Senin, 28 Januari 2013

Darah Sekuler

Sabtu, 27 Januari 2013

Bahkan ketika lahir, mayoritas kita sdh membawa presepsi bhw Agama dan Negara itu selalu berhadap2an. #DarahSekuler

Apa yg datang dari Negara, selalu kita anggap sebagai "ancaman". Sebaliknya juga begitu. #DarahSekuler

Apakah ini salah "nenek moyang" kita?. Entah, tapi kita akan jauh tersalah jika terus membawa pemikiran seperti itu #DarahSekuler

Sy paham, Islam masuk ke negeri ini, ktk "era kemunduran" sdg dijalani kekhalifahan Islami. Hidup mrk berfoya2. Selir mrk byk #DarahSekuler

Lahirlah kalangan "sufi". kelompok "anti kemewahan" krn mereka melihat raja2 hidup mewah, jauh dari agama, #DarahSekuler

Yg akhirnya "berkembang" seiring waktu. Sadar atau tidak mereka mjd "anti negara". Mrklah yg membawa agama ini ke negeri kita #DarahSekuler

Kita mewarisi penyakit "pemisah2an" ini, dari sana. Dan itu makin kuat, di era Soeharto. #DarahSekuler

Umat Islam mjd kaum yg termarginalkan. Di negerinya sendiri. Agama hanya mjd sekadar urusan yg dibatasi dlm masjid sj #DarahSekuler

32 Tahun ayah ibu atau mgkn kakek nenek kita "dipaksakan" memahami agama hanya spt itu, urusan dlm batasan masjid sj #DarahSekulerr

Kita mewarisi pemikiran itu. Meski skrg "mulai sadar", kita mulai mengenal bahasa "kebangkitan". Tapi....#DarahSekuler

Kita msh saja, terus mengalami "trauma" dan nampak begitu gagap bgmn mengintegrasikan agama dan negara. #DarahSekuler

Kadang2, kesan kuat yg kita rasakan ad simbolitas menjadi porsi paling byk yg kita debat dan ributkan. #DarahSekuler

Kegagapan itu, mgkn mengesankan dengan kuat bwh agama ini memiliki penampilan wajah yg begitu menakutkan. Salah siapa? #DarahSekuler

Lalu tanpa sadar, kita melaksanakan agenda yg "sama" dg "mereka". Yg mmg tak prn nyaman melihat islam tampil diwajah peradaban #DarahSekuler

Sdhlah kawan!!. Jgn lagi tambahkan derita saudaramu, dg caci maki. Krn beban ini sdh begitu byk. Jgn tambah lagi #DarahSekuler

Generasi berganti. #DarahSekuler semakin menuju kesadaran bhw agama dan negara ini padu. Negeri ini milik kita. Bukan "mereka".

Meski berat dan mgkn pjg, tapi kuyakini #DarahSekuler yang kita warisi ini, kelak takkan memilki lagi generasi pelanjut. Mati dan Berakhir!!

Isyaratnya begitu kuat. Umat yg dahulu dipenuhi kelemahan, kini mulai menggeliat. Ada gerak yg terus. Itu isyarat kehidupan #DarahSekuler

Bukankah Allah menjelaskan, mereka yg kelak akan mewarisi bumi ini ad mereka yg dahulu tertindas dan terusir? #DarahSekuler

#DarahSekuler yg mengalir dinadi kita dan memenuhi seluruh tubuh, harus didonori darah #Integrasi agar kita tegap lagi berdiri

Biarkan #DarahIslam mengikat semua sendi2 hidup, dan mengaliri tubuh kita menyatukan semua yg telah terpisah2 sejak lama #DarahSekuler

Mari kita buka kembali ajaran2nya, semua masih tersimpan dan terjaga. Kita hanya prl membukanya lagi..lagi..dan lagi #DarahSekuler

Dan kelak kita sambut kehidupan yang baru dengan #DarahIslam yg mengaliri tubuh kita. Bukan darah pembantaian dan ketakutan #DarahSekuler

Sekian. #DarahSekuler

Tidak ada komentar: