapi kesalahan itulah yg jg akan menyadarkan anda, bhw mrk bukanlah kumpulan nabi-nabi seperti khayalanmu
Minggu, 03 Februari 2013
Mata Dunia dan Mata Iman
Senin, 4 Februari 2013
Pukul 21.00 WITA
Jika engkau tdk mau tertipu oleh pandangan mata dunia, maka sambutlah datangnya tanpa menyebut namanya #Lovers
Biarkan mata imanmu yg menuntunmu menemukannya di gelap malam, di pertiga akhir malam2mu #Lovers
Tapi jika nama adalah kesetiaan maka biarkanlah kepribadian yg mengabadikannya, jgn sekedar apa yg nampak oleh mata #Lovers
Krn perkenalan itu semu jika dipenuhi kepalsuan. Kata mrk, perkenalan itu hanya abadi jk cinta pd keabadian yg mendasarinya #Lovers
Cinta pada keabadian akan memintamu berangkulan erat, saling berpegangan menuju kesempurnaan mencitai. #Lovers
Mk yg akan kau temui setelahnya adalah keajaiban-keajaiban yg membuatmu tertunduk syukur pd pemilik cinta. Dialah, Allah #Lovers
Maka jagalah, jangan sampai mata dunia mengalahkan mata imanmu. Berimbanglah atau dominankanlah imanmu. Selamat belajar #Lovers
Pukul 21.00 WITA
Jika engkau tdk mau tertipu oleh pandangan mata dunia, maka sambutlah datangnya tanpa menyebut namanya #Lovers
Biarkan mata imanmu yg menuntunmu menemukannya di gelap malam, di pertiga akhir malam2mu #Lovers
Tapi jika nama adalah kesetiaan maka biarkanlah kepribadian yg mengabadikannya, jgn sekedar apa yg nampak oleh mata #Lovers
Krn perkenalan itu semu jika dipenuhi kepalsuan. Kata mrk, perkenalan itu hanya abadi jk cinta pd keabadian yg mendasarinya #Lovers
Cinta pada keabadian akan memintamu berangkulan erat, saling berpegangan menuju kesempurnaan mencitai. #Lovers
Mk yg akan kau temui setelahnya adalah keajaiban-keajaiban yg membuatmu tertunduk syukur pd pemilik cinta. Dialah, Allah #Lovers
Maka jagalah, jangan sampai mata dunia mengalahkan mata imanmu. Berimbanglah atau dominankanlah imanmu. Selamat belajar #Lovers
Kamis, 31 Januari 2013
Sepotong Tekadku
Kamis 31 Januari 2013
Pukul 19.33 WITA
Dahulu Hasan Al Banna, Sayyid Quthb dan Ikhwan dilabeli "terlarang". Tapi kemenangan Ikhwan dan Pemikiran para pendirinya terjadi sekitar 40 tahun kemudian. Saat ini. Hari ini.
Mereka boleh saja menahan Ust luthfihasan selama 1 tahun untuk mencoreng dakwah ini. Tapi tahun - tahun masih panjang. Kami masih muda. Regenerasi takkan berhenti
Kamilah saksi sejarah seluruh makar hari ini. Insya Allah kami jugalah, di tahun - tahun mendatang yang akan "mengantar" dakwah ini untuk peroleh kemenangannya. Insya Allah
Pukul 19.33 WITA
Dahulu Hasan Al Banna, Sayyid Quthb dan Ikhwan dilabeli "terlarang". Tapi kemenangan Ikhwan dan Pemikiran para pendirinya terjadi sekitar 40 tahun kemudian. Saat ini. Hari ini.
