Banyak tapi sedikit. Sedikit tapi banyak. #Penataan
Apa artinya sejumlah besar orang tapi tidak mampu menghasilkan pengaruh yang luas? #Penataan
Tidakkah lebih baik, mereka yang sedikit tapi mengendalikan banyak orang? #Penataan
Itulah sebabnya para pendahulu menasehatkan: "jangan berbangga dengan kumpulan yang besar... #Penataan
karena di akhirat kelak, Allah akan meminta pertanggung jawaban hanya dari pribadi-pribadi" #Penataan
Ada kumpulan orang yang jumlahnya ribuan, tapi apakah mereka bisa mengendalikan sekuat Bill Gates? #Penataan
Euforia memang membuat kita lebih sering alpa dalam menyelemi samudera diri kita sendiri #Penataan
Sehingga kita lebih sering kehilangan makna. dan bahkan orientasi yang menyimpang #Penataan
Kita bisa bercerita tentang musuh di luar sana. Tapi musuh berpotensi justru ada dalam diri kita sendiri #Penataan
Musuh yg berupa keengganan untuk memahami fenomena-fenomena dengan lebih mendalam #Penataan
Dari sekian alasan ttg mgp umat ini begitu sulit ut bersatu, nampaknya penyebab eksternal hanya berada pd urutan kesekian puluh #Penataan
Tariklah garis lurus disepanjang benua asia-afrika, yg akan kita saksikan hanyalah konflik internal umat ini #Penataan
Jika "khilafiah" adalah tentang "benar" dan "benar", lalu mengapa kita menjadi sangat sulit sepakat memilih satu ut hari raya? #Penataan
Ini karena hati dan akal kita yang begitu sempit. Kita harus memulainya dari sana... #Penataan
To be continued........ #Penataan
"Aku Telah Berjanji Kepada Sejarah Untuk Pantang Menyerah, Berselempang Semangat Yang Tidak Pernah Mati"
Rabu, 16 April 2014
Selasa, 15 April 2014
Kenanganmu adalah Pedoman (Ayah)
Ahad, 15 April 2012 s/d Selasa, 15 April 2014
Dan senja pun pasti sedang memelukmu....
Sedangkan aku masih saja dipeluk rindu....
Doa ini, selimut yang aku kirimkan untuk menghangatkanmu..
Di persimpangan senja kita saling melambaikan tangan...
Engkau pergi dan kami berjalan meneruskan impian...
Menyambung generasi kebenaran.....
Kenanganmu adalah pedoman...
Nasehatmu adalah bekal.....
Riwayatmu adalah rangkaian yang menyambung generasi kebenaran.....
Jika nanti aku rindu wajahmu.....
Izinkan aku bertamu di halaman kenangan....
Untuk kutatap dalam-dalam gambar wajahmu....
Untuk kusentuh gurat-gurat wajahmu....
Agar engkau tak pernah lekang oleh waktu....
Karena kenanganmu adalah energi.....
Untuk meneruskan hidup kami yang sendiri....
Hingga kelak, kita semua berkumpul kembali di beranda masa depan....
dikeabadian syurga......
Dan senja pun pasti sedang memelukmu....
Sedangkan aku masih saja dipeluk rindu....
Doa ini, selimut yang aku kirimkan untuk menghangatkanmu..
Di persimpangan senja kita saling melambaikan tangan...
Engkau pergi dan kami berjalan meneruskan impian...
Menyambung generasi kebenaran.....
Kenanganmu adalah pedoman...
Nasehatmu adalah bekal.....
Riwayatmu adalah rangkaian yang menyambung generasi kebenaran.....
Jika nanti aku rindu wajahmu.....
Izinkan aku bertamu di halaman kenangan....
Untuk kutatap dalam-dalam gambar wajahmu....
Untuk kusentuh gurat-gurat wajahmu....
Agar engkau tak pernah lekang oleh waktu....
Karena kenanganmu adalah energi.....
Untuk meneruskan hidup kami yang sendiri....
Hingga kelak, kita semua berkumpul kembali di beranda masa depan....
dikeabadian syurga......
