Minggu, 30 Desember 2012

Mimpi Baru 2013

Jk hujan turun jd waktu yg kabul bagi doa. Mk doa kusertakan untukmu. #Siul2

Jika hujan yg turun ini ad takdir. Maka mari kita berdoa semoga kita jg ditakdirkan. #Siul2

Jk hujan ad hal yg di rindu di musim kemarau. Mk engkau ad hujan yg datang di tengah kemarau yg sangat. #Siul2

Penghujung tahun yg penuh hujan. Waktu yg baik ut evaluasi & membuat doa2 terbaik untuk tahun2 mendatang. #DoaPenghujungTahun

Setiap kali bertemu mereka yg dulu mengajariku, doaku : "kelak kalian akan jadi partner kerjaku." #TetapKuhormatiSbgGuru

Setiap kali bertemu mereka yg dulu mengajariku, doaku : "kelak kalian akan jadi partner kerjaku." #DoaPenghujungTahun

Setiap mendengar cerita prestatif mereka. Doaku: inilah profesi, yg akan jdi saranaku berkontribusi pd agama & negaraku #DoaPenghujungTahun

Setiap dengar cerita ttg keluarga mrk. Doaku: Rabb, karuniakan istri yg dari rahimnya lahir anak2 yg beri bobot pd bumi #DoaPenghujungTahun

Setiap kali melihat para doktoral dan prof. Doaku: semoga tahun depan telah terang jalanku menuju pencapaian mrk. #DoaPenghujungTahun

Setiap kali melihat mereka yg punya bisnis. Doaku : "Tahun mendatang sy sdh hrs punya usaha bisnis sendiri". #DoaPenghujungTahun

Mungkin #DoaPenghujungTahun ini terlalu besar, dan tidak realistis diwujudkan dalam setahun saja. Tapi, bagi sy itu semua terlalu realistis

Karena isyarat terealisasinya semua #DoaPenghujungTahun ini, ada dan semakin kuat di penghujung 2012. Semoga. Aamiin
readmore »»ǴǴ

Sabtu, 22 Desember 2012

Disini, Cinta Adalah Takdir

Sambungan Tulisan Ini:
http://www.arifatul-daily.blogspot.com/2011/10/masih-tentang-cinta-2.html

Disini, Cinta Adalah Takdir
Hadir sebagai rasa yang tak bisa engkau bendung
Bukan karena nafsu atau syahwat ia hadir, lalu mengisi ruang hati dan jiwamu
Tapi memang ia hadir tanpa memberimu ruang untuk memilih

Ini bukanlah cinta buta,
Tapi ini adalah cinta yang lahir karena keserasian-keserasian jiwa
Yang tercipta sejak alam sebelum alam dunia ini

Maka, jika ia telah datang berdoalah
"Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya"
___________________________________________________________________________________

Cinta lahir karena ada pemicunya. Yang mengawali semua perasaan yang muncul setelahnya. Salah satunya adalah pandangan. Pandangan yang kita maknai sebagai tatapan mata yang disengaja. Atau pandangan yang tak disengaja.

Jika pandangan yang pertama menjadi pemicu lahirnya cinta, maka ia tercela. Tapi jika pandangan yang kedua yang menjadi pemicunya, meski telah terus berusaha dihindari, memalingkan pandangannya ke tempat lain, tapi cinta itu terus tumbuh tanpa mampu dihindari, itulah sebagian makna dari doa ini, dalam Q.S Al Baqarah 286:

"Ya Tuhan kami, Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya"

#Mungkin dalam konteks inilah, cinta yang terus tumbuh meski telah berusaha menghindari sebab-sebabnya, maka "Menghalalkan Cinta" telah menjadi 'WAJIB' bagi mereka yang merasakannya...Agar perasaan yang "boleh" tadi, tidak berujung pada ketercelaan


#29. Saya mau menambahkan beberapa pengalaman lapangan dlm konteks ini. Hasil #wawancara para pelakunya. Mudah2an msh siap nyimak

#29. Instrumen #Istikhorah ad puncak dari seluruh ikhtiar dalam menemukan #Keserasian2 yg sy sebutkan tadi.

#30. Tetapi kadang atau lbh sering engkau akan menemukan #Keserasian2 itu dengan cara yg paling tdk bisa engkau jelaskan sec rasional

#31. Krn jika #keserasian itu memang ada, maka seluruhnya, #hati, #fisik dan #akal tiba2 tertunduk tak berdaya dipuncak #Istikhorah

#32, Tetapi, tiba2 yang engkau rasakan adalah nuansa yang tak bisa engkau jelaskan bahkan pada dirimu sendiri. Tdk jg oleh puisi

#33. Sy menguji #Teori saya ini, pada salah satu atau bbrp teman yg baru saja "memenuhi separuh agama" nya. Sy mau share kan

#34. Sy tanya ke dia: Bgmn tiba2 engkau bisa sampai kesimpulan, bhw dialah yg cocok untuk menemanimu seumur hidup?.

#35. Sy mengunakan kata : "tiba2".Krn dia memang hanya "menimbang" dlm waktu sebulan. Bayangkan dg org yg pacaran tahunan tpi akhirnya bubar

#36. Ini jawaban dia: "Ketika sy membaca datanya, tiba2 saja saya menangis. Entah apa penyebabnya. Padahal sy tdk pernah mengenalinya"

#38. "Sy tdk pernah mengenal dia sebelumnya, kecuali samar2. Bhw sy rasanya sy pernah mendengar namanya". Nah!!!

#39. Bagi sy begitulah #Keserasian yg sebenarnya terjadi. Sy meyakini bhw "hubungan" mrk akan abadi. Semoga sampai ke akhirat.

#40. #Keserasian yg lahir dari daya tarik jiwa, dlm orientasi keabadian. Bukan dari apa yg nampak oleh mata. Jk pun ada, porsinya sedikit dan tidak dominan, sebagai penyebab lahirnya cinta
readmore »»ǴǴ

Jumat, 21 Desember 2012

Keakraban Kita Berbeda

Spesial For 21 / 12 / 12

Aku pandangi kejauhan, ada sosok yg memamngil-manggil
Lalu, tiba-tiba seluruh ruang harapanku terisi
Semoga sosok itulah jawaban semua harapan dan pertanyaan itu

Aku mulai menjelajahi belantara harapan
Tapi suaranya terus memanggil-manggil menuntun
Sebenarnya ia tak begitu ku kenali
Tapi entah mengapa, rasanya kami telah akrab

Apakah ini yang disebut dg keakraban takdir?
Keakaraban yg sdh terjalin jauh sebelum alam dunia?
Keserasian-Keserasiannya bertemu tanpa mampu aku jelaskan bagaimana
Akal, Jasad, dan bahkan jiwaku tertunduk patuh

Disenja ini, ia datang sebagai mentari
Yang menerangi dan menghangatkan bumi harapanku
Sungguh, ia adalah angin sepoi yang menyejukkan
Mengiaskan lembah jiwa dengan embun dan nyiur dedaunan
Ciptakan kegembiraan-kegembiraan yang ajaib

jika begitu, biarkan aku yang kesana...
Menjemput sosok yang kurasakan telah begitu akrab
Meski sebenarnya ia tak pernah kukenali
Dalam alam nyataku, Dalam hari-hari yang lalu

Tunggulah aku ditepi malam-malammu
Nantikan aku dalam sujud-sujud panjangmu
Titipkan doa2mu melalui angin malam
Semoga para malaikat mengantarnya sampai ke langit

Biar malam yang menuntun kita
Dan bintang-bintang menjadi pelita bagi jalan ke sana
Sebenarnya kita telah lama akrab, sungguh
Bahkan sejak di alam yang kita sendiri tak mengingatnya

readmore »»ǴǴ

Kamis, 20 Desember 2012

Masalah Dakwah dan Masalah Pribadi Itu Beda!!

Kamis, 20 Desmber 2012

Sepulang ngisi liqo, salah seorang ikhwa, membuka kembali “facebook dakwahnya”. Untuk satu diskusi dengan salah seorang saudaranya yang jauh diseberang sana. Saya mau membagikannya untuk antum semua. Bismillah


Ikhwan A:
Akh, bagaimana pendapat ente. Jika ada kasus seperti ini: ada satu halaqoh sudah gak jalan hampir 2 bulan. Setelah ane tanyain, alasannya karena kesibukan murobbinya, tugas-tugas kantor yang cukup banyak.

Padahal untuk alasan yang sama atau hampir sama dan berulang sampai dua bulan, menurut saya itu sudah tidak layak menjadi alasan

Ikhwan B :
Saya jadi teringat, cerita salah seorang ustad.
Ada satu moment, dimana seorang pimpinan DPTW di satu wilayah, sedang dihadapkan pada dua kondisi yang sama pentingnya. Yang pertama ada rapat DPTW dan dia yang memimpin rapatnya. Yang kedua, dia harus menyiapkan ujian disertasinya esok hari. Tidak mungkin dikerjakan dua-duanya. Tak mungkin juga diabaikan dua-duanya.

Ikhwan A : Jadi apa sikapnya?

Ikhwan B :
Dalam dua keadaan itu, beliau tidak mungkin digantikan. Tapi beliau memutuskan untuk menyiapkan disertasinya dan mengabaikan rapat DPTW. Dan asumsi tersebut benar, salah satu personel DPTW menggantikan beliau untuk memimpin rapat.

Ikhwan A :
Hmmm, aku masih termangu ,meresapi maknanya…..

Ikhwan B :
Jangan mengatakan hal tersebut salah. Karena sikap yang dipilihnya ini dibangun dari asumsi bahwa “ jika tidak ada yang mau menggantikan beliau memimpin rapat DPTW maka biarkanlah keadaan sendiri yang berproses menggantikan beliau”

Ikhwan A :
Berproses menggantikan , itu maksudnya seperti dalam Q.S 5 : 54 ya?

Ikhwan B :
Ya, pada sebagiannya.
Contoh lain, jika pada satu waktu tak ada yang gantikan ente ngisi liqo. “Biarkan saja” seperti itu untuk satu atau dua kali pertemuan

Ikhwan A :
(Masih terus mendengarkan dengan serius) Biarkan? (tanya nya dalam hati)

Ikhwan B :
(lanjut…), karena boleh jadi, absen mengisi liqo akan menegur komitmen orang lain yang malas mengisi liqo. Dan tanamkanlah juga yakin, bahwa dakwah ini milik Allah dan semuanya dalam rekayasa Allah.

Ikhwan A :
Apakah kita juga bisa memahaminya begini: “disisi lain, itu menjadi ujian bagi yang lain untuk siap mengambil tanggung jawab itu, jika kondisinya sudah demikian?

Ikhwan B :
Ya benar. Tapi, yang juga harus dipertegas dalam konteks amanah yang lebih luas adalah bahwa harus ada batas yang tegas antara tanggung jawab dan kebodohan sikap. Keduanya sangat berbeda, dalam konteks ini, meski kadang keduanya tampak sama”

Ikhwan A :
Kebodohan dari siapa dan tanggung jawab dari siapa?

Ikhwan B : dari diri sendiri….

Ikhwan A :
Apa salah, jika mengambil inisiatif untuk menyelesaikan solusi (kasus pada liqoat tadi) karena kesadaran bahwa kader itu milik dakwah? Sebagai bentuk tanggung jawab?
Atau itu yang dimaksud dengan kebodohan? Karena terus membebani diri dengan urusan yang terus menumpuk padahal sebenarnya itu wilayah tanggung jawab orang lain?

Ikhwan B :
Selesaikan amanah yang dibebankan padamu, yang menjadi tanggung jawab pribadimu. Jika masih ada ruang, silahkan bantu orang lain untuk menyelesaikan tanggungjawabnya.

Ikhwan A : ……..(kembali termangu)

Ikhwan B :
Terus menerus mengambil alih tanggung jawab yang merupakan amanah orang lain, itu tidak selalu bijak.

Ikhwan A : ……..(masih termangu)

Ikhwan B :
Penting menurut saya antum memahami kapasitas dan kemampuan diri sehingga mampu memproyeksi batas tanggung jawab yang bisa dipikul.

Ikhwan A : ……..(terus termangu)

Ikhwan B :
Apa artinya berkelompok (berjamaah) jika aktifitas yang dominan adalah aktifitas individu. Saya teringat lagi nasehat seorang ustad.

Ikhwan A : Apa itu?

Ikhwan B :
Walaupun seorang kader ngisi halaqah 3 kali sehari, 7 kali sepekan, itu tak mengurangi beban dakwah setetespun. antum pernah baca kan artikel ustad cahyadi tentang miopy dakwah. Antum sudah lama dalam jamaah ini. Antum cukup banyak menyerap semangat dakwah para asatidz tapi boleh jadi antum jarang menyelami diri antum. terutama konsepsi diri antum

Ikhwan A : trus…..??

Ikhwan B :
harus ada refleksi bentukan yang sesuai antara irama dakwah dan irama hidup. Yaitu kemampuan mengambil sikap yang obyektif di tengah rumitnya masalah dakwah dan masalah hidup

Ikhwan A : Apakah ada contoh teknisnya?

Ikhwan B :
Tidak terlalu jauh, lihatlah sikap hidup para asatidz kita mulai dari ustadz hilmi, ustadz tifatul, ustadz anis matta, dan yang lainnya. Mereka punya masalah dalam pandangan kader seperti kita. Masalah hidup mereka dan masalah dakwah mereka hampir tiada beda

Ikhwan A : (menyimak)

Ikhwan B :
Dibungkus selogan hidup adalah dakwah Tapi ternyata pengakuan mereka dibalik layar sangat beda antara masalah hidup mereka dan masalah dakwah.

Ikhwan A :
mereka tidak pernah membawa masuk masalah hidup pribadi mereka, ke dalam dakwah ini?

Ikhwan B : Na`am. Akhi….

Ikhwa A :
Terdiam. Nampak matanya basah oleh air bening yang mengalir diujung pelupuk matanya.

Inilah dakwah saudaraku, Inilah dakwah saudaraku. Inilah dakwah saudaraku.
Semoga kita kuat. Dengan pemahaman yang mendalam, agar kita tak menjadi lilin yang menerangi sekita tapi terus membunuh diri sendiri

Semoga kita kuat. Karena hari – hari yang kita jalani ini, adalah hari-hari yang akan selalu didatangi oleh ujian yang terus menguji seberapa kuat kita bertahan diatasnya.

Fitnah dihadapan membentang, dan siap memangsa siapa saja yang lemah. Semoga kita semuanya diberikan kekuatan.