Mereka boleh saja menahan Ust luthfihasan selama 1 tahun untuk mencoreng dakwah ini. Tapi tahun - tahun masih panjang. Kami masih muda. Regenerasi takkan berhenti
Kamilah saksi sejarah seluruh makar hari ini. Insya Allah kami jugalah, di tahun - tahun mendatang yang akan "mengantar" dakwah ini untuk peroleh kemenangannya. Insya Allah
Mencintai Seperti Air Di Sungai
Kamis, 31 Januari 2013
Pukul 16.15 WITA
Mengharapkan "kesempurnaan" pada org lain itu adalah hal yang teramat sulit dan berat. #Paradigma
Tapi kita bisa mengupayakan "kesempurnaan" itu ada pada diri kita sendiri. Peluangnya lebih mungkin dan lebih besar #Paradigma
"Kesempurnaan" yg kita upayakan itulah yang bisa kita gunakan untuk membantu "menyempurnakan" orang lain. #Paradigma
Kita hanya butuh melihat satu hal : Peluang untuk bisa menumbukan dan mengembangkan potensi orang lain. atau saling menumbuhkan #Paradigma
Jika firasat kita benar terhadap diri kita sendiri. Insya Allah firasat kita juga akan benar pada orang lain. #Paradigma
Jika yg paling mungkin kita rasakan dari cinta adalah semangat ut terus menumbuhkan orang lain...#Paradigma
Maka ketahuilah, bhw hanya kepribadian setiap oranglah yg bisa buat cinta itu abadi. Pertumbuhan itu menjadi abadi. #Paradigma
Manusia itu seperti air yang mengalir. Jk banyak air di hulu, lalu menemukan alur sungai, mk ia akan menyusurinya dg indah...#Paradigma
...lalu suburlah tanah di kiri kanan aliran airnya. Seperti itu jugalah cinta dan kepribadian dijelaskan. #Paradigma
Hulu adalah kepribadian yg menampung banyak air. Tapi cinta adalah aliran sungainya yg membuat subur tanah2. #Paradigma
Jika engkau telah menampung byk air kebaikan dlm pribadimu. Mk engkau hanya perlu menemukan aliran sungainya. #Paradigma
Mk mencintai itu tdk memutlakan karena alasan kesempurnaan yg dimiliki seseorang. Engkau hanya perlu tahu bagaimana....(cont) #Paradigma
....menemukan alur sungai pada pribadinya, dimana engkau bisa mengalirkan air kebaikan, sehingga kepribadiannya tumbuh lbh baik #Paradigma
Tapi jika engkau tak menemukan alur sungainya dengan tepat. Mk mgkn air kebaikan pribadimu tetap mengalir. Tp kegaduhan....#Paradigma
....dan banjir sajalah yang akan engkau ciptakan. Mk mencintai itu tidak sederhana. Berhati2lah mengumbar cinta. #Paradigma
Pukul 16.15 WITA
Mengharapkan "kesempurnaan" pada org lain itu adalah hal yang teramat sulit dan berat. #Paradigma
Tapi kita bisa mengupayakan "kesempurnaan" itu ada pada diri kita sendiri. Peluangnya lebih mungkin dan lebih besar #Paradigma
"Kesempurnaan" yg kita upayakan itulah yang bisa kita gunakan untuk membantu "menyempurnakan" orang lain. #Paradigma
Kita hanya butuh melihat satu hal : Peluang untuk bisa menumbukan dan mengembangkan potensi orang lain. atau saling menumbuhkan #Paradigma
Jika firasat kita benar terhadap diri kita sendiri. Insya Allah firasat kita juga akan benar pada orang lain. #Paradigma
Jika yg paling mungkin kita rasakan dari cinta adalah semangat ut terus menumbuhkan orang lain...#Paradigma
Maka ketahuilah, bhw hanya kepribadian setiap oranglah yg bisa buat cinta itu abadi. Pertumbuhan itu menjadi abadi. #Paradigma
Manusia itu seperti air yang mengalir. Jk banyak air di hulu, lalu menemukan alur sungai, mk ia akan menyusurinya dg indah...#Paradigma
...lalu suburlah tanah di kiri kanan aliran airnya. Seperti itu jugalah cinta dan kepribadian dijelaskan. #Paradigma
Hulu adalah kepribadian yg menampung banyak air. Tapi cinta adalah aliran sungainya yg membuat subur tanah2. #Paradigma
Jika engkau telah menampung byk air kebaikan dlm pribadimu. Mk engkau hanya perlu menemukan aliran sungainya. #Paradigma
Mk mencintai itu tdk memutlakan karena alasan kesempurnaan yg dimiliki seseorang. Engkau hanya perlu tahu bagaimana....(cont) #Paradigma
....menemukan alur sungai pada pribadinya, dimana engkau bisa mengalirkan air kebaikan, sehingga kepribadiannya tumbuh lbh baik #Paradigma
Tapi jika engkau tak menemukan alur sungainya dengan tepat. Mk mgkn air kebaikan pribadimu tetap mengalir. Tp kegaduhan....#Paradigma
....dan banjir sajalah yang akan engkau ciptakan. Mk mencintai itu tidak sederhana. Berhati2lah mengumbar cinta. #Paradigma
Cerita Ku Tentang Konspirasi Setan
Rabu, 30 Januari 2013
Pukul 01.20 WITA
Aku ingin bercerita kepadamu, disaat gelap seperti ini. Agar kita lebih tenang meresapi bait2nya #KonspirasiSetan
Ini cerita tentang hati. Ya hati. Tapi bukan hati "jeroan" tempat dimana semua kotoran dan racun dibersihkan dlm tubuh #KonspirasiSetan
Ia adalah hati. Tempat dimana #KonspirasiSetan terjadi dlm diri kita. Tak kita sadarikah ia? Aku akan ceritakan jika begitu...
