Senin, 23 Juli 2012

Pilkada DKI II & Dilema PKS

Ahad, 21 Juli 2012
Pukul 10.00 WITA

Pilkada Gubernur DKI telah menyelesaikan putaran I dan meloloskan 2 kandidat untuk bertarung di putaran II, JokowiAhok & FokeNara #DilemaPKS

Tapi Pilkada Putaran I telah memposisikan PKS mjd sangat seksi di mata dua calon yg lolos ke putaran II. Dengan perolehan 11.7% #DilemaPKS

JokowiAhok sbg pemenang putaran I dg sekitar 44% suara, FokeNara sktr 36% butuh tambahan suara. PKS dikenal solid dukungannya #DilemaPKS

Tapi posisi yg seperti ini, oleh sebagian org melihat PKS berada pada posisi dilema. Akan memberikan dukungan kpd siapa? #DilemaPKS

Pertimbangannya menjadi terfokus pada dua hal: Partisipasi Dlm Pemerintahan dan Dukungan Masy. Ini pilihan yg cukup rumit. #DilemaPKS

Partisipasi dlm pemerintahan, ad salah satu cara yg dipandang efektif oleh PKS untuk melakukan perubahan dlm masyarakat. #DilemaPKS

Partisipasi dlm pemerintahan, berarti memposisikan PKS untuk "tetap" memberikan dukungan kpd salah satu calon yg bertarung #DilemaPKS

Tapi dlm tema partisipasi, Dlm Pilkada Jakarta ini, PKS akan dihadapkan pada pilihan yg rumit. Krn beberapa alasan #DilemaPKS

Terutama Isu Ideologis yg dihembuskan pada dua pasang calon di pilkada Jakarta ini. Dan ini sangat2 dipertimbangkan oleh PKS #DilemaPKS

Isu ini, bukan krn masalah internal PKS, krn PKS tlh "berusaha" meninggalkan tema ini, stlh mendeclare dirinya sbg partai terbuka #DilemaPKS

Tp "Isu Ideologis" ini, dijadikan salah satu pertimbangan PKS ttg siapa yg akan didukung, lbh kpd "efeknya thdp basis pemilih PKS #DilemaPKS

PKS tlh berupaya keluar dari tema2 ideologis. Tapi para pendukung nya belum siap (sebagian mereka).Shhg ini akan jdi pertimbangan #DilemaPKS

Memilih FokeNara, berarti lbh dekat secara ideologis, bagi basis PKS. Tapi Foke, "tlh menolak PKS", di pilkada putaran 1. #DilemaPKS

Tetap menjatuhkan pilihan pd FokeNara, diprediksi bisa munculkan "gelombang kecewa" pd basis pendukung PKS ..(cont) #DilemaPKS

....krn sejak awal mrk tlh jd "lawan tanding" utama FokeNara di pilkada putaran I.Hal ini akan sulit diterima basis pendukung PKS #DilemaPKS

Memiliki JokowiAhok, juga bisa jadi masalah. Krn isu ideologis yg menimpa pasangan ini. Yg boleh jdi tak diterima basis utama PKS #DilemaPKS

Tetap memilih JokowiAhok, PKS berpotensi ditinggalkan oleh basis pendukung utamanya, terutama yg blm terima ide keterbukaan ini #DilemaPKS

Pertimbangan2 diatas akan dipikirkan elit2 PKS. Tapi mnrt sy, menjatuhkan pilihan kpd satu calon,tdk perlu pertimbangan yg rumit. #DilemaPKS

PKS akan dihadapkan pada 3 alternatif pilihan: FokeNara, JokowiAhok atau Tdk salah satunya. Jika sy bisa saran, sbg simpatisan...#DilemaPKS

Bagi sy, PKS tetap harus memilih mendukung salah satu calon. Kenapa? Ini pertimbangan2nya menurut sy....(cont) #DilemaPKS

#1. Partisipasi dlm pemerintahan, akan memberikan peluang berpartisipasi bagi PKS dlm hal menata birokrasi dan perbaikan masy #DilemaPKS

#2. Menjatuhkan pilihan pd satu calon, Bhw PKS, tak ada dendam dlm politik, jk pilih FokeNara, PKS fokus pd perbaikan #DilemaPKS

#3. Pertimbangan akan ditinggalkan basis pendukung muslim, jk pilih JokowiAhok, tdk pelu. Krn PKS mmg perlu menegaskan...(cont) #DilemaPKS

...PKS fokus pd perbaikan masy. Agama ad sumber inspirasi, tapi implementasinya tdk memilih2. Masy hrs dijelaskn ttg ini sjk skrg #DilemaPKS