Dan jika satu waktu kita hanya boleh memohon satu doa, berdoalah seperti ini:
“Yaa Allah teguhkanlah aku dijalan agama-Mu ini”

readmore »»ǴǴ

Selasa, 11 Desember 2012

Kebutuhan Kita Di Era "Musyarokah"

8 Desember 2012

#1. Kita ini da'i. "nahnu du'at qabla kulli syai'. Ini hrs mengkristal dlm diri kita. Dlm seluruh kepribadian kita

#2. Ini ad era muassasi. Dan ini ad era yg berat. Apalagi nanti era dauli. Byk Hal yg mgkn akan hilang.

#3. Kita hrs kuatkan bahasa arab. Krn itu ad bahasa Islam. Yg akan menyatukan kita semua

#4. Di Marhalah ini, pertemuan pekanan kita sj tdk cukup memenuhi seluruh kebutuhan kita. Kita sdh berjalan sejauh ini. Tdk mgkn lg mundur

#5. Mk hrs ada gerak yg terus menerus. Jgn hanya duduk2. Kata Allah; tdk akan sama mukmin yg qa'i'd dan mukmin yg mujahid

#6. Mukmin yg qa'i'd itu ia beriman. Tpi tidak turut serta dlm amal. Kecuali krn uzur spt Abd. Ibnu Maktum. Dlm Q.S An Nisa

#7. Era ini dan era stlhnya kita butuh: #kekuatan ruhiah dan iman serta Ibadah. Dan itu hrs sdh selesai. Jgn diingatkan terus

#8. Kekuatan yg kedua ad kekuatan pengetahuan (tsaqofah). Tahu hal2 yg prinsip. Ini penting dlm proses interaksi kita dg masyarakat

#9. Org umum datang kepada sy untuk belajar bhs Arab. Tpi blm ada satupun kader yg datang ut belajar. Padahal Ini jg ad wawasan yg penting

#10. Ketiga, kekuatan strategi. Kita tdk boleh hanya sekedar berinteraksi dg masy. Tp mrk hrs "pahami" siapa kita. Apa keunggulan2 kita

#11. Tp ingat, jgn larut ktk berinteraksi. Jgn tinggalkan hal2 yg prinsip, yg tdk boleh berubah. Tahu jg apa sj hal2 yg boleh berubah

#12. End
readmore »»ǴǴ

Catatan Demonstrasi 10 Desember 2012

10 Desember 2012
Hari Anti Korupsi Sedunia

Demo ini mengingatkan sy dg kejadian Demo BBM yg lalu, ayah saya yg sakit terpaksa harus naek motor dari Sudiang ke Unhas Cc: @SupirPete2

Padahal waktu itu beliau sedang alami infeksi di saluran napasnya krn luka dan butuh waktu 4 jam ut sampai ke rumah Cc: @SupirPete2

Sy tetap mendukung #DemoMahasiswa, seperti sy jg yg suka turun ke Jalan. Tapi jgn tutup akses jalan raya Cc: @SupirPete2

Apalagi di Unhas ad RS Wahidin, pasien byk, ambulans lalu lalang. Kasien pasien yg darurat hrs alami macet Cc: @SupirPete2

Sy mendukung. Sekali lagi sy tegaskan. Tapi mohon jgn tutup akses jalan raya. Anda2 mengurangi simpati masy. thdp aksi itu cc: @SupirPete2

Ayah sy akhirnya wafat sebulan kemudian setelah kejadian itu. Tdk ada hubungannya mmg. Tapi mahasiswa jg hrs kritik diri Cc: @SupirPete2

Mnrt sy, bukan dg cara seperti itu ut menarik perhatian dan simpati masyarakat. Khawatir malah sebaliknya. tdk simpati Cc: @SupirPete2

Tdk semua mahasiswa makassar yg demo dg tutup jalan. Ada teman IMM, KAMMI dan bbrp yg lain, mrk aksi simpatik. Cc: @SupirPete2

Apalagi tutup jalan hnya ut "diliput media". Kasian kita ini, yg tampil juga hanya #citra negatif. Masy makin tdk simpatik Cc: @SupirPete2

Fokus pemberantasan korupsi hrs jadi salah satu agenda penting mahasiswa. Tp jgn ganggu masy. lain, dg menutup akses mrk Cc: @SupirPete2

Okeh kawan2. Selama berdemontrasi, Ewako!! Tapi tetaplah jadi mahasiswa yg punya kepedulian yg #Paripurna. Cc: @SupirPete2

Paripurna krn kalian tdk hanya berbicara pemberantasan korupsi. Tapi jg, membiarkan masy umum nyaman dg aksi kalian cc: @SupirPete2

Selamat Berdemonstrasi Sekali Lagi. Ini Catatan2 sy, Semoga Kelak, Demonstrasi kalian tdk hanya mjd agenda mahasiswa sj Cc: @SupirPete2

Krn masyarakat umum menjadi bagian dari aksi2 itu. Kita ini, mahasiswa, tapi kita tak mgkn "hidup" tanpa masy. Cc: @SupirPete2

Selamat Hari Anti Korupsi Sedunia. Selamat Berdemonstrasi. SAVE KPK. SAVE INDONESIA. SAVE (juga) Rakyatnya. Sekian. Cc: @SupirPete2

Aksi2 mahasiswa ini, lbh banyak menimbulkan kecaman dari pada simpati. Shhg agenda2 mrk, tdk lagi didukung oleh masy. #SedihKita

Sy pikir mahasiswa jg perlu mengevaluasi diri. Sy tetap dukung aksi2 itu. Tapi mengapa rakyat tdk lagi simpati? #SedihKita

Perlu menyusun ulang agenda perjuangannya. Sy paham persis, #TutupJalan ad ekspresi kebuntuan aspirasi mahasiswa #SedihKita

Para elit menjadi #Tuli tak mendengar. Mahasiswa alami kebuntuan saluran aspirasi Jalan terakhir, Anarkis dan/atau tutup jalan. #SedihKita
readmore »»ǴǴ

Rabu, 05 Desember 2012

Obat HIV AIDS

Rabu, 5 Desember 2012

Sy sdh katakan HIV/AIDS lbh sbg fenomena sosial ekonomi dan bukan sbg fenomena penyakit dlm sebab2nya.Cek: http://www.arifatul-daily.blogspot.com/2012/12/menolak-kampanye-penggunaan-kondom.html … #ObatHIVAIDS

Mk memikirkan #ObatHIVAIDS hrs dimulai dari paradigma tadi.Tanpa meninggalkan sec keseluruhan apa yg sdh dikerjakan salma ini #ObatHIVAIDS

Coba bayangkan HIV AIDS yg sdh hampir 30 th dikenali tjd pd manusia tp blm ditemukan obatnya. Mgkn mmg obatnya Bukan medis. #ObatHIVAIDS

Walau kita meyakini setiap penyakit pasti ada obatnya. Tapi mgkn kita perlu memperluas makna "obat". Bukan hanya obat medis #ObatHIVAIDS

Mk jk sampai saat ini #ObatHIVAIDS dari medis blm ditemukan. Mgkn mmg begitulah penyakit ini diciptakan. Ia butuh obat lain, #ObatSosial

#ObatSosial fokus pd 3 Masalah sbgmn yg sdh sy sebutkan: #Ekonomi; #Moralitas; #Keluarga. Sy akan fokuskan solusi ut #FreeSex. ##ObatHIVAIDS

#Ekonomi : Mulai dari memberdayakan kembali para #PSK ut peroleh pekerjaan baru yg layak. Jgn cuma dirazia lalu didata. #ObatHIVAIDS

#Ekonomi: Lalu secara keseluruhan masalah ini diselesaikan dg menata ulang mind set masy ttg Harta. Pelajaran Enterpreneurship. #ObatHIVAIDS

#Ekonomi : agar setiap org bisa ciptakan pekerjaan. Jd kaya itu bukan tabu. Tapi stlh kaya harus #Dermawan. Byk2 infak sadhoqah #ObatHIVAIDS

#Ekonomi : agar org2 miskin tdk terpaksa memilih "jln haram" ut dapatkan uang (mis: #PSK), ada #Dermawan yg bantu. #ObatHIVAIDS

#Ekonomi : kuatkan peran #Zakat dan #Pajak ut menyelesaikan masalah2 kemiskinan. Terakhir, pemerintah siapkan lapangan kerja. #ObatHIVAIDS

#Keluarga : Ktk Al Quran berbicara ttg #zina (mis: #FreeSex). Kata Al Quran: "Jangan dekati". Itu ada aspek #KendaliInternal. #ObatHIVAIDS

#Keluarga : Nilai2 #Moral dari agama dan budaya ciptakan #KendaliInternal. Keluarga dan institusi pendidikan punya tanggung jawab besar. #ObatHIVAIDS

#Keluarga : Islam sangat memudahkan jalan menuju pernikahan. Jika anak2 muda sdh "berpotensi" menyimpang...nikahkan segera. #ObatHIVAIDS

#Industri : Terutama akses media yg potensial memancing anak2 muda melakukan #FreeSex. Sinetron yg buruk, situs2 internet dst. #ObatHIVAIDS

#Industri : sinetron2 skrg, mencitrakan #Pacaran sbg hal yg "prestatif". Itu salah satu sebab awal dari sex di luar nikah. #ObatHIVAIDS

#Industri : THM2 hrs "dihabisi" agar sumber2 yg potensial jadi tempat "jajan" hilang dari sumbernya. Perda hrs tegas. #ObatHIVAIDS

#Keluarga : Keharmonisan keluarga mjd penting. Para suami "jajan" krn rumah tdk menjadi tempat nyaman baginya. #ObatHIVAIDS

#Keluarga : Bahkan sumber penularan HIV lain terutama #Narkoba (Melalui Jarum Suntik), para pengguna umumnya dari #BrokenHome. #ObatHIVAIDS

Itulah kira2 #ObatSosial yg saya tawarkan untuk #ObatHIVAIDS. Jangan....Jangan lagi gaungkan kampanye #PenggunaanKondom. Itu tdk benar!!

Jgn trs begitu, Sambil meneliti #ObatMedis HIV/AIDS, engkau cegah penularannya dg #Kondom. Kau tlh membunuh jiwa2 sblm jasad. #ObatHIVAIDS
readmore »»ǴǴ

Sabtu, 01 Desember 2012

Menolak Kampanye Penggunaan Kondom!!!

Sabtu, 1 Desember 2012
#HARI AIDS SEDUNIA

Sy ad org yg menolak Ide #PenggunaanKondom. Meski itu dikhususkan untuk kalangan yang bersiko: pekerja sex dan pelanggannya #WAD2012

Mgkn pendapat sy ini, akan ditolak oleh para pegiat #preventif dlm penanganan penyakit. Latar belakang sy jg dari sana #WAD

Kenapa sy menolak ide #PenggunaanKondom?. Pertama, krn ide ini tdk menyelsaikan permasalahn HIVAIDS secara keseluruhan #WAD2012

Maka sejak awal sy menolak #KampanyeMenkes ttg #PenggunaanKondom bbrp bulan lalu. Krn ide ini tdk menyelesaikan #WAD2012

#PenggunaanKondom tdk mencabut masalh HIV AIDS dari akarnya. Ia hanya sedikit memngkas pucuk masalahnya. #WAD2012

#PSK itu "menjajakan", alasan utamanya ad #FaktorEkonomi. Sedangkan mrk yg suka "jajan", ad krn #FaktorMoral & #Keluarga #WAD2012

Coba saja adakan Survei ut mengetahui alasan kenapa mereka memilih pekerjaan sbg #PSK. semuanya akan bermuara pd alasan #Ekonomi #WAD2012

Coba jg survey kenapa mrk suka "jajan". Semuanya krn alasan #Moralitas yg rendah oleh krn #Agama yg lemah pd mereka. #WAD2012

Coba jg survey kenapa mrk suka "jajan". Semuanya (juga) krn alasan #Ketidakharmonisan di #RumahTangga. Ini yg hrs diperhatikan #WAD2012

Fokus #Menkes seharusnya pada #TigaAspek tadi. Dana ut HIV AIDS harus dialokasikan ut menangani hal2 tsb #WAD2012

Bgmn langkah #Pencegahan yg paling mgkn ut saat ini?. Sy msh menyepakati #PenggunaanKondom. TAPI bersyarat....#WAD2012

Syarat Pertama: #PenggunaanKondom hanya dibolehkan untuk: #PSK dan #YgSukaJajan. #WAD2012

Syarat Kedua : #Kondom tdk boleh #DijualBebas. Tapi oleh Institusi yg Resmi. Sy rekomendasi dari #Kemenkes atau #Dinkes #WAD2012

Syarat Ketiga : Berikan batasan waktu dibolehkannya #PenggunaanKondom dg memenuhi Syarat pertama dan kedua diatas #WAD2012

Syarat Keempat : Segera alihkan upaya #PencegahanHIVAIDS pd penyelesaian 3 alasan mgp #PSK dan #YgSukaJajan terjadi. Sdh sy sebutkn #WAD2012

Libatkan seluruh #StakeHolder yg bisa membantu upaya #Penyelesaian #3Faktor terjadinya #PSK dan #Jajan tadi. Bisa Tokoh Masy. dst #WAD2012

Ini ide sy, ut salah satu aspek sumber HIV AIDS #SexBebas oleh PSK dan#YgSukaJajan. Sy tdk melarang org #BerhubSex #WAD2012

Tapi #BerhubSEX harus dg pasangan yg #Syah dan #Dibolehkan. Sy tdk berpikir hanya ut saat ini, tapi ut masa2 yg akan datang #WAD2012

Sy hanya sdg berpikir ttg #Mentalitas anak2 yg akan lahir setelah hari ini jika ide #PenggunaanKondom terus digaungkan #WAD2012

Efek #Mentalitas yg bobrok akan membuat kita #Sengsara sbg sebuah bangsa, bahkan sampai bbrp generasi mendatang #WAD2012

Kampanye #PenggunaanKondom tnpa syarat2 yg sdh sy ajukan, brpotensi dpahami: "Silahkan #BerhubSex, bebas!! tp pake kondom biar aman #WAD2012

Apalagi Basis #Moral dan #Agama anak2 muda yg #Berantakan, ditambah lagi dg keharmonisan #Keluarga yg tdk baik. Berisiko!! #WAD2012

#PenggunaanKondom, hanya menyelesaikan masalah dipucuknya. Padahal #Mentalitas yg bobrok akibat #SexBebas yg "aman" hancurkan(cont) #WAD2012

....hancurkan bangsa yg efeknya dirasakan sampai bbrp generasi mendatang. Maukah kita begitu? Sy kira hanya org tdk waras yg mau #WAD2012

Untuk masalah #Ekonomi, kita mulai dari para #PSK, menyediakan #LapanganKerja baru bagi mrk. Mmg susah. Tapi hrs mulai dari sini! #WAD2012

Untuk #Moralitas & #Keluarga, kita kuatkan lagi nilai2 agama dan budaya yg mampu cegah #SexBebas. Masukan dlm kurikulum pendidikan #WAD2012