Apakah sekarang orang - orang sedang gaduh? Apakah itu artinya hatimu juga sedang gaduh? #KonspirasiSetan
Apakah saat ini, orang-orang sedang mencaci makimu? Apakah itu artinya hatimu jg turut serta mencaci diri sendiri? #KonspirasiSetan
Cobalah keluar sejenak di halaman rumahmu. Berdirilah di kegelapan di salah satu sudutnya. Lalu...#KonspirasiSetan
Lalu, rebahkanlah tanganmu tepat di dadamu. Tak kau dengarkah ada yang sedang membisikkimu? #KonspirasiSetan
Aku tidak tahu #Bisikan siapa yg sedang kau dengarkan. Padahal saya sedang bercerita tentang #KonspirasiSetan
Tapi aku hanya mau berbicara bisikkan hati yg lahir dari iman. Karena aku lbh senang bercerita kebaikan kepadamu #KonspirasiSetan
UjianSepanjangUsia @arifmahmudah
Apakah engkau percaya pada bisikan imanmu? Sebesar engkau percaya pada dirimu sendiri? #KonspirasiSetan
Krn apa yg sedang kau saksikan saat ini, adalah cerita sejarah yg berulang. Sejak dulu kala. Tak tahukah engkau? #KonspirasiSetan
Aku kan sdh bilang beberapa malam lalu. Jk mrk sdh putus asa menghadang, mrk akan merencanakan "pembunuhan" qiyadah. #KonspirasiSetan
Aku katakan ini bukan untuk meyakinkan hatimu. Tapi coba dengarkan bgmn hatimu berkata2 kpdmu #KonspirasiSetan
Jk engkau percaya pd dirimu sendiri, bhw jika itu dirimu, kau takkan melakukannya. Apatah lagi mereka? #KonspirasiSetan
#KonspirasiSetan tdk terjadi dimana2. Tapi ia terlebih dahulu terjadi disini. Di dada yang di dalamnya ada hati
Jk dunia sedang gaduh. Orang-Orang sdg gaduh. Sebenarnya ia tdk sedang gaduh. Tapi hatimulah yg sedang gaduh oleh #KonspirasiSetan
Pukul 01.20 WITA
Aku ingin bercerita kepadamu, disaat gelap seperti ini. Agar kita lebih tenang meresapi bait2nya #KonspirasiSetan
Ini cerita tentang hati. Ya hati. Tapi bukan hati "jeroan" tempat dimana semua kotoran dan racun dibersihkan dlm tubuh #KonspirasiSetan
Ia adalah hati. Tempat dimana #KonspirasiSetan terjadi dlm diri kita. Tak kita sadarikah ia? Aku akan ceritakan jika begitu...
Apakah sekarang orang - orang sedang gaduh? Apakah itu artinya hatimu juga sedang gaduh? #KonspirasiSetan
Apakah saat ini, orang-orang sedang mencaci makimu? Apakah itu artinya hatimu jg turut serta mencaci diri sendiri? #KonspirasiSetan
Cobalah keluar sejenak di halaman rumahmu. Berdirilah di kegelapan di salah satu sudutnya. Lalu...#KonspirasiSetan
Lalu, rebahkanlah tanganmu tepat di dadamu. Tak kau dengarkah ada yang sedang membisikkimu? #KonspirasiSetan
Aku tidak tahu #Bisikan siapa yg sedang kau dengarkan. Padahal saya sedang bercerita tentang #KonspirasiSetan
Tapi aku hanya mau berbicara bisikkan hati yg lahir dari iman. Karena aku lbh senang bercerita kebaikan kepadamu #KonspirasiSetan
UjianSepanjangUsia @arifmahmudah
Apakah engkau percaya pada bisikan imanmu? Sebesar engkau percaya pada dirimu sendiri? #KonspirasiSetan
Krn apa yg sedang kau saksikan saat ini, adalah cerita sejarah yg berulang. Sejak dulu kala. Tak tahukah engkau? #KonspirasiSetan
Aku kan sdh bilang beberapa malam lalu. Jk mrk sdh putus asa menghadang, mrk akan merencanakan "pembunuhan" qiyadah. #KonspirasiSetan
Aku katakan ini bukan untuk meyakinkan hatimu. Tapi coba dengarkan bgmn hatimu berkata2 kpdmu #KonspirasiSetan
Jk engkau percaya pd dirimu sendiri, bhw jika itu dirimu, kau takkan melakukannya. Apatah lagi mereka? #KonspirasiSetan
#KonspirasiSetan tdk terjadi dimana2. Tapi ia terlebih dahulu terjadi disini. Di dada yang di dalamnya ada hati
Jk dunia sedang gaduh. Orang-Orang sdg gaduh. Sebenarnya ia tdk sedang gaduh. Tapi hatimulah yg sedang gaduh oleh #KonspirasiSetan
Selasa, 29 Januari 2013
"Membiasakan" Mendengar Caci Maki
senin 28 Januari 2013
1.Dakwah ini, telah mendeclare dirinya, bahwa saat ini telah memasuki #EraTerbuka. Maksudnya apa? #Pembiasaan
2.#Terbuka artinya, interaksi orang-orangnya harus lebih luas lagi. Kpd byk kalangan, dg beragam latar belakang #Pembiasaan
3.#Terbuka artinya, tidak meninggalkan hal2 yg asasi dari islam dan dakwah, tetapi mulai mengenalkan #KonsepIslam yg kita bawa kpd byk org #Pembiasaan