Tapi jika sy boleh berikan saran, PKS dukung JokowiAhok saja. Dengan pertimbangan2 berikut ini....(cont) #DilemaPKS

#1. Dari segi kapasitas, Jokowi lbh bsa memberikan harapan pd perbaikan. Foke terbukti tdk maks meski tlh bekerja slma 5 tahun #DilemaPKS

#2. 44 % perolehan Jokowi ahok tlh menegaskan bhw masy. Jakarta bosan dg Foke dan butuh perubahan. Ini se-visi dg PKS, sy kira #DilemaPKS

#3. Meski, mendukung JokowiAhok PKS berpotensi ditinggalkan basis islamnya. Tp PKS hrs skrg mnjelaskan bhw " perbaikan" ad fokus #DilemaPKS

#4. PKS,hx prlu "menjelaskn" kpd basis pendukung islam sec. baik. begitulah islam, kapasitas kepemmpinan ut perubahan lbh penting #DilemaPKS

#5. Pilihan kpd JokowiAhok, akan jadi alat ukur PKS ut mengukur "presepsi basis pendukungnya". Ttg "Isu Ideologis Ini" #DilemaPKS

#6. Krn mau tdk mau, PKS & basis pendukungnya hrs mninggalkan "isu ideologis Jk PKS ingin besar ini suatu saat. Ini saat yg tepat #DilemaPKS

#7. Memilih JokowiAhok, potensi menangnya besar 44% + 11,7 % = 55,7%. Berarti peluang berpartisipasi dlm perbaikan lbh besar #DilemaPKS

#8. Memilih FokeNara gak ada untungnya. Masy. dah bosan, Gak punya prestasi memimpin, PKS akan kembali terjebak isu ideologis #DilemaPKS

Tpi ut mempertegas kpd masy, bhw mendukung JokowiAhok bukan pd "gila kuasa" tpi fokus perbaikan, "Kontrak Politik" ad kuncinya #DilemaPKS

Kontrak politik dg cagub yg didukung (Sy usul : JokowiAhok sj) telah disuarakan oleh Wakil Sekjen PKS, Refrizal, bbrp waktu lalu #DilemaPKS

Kontrak politik ini akan jadi alat kontrol PKS trhdp calon yg didukung, jg sbg alat evaluasi masy dan basis pendukung thdp PKS #DilemaPKS

PKS harus punya kemandirian sikap dlm perjuangkan ideologinya. Ideologi "perbaikan". Bukan sangat tergantung pd "suara". Tpi fokus pd perbaikan #DilemaPKS

Dan fokus pada perbaikan itulah yg akan membuat PKS besar dimasa depan. Maju Terus PKS....Allah selalu bersamamu #DilemaPKS

readmore »»ǴǴ

Sabtu, 14 Juli 2012

Kondomisasi Menkes Cc: @ulil (Ulil Absar Abdallah)

Sabtu, 14 Juli 2012
Pukul 07.00 WITA

#1. Masalah sex bebas tdk boleh dipandang sederhana,butuh kajian,gak sekadar : kampaye Kondom pd kelompok berisiko

#2. Masalah sex & risikonya, oleh Menkes hrs dipandang lbh cerdas, gak pake gaya buntu otak begitu. gak mau usaha,

#3. Jgn: byk AIDS, kondom yuk. tapi tanya, apa akar masalahnya?. cara pandangnya hrs pd "hulu". bukan "hilir"

#4. Pandang pd "Hulu" nya,maksud sy ad akar masalah itu tadi.Kenapa org lakukan sex bebas atau "terpaksa" sex bebas

#5. Cara Menkes, ad 'hilir":Selesaikn pd akibat bukan sebabnya. AIDS itu akibat, Sex bebas jg "akibat'. Bkan sebab

#6. Klu ada analis bilang:cara menkes ini krn asing.Sy lbh yakini analis itu ktimbang logikax si menkes yg jln.

#7. Si menkes mgkn dpt %-an dri proyek ini, mirip gaya SBY yg nyumbang IMF 1 milyar dolar. Mental kaco...sedih kita

#8. Usul sy: sebaiknya si Menkes survey dulu, apa sebab org lakukan sex bebas, sy lbh curigai krn "alasan ekonomi".

#9. Ada alasan lain? mgkn ada, tapi jmlnya sedikit, tapi yg utama krn alasan ekonomi. Tanya pekerja sex itu..(cont)

#10. Tanya: mrk mau gak tinggalin kerjaan "jualan" itu,? Pasti mau, yg penting ada alternatif penghidupan lain.