Senin, 14 April 2014
Pesan Dari Khandaq: Penataan (Bagian 3)
Setelah saya memiliki perasaan khusus dengan Q.S Yusuf ini sekitar 3 tahun lalu.... #Penataan
Tahun ini, Khandaq menjadi tema yang menganggu pikiran saya dengan sangat kuat. #Penataan
Jika hubungan khusus dengan Q.S. Yusuf terjadi karena alasan-alasan pribadi #Penataan
Maka. Q.S. Ahzab ini, mempengaruhi saya karena alasan-alasan eksternal, sebagai bagian dari sebuah komunitas besar #Penataan
Ada yg menarik dari pola pembahasan Q.S. Al Ahzab ini. Dimulai dengan berbicara ttg "pola hubungan masyarakat. Lalu ttg perang #Penataan
Setelah berbicara ttg keluarga. Lalu ttg perang, surah ini berbicara lagi tentang keluarga. #Penataan
Tapi pembahasan "keluarga" yg pertama sedikit berbeda dg pembahasan keluarga setelah perang khandaq #Penataan
Jika yg pertama, hubungan kekeluargaan masyarakat muslim dikembalikan dalam polanya yg paling manusiawi ... #Penataan
Sebagaimana yg telah saya jelaskan di sesi 2. #Penataan
Pembahasan ttg keluarga setelah perang khandaq dimulai dengan ayat ini..... #Penataan
"Dan Dia mewariskan kpdmu tanah2, rumah2 dan harta benda mereka dan begitu pula TANAH YG BELUM KAMU INJAK..." #Penataan
Jadi, baru saja selesai berbicara tentang perang, dg semua situasinya yg rumit (#SetelahKhandaq bagian 1).....#Penataan
Allah langsung menegaskan janji bhw kaum muslimin akan mendapatkan warisan, bhkn termasuk "tanah yg blm mrk injak" #Penataan
Tapi setelah itu, Allah langsung mengingatkan barisan "inti keluarga" Rasulullah....ttg dampak dari warisan itu.... #Penataan
(to be continued.....)
Tahun ini, Khandaq menjadi tema yang menganggu pikiran saya dengan sangat kuat. #Penataan
Jika hubungan khusus dengan Q.S. Yusuf terjadi karena alasan-alasan pribadi #Penataan
Maka. Q.S. Ahzab ini, mempengaruhi saya karena alasan-alasan eksternal, sebagai bagian dari sebuah komunitas besar #Penataan
Ada yg menarik dari pola pembahasan Q.S. Al Ahzab ini. Dimulai dengan berbicara ttg "pola hubungan masyarakat. Lalu ttg perang #Penataan
Setelah berbicara ttg keluarga. Lalu ttg perang, surah ini berbicara lagi tentang keluarga. #Penataan
Tapi pembahasan "keluarga" yg pertama sedikit berbeda dg pembahasan keluarga setelah perang khandaq #Penataan
Jika yg pertama, hubungan kekeluargaan masyarakat muslim dikembalikan dalam polanya yg paling manusiawi ... #Penataan
Sebagaimana yg telah saya jelaskan di sesi 2. #Penataan
Pembahasan ttg keluarga setelah perang khandaq dimulai dengan ayat ini..... #Penataan
"Dan Dia mewariskan kpdmu tanah2, rumah2 dan harta benda mereka dan begitu pula TANAH YG BELUM KAMU INJAK..." #Penataan
Jadi, baru saja selesai berbicara tentang perang, dg semua situasinya yg rumit (#SetelahKhandaq bagian 1).....#Penataan
Allah langsung menegaskan janji bhw kaum muslimin akan mendapatkan warisan, bhkn termasuk "tanah yg blm mrk injak" #Penataan
Tapi setelah itu, Allah langsung mengingatkan barisan "inti keluarga" Rasulullah....ttg dampak dari warisan itu.... #Penataan
(to be continued.....)
Pesan Dari Khandaq: Bergerak dan Berubah (Bagian 2)
Saya tidak setuju ttg ide "koalisi partai Islam"..... kenapa kita harus kembali lagi ke era "pendikotomian" Islam VS Nasionalis? #MoveOn
Era politik aliran sudah harus ditinggalkan. Terutama oleh umat islam sendiri.... #MoveOn
Mereka (Umat Islam) harus mulai belajar untuk menjadi representase dari bangsa ini seluruhnya.... #MoveOn
Inilah salah satu kesan kuat yg sy temukan dari kontain Q.S. Al Ahzab ktk jelaskan ttg" hub masyarakat madinah" sblm perang khandaq #MoveOn
Menurut Sayyid Quthb, Q.S. Ahzab ini diturunkan dalam rentang waktu antara perang Badar s/d Perjanjian Hudaibiyah #MoveOn
Tapi saya tertarik tentang bagaimana tema-tema besar yang dibahas dalam Q.S. Al Ahzab ini.... #MoveOn
Kira-kira pola penjelasannya begini: tema keluarga - tema perang khandaq - tema keluarga #MoveOn
Di awal Q.S. Al Ahzab ini, Al Quran menegaskan kembali "status" hubungan antara orang-orang Madinah #MoveOn
Ayat 6: "...Orang-orang yg mempunyai hubungan darah satau sama lain lebih berhak waris mewarisi drpd org2 mukmin & org2 muhajirin #MoveOn
Apa yg dahulu "disambung" oleh Rasulullah, Muhajirin dan Anshar bisa saling mewarisi", telah "dibatalkan" oleh ayat tadi #MoveOn
Misalnya, riwayat ttg salah seorg Anshar yg punya Istri dua, akan menceraikan salah satunya ut dinikahi Abdurrahman bin Auf #MoveOn
Kini hubungan telah dikembalikan dlm situasi yg "manusiawi", yg fitrahwi, tentu dg penegasan yg dibolehkan oleh Allah #MoveOn
Stlh situasi "manusiawi" itu dikembalikan, barulah Al Quran berbicara ttg perang khandaq. #MoveOn
Al Quran berbicara dulu ttg "hubungan" masyarakat muslim yg baru. lalu berbicara ttg perang khandaq. #MoveOn
Semua tatanan hubungan telah dikokohkan, secara manusiawi, kokoh dg bimbingan langit, sebelum perang khandaq terjadi #MoveOn
Maka ketika Khandaq terjadi, semua urusan "hubungan" masyarakat muslim telah "selesai". Kokoh. Kuat. #MoveOn
Urusan internal selesai, maka mereka berhasil "melampauI" kepungan pasukan ahzab, tentu tanpa m`abaikan sebab2 kemenangan lainnya #MoveOn
Indonesia ini mayoritas muslim, mereka tidak "terpisah" dari kita hanya karena kita tidak "satu organisasi" dengan mereka #MoveOn
Kita harus menjadi representase mereka seluruhnya, dan bahkan bangsa ini seluruhnya #MoveOn
Sebagaimana "hubungan waris" masyarakat Madinah yg dikembalikan dlm kondisinya yg paling manusiawi
Jika ada hal yg perlu ditata lebih maksimal setelah ini, maka inilah salah satu yg nampaknya harus kita perhatikan #MoveOn
Era politik aliran sudah harus ditinggalkan. Terutama oleh umat islam sendiri.... #MoveOn
Mereka (Umat Islam) harus mulai belajar untuk menjadi representase dari bangsa ini seluruhnya.... #MoveOn
Inilah salah satu kesan kuat yg sy temukan dari kontain Q.S. Al Ahzab ktk jelaskan ttg" hub masyarakat madinah" sblm perang khandaq #MoveOn
Menurut Sayyid Quthb, Q.S. Ahzab ini diturunkan dalam rentang waktu antara perang Badar s/d Perjanjian Hudaibiyah #MoveOn
Tapi saya tertarik tentang bagaimana tema-tema besar yang dibahas dalam Q.S. Al Ahzab ini.... #MoveOn
Kira-kira pola penjelasannya begini: tema keluarga - tema perang khandaq - tema keluarga #MoveOn
Di awal Q.S. Al Ahzab ini, Al Quran menegaskan kembali "status" hubungan antara orang-orang Madinah #MoveOn
Ayat 6: "...Orang-orang yg mempunyai hubungan darah satau sama lain lebih berhak waris mewarisi drpd org2 mukmin & org2 muhajirin #MoveOn
Apa yg dahulu "disambung" oleh Rasulullah, Muhajirin dan Anshar bisa saling mewarisi", telah "dibatalkan" oleh ayat tadi #MoveOn
Misalnya, riwayat ttg salah seorg Anshar yg punya Istri dua, akan menceraikan salah satunya ut dinikahi Abdurrahman bin Auf #MoveOn
Kini hubungan telah dikembalikan dlm situasi yg "manusiawi", yg fitrahwi, tentu dg penegasan yg dibolehkan oleh Allah #MoveOn
Stlh situasi "manusiawi" itu dikembalikan, barulah Al Quran berbicara ttg perang khandaq. #MoveOn
Al Quran berbicara dulu ttg "hubungan" masyarakat muslim yg baru. lalu berbicara ttg perang khandaq. #MoveOn
Semua tatanan hubungan telah dikokohkan, secara manusiawi, kokoh dg bimbingan langit, sebelum perang khandaq terjadi #MoveOn
