Pagi ini, aku meronta-ronta karena rindu.....
Ketika mentari membakar tubuhku... aku gersang...
Ombak-ombak pun sepi....
tapi layar mimpi harus terus berkembang.....
ini semua hanyalah lakon hidup....
yang dipenuhi misteri....
Mimpi selalu menghadirkan pesona yang memekakkan mata...
Inilah risalah cinta.....
Yang membuat kita tidak akan pernah menyerah kalah....
Inilah perjanjian...
yang telah kita buat sendiri dengan Tuhan....
Yang telah dibuktikan dalam catatan sepanjang sejarah manusia....
Kita pernah punya kebanggaan masa lalu.....
Tapi kita juga hidup dalam realitas zaman hari ini.....
Menyinambungkan sejarah....
itulah tugas generasi kita....
Itulah yang menciptakan gelombang....
bukan hanya ombak dalam jiwamu....
Itulah yang menciptakan api....
yang bukan hanya membakar tubuhmu...
tapi juga jiwamu
Itulah yang menciptakan kehausan yang abadi...
sampai kita bisa, sekali lagi, meneguk air kejayaan...
Atau jika kita harus kembali pada-Nya sebelum itu terwujud...
biarkan ia menjadi doa bagi generasi mendatang...
"Aku Telah Berjanji Kepada Sejarah Untuk Pantang Menyerah, Berselempang Semangat Yang Tidak Pernah Mati"
Sabtu, 11 Oktober 2014
Senin, 06 Oktober 2014
Undang - Undang Pilkada dan Pembelajaran Demokrasi Bagi Umat Islam
Makassar, 26 September 2014
Hiruk pikuk RUU pilkada mungkin masih saja terjadi. Tapi saya ingin memotret satu sudut pandang lain, diluar hiruk pikuk RUU yang baru saja disahkan jadi UU ini. Mudah-mudahan kita bisa mengambil pembelajaran darinya.
Beberapa hari lalu, kita menyaksikan euforia kemenangan salah satu pasangan capres cawapres dan partai-partai pendukungnya setelah gugatan pilpres tidak diterima oleh MK.
Dalam salah satu momentum,Rakornas PDIP, ibu Megawati berdiri dengan gagahnya dalam suatu silaturahim partai-partai tersebut dan berorasi dengan konten kurang lebih seperti ini:
“Ketahuilah bahwa ini adalah partai yang telah menjadi oposisi selama 10 tahun, dan kini kita menjadi partai pemerintah”
Menurut saya (dengan seluruh kerendahan hati dan sedikitnya ilmu), inilah “kesalahan” ibu megawati dalam menjalankan praktik politiknya, pengalaman dan kehebatan politiknya selama puluhan tahun, justru nampak menganga kelemahannya dalam kalimat di atas.
Terlalu lama “menjomblo” memang sepertinya tidak baik juga….
waktu oposisi sendirian, sekarang berkuasanya juga ingin sendirian…
Itulah pembelajaran demokrasi…
jangan pernah punya niat untuk menciptakan musuh yang abadi disini…
karena engkau akan kesepian selamanya…
Dan jika sudah menang….
jangan pula pernah berpikir dan berusaha untuk berkuasa sendirian…
ini negeri besar, kita hidup dengan banyak jenis manusia di sini
Wahai muslim, belajarlah untuk menjadi representase dari manusia indonesia seluruhnya….sebelum kalian benar-benar memimpin…
Hiruk pikuk RUU pilkada mungkin masih saja terjadi. Tapi saya ingin memotret satu sudut pandang lain, diluar hiruk pikuk RUU yang baru saja disahkan jadi UU ini. Mudah-mudahan kita bisa mengambil pembelajaran darinya.
Beberapa hari lalu, kita menyaksikan euforia kemenangan salah satu pasangan capres cawapres dan partai-partai pendukungnya setelah gugatan pilpres tidak diterima oleh MK.
Dalam salah satu momentum,Rakornas PDIP, ibu Megawati berdiri dengan gagahnya dalam suatu silaturahim partai-partai tersebut dan berorasi dengan konten kurang lebih seperti ini:
“Ketahuilah bahwa ini adalah partai yang telah menjadi oposisi selama 10 tahun, dan kini kita menjadi partai pemerintah”
Menurut saya (dengan seluruh kerendahan hati dan sedikitnya ilmu), inilah “kesalahan” ibu megawati dalam menjalankan praktik politiknya, pengalaman dan kehebatan politiknya selama puluhan tahun, justru nampak menganga kelemahannya dalam kalimat di atas.