#11. Coba dech,Menkes jgn langsung bilang: "kondomisasi". Coba dana menkes itu dipake sediakan alternatif pekerjaan

#12. Alasan "isi perut" bisa bwt org lakukn apasj, trmasuk jual diri. Klau kata Nabi: "lapar bisa bikin org kufur"

#13. Cara pandang si Ulil, pake ngutip2 kaidah fiqh itu kagak tepat. Krn aspek pencegahan dlm syariat ....(cont)

#14....lbh penting, nilai "halal haram" lbh tinggi dari pd ukuran byk mudharat sedikit mudharat. Gitu Ulil, akalnya dijlankn

#15. Kampanye kondom menkes dan di dukung si Ulil ini kacau banged. Krn tak selesaikan masalah. Justru akan..(cont)

#16...memicu makin tingginya sex bebas, krn pelakunya merasa aman "dr penyakit". sekali lagi tak selesaikan masalh.

#17. Sex aman dg kondom, mgkn benar, tapi ingat, efeknya jauh lbh parah. Merusak generasi, itu kan yg si Ulil mau?

#18. Sex aman dg kondom, mgkn benar, tapi efeknya jauh lbh parah. Merusak generasi, itu kan yg si Menkes mau?

#19. Generasi akan rusak, dan efeknya akan dirasakan ditahun2 mendatang, bahkan ratusan tahun kedepan. Kasian!!!

#20. Udah dech, Si Menkes ngaku aja kalau ada interfensi asing, juga si Ulil ngaku aja, Lu mau rusak generasi kan?

#21. Sy sedih ngeliat si Menkes dg gelar MPH, tapi benar2 abaikan nilai2nya. MPH itu harus fokus pd "pencegahan"

#22. dan "pencegahan" itu bukan pada hilir bu Menkes, tapi pada hulu nya. Lu belajar gak sich,waktu ngambil MPH nya?

#23. Oklah kalau lu belajar, makanya dpt gelar segitu, tapi lu gak terapkan itu. Bu Menkes, harap anda tak khianati

#24. Oh iya, ut si Ulil, lu ngomong aja terus, tapi segera taubat, sebelum ajal datang. Semoga Allah beri hidayah

#25. Itu komentar sy ttg sikap si Menkes yg didukung si Ulil. Moga bermanfaat.Maju terus Indonesia, Harapan sll ada
readmore »»ǴǴ

Rabu, 04 Juli 2012

Sunyi Itu Pasti Berganti

Senin, 2 Juli 2012

Begitulah. Karena perjalanan untuk mendirikan imperium kebenaran adalah jalan yang sunyi. Tak ada riuh, sorak sorai dan tepuk tangan. Disitulah ujiannya

Hari-hari panjang dalam sunyi. Harus kau jalani dengan darah dan air mata. Sendiri. Karena begitulah ia ditakdirkan. Maka tak banyak yang bersamamu di sini

Mereka belum lagi mengakuimu. Seperti ketika Sang Rasul berjuang berdarah2 hanya ditemani sekian puluh orang saja. Sampai waktu itu tiba...

Mulanya Sang Nabi sendiri. Lalu ditemani puluhan org. Tapi saat itu pun ia masih harus menghadapi makar seluruh jazirah Arab. Memang sunyi

Sunyi...itu berakhir degan firman Allah "wara`aitannaasa yadkhuluwna fii diinillahi afwaja". Manusia berbondong2 memasuki gerbang kebenaran. Ya, sunyi...

Bukankah yang kita jalani ini, hanyalah hari2 yang dipergilirkan atas manusia?. Kelak sunyi ini, bukan berganti tepuk tangan, tapi rasa syukur..

Maka ketika sunyi itu pergi. Kata Allah lagi: "fasabbih bihamdi rabbika wastaghfir". Ini mengajari kita lagi, kita hanya perlu terus berdiri disini

Kita hanya perlu terus berdiri disini, meski sunyi. Sembari beramal dan terus memperkuat komitmen. Meski badai datang semakin besar

Bukankah kemenangan dan kejayaan adalah ketetapannya?. Kita hanya perlu memenuhi syarat2nya. agar bisa bertahan di sepanjang usia. Semoga kuat!!!

Bukankah Sejarah & hari2 telah mengajarkan. Bhw jalan kebenaran itu adalah jalan yang sunyi. tapi terminal yang dituju kereta pasti tercapai. Hanya saja...

Kekhawatiran kita adalah apa kita masih dalam kereta kebenaran?? Atau telah terlempar jauh, hingga tak mungkin lagi meraihnya dan berjalan bersama kembali

Saudaraku, dalam rindu ini, ku ingin memelukmu dalam mesra, meski rangkulan ini hanya melalui pelukan angin yang datang bersama rinduku...