Untuk #Moralitas & #Keluarga bisa gunakan banyak cara. Yg pertama #KurikulumPendidikan. Menghidupkn lagi #Budaya2 Lokal yg baik #WAD2012

Jangan pernah pisah2kan lagi nilai2 #Agama dan #BudayaIndonesia dlm #KurikulumPendidikan. Itu hanya lahirkan #SplitPersonality #WAD2012

Jg, jangan pernah memandang aspek penyakit fisik sbg satu2nya dampak #SexBebas. Krn kita ini manusia. Bukan Hewan #WAD2012

Jg, jangan pernah lagi menyelesaikan masalah kita hanya dg paradigma penyelesaian sesaat dan sempit. Ada generasi bangsa ssdh kita #WAD2012

Kita yg hidup saat ini, bertanggung jawab mewariskan #Nilai2 yg bisa membuat #GenerasiMendatang hidup penuh kebanggaan #WAD2012

Sekian. Ceremony WAD2012, tdk boleh lagi terulang. Sy berharap kelak, WAD2012 hanya akan jadi sejarah, bhw kita prn memperingatinya #WAD2012
readmore »»ǴǴ

Jumat, 30 November 2012

Membunuh Mimpi

30 November 2012
Pukul 23.00 WITA

Aku ingin mengajak malam bersama kita, Untuk membunuhi mimpi-mimpi. Aku jg ingin mengajak dingin, Untuk Mengakhiri harapan-harapan #UjungMimpi

Bulan, Bintang, dan Sang Surya akan memandu menuju penghujung fantasi mimpi-mimpi ini. Langkah2 sdh hampir di ujung alam mimpi #UjungMimpi

Lalu bersamanya kita genggami awan yang kelabu. Hapuskan lagu-lagu rindu ini. Pendarkan cahaya pandang. Biar damai menyapa #UjungMimpi

Tapi sblm sampai kesana. Aku ingin menyepikan hati. Juga kau. Ut Berakrab-akrab dengannya. Kan ada nuansa yg terasa #UjungMimpi

Nuansa yg bergerak pelan menuruni dinding hati. Ciptakan kegembiraan2. Membawa kabar yg ceriakan penghuni2 hati #UjungMimpi

Apakah kau tdk tertarik jika kuajak kesana?. Padahal pintu telah terbuka. Obor hati jg kini telah benderang. #UjungMimpi

Krn fantasi mimpi-mimpi ini hanya bisa wujud dengan mebelalakkan mata. Aku sdh bilang: Bulan, Bintang dan Sang Surya menemani #UjungMimpi

Tak perlu menunggu sampai pagi datang menjemput mimpi lagi. Krn bulan sdg menatapi. Juga bintang2 mengawasi dari kejauhan #UjungMimpi

Dan yakinilah, pagi akan datang bersama mentari. Sehingga Engkau akan selamanya terbangun dari fantasi mimpi2 itu. Sekian #UjungMimpi
readmore »»ǴǴ

Kamis, 29 November 2012

Untuk Mereka "Pejuang Khilafah" Cc: @eramuslimers

Makassar, 27 November 2012

Kekuatan kita tdk mjd lagi kekuatan islam, bahkan potensial mjd komparador kebatilan, sadar atau tidak !! Cc: @eramuslimers

Inilah. Krn tabiat kita yg tlh "taklid". tanpa kesiapan ut "berbeda". Lalu mjdkn saudaranya sendiri sbg musuh Cc: @eramuslimers

Seolah dominasi kebenaran hanyalah milik anda. Cukuplah, #JILers, Zionis, dkk yg trs menghujat kita, jgn tambah lagi!! cc: @eramuslimers

Kita bersepakat diatas hal2 yg kita sepakati. Jangan ribut2 kan hal yg sebernya khilafiah dlm teknis ttg khilafah Cc: @eramuslimers

Jk nasehat ini masih tak cukup bagimu. Biarlah tangan Allah yg turun "mengeksekusi" hati2 kita Cc: @eramuslimers

Lalu kita biarkan sejarah yg membuktikan. Jk tak sampai kita disana. Titipkanlah pesan2 ini pd generasi stlh kita. Cc: @eramuslimers

Aku masih percaya, meski kita beda jalan. Kelak kita akan bertemu di persimpangan jln sejarah. Itulah "khilafah" Cc: @eramuslimers

Tapi jk pun kita tak bisa sejalan dimasa depan. Mungkin kita akan "saling membunuh". Tapi Sejarah menertawakan kita spt skrg Cc: @eramuslimers

Telah lama kupilih ut tak terus "mendebatmu" krn itu tak baik bagi hati kita. Tp kali ini izinkan aku mengingatkanmu lagi Cc: @eramuslimers

Aku titipkan salam cintaku untuk kalian. Dalam doa2 aku. Krn kalian tak pernah kapandangi sbg musuh. Entah kalian? Cc: @eramuslimers
readmore »»ǴǴ

Minggu, 25 November 2012

Tweet Negatif, Negara Gagal??

Ahad, 25 November 2012

Kita berbagi keresahan terus menerus dimedia ini. Ada yg komentarnya terus negatif. Ini membuat khalayak mudah marah #TweetPositif

Dg hastag #saveRI harapannya berbagi resah? Atau mgkn itu sebagian penyebab hati2 kita mudah marah kpd siapapun #TweetPositif

Teringat kalimat pak @Fahrihamzah : "kita berantas korupsi sémbari umumkan kasus korupsi terus meningkat. #TweetPositif

Lbh lanjut, jika berbuat baik, dikomentari dg #Pencitraan. Jk negatif, kita hujat kuat2. Kita sebarkan aura ut saling curiga #TweetPositif

Ada jg akun2 anonim penyebar fitnah. Tp juga akun2 asli yg bgt. Kita sebarkan aura kemarahan. Kerusuhan dimana. disemua level #TweetPositif

Mrk seolah ingin memperbaiki keadaan. Tp sebenarnya sdg merusak kita dg Cara paling halus. Waspada! #TweetPositif

Mk benarlah: jk anda ingin mengetahui apakah suatu bangsa akan terus tumbuh atau tdk? lihatlah emosi yg berkembang pd mrk. #TweetPositif

Skrg tweeps sendirilah yg memilih: berbagi keresehan yg positif, atau terus menyebarkan kecemasan tanpa solusi yg menyelesaikan #TweetPositif

Mari berbagi harapan, tdk sekedar kecemasan yg tak terarah. Tapi mari kita ciptakan kegelisahan yg menguatkan. #TweetPositif

Kegelisahan yg membuat kita terus berkarya. Bukan menciptkaan ledak2an perasaan yg berujung pd ketidakpastian. #TweetPositif
readmore »»ǴǴ

Cinta Ini Kontras

Ahad, 25 November 2012
Pukul 05.45 WITA

Cinta itu,dlm bentuknya, kadang mjd rasa yg brjalan saling menjauh. Ini bukan ttg "permusuhan". Tp ini ad Cinta yg dibenarkn #CintaYgKontras

Dlm ruang perasaan para pemiliknya, episode rindu dan cinta yg hadir dijiwa mrk berjalan menuju dua titik akhir yg berbeda. #CintaYgKontras

Ktk engkau rindu padanya, atau ktk engkau membuktikan cintamu. Ia sebenarnya sdg menikmati hari2 nya ut melangkah pergi jauh #CintaYgKontras

Ktk ia rindu pdmu, atau ktk ia buktikan cintanya pdmu. Engkau sebenarnya sdg melangkah pergi menuju harapannya, trs hidup #CintaYgKontras

Jd, ia menjadi mata air yg memberimu kesejukan ut terus hidup. Sdgka engkau menyiraminya ut kesejukan menuju kematiannya #CintaYgKontras

Bahkan #CintaYgKontras ini, mjd perasaan yg diharuskan stlh Cinta pd Allah dan Rasul-Nya. Ia agung, tapi ia ada...nyata dikehidupan

Cintanya, dititipkannya ke langit, agar kelak terijabah, walau ketika ia telah pergi, lepas dari dunia. #CintaYgKontras

Cinta yg kelak memberi energi untuk tumbuh, menjalani hari2mu yg sendiri tanpa mereka. Dg doa2 yg trs menemanimu #CintaYgKontras

Itulah episode cinta dlm bentuknya yg berbeda dari yg kita kenali. Tapi ada, bahkan ada disepanjang sejarah manusia. #CintaYgKontras

Cinta anak - anak dan Cinta para orang tua. Itulah cinta yang agung. Terimaksih ayah ibu, kutitipkan rinduku melalui doa2 #CintaYgKontras

Kini kami meneruskan hidup, dg doa2mu yg kini sdg dan mgkn sebagiannya tlh sampai ke langit. terus menaungi kami spjg hidup #CintaYgKontras

Dan jika kelak, cinta yg hendak kubalaskan ini tak bs lagi menyentuh jasadmu, biarkan aku titipkan melalui doa-doaku untukmu #CintaYgKontras

Ut menemani menjalani hari2 panjangmu, di pembaringanmu yg terakhir. Sampai kita dipertemukan kembali, Insya Allah #CintaYgKontras
readmore »»ǴǴ

Rabu, 14 November 2012

Kampanye Lingkungan #Massamba Luwuk Utara

Massamba, 14 November 2012
*Sebagian Isi Orasiku Pada Kampanye Lingkungan Di Massamba Luwuk Utara

Ini bukan kisah tentang sesuap nasi atau sebongkah berlian.
Ini ad kisah tentang cinta dan pengabdian.
Pagi yg dingin antara palopo-masamba.
Tapi pepohonan dan kotanya menyambutku hangat bersama mentari pagi...
Aku datang berbagi cinta agar bumi membalasi kita,
jg dengan cinta...Mari pergauilah bumi dg penuh kasih.
Ia jg akan membalas kasih

Ketika kubuka mata pagi ini, kota #Massamba menyambutku dengan sungainya yg indah meski agar kering, tpi masih bersih, tak tercemari

Di belakang sana, kutinggalkan Makassar, dengan sungainya yg mulai beraroma tak sedap, airnya menguning, menghitam, byk endapan #Massamba

Dedaunan yg hijau, jg dingin menyapaku pagi ini. Sejuk, dan tenangnya suasana pagi, menemani menatap mentari yg mulai meninggi #Massamba

Di belakang sana, kutinggalkan kota yg paginya begitu hangat. Pagi, bukan disambut nyanyian burung, tapi hiruk kendaraan & pabrik #Massamba

Kulayangkan khayalku di 10-an tahun silam dan 10-an tahun yang akan datang. Bgmn wajah Makassar yg lalu? Bgmn wajah #Massamba kelak?

Meski aku tak hidup di Makassar 10 tahun lalu, tapi kupercaya. mgkn hijau, dan nuansa #Massamba hari masih kita temuai disana

Tapi mgkn juga 10 tahun mendatang, di #Massamba ini akan kau temui nuansa seperti Makassar. Gerah, Pagi yg tak lagi dingin, riuh dan gaduh

Aku bertanya: Siapa yang harus dipersalahkan?. KIta bisa menunjuk banyak wajah. Tapi mari kita mulai dg, menunjuk wajah sendiri #Massamba

Kenapa kita perlu menunjuk wajah kita sendiri? kita jg bertanggung jawab atas lingkungan. Apalagi komitmen pemerintah msh kurang #Massamba

Apa yg kita buang ke lingkungan (sampah) adalah uang. Jk dibengkalaikan kelingkungan ia jadi masalah, kita kelola jadi uang #Masammba

Tahun depan, di rumah saya yg baru, sy punya impian untuk ini. Mengelolah sampah jadi uang. Mudah2an ada jalan #Massamba

Sy mau memulainy dari kompleks saya, minimal penduduknya yg cukup terdidik jadi mudah diarahkan. Tekadku di Tahun baru ini #Massamba

Krn saya meyakininya, memelihara keseimbangan lingkungan adalah bagian dari cara saya beribadah kepada Allah SWT. Sekian #Massamba
readmore »»ǴǴ

Senin, 12 November 2012

Ruang Hati

Senin, 13 November 2012

Khadijah itu lembut, penyabar, penuh pengertian, dan dukung penuh perjuangan. Tapi tak semua lelaki mampu beristeri jauh lebih tua.‘Aisyah itu cantik, cerdas, lincah, dan imut. Tapi tak semua lelaki siap dengan kobar cemburunya nan sampai banting piring di depan tamu. (Salim A. Fillah)

#3. Ada lagi yang lain, Istri-Istri Sang Rasul, janda para Sahabat Yang Wafat dlm perang-perang yang mereka jalani. Dengan semua sifatnya

#4. Masalah kita bukan pada: Siapa, dg sifat yang mana yang akan anda pilih? Bukan itu sebenar masalahnya

#5. Tapi, entah hati siapa yg dapat mendekati hati seperti Sang Rasul, Yg sekaligus bisa menempatkan mereka, dg ragam tipikalnya....(cont)

#6. ....dalam hatinya, yang hanya satu itu. Mgkn engkau harus menyediakan banyak bilik hati. Yang mgkn untuk satu sifat dari...(cont)

#7. ...dari salah satu mereka saja, hatimu tak dapat menampungnya. Bertanyalah pd dirimu sendiri: seberapa besar ruang pemakluman di hatimu?

#8. Tapi masalahnya tdk hanya itu, hatimu bukan hanya untuk satu sifat dari salah satunya (jgn dulu ngomong yg banyak)?. Ada yg lbh lagi...

#9. Krn Sang Rasul, menempatkan juga di ruang hatinya, seluruh umat manusia. Itulah yang disifatkan oleh Allah pada beliau

#10. "Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu...

#11. sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin (Q.S 9: 128) "

#12. Seluas apa hatimu? aku tak tahu, tapi semoga dg mengetahui seluas apa Sang Rasul, kita tahu dari mana harus memulai....

#13. Memulai untuk menyiapkan ruang hati yang luas, untuk banyak orang dan untuk mereka yg akan datang sesudah ini....

#14. Sekian !!!

readmore »»ǴǴ

Sabtu, 10 November 2012

Siapa Cagub & Cawagub Sulsel Yang Peduli Lingkungan??


“Atmosfer” Sulawesi Selatan

Genderang perang Pilkada Sulsel telah ditabuh, tepatnya pada hari Jum’at tanggal 14 September 2012, proses pendaftaran Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan periode 2013-2018 telah dilaksanakan. Tiga pasang calon gubernur dan wakil gubernur, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu`mang (SAYANG) dan Ilham Arif Sirajuddin-Azis Kahar Mudzakar (IA), Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi (Garuda-Na) akan saling berhadap-hadapan memperebutkan kursi orang nomor 1 dan nomor 2 di Sulawesi Selatan.