Terlalu lama “menjomblo” memang sepertinya tidak baik juga….
waktu oposisi sendirian, sekarang berkuasanya juga ingin sendirian…
Itulah pembelajaran demokrasi…
jangan pernah punya niat untuk menciptakan musuh yang abadi disini…
karena engkau akan kesepian selamanya…
Dan jika sudah menang….
jangan pula pernah berpikir dan berusaha untuk berkuasa sendirian…
ini negeri besar, kita hidup dengan banyak jenis manusia di sini
Wahai muslim, belajarlah untuk menjadi representase dari manusia indonesia seluruhnya….sebelum kalian benar-benar memimpin…
Merebut Masa Depan
Orang yang bisa sukses dan berjaya di masa depan hanyalah mereka yang bisa memprediksi masa depan,
Yang mampu membaca kemana arah sejarah sedang berjalan.
Mungkin itulah makna dari salah satu sabda Rasulullah:
"Hati-hati dengan firasat seorang muslim, karena dia melihat dengan "cahaya" Allah...
Dan mungkin karena kesadaran itulah, sampai-sampai seorang Ulama,
Syaikh Mustafa Mu`athi menulis satu buku yang berjudul:
"Dahsyatnya Ramalan Rasulullah"
Yang mampu membaca kemana arah sejarah sedang berjalan.
Mungkin itulah makna dari salah satu sabda Rasulullah:
"Hati-hati dengan firasat seorang muslim, karena dia melihat dengan "cahaya" Allah...
Dan mungkin karena kesadaran itulah, sampai-sampai seorang Ulama,
Syaikh Mustafa Mu`athi menulis satu buku yang berjudul:
"Dahsyatnya Ramalan Rasulullah"
Menjadilah Kupu - Kupu, Hidupkanlah Lagi Semangat Menjadi Pahlawan
Oktober 2014, ini adalah hari yang akan kita catat sebagai hari dimana anak2 @ppsdms7makassar keluar ke masyarakat dan berputar bersama mrk
Momentum untuk menjadi bagian yang "in group" dengan masyarakat, setelah 2 bulan menjadi "kepompong"... @ppsdms7makassar @bachtiarfirdaus
hari ini adalah hari kesaktian pancasila, kenanglah para pahlawan itu, yg gugur demi memperjuangkan bangsa ini @ppsdms7makassar
Kenanglah mereka, dan katakan....beristrahatlah dg damai pahlawan...kami akan meneruskan perjuanganmu, kami anak2 @ppsdms7makassar
Pancasila....yang telah mereka pertahankan....dan kini terus menyatukan kita semua dalam satu bingkai NKRI @ppsdms7makassar
Kita akan mulai mengerjakan beberapa "leadership project" insha Allah untuk menciptakan perubahan @ppsdms7makassar
Seperti kupu-kupu yang baru lepas dari tahapan kepompong, terbang ke bunga2 untuk menciptakan kehidupan yg baru @ppsdms7makassar
Keluarlah....keluarlah saudaraku...dari kenyamanan dan keakraban teman-temanmu... @ppsdms7makassar
Negeri ini telah lama berkubang dalam kenistaan.....hidupkan lagi semangat untuk menjadi pahlawan.... @ppsdms7makassar
Percayalah, Allah akan selalu bersama kita dalam niat baik ini.... @ppsdms7makassar
Semoga niat-niat baik akan dicatat oleh Allah SWT...dan senantiasa mendapat bimibingan-Nya @ppsdms7makassar
Kita bersyukur, kerena Allah SWT telah mengenalkan kita dengan jalan ini di usia muda..usia paling indah dalam hidup kita @ppsdms7makassar
Itu artinya, Insha Allah kita akan menghabiskan masa2 paling indah dalam hidup kita untuk berjuang demi bangsa ini @ppsdms7makassar
Kelak hingga kita wafat.... @ppsdms7makassar
& ketika usia kita tlh senja...kita bisa menikmati terbenamnya mentari sembari menyaksikan karya2 ini menghasilkan buahnya @ppsdms7makassar