Arif Atul Mahmudah
*Dalam sebuah sunyi ditengah riuh manusia, Untuk mereka yg tak pernah letih berdiri di jalan kebenaran....
readmore »»ǴǴ

Selasa, 26 Juni 2012

Sirah Nabi, Turki, Mesir & Indonesia

Selasa, 25 Juni 2012
Pukul 22.30 WITA



#1. Ada satu peristiwa yg sangat penting & menentukan dlm dakwah Rasulullah, Peristiwa ini terjadi pd thn ke-7 kenabian. Sy mulai dari sini

#2. Peristiwa ini oleh Al Mubarakfury disebutnya sebagai fase pemboikotan umum. Ditulisnya dlm 2 lembar sj, tapi ini sangat penting mnrt sy

#3. Pemboikotan ini ad puncak dari upaya org2 Quraisy ut menghambat upaya Sang Nabi menyebarkan kebenaran. Stlh memberikan berbagai tawaran

#4. Upaya mrk terus gagal. Lalu mrk menempuh pilihan paling sadis : merencanakan membunuh Sang Nabi. Bani Hasyim & Abdul Muthalib bereaksi

#5 Mrk berkumpul, mrk memilih Muhammad. Mrk memilih membelanya. Lalu terjadilah peristiwa pemboikotan itu selama 3 thn. Mrk diisolasi

#6. Bani Hasyim & Bani Abdul Muthalib, termasuk Muhammad & kaum muslimin, diputus aksesnya dari dunia luar. Tak ada dagang, makanan terbatas

#7. Bahkan Al Mubarakfury menyebutkan, kondisi isolasi ini menyebabkan mereka terpaksa memakan dedaunan demi menyambung hidup mereka

#8. Byk hikmah didalamnya. Tpi sy mau fokus kepada tema2 yg terkait dg keadaan kita hari ini. Kita belajar. Dengan pertanyaan2 berikut ini:

#9. Mengapa Bani Hasyim dan Bani Abdul Muthalib siap menjalani penderitaan seperti itu? Membela Muhammad yg jelas menentang keyakinan mereka

#10. Mengapa kaum muslimin, dlm jumlah yg msh sangat sedikit, hidup dlm kondisi yg rumit itu, dlm keadaan lapar seperti itu (cont)..

#11. ...masih tetap mengimani Sang Rasul? Padahal jml mereka sedikit. Sedangkan jarak antara harapan dan realisasinya msh tak terlihat. Jauh

#12. Yg kedua. Jawabannya sangat sederhana. Ya, krn mereka meliliki keimanan yang kokoh. Sederhana, tapi ini tak mudah melampauinya

#13. Inilah yg membuat mrk bertahan. Mrk meyakini, mk tak ada lagi penderitaan itu. Krn iman, bagi mrk ad alasan penjelas yg tak terbantah

#14. Yg pertama, mrk yg tak beriman. Ada dua kelompok: yg membela Muhammad atas nama "keluarga" dg tulus; & tak membela Muhammad tpi (cont)

#15. ...mrk "taat" kpd Abu Thalib. Paman Rasulullah, pelindungnya, sehingga apapun perintah Abu Thalib mrk ikut sj. Alasan mrk bukan "iman"

#16. Jadi dlm kerumunan org2 itu, ada yg berkumpul krn iman, dan ada juga yg berkumpul krn alasan harga diri keluarga dan kelompok.

#17. Sy akhirnya mulai mengerti, mgkn inilah sebagian alasan penjelas yg dpt membuat sebuah "gerakan" melampaui masa2 sulit seperti itu.

#18. Sy teringat dg tulisan Prof. Abdul Hamid Al Ghazali, ketika menjelaskan ttg pilar2 kebangkitan umat. Bhw salah satu modal...(cont)

#19. ...yg harus dimiliki para pemikul tugas kebangkitan adalah "keimanan yg senantiasa menyala". Artinya iman mereka teguh, bhw ..(cont)

#20....mrk mampu merealisasikan cita2 mrk meski jaraknya jauh. Iman disini bisa bermakna, tentu iman kpd Allah, dan kepercayaan....(cont)

#21....kpd langkah2 strategis yg telah ditetapkan, bhw itu bs mengantar kpd kemenangan. seperti keimanan para sahabat saat pemboikotan itu

#22. juga, dari pelajaran siroh tadi, ttg "pendukung" Rasulullah dari kalangan "org2 yg tak beriman". juga menjadi catatan sangat penting.