Di hari pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur ke KPU, ada suasananya yang sebenarnya sudah sering kita rasakan, khususnya warga Kota Makassar, tetapi suasana hari itu mungkin sedikit berbeda. Suasana itu adalah suasana kemacetan. Jika selama ini kemacetan adalah pemandangan yang hari-hari kita rasakan. Kali ini, kemacetan ini disebabkan karena penutupan beberapa ruas jalan protokol dalam rangka memperlancar pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.

Terlintas pertanyaan dalam hati saya, dan juga mungkin pada sebagian besar warga yang terjebak dalam kemacetan tersebut.

Apakah suasana kemacetan ini juga dirasakan oleh dua pasang Cagub dan Cawagub yang kelak, salah satu dari pasangan tersebut akan menjadi pemimpin kita di Sulawesi Selatan?. Jawabannya, bisa ia dan bisa tidak. Tapi yang pasti di hari pendaftaran tersebut, mereka tidak merasakan kemacetan sebagaimana sebagian masyarakat Kota Makassar.

Lingkungan Kita Telah Berubah

Ada suasana yang kita rasakan sudah sangat berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun silam. Ini bukan tentang panasnya “atmosfer” politik karena adanya pemilukada. Tetapi ini tentang atmosfer langit kita yang sesungguhnya, khususnya di Sulawesi Selatan, yang terasa begitu panas, akibat suhu lingkungan yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Bagi mereka, yang hidup di ruangan ber-AC, termasuk para cagub dan cawagub tersebut, mungkin tidak begitu merasakan perubahan ini, tetapi bagi masyarakat umum yang hidup dipinggiran-pinggiran kota, yang hidup di ruang-ruang tak ber-AC, akan merasakan panas yang berkepanjangan. Tidak pagi dan tidak malam, Panas dan suasana gerah terus menemani mereka di setiap pergantian waktu.

Pada tanggal 12 Mei 2011, Laporan Balai Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merelease hasil pengukuran suhu udara di Makassar dan beberapa kota di Sulawesi Selatan lainnya berada pada kisaran 23-35 derajat celcius. Kondisi ini membuat udara di siang hari maupun malam hari terasa sangat panas dan gerah. Para pembaca juga, tentu saja merasakannya. Dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa suhu udara di Kota Makassar dan beberapa wilayah lain di Sulawesi Selatan tergolong cukup tinggi (kabar-toraja.com).

Sekitar setahun kemudian, pada tanggal 6 September 2012, BMKG wilayah Makassar menyebutkan, suhu udara di Kota Daeng meningkat dibanding bulan yang sama di tahun-tahun sebelumnya. Suhu udara Makassar mencapai temperatur maksimum 34 derajat Celcius. Diperkirakan puncak musim kemarau untuk wilayah Makassar sampai Pinrang tahun ini terjadi Agustus sampai September dengan suhu yang mencapai 33 hingga 34 derajat. Suhu normal biasanya hanya 28-29 derajat. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlangsung sampai akhir September, dan hujan tidak ada sama sekali (okezone.com).

BMKG wilayah Makassar melansir suhu udara rata-rata di pesisir barat Sulsel, mulai dari Kota Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Sidrap, dan Pinrang berkisar antara 33 dan 34 derajat celsius selama Agustus-September. BMKG memperkirakan, musim kemarau di Makassar-Pinrang terhitung sejak Mei 2012 dan diprediksi baru berakhir pada November 2012. Sementara, puncak musim kemarau terjadi Agustus-September.

Jadi suhu udara di kota Makassar dan Sulawesi Selatan telah mengalami peningkatan, minimal dalam dua tahun terakhir ini. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi kondisi kehidupan dan aktivitas masyarakat Sulsel baik dalam segi produktifitas di bidang pertanian, kesehatan dan lain sebagainya.

Kerusakan Lingkungan, Perubahan Iklim & Kesehatan

Tren peningkatan temperatur udara di bumi, tak terkecuali Sulawesi Selatan, diperkirakan akan terus terjadi di tahun-tahun mendatang. Di antara faktor yang paling berkontribusi terhadap peningkatan suhu bumi adalah terus bertambahnya emisi Gas Rumah Kaca (GRK) ke atmosfer tanpa mampu dikendalikan secara maksimal.

Protokol Kyoto menyebutkan ada enam jenis gas rumah kaca, yaitu karbon dioksida (CO2), metana (CH4), nitrogen oksida (N2O), dan tiga gas-gas industri yang mengandung fluor (HFC, PFC, dan SF6).

Emisi CH4 berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan, banyak dihasilkan dari sampah yang tidak tertangani secara baik, khususnya sampah–sampah yang ditampung di TPA dengan metode open dumping, dihamparkan begitu saja dilahan TPA secara terbuka. Data yang kami peroleh, menemukan bahwa dari 15 kabupaten di Sulawesi Selatan, yaitu Selayar, Bulukumba, Pare-Pare, Luwu Utara, Gowa, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang dan Makassar menggunakan sistem open dumping. Hanya empat kabupaten/kota saja yang menggunakan sistem Managed anaerobic yaitu Makassar, Selayar, Pangkep dan Wajo. Hal ini pun, dalam pengetahuan penulis masih dianggap belum memenuhi syarat, karena pengelolaan yang belum baik.

Sedangkan untuk CO2, gas ini secara normal selalu ada di udara dan mengalami proses melalui siklus karbon, sehingga kadarnya bisa terus dalam keadaan yang normal dan tidak membahayakan manusia dan makhluk hidup lainnnya. Akan tetapi, aktivitas manusia dapat menggangu siklus alami CO2, misalnya akibat penggundulan hutan, pembakaran hutan untuk pembukaan lahan pertanian. Sehingga tidak terurai lagi secara alami dan menempati atmosfer langit kita.

Belum lagi kondisi kemacetan kendaraan yang merupakan pemandangan hari-hari yang kita rasakan memberikan kontribusi yang cukup besar bagi peningkatan jumlah gas rumah kaca di udara, khususnya CO dan CO2. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa jumlah CO dan CO2 yang dilepaskan oleh sebuah kendaraan akan meningkat beberapa kali lipat akibat kemacetan. Belum lagi di tahun–tahun mendatang jumlah kendaraan di kota Makassar dan Sulsel secara umum diprediksi akan terus mengalami peningkatan.

Sedangkan hutan yang merupakan sumber utama penghasil oksigen bagi kehidupan telah mengalami kerusakan yang cukup memprihatinkan. Pada tahun 2005 luas lahan kritis dalam kawasan hutan mencapai 369.955,54 ha (dari 1.928.587 ha total luas hutan lindung), dan diluar kawasan hutan mencapai 312.827,75 ha. Selain itu luas areal hutan bakau juga terus mengalami penurunan, pada tahun 2006 yang tersisa hanya sekitar 9.795 ha dengan kondisi 40,71% rusak berat, 10,22 rusak sedang, dan hanya 15,27% dalam kondisi baik.

Peningkatan kadar GRK di atmosfer akan menyebabkan bumi menjadi seperti sebuah ruangan berkaca, yang tembus cahaya matahari, tetapi panas yang masuk bersama cahaya matahari tidak bisa dipantulkan kembali keluar akibat terhalangi oleh keberadaan gas-gas tersebut di atmosfer langit kita.

Studi tentang perubahan iklim telah banyak dilakukan dan hasilnya memang cukup mengkhawatirkan. Studi yang dipublikasikan oleh jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (2010), mengungkapkan bila skenario terus berlanjut maka diperkirakan kejadian sekitar 50 juta tahun lalu akan terulang. Ketika itu perubahan iklim telah mematikan sejumlah primata.

Efek pemanasan global tentu saja tidak hanya membahayakan primata saja, tetapi termasuk kita juga manusia. Beberapa tren perubahan pola penyakit juga terus ditemukan, seiring dengan terus meningkatnya suhu bumi. Juga, peningkatan suhu bumi, menyebabkan para petani tidak mampu lagi “meramal” kapan musim hujan akan mulai dan kapan musim kemarau akan berakhir sehingga berdampak pada produktifitas pertanian.

Prediksi jumlah emisi gas rumah kaca di Sulawesi Selatan pertahun sejak tahun 2010 – 2020 mendatang (dalam Gg) untuk daerah Selayar, Bulukumba, Pare-Pare, Luwu Utara, Gowa, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru, Bone, Soppeng, Wajo, Sidrap, Pinrang dan Makassar diperoleh sebagai berikut:

Untuk tahun 2010 jumlah emisi CH4 yang dihasilkan sudah 3,20 Gg CH4 atau setara dengan 67,288.2 Gg CO2. Dan jumlah ini akan mengalami peningkatan di tahun 2020 menjadi sebesar 23,67 Gg CH4 atau setara dengan 497,0752 Gg CO2. Dengan kontribusi gas CH4 paling berasal dari timbunan sampah, utamanya dari TPA dari 15 Kabupaten Kota tersebut di atas. Jika data tersebut baru prakiraan jumlah gas CH4 dan CO2 yang dilepaskan dari sektor sampah. Bagaimana dengan gas rumah kaca lainnya seperti CH4, CO2, N2O, CFC dan sebagainya?

Data di atas baru prakiraan emisi gas rumah kaca dari sektor limbah padat. Kontribusi industri terhadap peningkatan gas rumah kaca juga diperkirakan sangat besar khususnya untuk wilayah Makassar. Baik dari aktivitas pembakaran maupun dari hasil buangan limbah cairnya. Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Keindahan Kota Makassar, 2008 menyebutkan bahwa jumlah industri yang beroperasi di kota Makassar pada tahun 2004, adalah sekitar 4.288 unit yang terdiri 4.099 unit industri kecil dan 199 unit industri besar.

Jadi bisa dibayangkan, akan seperti apa kondisi atmosfer yang melingkupi langit di Sulsel di tahun-tahun mendatang jika tidak ada kesadaran, khususnya para pengambil kebijakan di Sulsel, untuk memikirikan penanggulangan masalah emisi GRK ini. Wilayah yang kita diami ini di tahun-tahun mendatang, kelak tidak akan terasa nyaman lagi untuk dihuni, karena suhu udara yang terus menerus meningkat.

Meskipun disadari bahwa masalah pemanasan global bukanlah masalah lokal di lingkup Sulawesi Selatan saja, sehingga tidak mungkin bisa diselesaikan hanya dalam lingkup Sulsel. Akan tetapi, diperlukan itikad baik dari Cagub dan Cawagub untuk terus berkontribusi terhadap penataan lingkungan hidup. Karena pasti, kondisi lingkungan akan sangat mempengaruhi kehidupan kita secara keseluruhan, tak terkecuali warga masyarakat di Sulawesi Selatan.

Selain itu, Peraturan Presiden No. 61 Tahun 2011 telah menyebutkan bahwa Gubernur harus menyusun Rencana Aksi Daerah untuk Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAD-GRK) dalam rangka menurunkan emisi GRK di masing-masing wilayah provinsi. Sehingga Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota berperan sangat penting sekaligus berkewajiban dalam upaya penurunan emisi GRK di daerah. Kedepannya, siapapun gubernur yang akan memimpin Sulsel bersama para Bupati/Walikota, memiliki “kewajiban” untuk merealisasikan agenda-agenda penataan lingkungan hidup khususnya terkait dengan GRK ini.

Politik & Kesehatan

Prof Umar Fachmi Achmadi Ph.D, menyebutkan bahwa memperjuangkan derajat kesehatan masyarakat adalah sebuah kegiatan politik. Karena ketika berbicara tentang keinginan, sebuah cita-cita untuk menuju masyarakat yang memiliki derajat kesehatan yang lebih sehat, hal itu adalah ekspresi dari sebuah ideologi politik.
Dalam kuliah-kuliah yang pernah saya ikuti dijelaskan bahwa, salah satu determinan yang paling menentukan efektifnya program peningkatan derajat kesehatan adalah kebijakan. Penentu kebijakan penataan dan pengelolaan lingkungan dalam lingkup Sulawesi Selatan salah satunya adalah Gubernur.

Kebijakan tentang lingkungan yang merupakan keputusan pengambil kebijakan yang dapat atau memang ditujukan untuk mempengaruhi kondisi lingkungan strategis lainnya adalah salah satu faktor yang sangat berperang dalam upaya menciptakan kondisi yang aman dan sehat bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Kebijakan makro di bidang lingkungan, misalnya penataan sistem pengeloaan sampah di TPA, pencegahan dan penindakan aktivitas penebangan hutan, pengujian emisi kendaraan bermotor dan seterusnya akan mampu mengurangi potensi risiko timbulnya penyakit akibat pencemaran udara oleh adanya emisi GRK.

Kita semua adalah masyarakat Sulawesi Selatan, yang saat ini sedang dihadapkan pada pilihan-pilihan politik, secara khusus menjelang pemilukada Sulsel di awal tahun 2013 mendatang. Keterlibatan kita didalamnya, tentu saja tidak bisa hanya sekadar ikut ramai, kita juga harus bisa memperjuangkan nasib kita sendiri dan nasib kebanyakan orang-orang di sekitar kita. Dalam pesta demokrasi ini, kita wajib melihat visi misi pasangan cagub dan cawagub tersebut. Melihat janji-janji kampanye mereka. Apakah visi misi tersebut memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup atau tidak. Tapi tidak hanya cukup dengan itu, kita juga perlu melihat seberapa realistis program-program tersebut untuk mereka realisasikan. Sekali lagi jika ada!!!

Melalui tulisan ini, saya hanya menyarankan satu hal kepada seluruh warga Sulawesi Selatan, bahwa diantara pertimbangan yang akan kita berikan untuk menentukan siapa yang akan kita pilih dalam pemilukada Gubernur Sulsel awal tahun depan adalah seberapa pedulikah mereka, Pasangan Cagub dan Cawagub tersebut, terhadap kondisi lingkungan hidup khususnya di Sulawesi Selatan.

Selamat mengikuti hiruk pikuk dan panasnya atmosfer politik di pilgub Sulsel periode 2013-2018, tetapi jangan lupa kita hidup dalam atmosfer yang terus bertambah panas.
readmore »»ǴǴ

Senin, 05 November 2012

Jedah Canda Bersama @AryaSandhiyudha (Kandidat Ph.D Turki)

Makassar, 5 November 2012

Sebenarnya Turki itu bukan hanya sebuah negara bagi ku, tapi ia ad harapan, seperti Indonesia, seperti juga mesir....Aku percaya (Arif Atul M Dullah)

@AryaSandhiyudha: jika ada yang masih menyimpan kaset PERUBAHAN (at-taghyir), dalam ceramah KH. Rahmat Abdullah tersebut ulasan ayat tsb.