4.#Terbuka adalah prinsip dari islam yg kita bawa. Jk skrg kita #Terbuka, apakah dulu kita prn #Tertutup? .#Pembiasaan
5.Terserah, mau menyebutnya apa, tapi dulu, sblm era #Terbuka ini, urusan kita lbh byk pd #UrusanInternal. #Pembiasaan
6.#UrusanInternal artinya lbh byk mengurusi internal dlm rangka penguatan inti organisasi dan strukturnya. #Pembiasaan
7.Apakah kita tdk berinteraksi dg org lain?. Ada, tpi blm massif, krn kita hrs kuat dulu sec. internal. #Pembiasaan
8.Agar kita secara organisasi tidak mudah dihempas badai. Apakah skrg kita sdh kuat? Insya Allah. #Pembiasaan
9.Tapi penguatan kita adalah hal yang terus kita tingkatkan. Krn ujian yg akan kita hadapi jg makin kuat. #Pembiasaan
10.Sblm era #Terbuka ini, (bolehlah kita sebut era #Tertutup), hanya kitalah yang menilai masyarakat. #Pembiasaan
11.Tapi sekarang, di era #Terbuka ini, penilaian itu menjadi timbal balik. Kita menilai masy, sebaliknya masy menilai kita. #Pembiasaan
12.Menilai apa? #Menilai sikap2 kita. Menilai kalimat2 kita. Menilai perbuatan2 kita. Menilai konsep2 kebaikan yg kita tawarkan. #Pembiasan
13.Penilaian itu bisa bersifat objektif. Menilai kita dg nilai baik, jk memang baik. Buruk, jika memang buruk. #Pembiasaan
14.Yg menilai kita secara objektif, itu penting. Jadi bahan evaluasi dan perbaikan diri. #Pembiasaan
15.Tapi, Bisa juga memang tujuannya hanya ut “mencitrakan kita jelek”. Mencari2 kesalahan. #Pembiasaan
16.Yg kedua ini, bisa saja menilai: yg benar disalah2kan, yg salah tambah dihujat. Jelek saja, sinis saja. #Pembiasaan
17.Semua yg kita lakukan gak ada yg benar di mata dia. Bad news bagi kita ad Good news bagi mereka. #Pembiasaan
18.Nah, sy gunakan hastag #Pembiasaan, maksud saya begini: “kita harus terbiasa menghadapi tipe penilai yg kedua diatas”. #Pembiasaan
19.Kita insya Allah sdh tahu peristiwa fitnah yg menimpa Aisyah r.a yg diabadikan Allah dlm Al Quran. #Pembiasaan
20.Diabadikan Allah dlm Q.S Annur 11-21. Kita tahu persis. Bahkan kita tahu latar belakang turunnya. #Pembiasaan
21.Dan tahu juga bagaimana seharusnya kita bersikap. Ada “tabayyun”. Klarifikasi yg harus kita lakukan. #Pembiasaan
22.Tapi lebih jauh sy ingin mengatakan: “Kita harus mulai membiasakan melihat para aktivis…” #Pembiasaan
23.…membiasakan diri melihat para aktivis yg memasuki wilayah publik dicaci maki, difitnah oleh byk org. #Pembiasaan
24.Juga membiasakan diri ut #Bersabar, melihat para aktivis dihujat ut kesalahan yg sebenarnya tdk mrk lakukan. #Pembiasaan
25.Termasuk membiasakan diri, menerima penilaian objektif orang lain terhadap kinerja para aktivis. #Pembiasaan
26.Krn ini ad era #Terbuka. Orang lain melihat kerja2 kita secara transparan. Mk mrk berikan penilaian. #Pembiasaan
27.Jangan krn berita negatif itu, kita cepat2 minta “mundur” dari barisan. Jk pun salah, ya kita ini manusia. #Pembiasaan
28.Apakah tabayyun, klarifikasi terhadap satu isu harus kita lakukan. Ya!! Harus. Tapi sy ingin berikan catatan. #Pembiasaan
29.Klarifikasi tidak mungkin dilakukan terus menerus. Untuk setiap isu. Untuk setiap berita. Utamanya yg “negatif”. #Pembiasaan
30.Mk hal yg harus kita biasakan setelahnya adalah apa yg disebutkan oleh Imam Al Banna sbg #Tsiqoh. #Pembiasaan
31.Tsiqoh ad tenangnya hati terhadap kompetensi dan kejujuran pemimpin. Ini adalah karakter….#Pembiasaan
32.…yang harus dimiliki para aktivis. Tapi ingat, ada rukun lain yg disebutkan seblmnya. #Pembiasaan
33.Karakter itu ad #Ukhuwah. Ukhuwah yg paling rendah ad #KelapanganDada, trmsk prasangka baik. #Pembiasaan
34.Rukun2 itu “harus dikerjakan secara berurut”. Tsiqoh itu, hanya akan lahir dari ukhuwah. Prasangka #Pembiasaan
35.Tapi jauh sblm itu, di rukun pertama, Imam Al Banna menjelaskan ttg #AlFahm. #Pembiasaan
36.Jadi pembelaan2 yg kita lakukan. Bukan krn taklid. Tapi krn kita paham, bhw sikap2 itu benar. #Pembiasaan
37.Apakah bisa salah? Bisa jadi. Dan kita akan mengatakannya Salah, jika salah. Tp kita jg tahu kenapa salah. #Pembiasaan
38.Sehingga tanpa klarifikasi pun, kita bisa menjelaskannya dg sepenuh “iman” kita. Jgn tunggu klarisifkasi terus #Pembiasaan.