#23. Sy baca2 sedikit sejarah Turki dan sejarah panjang kemenangan kelompok Islam dalam pemilu dan juga jatuh bangunnya. Menarik.....

#24. Baca sejarah Turki dan jatuh bangunnya gerakan Islam di sana, sampai mereka berada pada capaian mereka hari ini. Itu ad tempat belajar

#25 Sejarah turki, dari era Menderes, lalu Erbakan dan kini Era Erdogan. Dua era sebelum Erdogan, mrk selalu jatuh, oleh kudeta militer

#26. Tapi Erdogan berhasil melampaui dua pendahulunya. Dia mendapat dukungan kuat dari rakyat, mll program2 yg merakyat. Militer tak berdaya

#27. Sama ketika kemenangan Morsi di Mesir terjadi bbrp waktu lalu. Militer berupaya melakukan kudeta. tapi hasilnya anda bisa lihat sendiri

#28. Dukungan rakyat dlm jumlah besar, yg siap "mati" demi memperjuangkan nasib mereka, mjd "lawan tanding" bagi militer. shgg militer diam

#29. Kembalilah, kpd "Pemboikotan" dimasa Nabi tadi, siapa yg membela kaum muslimin? Ya, mrk bukan org internal organisasi,bahkan non muslim

#30. Siapa yg berhasil mengokohkan kemenangan Erbakan dan Morsi? bukan hanya kader2nya, tapi juga, org2 diluar internal organisasi

#31. Mrk memberikan dukungan atas nama kebebasan, ada juga yg krn alasan "hubungan kekerabatan" dan hal lain yg menjadi cita2 bersama

#32. Inilah pelajarannya, dari Kisah Pemboikotan Di Masa Nabi dan Pelajaran Demokrasi dari Turki dan Kini Mesir. Kita belajar, kita mengerti

#33. Bukan krn salah ibu mengandung, jika org2 yg berjuang atas nama agama, meski agama ini tak prn mendsikriminasi org2 yg berbeda...(cont)

#34. ....bhw akan selalu ada rintang yg menghadang. Allah telah menjelaskan ini, tak mungkin kita dikatakan beriman seblum diuji oleh-Nya

#35. Sy mulai mengkhayalkan jauh, terbang kebeberapa masa dihadapan. Membayangkan seperti apa masa depan Islam di Indonesia lalu...

#36. membandingkannya dengan capaiannya hari ini. Kekokohan iman kader2nya dan juga besarnya dukungan masy. yg mau sama2 berjuang

#37. Padahal keimanan mjd sangat penting. Iman kpd Allah, juga keimanan terhadap langkah2 yg tlh dibuat menuju realisasi mimpi2 hari ini

#38. Lalu, seberapa kuatkah kita bisa bertahan, jika takdir Allah menempatkan kita pada posisi kepemimpinan, dari badai yg pasti ada itu?

#39. Padahal Mesir mengajari kita, dukungan rakyat, tak mungkin bisa dicapai dalam waktu yg singkat. Butuh waktu pjg, ut mjd bagian dari mrk

#40. Mk kita harus memulainya dari sekarang. Kita ini, anak2 yg hilang dari tengh2 masyaraka kita, saatnya kita kembali, menghimpun mrk

#41 subhanakallahu wabihamdik ashadu Alla ilahaila anta astaghfiruka wa atuwbu ilaik


readmore »»ǴǴ

Sabtu, 23 Juni 2012

Matahari Malam


Kamis, 21 Juni 2012

Kau rangkai malam - malam panjang
dengan satu rindu tentang siang
Kau jelajahi belantara hari - hari
dengan satu harap tentang alam

Entah, disaat kapan malam dan siang bisa saling peluk ?
Entah, disaat kapan bulan dan matahari bisa saling tatap ?
Tapi apakah rindu bisa jadi jalannya?
Atau mungkin, harap bisa jadi penuntunnya?

Ini bukan tentang tak mungkin
Tapi bumi yang dipijak
tak sediakan muara bagi mereka bertemu
Maka, tak ada lagi sesal pada malam
tak ada lagi rindu pada siang

Kini, kenapa tak dinikmati saja semua
Entah siang, entah malam,
Kapan rindu, kapan harap
Tak peduli, ia telah berlaku

Cukupkanlah rindu tentang bulan
Cukupkanlah harap tentang matahari
Bukankah senja segera tiba?
Sudah saatnya bergegas

Ambil bekalmu, lanjutkan perjalanan
Agar bisa segera lintasi malam
Sambut pagi dengan fajar baru
Tuk kau temui harap dan rindu lagi
readmore »»ǴǴ