@arifmahmudah: alhamdulillah masih ada, disave sangat aman :)

@AryaSandhiyudha:orang Makassar memang progressif. Mantab! :)

@arifmahmudah: Heheh, siap mas!!! anarkis dlm kebaikan

@AryaSandhiyudha: haha, perlu itu.. Bang Arif sibuk dimana sekarang? :)

@arifmahmudah: Wah, pertanyaannya menantang nih:) Lagi ngajar2 di kampus mas. Mudah2an bsa nyusul S3 tahun depan #doain ye...

@AryaSandhiyudha: amien.. insya Allah :-)

@arifmahmudah: sapa tahu bisa nyusul ke Turki hehe. Tapi mgkn ut bidang ilmu saya kurang cocok disana. sy berharap bisa kesana satu saat

@AryaSandhiyudha: Amien.. ngajar di kampus mana? saya tanggal 14 Jan-1 Feb di Indonesia insya Allah :)

@arifmahmudah: Di kampus SWASTA mas. mudah2an bisa dapat negeri tahun depan http://ngarep.com . Di indonesia mana? kan luas hehe.

@AryaSandhiyudha: pulang ke Jakarta, diusahakan penuhi undangan Aceh & Medan. Moga bisa juga ke Makassar insya Allah :)

@arifmahmudah: oooo, mungkin bisa diagendakan ke Makassar ya? hmmm, tapi gak janji mas, nanti ta cek teman2 disini...siapa tau bsa :)

@AryaSandhiyudha: Siap..

@arifmahmudah: wah, wah...okeh2 mas, ta` cek teman2 disini, mudah2an ada "lembaga" kampus yg mau kerjakan, ut share pengalamannya di Turki

@arifmahmudah: mantap mas!!!, ambil bidang ilmu apa S3 nya mas?

@AryaSandhiyudha: Ilmu Politik, bang.. Mohon do'a ya bang :)

@arifmahmudah: aamiin, berarti satu lagi stok kepemimpinan yg siap ut tahun 2024 ...mudah2an...aamiin.... :) #pemimpi #pekerja

@AryaSandhiyudha: wah, sebagai lulusan kampus "umum" saya gak ikut2 lah Bang, kalau pemimpin serahkan ke para ustadz & kafa-ah Syar'i :-)

@arifmahmudah: wah, jangan gitulah mas, hehe, kan mekanisme "nunggu penugasan" jg tetap haruslah...tapi bercita2 jg kan gak pa pa :)

@arifmahmudah: sdh dulu ya mas, nanti lanjut, sdh mau isya di Makassar nih, sekalian lanjut "ngisi". wass
readmore »»ǴǴ

Sesi 3 (Last): Sakit - Sehat, Tanggung Jawab Siapa??

Makassar, 5 November 2012

Tapi #lingkungan bukan hanya itu. Bukan hanya yg bersifat fisik dan mikroorganisme. Ada juga yg namanya #LingkunganSosial. #SakitSehat

Kalau #perilaku kita benar, #Lingkungan bisa dikondisikan agar sehat dan tdk mjd tempat tinggal penyebab sakit. Status #SakitSehat lbh baik

Tapi #Perilaku kita tdk cukup sendiri. Perlu #PerilakuKolektif yg baik. Krn #lingkungan ini luas, kita tdk hidup sendirian. #SakitSehat

#PerilakuKolektif ad wilayah kerja para #Sosiolog dg prosi yg terbesar tentu dg melibatkan byk stakeholder termasuk tenaga kes. #SakitSehat

#Sosiolog bisa menjadikan "kearifanlokal" suatu masy atau komunitas, sbg cara meningkatkan status kesehatan mereka.... #SakitSehat

Misalnya, pada sebagian suku adat, mengenal istilah #TanahAdat, itu baik dlm memelihara kondisi #Lingkungan agar tetap seimbang #SakitSehat

Itu satu contoh. Yg lain msh byk. Termasuk dlm mengatasi Masalah #Gender dlm hubungan sosial suatu masyarakat. Begini...#SakitSehat

Jk #sosiolog menganggap, #Gender mjd penghambat dlm mendapatkan akses #PelayananKesehatan, sebenarnya solusinya mudah. Asal Mau #SakitSehat

Masy. yg msh "saklek" dg masalah #Gender bisa dipahamkan, dididik, agar mengerti. Dg stake holder lain, terutama #Ahliperilaku. #SakitSehat

Pada saat yg sama, faktor keempat dlm konteks #SakitSehat ini, yaitu para penentu #Kebijakan, harus benar2 serius mengatasi masalah ini..

Para pemangku #Kebijakan wajib, sbg kewajiban dari Undang2, untuk menyediakan #PelayananKesehatan yg terjangkau bagi semua org. #SakitSehat

Si Miskin, Si Kaya, Jika sedang sakit, segera layani dan tangani. Berikan pelayanan yg terbaik. Kita sering prihatin terkait ini #SakitSehat

Tapi, faktanya berbeda. Ada pasien miskin, yg karena tdk ada uang, harus ditunda operasinya, padahal statusnya darurat #SakitSehat

Atau bbrp kasus. Pasien sdh ditetapkan jadwal operasinya, eh ternyata batal hanya krn petugas medisnya ada agenda diluar kota #SakitSehat

Ut yg kaya sebaliknya, biar petugas kesehatannya lagi diluar kota, ia siap datang ut operasi. Ini krn Uang. Ini mmg masalah #SakitSehat

Tapi, aspek #prefentif adalah muara akhir peningkatan derajat sehat. Bukan yg pertama. Paradigma kesehatan kita msh begitu #SakitSehat

Msh utamakan pengadaan alat2 pengobatan. Bukan memporsikan minimal sama aspek #Pencegahan dlm meningkatkan derajat kesehatan. #SakitSehat

Padahal dari empat aspek dlm kontek #SakitSehat yg sy sebutkan diawal, 3 diantaranya lebih byk kaitannya dg #PencegahanSakit

Aspek2 itu ad #Orang; #Lingkungan #KomponenSosial. Sisanya Aspek #Kebijakan khususnya terkait dg #PelayananKesehatan. #SakitSehat

Para pengambil #Kebijakan harus bisa menempatkan keempat hal diatas dlm porsi yg proporsional. Agar penangan #SakitSehat bisa lbh maksimal

Dan disiplin ilmu lain, tentu bisa mengambil porsinya masing2 dlm empat aspek yg sy sebutkan tadi. Sy yakin tdk akan berbenturan #SakitSehat

Sy mau mencontohkan. Untuk #AspekLingkungan. Kita butuh #AhliGeologi, #AhliTanah, #AhliKehutanan dll. Itu satu kesatuan. #SakitSehat

Aspek #Kebijakan misalnya ada #Politisi nya, #Bupati #Gubernur #Menteri dst. Jangan Dibentur2kan. #SakitSehat

Mereka yg #Sehat setelah #Sakit, akan kembali ke #Lingkungan yg sdh dikondisikan sehat, #StatusGizi nya dijaga dst. Itu Siklus #SakitSehat

Tentu setelah ia mendapatkan #PelayananKesehatan yg memadai, adil dan tanpa diskriminasi krn #StatusSosil, #Gender dsb. #SakitSehat

Sy kira begitulah cara pandang yg saya tawarkan, Mudah2an bermanfaat. Sekian. #SakitSehat
readmore »»ǴǴ

Sesi 2: Sakit - Sehat, Tanggung Jawab Siapa??

Makassar 5 November 2012

Menurut saya, ada empat hal yang saling berinteraksi dalam konteks #SakitSehat. Orang/People, Lingkungan, Kebijakan/Aspek Legal, Komp.Sosial

Aspek orang dlm konteks #SakitSehat, terkait dengan pola #perilaku pada dirinya sendiri dan juga kondisi diluar dirinya.

#Perilaku pd diri yg utama terkait dg penguatan #Imunitas. Diluar diri terkait pola perilaku pd lingk.yg mgkn jd sumber penyakit #SakitSehat

Imunitas sesorg ditentukan oleh 2 hal: komposisi genetik didlm dirinya, mis mngp islam melarang pernikahan saudara/sepupu? #SakitSehat

Itu karena secara medis, pernikahan saudara/sepupu, akan meningkatkan potensi munculnya sifat2 "tersembunyi" atau "genotipe" #SakitSehat


Yg kedua adalah apa yg kita makan?. Kesehatanmu ad apa yg kamu makan. Bergizi seimbangkah atau tidak? #SakitSehat

Aspek dari #LuarDiri, terkait dg bgmn seseorg memelihara #perilaku "aman"nya thdp #lingkungan, yg pontensial jd sumber penyakit #SakitSehat

#Lingkungan seseorg dimana ia ber-#perilaku, ad faktor kedua yg penting dlm bahasan kita ttg konsep #SakitSehat. Begini penjelasannya

#Lingkungan yg sehat atau byk penyebab sakit, pengaruhi status #SakitSehat seseorg. Saya mau mencontohkan beberapa kasus terkait lingkungan

Di musim hujan seperti sekarang ini, lingkungan berubah. Perubahan ini mjd potensi bagi munculnya penyakit yg sblmnya tdk ada #SakitSehat

Hujan datang, di #Lingkungan dedaunan menghijau, ilalang dan rerumputan menghijau. tapi itu semua ad rumah bg nyamuk #SakitSehatn

Hujan datang, air menggenang diberbagai tempat, itu adalah rumah baru bagi calon nyamuk penyebab DBD dan Malaria #SakitSehat

Jadi #lingkungan fisik berubah, bergeser pd keadaan lain, sebabkan berkembang biaknya berbagai jenis #Agen penyakit. #SakitSehat
readmore »»ǴǴ

Sesi 1: Sakit - Sehat, Tanggung Jawab Siapa??

Makassar 4-5 November 2012

Sosiolog memandang #SakitSehat sebagai akibat dari pengorganisasian masy, interaksi kelas sosial, kepentingan, status sosial dsb

Ahli2 kesehatan lingkungan dan kesehatan masyarakat secara umum memandang determinan utama yg pengaruhi #SakitSehat ad lingkungan

Ahli biomolekuler menjelaskn salah satu sebab sakit ad kecocokan kode genetik tertentu pd mnusia dg sebab sakit (mikroorganisme) #SakitSehat

Ahli ilmu perilaku memandang salah satu aspek penting penyebab #SakitSehat ad faktor perilaku. Perilaku yg berisiko sebabkan sakit

Gender, sbg salah satu aspek yg berpengaruh terhadap #SakitSehat, dipandang secara berbeda oleh #Sosiolog dan #AhliKesehatan

Gender, oleh #AhliKesehatan dipandang terkait dg imunitas tubuh, Laki2 rentan penyakit tertentu, Wanita rentan penyakit tertentu #SakitSehat

Gender oleh #Sosiolog dipandang, mis terkait dg terkait fenomena sosial. Era Revolusi Industri, Wanita lbh rentan sakit #Sakit

#Sosiolog memandang, di Era Liberalisasi Ekonomi, derajat kesehatan wanita "harusnya" lbh baik. Krn "kelas sosial" mulai hilang #SakitSehat

Msh byk paradigma penyebab #SakitSehat. Lalu? Itu normal sj. Itu semua khazanah pengetahuan. Yg memberikn kita byk cara...

Byk jalan. Byk metode. Byk pendekatan dlm upaya mengurangi angka sakit dan memelihara mereka yg sdh sehat agar tetap sehat #SakitSehat

Jadi jgn bentur2kan semua sudut pandang thdp penyebab #SakitSehat. Krn semuanya adalah satu kesatuan yg utuh & saling melengkapi

Yg kita butuhkan setelahnya ad desainer yg mampu mengintegrasikan semua paradigma mjd arus besar kurangi sakit, menambah sehat #SakitSehat

Masalah #SakitSehat yg penanganannya tdk prn memberikan hasil yg menggembirakan, itu krn pemisah2an yg dilakukan sang "desainer" kesehatan

Efektifitas hanya dari Cara pandang yg komprehensif tadi. Setelahnya boleh membuat prioritas2 program. Tdk asal buat program #SakitSehat

Program tdk cukup dilaksanakan oleh petugas kesehatan sj. Byk "kearifan lokal" yg jg bisa kurangi sakit. Itu bisa dimanfaatkan #SakitSehat

Sebagaimana masalah kesehatan ditangani dengan pengadaan fasilitas pengobatan saja. Atau hanya memikirkan aspek kebijakannya sj #SakitSehat

Saya mau menawarkan beberapa sudut pandang, yg mudah2an bisa saling membantu dlm kaitannya dengan masalah #SakitSehat ini
readmore »»ǴǴ

Memulai Perubahan Dari Pikiran

Makassar, 5 November 2012

Saya mau sharing, tentang bagaimana sebenarnya suatu perilaku itu terbentuk dalam diri kita. Mendidik bukanlah sekedar pekerjaan mentransfer pengetahuan kepada anak didik. Tapi output akhir dari pekerjaan mendidik itu adalah terbentuknya satu perilaku baru yang baik, yang diinginkan oleh Islam

Pertemuan-pertemuan yang kita agendakan dengan peserta didik setiap pekannya, harusnya membentuk 3 hal sekaligus pada diri mereka, Pertama menanamkan padanya nilai-nilai baru melalui materi/pengetahuan baru yang kita sampaikan padanya, kemudian terbentuklah satu sikap yang baru, dan akhirnya terbentuk satu perilaku yang baru, atau mempertahankan nilai-nilai, sikap, dan perilaku yang baik yang memang sudah ada pada dirinya.

Bagaimana hal-ha tersebut di atas saling berinteraksi dalam rutinitas pekanan itu, atau dalam pertemuan-pertemuan kita dengan anak didik?

Ada empat kosa kata yang akan saya coba kemukakan dalam tema ini. Mudah-mudahan dari sini kita bisa menemukan penjelasannya. Kosa kata itu adalah pengetahuan; keyakinan; sikap; dan perilaku.

Saya pernah menonton satu potongan film.

Disitu dikisahkan, ada seorang pemain football yang ditantang oleh pelatihnya untuk melampaui satu garis finish sambil memikul salah satu temannya. Tapi sang pemain tidak mau, karena dia khawatir tidak dapat melampaui tantangan itu. Setelah agak dipaksa oleh sang pelatih, pemain itu akhirnya mau memenuhi tantangan itu. Sang pelatih mensyaratkan agar pemain tsb menutup matanya dengan kain.

Lalu, sambil menempatkan salah seorang temannya dibelakang punggungnya ia berjalan merangkak menuju garis finish. Bahkan melampaui targetnya. Di sepanjang perjalanan, sang pelatih terus menerus memberikan motivasi, sampai akhirnya si pemain melampaui garis finisih,yang sebenarnya sebelum si pemain menerima tantangan itu ia tak yakin bisa melampaui.

Orang bisa berpendapat keberhasilan tersebut karena faktor motivasi dari sang pelatih, atau juga karena ia memilih untuk tidak mengetahui jarak yang akan ditempuhnya sambil menutup mata. Itu semua mungkin benar saja.