39.Krn kita semua ad “corong’ yg dpt menjelaskan apa yg para aktivis serukan, tanpa menunggu penjelasan dulu. #Pembiasaan
40.Begitu indahnya, sejarah mengabadikan dialog suami istri ini, Abu Ayyub Al Anshari dg istrinya, Ummu Ayub. #Pembiasaan
41.Ktk peristiwa fitnah yang menimpa Aisyah itu. Ummu Ayub berkata :”Tidaklah kamu mendengar apa yang dikatakan orang mengenai Aisyah?
42.“Ya, tapi itu bohong,” jawab si suami, “Apakah kamu melakukannya juga, hai ummu Ayyub?” #Pembiasaan
43.Tidak, demi Allah,”kata si istri, “Mengapa aku harus meniru orang-orang itu?”. #Pembiasaan
44.“Abu Ayyub menegaskan, “Demi Allah, Aisyah itu lebih baik darimu. #Pembiasaan
45.Kita harus membiasakan diri menyaksikan para aktifis di fitnah. Krn begitulah tabiat jalan ini. #Pembiasaan
46.Tetapi ada yg jauh lbh penting dari itu. Membiasakan diri ut mampu menjelaskannya secara mandiri. #Pembiasaan
47.Krn era keterbukaan ini ad “musim fitnah”. Mk minimal kita bsa menjelaskan semua isu itu pd diri kita sendiri. #Pembiasaan
48.…jika mmg tdk bisa/blm bisa kita jelaskan pd orang lain. Meski yg kedua jauh lebih baik. #Pembiasaan
49.Krn klarifikasi thdp isu2 negatif yg banyak itu, tidak mgkn terus-menerus bisa dilakukan. #Pembiasaan
50.Termasuk dlm koteks #SyariatIslam yg kita bawa. Jk penjelasan kita baik, insya Allah akan diterima. #Pembiasaan
51.Bahkan oleh yg berbeda agama dg kita. Krn #Syariat ini sangat insaniah. Sgt cocok ut semua manusia. #Pembiasaan
1.Dakwah ini, telah mendeclare dirinya, bahwa saat ini telah memasuki #EraTerbuka. Maksudnya apa? #Pembiasaan
2.#Terbuka artinya, interaksi orang-orangnya harus lebih luas lagi. Kpd byk kalangan, dg beragam latar belakang #Pembiasaan
3.#Terbuka artinya, tidak meninggalkan hal2 yg asasi dari islam dan dakwah, tetapi mulai mengenalkan #KonsepIslam yg kita bawa kpd byk org #Pembiasaan
4.#Terbuka adalah prinsip dari islam yg kita bawa. Jk skrg kita #Terbuka, apakah dulu kita prn #Tertutup? .#Pembiasaan
5.Terserah, mau menyebutnya apa, tapi dulu, sblm era #Terbuka ini, urusan kita lbh byk pd #UrusanInternal. #Pembiasaan
6.#UrusanInternal artinya lbh byk mengurusi internal dlm rangka penguatan inti organisasi dan strukturnya. #Pembiasaan
7.Apakah kita tdk berinteraksi dg org lain?. Ada, tpi blm massif, krn kita hrs kuat dulu sec. internal. #Pembiasaan
8.Agar kita secara organisasi tidak mudah dihempas badai. Apakah skrg kita sdh kuat? Insya Allah. #Pembiasaan
9.Tapi penguatan kita adalah hal yang terus kita tingkatkan. Krn ujian yg akan kita hadapi jg makin kuat. #Pembiasaan
10.Sblm era #Terbuka ini, (bolehlah kita sebut era #Tertutup), hanya kitalah yang menilai masyarakat. #Pembiasaan
11.Tapi sekarang, di era #Terbuka ini, penilaian itu menjadi timbal balik. Kita menilai masy, sebaliknya masy menilai kita. #Pembiasaan
12.Menilai apa? #Menilai sikap2 kita. Menilai kalimat2 kita. Menilai perbuatan2 kita. Menilai konsep2 kebaikan yg kita tawarkan. #Pembiasan
13.Penilaian itu bisa bersifat objektif. Menilai kita dg nilai baik, jk memang baik. Buruk, jika memang buruk. #Pembiasaan
14.Yg menilai kita secara objektif, itu penting. Jadi bahan evaluasi dan perbaikan diri. #Pembiasaan