Maka ketika Khandaq terjadi, semua urusan "hubungan" masyarakat muslim telah "selesai". Kokoh. Kuat. #MoveOn
Urusan internal selesai, maka mereka berhasil "melampauI" kepungan pasukan ahzab, tentu tanpa m`abaikan sebab2 kemenangan lainnya #MoveOn
Indonesia ini mayoritas muslim, mereka tidak "terpisah" dari kita hanya karena kita tidak "satu organisasi" dengan mereka #MoveOn
Kita harus menjadi representase mereka seluruhnya, dan bahkan bangsa ini seluruhnya #MoveOn
Sebagaimana "hubungan waris" masyarakat Madinah yg dikembalikan dlm kondisinya yg paling manusiawi
Jika ada hal yg perlu ditata lebih maksimal setelah ini, maka inilah salah satu yg nampaknya harus kita perhatikan #MoveOn
Pesan Dari Khandaq: Setelah Melampaui Masa Rumit (Bagian 1)
Insya Allah, setelah hari ini, kitalah yang akan menyerang mereka #SetelahKhandaq
Begitulah kira-kira kalimat yang terucap dari lisan Rasulullah stlh perang khandaq usai #SetelahKhandaq
Perang Khandaq ad serangan total dari semua "koalisi" terhadap kaum muslim di Madinah #SetelahKhandaq
Ketika itu, ada 10.000 pasukan yang mengepung madinah. Tapi dari khandaq kita belajar ttg "daya tahan" dari kepungan lawan #SetelahKhandaq
Al Quran menggambarkan situasi jiwa kaum muslimin dlm pengepungan itu dalam Q.S. Al Ahzab #SetelahKhandaq
"ktk mrk datang kpdmu dari atas & dari bawahmu, & ktk tdk tetap lagi penglihatan & hatimu naik menyesak smpi ke tenggorokan #SetelahKhandaq
Kasus ini membuat kita merasakan situasi yg sama dengan apa yang dialami kaum muslimin pada perang Khandaq #SetelahKhandaq
diserang dari semua arah, dari atas, bawah, samping kiri, samping kanan, kita merasakan situasi yg rumit #SetelahKhandaq
Tapi kita berhasil melampaui situasinya, kita masih berdiri diatas tanah Indonesia!! Seperti Madinah #SetelahKhandaq
Khandaq adalah perang ketiga. Ini juga "perang besar" ketiga . Situasinya sama: Kita diserang oleh banyak koalisi #SetelahKhandaq
Selama 2013-2014 ini kita belajar dg sangat massif, untuk tidak lagi, hanya menjadi representase kelompok/agama kita sendiri #SetelahKhandaq
Kita belajar untuk menjadi representase bangsa ini. Insya Allah ini catatan berharga untuk 5 tahun mendatang & stlhnya #SetelahKhandaq
Kita memang babak belur. Tapi kita tidak mati. Kita masih berdiri dengan wajah yg baru. Insya Allah #SetelahKhandaq
Wajah itu adalah wajah yang sangat "Indonesian". Kita akan bicara keagaamaan, kita akan bicara kebangsaan #SetelahKhandaq
Begitulah kira-kira kalimat yang terucap dari lisan Rasulullah stlh perang khandaq usai #SetelahKhandaq
Perang Khandaq ad serangan total dari semua "koalisi" terhadap kaum muslim di Madinah #SetelahKhandaq
Ketika itu, ada 10.000 pasukan yang mengepung madinah. Tapi dari khandaq kita belajar ttg "daya tahan" dari kepungan lawan #SetelahKhandaq
Al Quran menggambarkan situasi jiwa kaum muslimin dlm pengepungan itu dalam Q.S. Al Ahzab #SetelahKhandaq
"ktk mrk datang kpdmu dari atas & dari bawahmu, & ktk tdk tetap lagi penglihatan & hatimu naik menyesak smpi ke tenggorokan #SetelahKhandaq
Kasus ini membuat kita merasakan situasi yg sama dengan apa yang dialami kaum muslimin pada perang Khandaq #SetelahKhandaq
diserang dari semua arah, dari atas, bawah, samping kiri, samping kanan, kita merasakan situasi yg rumit #SetelahKhandaq
Tapi kita berhasil melampaui situasinya, kita masih berdiri diatas tanah Indonesia!! Seperti Madinah #SetelahKhandaq
Khandaq adalah perang ketiga. Ini juga "perang besar" ketiga . Situasinya sama: Kita diserang oleh banyak koalisi #SetelahKhandaq
Selama 2013-2014 ini kita belajar dg sangat massif, untuk tidak lagi, hanya menjadi representase kelompok/agama kita sendiri #SetelahKhandaq
Kita belajar untuk menjadi representase bangsa ini. Insya Allah ini catatan berharga untuk 5 tahun mendatang & stlhnya #SetelahKhandaq
Kita memang babak belur. Tapi kita tidak mati. Kita masih berdiri dengan wajah yg baru. Insya Allah #SetelahKhandaq
Wajah itu adalah wajah yang sangat "Indonesian". Kita akan bicara keagaamaan, kita akan bicara kebangsaan #SetelahKhandaq