Tapi saya punya cara pandang yang cukup berbeda. Saya dulu belajar dalam ilmu perilaku, semasa kuliah. Biasanya penelitian-penelitian semi ekperimental dilakukan, atau juga dengan metode pre-post test.

Pertama, yang dilakukan adalah mengukur tingkat pengetahuannya dan sikapnya, setelah itu dilakukan pelatihan, mentransfer pengetahuan, memberikan penyuluhan. Setelah penyuluhan dilakukan, dilakukan lagi tes, post test, untuk mengetahui seberapa besar perubahan pengetahuan dan seberapa besar perubahan sikap yang terjadi terhadap kasus yang sama yang diujikan, yang ukur, sebelum penyuluhan itu dilakukan. Yang dari sikap itu diharapkan terbentuk satu perilaku baru yang lebih baik.

Maka begini pendapat saya terhadap kisah pemain football di atas

Sikap yang pertama kali muncul dalam diri kita bahwa tidak mampu melampaui satu tantangan, sebelum mencobanya, sebenarnya lahir dari:

Pertama, faktor pengetahuan. ketidaktahuan yang cukup tentang potensi yang kita miliki. Kedua, faktor ketidaktahuan ini mempengaruhi keyakinan bahwa kita tidak bisa melampaui satu tantangan itu. Ketiga, faktor ketidakyakinan inilah yang akhirnya melahirkan sikap, cara pandang pada diri sendiri, bahwa kita memang tidak bisa melakukannya. Keempat, faktor sikap, cara pandang inilah yang membuat kita tidak berperilaku, berbuat, bekerja untuk menaklukkan tantangan itu.

Jadi, empat faktor diatas, bekerja secara berturut-turut didalam diri kita, mulai dari pengetahuan, lalu membentuk keyakinan, lalu membangun cara pandang (sikap).Yang terakhir, kita memilih perilaku tertentu untuk merespon sebuah keadaan di lingkungan kita.Jadi, cara kita membentuk satu perilaku baru terhadap anak didik itu harus memulainya dari proses penanaman pengetahuan

Kalau kita membaca bagaimana islam ini pertama kali diturunkan. Allah SWT memulai perintah kepada Sang Rasul dengan “iqro”. Bacalah!!. Nanti belakangan baru kemudian Allah menurukan “sesungguhnya tidak ada agama lain (yang benar disisi Allah) selain Islam” Maka transfer pengetahuan itu, menjadi tahap awal mengubah atau membentuk satu perilaku tertentu pada seseorang. Transfer atau peningkatan pengetahuan, yang tidak sekedar pengetahuan, tapi pengetahuan yang memiliki nilai-nilai.

Lalu bagaimana caranya agar pengetahuan yang kita transfer itu membentuk satu pemahaman pada seseorang lalu berubah menjadi satu keyakinan?

Inilah yang dikontekskan oleh Allah SWT dalam Al Quran, ketika Isa a.s menyampaikan berita kepada Bani Israil akan datangnya seorang nabi setelah dirinya. Isa a.s berkata; “Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)."

Isa a.s menggunakan kata “bashiran” (kabar gembira), sangat jelas, terang, tak ada yang samar-samar. Ala bashirah.

Jadi, keyakinan akan sebuah pengetahuan itu sangat ditentukan seberapa kuat, sang informan menyampaikan informasi/pengetahuan itu kepada penerimanya dan meyakinkannya. Penjelasan yang terang, jelas, tanpa ambiguitas, membentuk pemahaman yang baik.

Pemahaman yang baik, yg terus menerus terakumulasi dalam diri kita akan membentuk satu keyakinan yang kuat. Sebagaimana Allah menurunkan perintah “iqra” membaca, mengisi akal kita dengan pengetahuan. Sebelum Allah, memastikan satu keyakinan pada diri kita bahwa “tidak ada agama lain (yang benar disisi Allah) kecuali Islam

Keyakinan yang kuat, yang terbentuk dari akumulasi nilai-nilai pengetahuan yang kita peroleh, akan membentuk paradigma, sikap tertentu. Cara pandang tertentu pada diri kita, menyebabkan penyikapan dari 2 orang terhadap satu masalah yang sama bisa jadi berbeda.Sebagaimana ketika ada fenomena kerusakan sosial, ada orang yang melihatnya sebagai sesuatu yang memang begitu adanya. Tapi ada juga yang melihatnya, fenomena itu sebagai sesuatu yang harus diubah, diperbaiki untuk membentuk satu tatatanan sosial baru, yang lebih baik. Lalu cara pandangnya,ssikap nya, membentuk cara kerja, perilaku tertentu dalam dirinya untuk mengubah keadaan itu.

Maka pengetahuan, sikap, perilaku, bekerja secara berturut-turut dalam diri kita lalu membentuk sebuah siklus.Dimana pengalaman, perilaku akan membentuk pengetahuan baru, pengetahuan baru akan membentuk sikap yang lebih baik seiring waktu. Dan itulah puncaknya. Karena Imam Al Ghazali mengatakan: "puncak dari llmu pengetahuan itu adalah gabungan antara pengetahuan dan pengalaman".

Mengertilah kita mengapa 3 hal ini, pemahaman, ikhlas dan amal dituliskan secara berturut-turut, sbg sifat yg harus dimiliki. Pemahaman dulu, baru melahirkan ikhlas yg tempatnya dalam hati dan salah satu isi hati adalah keyakinan, baru kemudian terbentuk yg berikutnya, amal. Bukan ikhlas dulu baru ilmu, atau amal. Tapi mengilmui dulu, memahami dulu baru lahirlah keikhlasan lalu amal atau kinerja atau perilaku.

Karena perubahan itu memang selalu dimulai dari dalam diri kita, dimulai dari perubahan cara kita berpikir

Sekian…..

readmore »»ǴǴ

Minggu, 04 November 2012

Kerinduanku Pada Sang Pagi

Makassar, 4 November 2012

Entahlah, aku juga tidak tahu, kenapa pagi ini, aku masih tetap saja merindukan kehadiran pagi....#puiter

Seperti ketika kuusir malam untuk segera pergi menjauh. Tapi malam selalu saja datang menyapaku, juga menyapamu... #puiter

Ingin kutitipkan rinduku pada pagi melalui mentari, krn mentari-lah yang menyambung sang malam kepada pagi....#puiter

Tapi masih juga, mentari tak dapat kutemui untuk kutitipkan pesan rinduku pada pagi, krn ia msh saja asyik bersembunyi dibalik awan #puiter

Mungkin nuansa terus berubah, mungkin juga pagi telah datang dan malam pun pergi, tapi tak ada nuansa itu disini...#puiter

Mungkin krn saat ini hujan datang memenuhi ruang bumi. Sehingga nuansa malam tak pernah lagi pergi dari sini....#puiter

Padahal pesan sang angin padaku, mentari tak pernah berhenti bersinar. tapi tak kutemukan sinar itu. #puiter

Atau mgkn kutunggu saja sampai awan menjauh. Dan kunikmati saja kerinduan ku pada pagi yg tak prn datang sampai sepagi ini #puiter

Dan mulai kupendarkan sinar lilin kecil ini dari ruang kamarku. Mungkin dengan itu, kerinduanku pada pagi dapat sedikit terobati #puiter

Agar perlahan hangat memeluk tubuhku yang telah kaku. Oleh dinginnya malam-malam kemarin. Selamat pagi semuanya #puiter
readmore »»ǴǴ

Sabtu, 03 November 2012

Menafsir Mimpi

Makassar....
Jumat, 2 Oktober 2012
Sumber: @arifmahmudah

Saya pernah membaca satu kalimat seperti ini: " Kamu adalah Yusuf-nya mimpi-mimpi ini". kalimat yg diucapkan oleh Imam Al Banna #TafsirMimpi

Saya membancanya sekitar 3 tahun lalu. Saya hanya membacanya, lalu lewat, tak kupahami maknanya #TafsirMimpi

Sampai tadi sore, sy membaca salah satu jilid Tafsir Fii Zhilalil Quran, karya Sayyid Quthb. Kuperoleh makna bait kalimat tadi #TafsirMimpi

Sayyid Quthb menafsirkan Q.S Yusuf. Menurutnya, Surah Yusuf adalah satu-satunya surah dalam Al Quran yg ceritanya runut #TafsirMimpi

Jika kisah yg lain, dikemukakan secara sepotong-potong, kita bisa menemukan dlm byk di surah lain. Q.S Yusuf tidak demikian. #TafsirMimpi

Yusuf a.s, menduduki posisi sebagai Bendahara di sebuah negara pada saat itu, setelah ia berhasil menafsir mimpi Sang Raja #TafsirMimpi

Jk Al Banna menyebutkan,"kamu ad Yusuf-nya mimpi ini". menurut saya, itu tdk berarti, kita miliki kemampuan spt Nabi Yusuf a.s #TafsirMimpi

Tapi, cara kita menafsirkan impian-impian kita ini, seperti kata Al Banna dilain kesempatan : "Kalian ad kaum yg beramal". Itu #TafsirMimpi

Tapi masih ada pertanyaan yg menggelayuti pikiran saya. Kenapa harus Nama "Yusuf". Apakah hanya itu, sekedar kemampuan #TafsirMimpi?

Kembali kepada #Tafsir Sayyid Quthb tentang Q.S Yusuf. Kata beliau lagi: "Ceritanya dikemukakan secara lengkap". Mgkn begini....#TafsirMimpi

Q.S Yusuf ayat 1-101 sepenuhnya adalah cerita tentang lika-liku kehidupan Nabi Yusuf a.s. Mulai dari ia bermimpi (ayat 4)... #TafsirMimpi

lalu, beliau direncanakan untuk dibunuh oleh saudara-saudaranya, dijual, fitnah wanita, lalu dipenjara,.....#TafsirMimpi

Sampai Nabi Yusuf a.s mencapai posisi penting, sbg bendahara di Mesir, bertemu ayah dan keluarganya kembali setelah terpisah....#TafsirMimpi

Jadi kisah Yusuf adalah kisah yang perjalanan hidup yang panjang, kalau kita kontekskan sekarang, kita menyebutnya #Musyarokah #TafsirMimpi

Maka, #Musyarokah yang kita pilih ini, akan menempuh satu perjalanan yang sangat panjang, penuh intrik dan melelahkan #TafsirMimpi

Maka, ketika Imam Al Banna menyebutkan "Kamu ad Yusuf-nya mimpi2 ini", beliau melanjutkan kalimatnya dengan mengatakan...#TafsirMimpi

"...wahai orang-orang yg memiliki semangat dan azzam yg tinggi". Itulah sebagian sifat yg harus dimiliki para penempuh jalan #TafsirMimpi

Kita dituntut beramal, tapi amal dlm Musyarokah ini ad pekerjaan yg lama, panjang, penuh intrik, kita butuh azzam yg tak luntur #TafsirMimpi

Mk mengertilah kita, dimasa2 sulit seperti itu, Q.S Yusuf sll menjadi pedoman, mengarahkan bhw kemenangan itu pasti. meski panjang #TafsirMimpi

Begitulah, Allah SWT menurunkan Q.S Yusuf ini pada "tahun kesedihan". setelah kematian Khadijah r.a, jg Abu Thalib #TafsirMimpi

Bahkan mnrt Sayyid Quthb. Q.S Yusuf ad satu2x surah yg diturunkan oleh Allah, antara tahun kesedihan s/d baiat Aqabah 1 #TafsirMimpi

Mk, kita tdk bisa menjadi penafsir mimpi seperti Nabi Yusuf a.s, yg mampu menafsir makna, 7 sapi gemuk yg dimakan 7 sapi kurus #TasfirMimpi

Tapi Allah memulai kisah Yusuf a.s ini juga dengan mimpi, bersujudnya "sebelas bintang, matahari dan bulan". Itu terwujud #TafsirMimpi

Kita menafsirkan mimpi dengan amal. Tapi mungkin akan panjang, waktunya lama, penuh intrik seperti kisah Nabi Yusuf a.s #TafsirMimpi

Tapi Q.S Yusuf a.s telah "menghibur" kita, sebagaimana ketika Allah "menghibur" Sang Rasul, di tahun2 kesedihannya dg kisah ini #TafsirMimpi

Bhw realisasi "kamu adalah Yusufnya mimpi-mimpi ini" adalah sesuatu yg pasti. Mk bersabarlah, janji Allah pasti benar #TafsirMimpi

Sekian, saya mau belajar dulu, hehe..mimpi yang belum terwujud masih sangat banyak..#TafsirMimpi
readmore »»ǴǴ

Selasa, 30 Oktober 2012

Rambu Jalan di Tahun Ke-25

Mawasangka, 27 Oktober 2012

Eh angka2nya asyik ya. 28 Oktober 1928; 30 Oktober 1987 dan 28 - 30 Oktober 2012 #25Tahun

Engkau sedang merefleksi apa sebenarnya? Bukankah misi hidup begitu jelas sebagai sesuatu yg "given" #25Tahun

28 Oktober ad momentum. Tapi Ia bukanlah sekadar ceremony tahunan. Ia ad momentum evaluasi. Apa peranmu dlm misi yg "given" itu? #25Tahun

Muhammad SAW mencapai supremasi tertinggi dlm hubungan sosialnya dg "Al Amin". Justru diusia mudanya tepat saat ia #25Tahun

84 Tahun Sumpah Pemuda. #25Tahun usia anak muda. Kita cukup butuh 16 tahun saja untuk moment 100 tahun sumpah pemuda

Kata nabi setiap 100 thn akan "lahir" seseorg yg akan memperbaharui urusan umat ini. Nabi2 diangkat saat usia mrk 40 thn (#25Tahun + 16 th)

12 Thn mendatang juga ad momentum peringatan 100 tahun keruntuhan khalifah utsmani. Jadi selisih cuma 4 th #25Tahun

Anda yg sedang #25Tahun saat ini, 16 thn mendatang, lbh 4 thn dr 100 thn kejatuhan khilafah. Umur anda sekitar 40 thn. Pikirkan peranmu!

Itu ad usia kematangan. Tapi kita punya PR besar mendesain diri dan menguatkan kapasitas untuk peran itu. Sy mau mengingatkan lgi #25Tahun

Kata Imam Al Banna ttg apa yg hrs kita lakukan untuk masa itu. "saat ini kalian sdg berada pd fase pembentukkan". #25Tahun

"Mk dayagunakanlah 90 % waktu kalian ut proses pembentukan ini". Inilah mmg yg mjd PR besar kita #25Tahun

Tahun2 mendatang akan kita catat dlm buku diary kita sendiri sbg bagian yg penting dlm proses pembentukkan diri kita ut hari itu #25Tahun

Selamat menyiapkan diri ut hari itu. Sembari terus mengakumulasikan karya2 & kontribusi2 sampai kita meledakkannya kelak #25Tahun

Sy memilih berbagi rambu2 jalan ketimbang mengkritisi anak2 muda di 84 thn sumpah pemuda hari ini. Krn kritikus sdh byk #25Tahun

Sekian #25Tahun
readmore »»ǴǴ

Me-Refresh Kenangamu

Mawasangka, 27 Oktober 2012


Ayah, engkau masih. Tidak, engkau benar2 hidup dlm ingatan banyak orang. #Refresh

Bukan, sebenarnya bukan engkau yg benar-benar hadir. Tapi kenanganmulah, yg sering mrk bicarakan. #Refresh

Di senja ini, mrk mengenangimu lagi. Aku hanya bisa tersenyum. Ah, betapa itulah engkau. Kami bangga! #Refresh

Aku hanya mengupayakan. Di waktu2 ku yg terbatas. Meneruskan "biasamu". Ah, kerinduan menyapaku lagi. #Refresh

Tapi aku tak sdg bersedih saat ini. Aku hanya merekam nuansa di tepian pantai sembari melepas kepergian sang mentari #Refresh

Krn kuyakini. Senja seperti inilah, di 25 tahun lalu. Ia menunggu bergantinya hari bagi kehadiranku sbg peserta alam raya #Refresh

Kini senja mengantarku jauh dari hari2 saat bersamanya. Tp aku jg sedang menantikan hari bagi terwujudnya harapan #Refresh

Di persimpangan senja kita terpisah. Tapi doa2 mu dulu, mudah2an tlh sampai ke langit. Itu sebagian bekal kami menuju harapan #Refresh

Engkau menginginkan keabadian. Kuyakini telah kau dapat. Senja mulai melambaikan tangannya tp engkau bintang yg tak prn pergi. #Refresh
readmore »»ǴǴ

Keluarga Ibrahim a.s

Mawasangka, 24 Oktober 2012

Pengorbanan. kata yg tak pernah lepas dari makna Idhul adha yg kita rayakan setiap tahun. Ia bukan perayaan, seharusnya #KeluargaIbrahim

Bukan sekadar perayaan. Tp tentang pengorbanan yg akan mengantarkan umat ini pd posisinya yg tinggi dan terhormat. #KeluargaIbrahim

Pengorbanan Ibrahim mengajari kita. Kerinduan puluhan tahun akan kehadiran seorg putra kini terwujud. Tp kini...#KeluargaIbrahim

Harus ditinggalkannya disebuah lembah tandus tak berpenghuni atas perintah Allah. Ini ujian antara iman & cinta pd keluarga #KeluargaIbrahim

Sang Istri, Sitti Hajar Bertanya: engkau hendak pergi kemana?. Ibrahim tak menjawab. Lalu, arah mengubah pertanyaanya. #KeluargaIbrahim

Apakah ini perintah Allah, meninggalkan kami disini?. Baru ibrahim menjawab: Ya. Hajar: Jk bgt Allah takkan menyia2kan kmi #KeluargaIbrahim

Setelah 13 tahun mrk terpisah tanpa kabar. Ibrahim yg berusia sktr 93 kembali kelembah itu. Dg bjalan dari Palestina #KeluargaIbrahim

Menuju lembah itu yg kini kita kenali dg nama Makkah. Kakek tua itu tak bertemu anaknya. Kecuali dikedatanganya yg kedua #KeluargaIbrahim

Pd pertemuan yg pertama.Didlm nuansa kerinduan yg begitu dahsyat. Justru disaat itulah perintah ut menyembelih ismail turun #KeluargaIbrahim

Bayangkanlah nuansa hati yg dirasakan Sang Bapak. Jika itu sy. Jika itu kita. Mk baru dimimpi ke-3 ia meyakini perintah itu #KeluargaIbrahim

Lalu dg lembut sang ayah bertanya: Saya mendapatkan perintah dr Allah melalui mimpi, ut menyembelihmu, bgmn pendapatmu? #KeluargaIbrahim

Kita semua tahu jawaban luar biasa dr Ismail. Tp bayangkanlah bgmn perasaan yg muncul jika itu kita? Ini ada ayah yg...#KeluargaIbrahim

...meninggalkan sy dan ibu dilembah tandus. Tanpa berkirim kabar sama sekali. Tak prn merawat kami. Kini kembali...#KeluargaIbrahim

Eh, malah datang untuk menyembelihku. Mgkn ABG skrg akan menjawab dg: jd sy hrs bilang WOW gitu? Hehe #KeluargaIbrahim

Tp ismail menjawab: "if'al maa tu'mar". Kerjakanlah apa yg diperintahkan (Allah) kpdmu. Mantap!. Bgmn dg ibunya? #KeluargaIbrahim

Seharusnya ia jg protes. Tp hanya memberi syarat. Sembelihlah dia ditempat yg jauh agar aku tak melihatnya. Ia ditinggalkn #KeluargaIbrahim

Dilembah tandus. Membesarkan sendiri anaknya. Kini laki2 yg Dulu meninggalkan mrk datang ut "memisahkan" dg anaknya #KeluargaIbrahim

Penjelasannya terlampau sederhana. Bhw pengorbanan yg luar biasa itu lahir dr iman yg kokoh. Tp terlalu rumit ut diikuti #KeluargaIbrahim

Memang Iman itu selalu identik dg pengorbanan. Dan tanpa pengorbanan, Iman takkan menemui kesejatiannya. Tpi...#KeluargaIbrahim

Tp justru disitulah rumitnya. Krn pengorbanan yg dituntut oleh iman ad pengorbanan sepanjang usia dan seluruhnya. #KeluargaIbrahim mengajari

Tp itulah sebagian atau mgkn seluruhnya. Yg mjd alasan penjelas mengapa #KeluargaIbrahim menjadi abadi. Menjd pelajaran bg kita hari ini..

Dahulu mrk hanya berdua membangun ka'bah. Hari ini, sktr 2 jt org kesana. Untuk "mengenangi" nilai2 #KeluargaIbrahim . Mrk jd pelajarn abadi

Kita yg tak berhaji tahun ini. Jg pasti punya kerinduan yg besar. Bhw suatu hari kita bisa ke sana. Semua rindu.. berharap #KeluargaIbrahim

Salam sejahtera untukmu #KeluargaIbrahim jg ut keturunanmu. Rasulullah SAW. Semoga Allah mengizinkan kami mjd tamu-Nya di thn2 mendatang
readmore »»ǴǴ

Cara Lain Menaklukkan Raksasa

Makassar, 20 Oktober 2012

Kadang - kadang saya berpikir, jangan hanya berpikir untuk melawannya, tapi juga berpikir untuk merebutnya #TVONE

Saya merenung2kan kisah Musa a.s. Apa yg bisa kita pelajari darinya? Banyak sekali. Tapi ada satu yg mgkn jarang terpikirkan #TVONE

Kuasa Firaun yg begitu dahsyat. Sampai memposisikan dirinya sbg Tuhan. Ketika mendapatkan tafsir mimpi, akan lahirnya....#TVONE

...Seorang anak laki-laki yang akan menjadi ancaman kuasanya. Firaun membunuh satupersatu anak2 laki. Tak boleh ada yg hidup #TVONE

Sejak saat itu, Firaun tak pernah membiarkan satupun bayi laki-laki yang lahir untuk sempat menikmati air susu ibunya. Mengerikan #TVONE

Tapi tahukan bagaimana cara Allah, menyelamatkan Musa a.s?. Kita tahu semua. Tapi saya menekankan kisahnya pada ini....#TVONE

Musa a.s ditemukan Istri Firaun di Sungai, dan dengan izin-Nya, Musa akhirnya dipelihara. Firaun mengizinkan. Ini pengecualian #TVONE

Jadi anak laki-laki yang kelak akan meruntuhkan kerajaan firaun, justru tumbuh besar dari lingkungan istana sendiri. Bukan dari luar #TVONE

Musa a.s dididik dengan perilaku penghuni istana. Hidup sehari2 sbg "putra" yang dicucuri cinta Fir`aun "Sang Tuhan" itu #TVONE

Jadi menurut saya, kadang-kadang, cara Allah SWT menghancurkan suatu rezim yang kuat, dilakukan-Nya dg cara seperti itu #TVONE

Allah "menitipkan" ditengah2 lingkaran rezim penguasa itu,seseorg ut tumbuh besar disana, sampai waktu Allah membalikkan semuanya #TVONE

Dengan cara-Nya Allah memenangkan kebenaran. Mgkn dari anak-anak, pembantu-pembantu merekalah kemenangan itu bermula #TVONE

Sekian. Anda boleh eksplorasi lebih luas. Mudah2an ini bukan lintasan pikiran yg kosong #TVONE
readmore »»ǴǴ

Kamis, 18 Oktober 2012

Melepas Kepergian Sang Malam

Rabu, 18 Oktober 2012

Biar jagaku menemanimu berlalu pergi wahai malam.
Agar engkau tak lagi sesunyi kemarin.
Agar engkau tak lagi sedingin kemarin #Puiter

Biar kunyalakan sepercik cahaya.
Agar hangat menelisik di ruang jiwamu yang dingin.
Sambil menunggu mentari datang esok hari #Puiter

Lalu biarkan kubangunkan mereka satu-satu,
untuk temaniku melepasmu pergi.
Wahai malam, gelapmu semakin pekat #Puiter

Lalu dinginmu makin bekukan tubuh.
Kini dingin menyelimuti tubuh bumi.
Gelap. Semakin Gelap.
Entah kapan mentari nampak? #Puiter

Tak ada cahaya. Pelita-pelita padam.
Jasad-jasad mengambil jedah.
Tapi aku memilih menemanimu, wahai malam.
Agar dapat kusaksikan kepergianmu #Puiter

Agar dapat kurekami berlalunya engkau.
Agar dapat kuceritakan nuansa2
yg hiasimu ditiap detak jantung kepergianmu.
Pd mrk yg akan terbangun di esok hari #Puiter

Gelap mu yg semakin. Aku terperanjak.
Tubuhku hampir beku. Inikah titik paling gelapmu?
Isyarat, engkau akan segera pergi? #Puiter

Jika begitu,
izinkan aku tuliskan puisi perpisahan untukmu. Wahai malam.
Lalu kuucapkan selamat datang pada mentari. #Puiter

End. #Puiter
readmore »»ǴǴ

Tak Ku Kenali

Senin, 15 Oktober 2012

Tiba2 dingin perlahan menuruni lembah jiwa.
Padahal terik sedang membakar.
Lalu bertanyalah jiwa: Ini nuansa apa? #TakKuKenali

Nuansa yg #TakKuKenali, tapi ia datang begitu damai.
Lalu bersahut-sahutlah nyanyian burung,
sedangkan dedaunan tak henti melambai

Meski kemarau masih. Tapi hijau kini hiasi pandang.
Entah apa yg dibawanya serta? Padahal ia #TakKuKenali

Kita berdiri tegap dijembatan penantian.
Lembah yg menghijau.
Sedangkan angin sepoi membelai jasad.
Lalu rindu perlahan menjauh #TakKuKenali
readmore »»ǴǴ

Jumat, 12 Oktober 2012

Serial Perjalanan (Makassar - Pinrang)

Makassar-Pinrang, 11 Oktober 2012

Akhirnya, gelombang datang menghempas dinding jiwa. Apakah kau msh bisa berkata-kata tanpa suara? Kabut datang, #SerialPerjalanan

Tetes2 air beranjak ke ruang antara langit dan bumi. Menghalangi objek pandang dihadapan. Entah, bintang2 sdg kemana? #SerialPerjalanan

Kini tiba pd suatu ketika yg telah aku ketahui. Kini hutan-hutan menjadi suram. Tak ada lagi belaian lembut sang angin #SerialPerjalanan

Badai ataukah hanya hembusan angin? Tak ada jawaban yg pasti. Yg kurasakan kini hanyalah cahaya bulan menusuk-nusuk #SerialPerjalanan

Entahlah. Aku hanya sdg meniti jalan sembari menunggui burung-burung yg mgkn datang beriku jawabnya. #SerialPerjalanan

Mari kita nikmati sabetan angin. Juga tikaman cahaya bulan. Berdarahlah kita. Jk kita melampauinya besok msh ada matahari. #SerialPerjalanan

Entah ia datang sebagai harapan atau sbg api yg membakar-bakar. Bersiaplah. Hari-hari msh terus berganti #SerialPerjalanan

Atau mgkn, lelap kita malam ini, akan dibangunkan oleh gemuruh letusan gunung api yg memekikkan telinga. Kita tak tahu #SerialPerjalanan

Hari-2 ad rimba yg dipenuhi oleh kebuasan org2nya. Kita yg lepuh oleh api, gosong oleh terik. Msh tetap hrs membagi cinta #SerialPerjalanan

Kita hrs bertarung dlm buasnya hari2 sembari membagi cinta. Jk tdk bgt, kita tergilas zaman. Lalu hilang tak dikenang lg #SerialPerjalanan

Tidur mgkn tak kita nikmati lgi. Krn sebagian malam nanti, kita hrs berjaga. Mari kita berharap langit beri jalan #SerialPerjalanan

Krn seluruh objek pandang yg mgkn jdi ancaman hari2 yg kita jalani, ad milik dari pemilik malam ini. Mari sampaikan harap #SerialPerjalanan
readmore »»ǴǴ

Rest In Singing

Makassar, 12 Oktober 2012

I can't do anything. I can't say anything. I don't know what to do. It is totally eclipse of the heart. #Song

There`s a voice from deep inside of you. That this new bond give an inspiration. So forget our past and we can dream tomorrow #Song

Its hard, but one thing for sure. Don`t lose again. You found affection in God. So dont let your past, destroy what comes tomorrow #Song

There`s always one reason to feel good. So just find out a distraction. Go out from this dark night, find the light, In your heart #Song
readmore »»ǴǴ

Sabtu, 06 Oktober 2012

Sebenarnya, Apa Yang Kita Cari ??