15.Tapi, Bisa juga memang tujuannya hanya ut “mencitrakan kita jelek”. Mencari2 kesalahan. #Pembiasaan
16.Yg kedua ini, bisa saja menilai: yg benar disalah2kan, yg salah tambah dihujat. Jelek saja, sinis saja. #Pembiasaan
17.Semua yg kita lakukan gak ada yg benar di mata dia. Bad news bagi kita ad Good news bagi mereka. #Pembiasaan
18.Nah, sy gunakan hastag #Pembiasaan, maksud saya begini: “kita harus terbiasa menghadapi tipe penilai yg kedua diatas”. #Pembiasaan
19.Kita insya Allah sdh tahu peristiwa fitnah yg menimpa Aisyah r.a yg diabadikan Allah dlm Al Quran. #Pembiasaan
20.Diabadikan Allah dlm Q.S Annur 11-21. Kita tahu persis. Bahkan kita tahu latar belakang turunnya. #Pembiasaan
21.Dan tahu juga bagaimana seharusnya kita bersikap. Ada “tabayyun”. Klarifikasi yg harus kita lakukan. #Pembiasaan
22.Tapi lebih jauh sy ingin mengatakan: “Kita harus mulai membiasakan melihat para aktivis…” #Pembiasaan
23.…membiasakan diri melihat para aktivis yg memasuki wilayah publik dicaci maki, difitnah oleh byk org. #Pembiasaan
24.Juga membiasakan diri ut #Bersabar, melihat para aktivis dihujat ut kesalahan yg sebenarnya tdk mrk lakukan. #Pembiasaan
25.Termasuk membiasakan diri, menerima penilaian objektif orang lain terhadap kinerja para aktivis. #Pembiasaan
26.Krn ini ad era #Terbuka. Orang lain melihat kerja2 kita secara transparan. Mk mrk berikan penilaian. #Pembiasaan
27.Jangan krn berita negatif itu, kita cepat2 minta “mundur” dari barisan. Jk pun salah, ya kita ini manusia. #Pembiasaan
28.Apakah tabayyun, klarifikasi terhadap satu isu harus kita lakukan. Ya!! Harus. Tapi sy ingin berikan catatan. #Pembiasaan
29.Klarifikasi tidak mungkin dilakukan terus menerus. Untuk setiap isu. Untuk setiap berita. Utamanya yg “negatif”. #Pembiasaan
30.Mk hal yg harus kita biasakan setelahnya adalah apa yg disebutkan oleh Imam Al Banna sbg #Tsiqoh. #Pembiasaan
31.Tsiqoh ad tenangnya hati terhadap kompetensi dan kejujuran pemimpin. Ini adalah karakter….#Pembiasaan
32.…yang harus dimiliki para aktivis. Tapi ingat, ada rukun lain yg disebutkan seblmnya. #Pembiasaan
33.Karakter itu ad #Ukhuwah. Ukhuwah yg paling rendah ad #KelapanganDada, trmsk prasangka baik. #Pembiasaan
34.Rukun2 itu “harus dikerjakan secara berurut”. Tsiqoh itu, hanya akan lahir dari ukhuwah. Prasangka #Pembiasaan
35.Tapi jauh sblm itu, di rukun pertama, Imam Al Banna menjelaskan ttg #AlFahm. #Pembiasaan
36.Jadi pembelaan2 yg kita lakukan. Bukan krn taklid. Tapi krn kita paham, bhw sikap2 itu benar. #Pembiasaan
37.Apakah bisa salah? Bisa jadi. Dan kita akan mengatakannya Salah, jika salah. Tp kita jg tahu kenapa salah. #Pembiasaan
38.Sehingga tanpa klarifikasi pun, kita bisa menjelaskannya dg sepenuh “iman” kita. Jgn tunggu klarisifkasi terus #Pembiasaan.
39.Krn kita semua ad “corong’ yg dpt menjelaskan apa yg para aktivis serukan, tanpa menunggu penjelasan dulu. #Pembiasaan
40.Begitu indahnya, sejarah mengabadikan dialog suami istri ini, Abu Ayyub Al Anshari dg istrinya, Ummu Ayub. #Pembiasaan
41.Ktk peristiwa fitnah yang menimpa Aisyah itu. Ummu Ayub berkata :”Tidaklah kamu mendengar apa yang dikatakan orang mengenai Aisyah?
42.“Ya, tapi itu bohong,” jawab si suami, “Apakah kamu melakukannya juga, hai ummu Ayyub?” #Pembiasaan
43.Tidak, demi Allah,”kata si istri, “Mengapa aku harus meniru orang-orang itu?”. #Pembiasaan
44.“Abu Ayyub menegaskan, “Demi Allah, Aisyah itu lebih baik darimu. #Pembiasaan
45.Kita harus membiasakan diri menyaksikan para aktifis di fitnah. Krn begitulah tabiat jalan ini. #Pembiasaan
46.Tetapi ada yg jauh lbh penting dari itu. Membiasakan diri ut mampu menjelaskannya secara mandiri. #Pembiasaan
47.Krn era keterbukaan ini ad “musim fitnah”. Mk minimal kita bsa menjelaskan semua isu itu pd diri kita sendiri. #Pembiasaan
48.…jika mmg tdk bisa/blm bisa kita jelaskan pd orang lain. Meski yg kedua jauh lebih baik. #Pembiasaan
49.Krn klarifikasi thdp isu2 negatif yg banyak itu, tidak mgkn terus-menerus bisa dilakukan. #Pembiasaan
50.Termasuk dlm koteks #SyariatIslam yg kita bawa. Jk penjelasan kita baik, insya Allah akan diterima. #Pembiasaan
51.Bahkan oleh yg berbeda agama dg kita. Krn #Syariat ini sangat insaniah. Sgt cocok ut semua manusia. #Pembiasaan
Senin, 28 Januari 2013
Darah Sekuler
Sabtu, 27 Januari 2013
Bahkan ketika lahir, mayoritas kita sdh membawa presepsi bhw Agama dan Negara itu selalu berhadap2an. #DarahSekuler
Apa yg datang dari Negara, selalu kita anggap sebagai "ancaman". Sebaliknya juga begitu. #DarahSekuler
Apakah ini salah "nenek moyang" kita?. Entah, tapi kita akan jauh tersalah jika terus membawa pemikiran seperti itu #DarahSekuler
Sy paham, Islam masuk ke negeri ini, ktk "era kemunduran" sdg dijalani kekhalifahan Islami. Hidup mrk berfoya2. Selir mrk byk #DarahSekuler
Lahirlah kalangan "sufi". kelompok "anti kemewahan" krn mereka melihat raja2 hidup mewah, jauh dari agama, #DarahSekuler
Yg akhirnya "berkembang" seiring waktu. Sadar atau tidak mereka mjd "anti negara". Mrklah yg membawa agama ini ke negeri kita #DarahSekuler
Kita mewarisi penyakit "pemisah2an" ini, dari sana. Dan itu makin kuat, di era Soeharto. #DarahSekuler
Umat Islam mjd kaum yg termarginalkan. Di negerinya sendiri. Agama hanya mjd sekadar urusan yg dibatasi dlm masjid sj #DarahSekuler
32 Tahun ayah ibu atau mgkn kakek nenek kita "dipaksakan" memahami agama hanya spt itu, urusan dlm batasan masjid sj #DarahSekulerr
Kita mewarisi pemikiran itu. Meski skrg "mulai sadar", kita mulai mengenal bahasa "kebangkitan". Tapi....#DarahSekuler
Kita msh saja, terus mengalami "trauma" dan nampak begitu gagap bgmn mengintegrasikan agama dan negara. #DarahSekuler
Kadang2, kesan kuat yg kita rasakan ad simbolitas menjadi porsi paling byk yg kita debat dan ributkan. #DarahSekuler
Kegagapan itu, mgkn mengesankan dengan kuat bwh agama ini memiliki penampilan wajah yg begitu menakutkan. Salah siapa? #DarahSekuler
Lalu tanpa sadar, kita melaksanakan agenda yg "sama" dg "mereka". Yg mmg tak prn nyaman melihat islam tampil diwajah peradaban #DarahSekuler
Sdhlah kawan!!. Jgn lagi tambahkan derita saudaramu, dg caci maki. Krn beban ini sdh begitu byk. Jgn tambah lagi #DarahSekuler
Generasi berganti. #DarahSekuler semakin menuju kesadaran bhw agama dan negara ini padu. Negeri ini milik kita. Bukan "mereka".
Meski berat dan mgkn pjg, tapi kuyakini #DarahSekuler yang kita warisi ini, kelak takkan memilki lagi generasi pelanjut. Mati dan Berakhir!!
Isyaratnya begitu kuat. Umat yg dahulu dipenuhi kelemahan, kini mulai menggeliat. Ada gerak yg terus. Itu isyarat kehidupan #DarahSekuler
Bukankah Allah menjelaskan, mereka yg kelak akan mewarisi bumi ini ad mereka yg dahulu tertindas dan terusir? #DarahSekuler
#DarahSekuler yg mengalir dinadi kita dan memenuhi seluruh tubuh, harus didonori darah #Integrasi agar kita tegap lagi berdiri
Biarkan #DarahIslam mengikat semua sendi2 hidup, dan mengaliri tubuh kita menyatukan semua yg telah terpisah2 sejak lama #DarahSekuler
Mari kita buka kembali ajaran2nya, semua masih tersimpan dan terjaga. Kita hanya prl membukanya lagi..lagi..dan lagi #DarahSekuler
Dan kelak kita sambut kehidupan yang baru dengan #DarahIslam yg mengaliri tubuh kita. Bukan darah pembantaian dan ketakutan #DarahSekuler
Sekian. #DarahSekuler
Bahkan ketika lahir, mayoritas kita sdh membawa presepsi bhw Agama dan Negara itu selalu berhadap2an. #DarahSekuler
Apa yg datang dari Negara, selalu kita anggap sebagai "ancaman". Sebaliknya juga begitu. #DarahSekuler
Apakah ini salah "nenek moyang" kita?. Entah, tapi kita akan jauh tersalah jika terus membawa pemikiran seperti itu #DarahSekuler
Sy paham, Islam masuk ke negeri ini, ktk "era kemunduran" sdg dijalani kekhalifahan Islami. Hidup mrk berfoya2. Selir mrk byk #DarahSekuler
Lahirlah kalangan "sufi". kelompok "anti kemewahan" krn mereka melihat raja2 hidup mewah, jauh dari agama, #DarahSekuler
Yg akhirnya "berkembang" seiring waktu. Sadar atau tidak mereka mjd "anti negara". Mrklah yg membawa agama ini ke negeri kita #DarahSekuler
Kita mewarisi penyakit "pemisah2an" ini, dari sana. Dan itu makin kuat, di era Soeharto. #DarahSekuler
Umat Islam mjd kaum yg termarginalkan. Di negerinya sendiri. Agama hanya mjd sekadar urusan yg dibatasi dlm masjid sj #DarahSekuler
32 Tahun ayah ibu atau mgkn kakek nenek kita "dipaksakan" memahami agama hanya spt itu, urusan dlm batasan masjid sj #DarahSekulerr
Kita mewarisi pemikiran itu. Meski skrg "mulai sadar", kita mulai mengenal bahasa "kebangkitan". Tapi....#DarahSekuler
Kita msh saja, terus mengalami "trauma" dan nampak begitu gagap bgmn mengintegrasikan agama dan negara. #DarahSekuler
Kadang2, kesan kuat yg kita rasakan ad simbolitas menjadi porsi paling byk yg kita debat dan ributkan. #DarahSekuler
Kegagapan itu, mgkn mengesankan dengan kuat bwh agama ini memiliki penampilan wajah yg begitu menakutkan. Salah siapa? #DarahSekuler
Lalu tanpa sadar, kita melaksanakan agenda yg "sama" dg "mereka". Yg mmg tak prn nyaman melihat islam tampil diwajah peradaban #DarahSekuler
Sdhlah kawan!!. Jgn lagi tambahkan derita saudaramu, dg caci maki. Krn beban ini sdh begitu byk. Jgn tambah lagi #DarahSekuler
Generasi berganti. #DarahSekuler semakin menuju kesadaran bhw agama dan negara ini padu. Negeri ini milik kita. Bukan "mereka".
Meski berat dan mgkn pjg, tapi kuyakini #DarahSekuler yang kita warisi ini, kelak takkan memilki lagi generasi pelanjut. Mati dan Berakhir!!
Isyaratnya begitu kuat. Umat yg dahulu dipenuhi kelemahan, kini mulai menggeliat. Ada gerak yg terus. Itu isyarat kehidupan #DarahSekuler
Bukankah Allah menjelaskan, mereka yg kelak akan mewarisi bumi ini ad mereka yg dahulu tertindas dan terusir? #DarahSekuler
#DarahSekuler yg mengalir dinadi kita dan memenuhi seluruh tubuh, harus didonori darah #Integrasi agar kita tegap lagi berdiri
Biarkan #DarahIslam mengikat semua sendi2 hidup, dan mengaliri tubuh kita menyatukan semua yg telah terpisah2 sejak lama #DarahSekuler
Mari kita buka kembali ajaran2nya, semua masih tersimpan dan terjaga. Kita hanya prl membukanya lagi..lagi..dan lagi #DarahSekuler
Dan kelak kita sambut kehidupan yang baru dengan #DarahIslam yg mengaliri tubuh kita. Bukan darah pembantaian dan ketakutan #DarahSekuler
Sekian. #DarahSekuler