sambil meneguk secangkir teh hangat.... insha Allah @ppsdms7makassar
Buktikan dong!!! Jangan cuma ngomong doang ente !! @ppsdms7makassar
Momentum untuk menjadi bagian yang "in group" dengan masyarakat, setelah 2 bulan menjadi "kepompong"... @ppsdms7makassar @bachtiarfirdaus
hari ini adalah hari kesaktian pancasila, kenanglah para pahlawan itu, yg gugur demi memperjuangkan bangsa ini @ppsdms7makassar
Kenanglah mereka, dan katakan....beristrahatlah dg damai pahlawan...kami akan meneruskan perjuanganmu, kami anak2 @ppsdms7makassar
Pancasila....yang telah mereka pertahankan....dan kini terus menyatukan kita semua dalam satu bingkai NKRI @ppsdms7makassar
Kita akan mulai mengerjakan beberapa "leadership project" insha Allah untuk menciptakan perubahan @ppsdms7makassar
Seperti kupu-kupu yang baru lepas dari tahapan kepompong, terbang ke bunga2 untuk menciptakan kehidupan yg baru @ppsdms7makassar
Keluarlah....keluarlah saudaraku...dari kenyamanan dan keakraban teman-temanmu... @ppsdms7makassar
Negeri ini telah lama berkubang dalam kenistaan.....hidupkan lagi semangat untuk menjadi pahlawan.... @ppsdms7makassar
Percayalah, Allah akan selalu bersama kita dalam niat baik ini.... @ppsdms7makassar
Semoga niat-niat baik akan dicatat oleh Allah SWT...dan senantiasa mendapat bimibingan-Nya @ppsdms7makassar
Kita bersyukur, kerena Allah SWT telah mengenalkan kita dengan jalan ini di usia muda..usia paling indah dalam hidup kita @ppsdms7makassar
Itu artinya, Insha Allah kita akan menghabiskan masa2 paling indah dalam hidup kita untuk berjuang demi bangsa ini @ppsdms7makassar
Kelak hingga kita wafat.... @ppsdms7makassar
& ketika usia kita tlh senja...kita bisa menikmati terbenamnya mentari sembari menyaksikan karya2 ini menghasilkan buahnya @ppsdms7makassar
sambil meneguk secangkir teh hangat.... insha Allah @ppsdms7makassar
Buktikan dong!!! Jangan cuma ngomong doang ente !! @ppsdms7makassar
Doa - Doa
Yaa Rabbi,
bukakanlah hati hamba untuk memperbaiki
dan mengevaluasi diri.
Menerima kritik dengan lapang hati,
dari siapapun
dan dengan cara apapun
yg mereka tempuh untuk itu
Ya Robbi, anugerahkanlah kepadaku kesabaran yang tak berbatas
Menjadi yang paling lapang hatinya
Menjadi yg paling banyak mendengar
Menjadi yang paling memahami setiap orang
Menjadi yang paling teguh jjwanya
Menjadi yang paling pemaaf
Menjadi yg paling mampu menjaga lisan
Menjadi yg paling mampu mengambil hikmah dari kehidupan
Menjadi hamba-Mu yang mencintai orang-orang beriman...
Jangan Engkau sisakan sedikitpun kebencian di hatiku kepada hamba-hamba-Mu yg sholeh
bukakanlah hati hamba untuk memperbaiki
dan mengevaluasi diri.
Menerima kritik dengan lapang hati,
dari siapapun
dan dengan cara apapun
yg mereka tempuh untuk itu
Ya Robbi, anugerahkanlah kepadaku kesabaran yang tak berbatas
Menjadi yang paling lapang hatinya
Menjadi yg paling banyak mendengar
Menjadi yang paling memahami setiap orang
Menjadi yang paling teguh jjwanya
Menjadi yang paling pemaaf
Menjadi yg paling mampu menjaga lisan
Menjadi yg paling mampu mengambil hikmah dari kehidupan
Menjadi hamba-Mu yang mencintai orang-orang beriman...
Jangan Engkau sisakan sedikitpun kebencian di hatiku kepada hamba-hamba-Mu yg sholeh