Sabtu, 6 Oktober 2012

Ktk mentari menuruni ujung samudera. malam yg dipeluk sepi. Lalu malam datang membawa sunyi. Jiwa-jiwa merenungi hari esoknya #Puiter

Perputaran roda hidup terus menyusuri belantara kehidupan yg ganas. Manusia berlomba gapai menara yg rapuh. Tak ada Tuhan di sana #Puiter

Entah apa yg mereka cari disana, dipuncak menara hidup? Lalu setelah menggapainya kita mati. Pasti!!. Kita jg "harus" berlomba #Puiter

Kt hrs turut serta atau Kita tertinggal. Tp apakah kita harus serupa dg mrk? Malam membisikimu. Menara kejayaan itu dunia yg sepi #Puiter

Dimana kau letakkan Tuhan dlm harimu? Dlm perlombaan yg kau jalani dikehidupan? Malam ini sunyi tp kubur, jauh sunyi sepi. #Puiter

Kita tak jalani usia tak berbatas. Kita tak sdg menyandang penghormatan yg pasti abadi. Tuhan itu abadi. Sdg yg lain, pasti musnah #Puiter

Mentari kini berdiri gagah di kaki langit. Bersiap menuju puncak pendakian. Awan2 meringsek pergi. Sepoi angin membelai wajah bumi #Puiter

Kota-kota terbangun. Lalu jadilah ia rimba. Disana manusia2 bertarung. Buas, seolah mrk akan hidup selamanya. Dimana Tuhan? Tak tahu #Puiter

Generasi berganti. Mrk yg kemarin hidup. Kini telah mati. Ah, dia pasti bertemu Tuhan. Setelah kesibukan hari2nya yg lalu #Puiter

Kita hanya berharap. Generasi yg hari ini hadir, mengerti bhw mrk hrs berbeda dr mrk yg pergi. Lebih baik. Kenal Tuhannya #Puiter

Hanya dg mengenal Tuhan, kita mengerti kemana kita menuju. Hari yang abadi penuh ancaman atau karunia. Itulah tempat kembali #Puiter

Bukan puncak prestasi hidup, bukan juga puncak jawatan duniawi itu. Sama sekali tidak. Mrk dahulu, kini telah tiada. Kita jg begitu #Puiter

Yang abadi hanyalah Tuhan. Hanya dg menuju-Nya kita peroleh bahagia yg abadi. Bukan kehidupan sesak dunia yg penuh keganasan #Puiter

Kita hanya ingin duduk di puncak prestasi hidup itu. Lalu mengucapkan kalimat sebagai mana Umar berucap. Begini katanya...#Puiter

Ktk kejayaan memenuhi dirinya. Ia berucapa: "Aku benci zaman ini, aku merindukan kebersamaan dg Rasulullah dan Abu Bakar". #Puiter

Atau seperti kata Umar bin Abdul Azis: "Setiap kali aku mencapai satu kedudukan, aku menginginkan yg lebih tinggi lagi...(cont) #Puiter

"...dan kini aku telah sampai pada puncak jabatan manusia, aku tak ingin apa2 lagi, skrg aku ingin kembali pd Tuhan" #Puiter

Atau seperti kata Yusuf a.s, Yang kisahnya digelari Allah dg "kisah terbaik". Dari pembuangan ia berjuang, sesampainya di puncak...#Puiter

Yusuf berdoa: "wafatkanlh aku, dalam keadaan muslim dan gabungkanlah aku denga orang yang sholeh". Mrk mengerti akhir kehidupannya #Puiter

Bhw pada Tuhanlah semuanya berakhir. Kita bertarung dalam ganas nya rimba hidup, untuk membagi cinta kasih, kebahagian, semuanya #Puiter

Mk hanya dg meniti jalan-Nya, kita bisa sampai pada-Nya. Itulah perburuan yg terbaik. Wahai para pemburu akhirat. Pemburu keabadian #Puiter
readmore »»ǴǴ

Rabu, 03 Oktober 2012

Dakwah, Rumah Tangga dan Penghasilan

Makassar
Rabu, 4 Oktober 2012

Tema ini, saya tulis dari perenungan akan fakta – fakta yang saya amati di lingkungan. Meskipun tidak dominan, tetapi kasus-kasusnya cukup sering kita temui. Ini adalah pandangan saya, yang terlalu subjektif dan mungkin tak akan disetujui oleh banyak orang, terutama yang sudah berumah tangga. Ini hanyalah pandangan ideal, dari saya, sebagai kacamata pandang akan kedudukan rumah tangga terhadap dakwah, dimana salah satu determinan yang menentukan sinergitas keduanya adalah penghasilan.

Beberapa pekan lalu waktu ke Jakarta, sekitar pertengahan bulan September, saya singgah di salah satu tempat seorang ikhwa. Ada sebuah diskusi singkat dengan dia, ketika saya menyentilnya dengan pertanyaan: “eh, kapan ente nikah, teman-teman kita di organisasi, tahun-tahun lalu sudah punya istri dan sebagiannya sudah punya anak?”

Tapi ada jawaban yang menarik dari dia : “kadang – kadang rumah tangga itu, menjadi penghambat bagi kita untuk mengembangkan diri, karena beberapa kasus, setelah berumah tangga, kita disibukkan dengan urusan mencari uang, sehingga lupa atau terpaksa lupa untuk mengembangkan diri”

Menurut saya, jawaban di atas terlalu subjektif memang, dan mungkin cara pandangnya terlalu pesimistis. Dan tidak bisa menjadi alasan untuk tidak menikah. Tapi pada sebagiannya, pernyataan tersebut juga mengandung kebenaran. Minimal dari dua tiga kasus yang saya temukan dari pengalaman pribadi, dan pengamatan terhadap orang-orang di lingkungan saya berada (pastinya bukan anda yang sedang membaca tulisan ini).

Ini adalah tulisan kedua saya dalam tema tentang persiapan menuju pernikahan. Setelah saya menulis beberapa waktu lalu tentang visi rumah tangga (baca disini (kalau mau, heheh : http://arifatul-daily.blogspot.com/2010/12/presepsi-menuju-tangga-kedua-perjalanan.html ).

Saya tidak sedang bermaksud menakuti-nakuti anda yang ingin menikah. Tapi menurut saya tiga kosa kata ini, Penghasilan, Rumah Tangga dan Dakwah, hubungan ketiganya adalah salah satu konsep yang harus tuntas dalam pemahaman saya sebelum memasuki jenjang rumah tangga.

Dakwah, sebagaimana yang saya pahami adalah pekerjaan sepanjang usia sebagai muslim. Hal Itu (mudah-mudahan) telah saya pahami dengan baik. Saya juga tahu bahwa konteks dakwah yang kita serukan ini adalah pada semua sisi dan di semua level kehidupan. Tetapi saya juga menyepakati pendapat, bahwa perjalan dakwah itu adalah perjalanan yang beban – bebannya terus bertambah dan tidak berkurang. Jika berkurang, kita perlu curiga, boleh jadi itulah cara Allah menyingkirkan kita dari jalan dakwah ini secara perlahan (boleh dibaca di: http://arifatul-daily.blogspot.com/2011/05/akumulasi-beban.html )

Rumah tangga adalah bagian dari tangga peradaban yang harus saya tempuh, tetapi boleh jadi, rumah tangga akan menjadi salah satu tangga ujian yang akan menjadi batu sandungan saya dalam dakwah. Tetapi hal ini harus saya lampaui dalam perjalanan dakwah sebagai kader umat, sebagai kader agama ini. Dan sebelum saya melampauinya di alam nyata, saya perlu melampauinya terlebih dahulu dalam pemahaman saya.

Tema ini mungkin lost dalam pemahaman saya (saya tidak sedang menyalahkan), karena kurangnya pembahasan tentang uang dan penghasilan selama masa-masa pendidikan dan pembentukan diri selama kuliah dan tarbiyah.

Tetapi dalam tema inilah, Allah memberikan peringatan, tentang ujian yang mungkin menimpa para mujahid dengan mengatakan:

“Jika bapak - bapak, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya”

Kalimat di atas adalah peringatan yang disampaikan oleh Allah SWT, tetapi semuanya memiliki keterkaitan erat dengan kata ini “rumah tangga”.

Ada saja aktivis dakwah, dengan modal semangat dan prasangka baik mereka kepada Allah SWT, bahwa masalah rezeki (baca: penghasilan) itu sudah ditentukan langit, jadi tidak perlu memiliki kekhawatiran yang berlebihan, untuk segera berumah tangga.

Menurut saya itu benar, dan tidak ada salahnya. Sekali lagi, sama sekali tidak ada salahnya. Tetapi setelah coba saya ingat-ingat (sembari berusaha memprasangkai yang baik-baik untuk mereka yang telah menikah). Mungkin ada yang berubah atau akan berubah setelah saya menikah nanti.

Inilah di antara faktor (padangan subjektif saya) yang berpotensi mengurangi intensitas saya menuntaskan amanah dakwah. Firman tersebut tidak kontradiktif sama sekali dengan apa yang saya pahami dalam kehidupan Rasulullah. Ketika beliau menikah, mahar yang diberikannya kepada Khadijah, adalah 100 ekor unta, kalau perekornya Rp. 10.000.000 artinya mahar Rasulullah kepada Khadijah adalah sekitar 1 milyar. Kita mungkin tak bisa menyamainya, termasuk (hampir pasti) saya. Heheh. Tetapi itulah fakta kehidupan Rasulullah.

Maka dalam konteks inilah, saya menyetujui salah satu pendapat yang menyebutkan, bahwa, minimal, jika belum berpenghasilan, kita sudah harus memahami tentang bagaimana caranya menghasilkan uang ketika telah menikah.

Dua tiga kasus yang saya temukan, ada saja amanah yang (nampak dalam pandangan saya) berkurang setelah kita memasuki jenjang rumah tangga ini. Di antara faktor penyebabnya adalah “kesibukan” mencari uang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Saya tidak sedang ingin mengatakan bahwa penghasilan untuk keluarga itu adalah hal yang terpisah dari dakwah. Sama sekali tidak, justru hal ini adalah bagian yang integral dalam pemahaman kita tentang “syumuliatul islam” itu sendiri. Sehingga jangan dipisah-pisah. Dan penghasilan adalah bagian dari “pekerjaan“ dakwah saya kepada keluarga kelak.

Tetapi saya ingin meluaskan pemahaman tentang penghasilan ini dalam konteks “penghasilan yang cukup”. Cukup yang saya maksud adalah bahwa sebelum menikah, sudah punya penghasilan atau tahu bagaimana memenuhinya setelah menikah, yang bisa meyakinkan diri saya sendiri bahwa, amanah-amanah dakwah yang sebelum saya menikah, tidak akan berkurang setelah menikah oleh karena potensi masalah penghasilan ini.

Dan mengertilah saya, mengapa Imam Hasan Al Banna menyebutkan, bahwa diantara karakter yang harus dimiliki seorang aktivis dakwah adalah bahwa dia (harus) berpenghasilan. Mungkin itulah alasannya. Karena penghasilan bisa berpotensi menjadi “penghambat” saya dalam dakwah

Tulisan ini, lebih ditujukan kepada diri saya pribadi, juga sekaligus merupakan sebagian penjelasan tentang “keterlambatan” saya memenuhi jenjang yang kedua dari tahapan-tahapan kita dalam. Tetapi mudah-mudahan dipenghujung tahun ini, itu semua sudah selesai saya realisasikan (mohon doanya ye).

Buat ente-ente yang belum menikah, menikahlah, ini adalah pendapat saya pribadi. Untuk konsumsi pribadi….
readmore »»ǴǴ

Rabu, 26 September 2012

Tawuran Ala Anak Galau

Rabu, 26 September 2012

Sdhlah. Itu anak2 yg gak punya bakat sekolah gak usah dipaksa sekolah. Yg suka tawuran, masukin klub tinju saja, atau pencak silat #Tawuran

Mrk yg suka tawuran, tdk melihat sekolah sbg jalan menuju cita2. Jdi gak usah dipaksa sekolah. Ini PR pemerintah & org tua #Tawuran

Negara melihat hanya sekolah resmi sj sbg satu2nya jalan memperbaiki kualitas SDM. padahal tdk semua org "suka pergi sekolah" #Tawuran

Lagi pula, sekolah akhirnya tdk menjamin masa depan mrk yg "tdk suka pergi sekolah". Sekolah alternative hrs disiapkan #Tawuran

Sekolah alternatif yg sesuai "bakat".Jd wajib belajar 9 thn itu shrsnya lbh kpd subtansi tujuannya. Jd bsa dipenuhi dg jln lain

Sarana belajar begitu byk. Tp mrk dipaksa sekolah yg resmi. Padahal mrk tdk suka pergi kesekolah. Pdhal itu tak jamin masa depan #Tawuran #Tawuran

Dulu, teman saya bilang: "bgmn kita mau peduli masa bangsa, kita saja yg kuliah ini, masa depannya tdk jelas". Ini mmg kasuistik. #Tawuran

Tp sy meyakini, itulah yg mengisi kepala anak2 sekolah yg tawuran itu. Sekolah bagi mrk ad tempat yg buat stress. #Tawuran pelampiasannya

Belum lagi, sekolah termasuk kampus2, skrg ini mengkondisikan org mudah jadi stress. Kurikulum yg padat dan hrs selesai cepat #Tawuran

Itu yg alasan pertama. Kenapa #Tawuran terjadi. Kedua, dari faktor orangnya. Ini juga masalah besar yg picu #Tawuran. Jg hrs diperhatikan

Kita sering ribut, bhw penyelesaian masalah2 kita ad dengan menata lembaganya. Semalam nonton ILC, debater2nya hebat2 tapi.....#Tawuran

mrk mau buat lembaga ini ut mengawasi lembaga ini, mau buat aturan ini supaya perannya maks. Woi...itu yg jalankan org semua pak #Tawuran

Hampir pasti, kita selalu lupa dlm mmbicarakan penyelesaian masalah2, bgmn memikirkan membentuk org2 yg mengisi setiap lembaga itu #Tawuran

Sama dg membicarakan #Tawuran di sekolah. Penyelesaiannya harus komprehensif. Gak boleh sekadar SanksiHukum, dikeluarkan jk salah #Tawuran

#1. Siapkan ekskul yg bisa salurkan bakat mereka, jg bisa yakinkan mereka, bhw sekolah jadi jln menuju cita2 mereka #Tawuran

#2. Siapkan ekskul yg bisa kondisikan siswa2 itu, mmbentuk "sistem kendali internal" dlm diri mrk. #Rohis bagus Jgn dituduh teroris #Tawuran

#3. Tata kurikulum sekolah, yg dibutuhkan ut hidup, dan mereka butuhkan dilapangan. Sekolah jgn jadi lembaga ut bentuk 1 jenis org #Tawuran

#4. Tenaga pendidik, gak boleh sekadar menyampaikan materi. Tpi bentuk jg jiwa dan mentalitas para murid. Ini yg skrg hilang. #Tawuran

#5. Org tua, jg harus membentuk anak2 mereka sejak dlm rumah, terutama pendidikan moralitas. Jgn hanya sibuk kerja. Urus tuh anak2 #Tawuran

#6. Terakhir, pemerintah harus menyiapkan lapangan kerja. Jadi anak2 sekolah yakin, bhw setelah sekolah, mrk gak perlu khawatir #Tawuran

Sekian. Semoga #Tawuran gak ada lagi....
readmore »»ǴǴ