Selasa, 30 Oktober 2012

Cara Lain Menaklukkan Raksasa

Makassar, 20 Oktober 2012

Kadang - kadang saya berpikir, jangan hanya berpikir untuk melawannya, tapi juga berpikir untuk merebutnya #TVONE

Saya merenung2kan kisah Musa a.s. Apa yg bisa kita pelajari darinya? Banyak sekali. Tapi ada satu yg mgkn jarang terpikirkan #TVONE

Kuasa Firaun yg begitu dahsyat. Sampai memposisikan dirinya sbg Tuhan. Ketika mendapatkan tafsir mimpi, akan lahirnya....#TVONE

...Seorang anak laki-laki yang akan menjadi ancaman kuasanya. Firaun membunuh satupersatu anak2 laki. Tak boleh ada yg hidup #TVONE

Sejak saat itu, Firaun tak pernah membiarkan satupun bayi laki-laki yang lahir untuk sempat menikmati air susu ibunya. Mengerikan #TVONE

Tapi tahukan bagaimana cara Allah, menyelamatkan Musa a.s?. Kita tahu semua. Tapi saya menekankan kisahnya pada ini....#TVONE

Musa a.s ditemukan Istri Firaun di Sungai, dan dengan izin-Nya, Musa akhirnya dipelihara. Firaun mengizinkan. Ini pengecualian #TVONE

Jadi anak laki-laki yang kelak akan meruntuhkan kerajaan firaun, justru tumbuh besar dari lingkungan istana sendiri. Bukan dari luar #TVONE

Musa a.s dididik dengan perilaku penghuni istana. Hidup sehari2 sbg "putra" yang dicucuri cinta Fir`aun "Sang Tuhan" itu #TVONE

Jadi menurut saya, kadang-kadang, cara Allah SWT menghancurkan suatu rezim yang kuat, dilakukan-Nya dg cara seperti itu #TVONE

Allah "menitipkan" ditengah2 lingkaran rezim penguasa itu,seseorg ut tumbuh besar disana, sampai waktu Allah membalikkan semuanya #TVONE

Dengan cara-Nya Allah memenangkan kebenaran. Mgkn dari anak-anak, pembantu-pembantu merekalah kemenangan itu bermula #TVONE

Sekian. Anda boleh eksplorasi lebih luas. Mudah2an ini bukan lintasan pikiran yg kosong #TVONE
readmore »»ǴǴ

Kamis, 18 Oktober 2012

Melepas Kepergian Sang Malam

Rabu, 18 Oktober 2012

Biar jagaku menemanimu berlalu pergi wahai malam.
Agar engkau tak lagi sesunyi kemarin.
Agar engkau tak lagi sedingin kemarin #Puiter

Biar kunyalakan sepercik cahaya.
Agar hangat menelisik di ruang jiwamu yang dingin.
Sambil menunggu mentari datang esok hari #Puiter

Lalu biarkan kubangunkan mereka satu-satu,
untuk temaniku melepasmu pergi.
Wahai malam, gelapmu semakin pekat #Puiter

Lalu dinginmu makin bekukan tubuh.
Kini dingin menyelimuti tubuh bumi.
Gelap. Semakin Gelap.
Entah kapan mentari nampak? #Puiter

Tak ada cahaya. Pelita-pelita padam.
Jasad-jasad mengambil jedah.
Tapi aku memilih menemanimu, wahai malam.
Agar dapat kusaksikan kepergianmu #Puiter

Agar dapat kurekami berlalunya engkau.
Agar dapat kuceritakan nuansa2
yg hiasimu ditiap detak jantung kepergianmu.
Pd mrk yg akan terbangun di esok hari #Puiter

Gelap mu yg semakin. Aku terperanjak.
Tubuhku hampir beku. Inikah titik paling gelapmu?
Isyarat, engkau akan segera pergi? #Puiter

Jika begitu,
izinkan aku tuliskan puisi perpisahan untukmu. Wahai malam.
Lalu kuucapkan selamat datang pada mentari. #Puiter

End. #Puiter
readmore »»ǴǴ

Tak Ku Kenali

Senin, 15 Oktober 2012

Tiba2 dingin perlahan menuruni lembah jiwa.
Padahal terik sedang membakar.
Lalu bertanyalah jiwa: Ini nuansa apa? #TakKuKenali

Nuansa yg #TakKuKenali, tapi ia datang begitu damai.
Lalu bersahut-sahutlah nyanyian burung,
sedangkan dedaunan tak henti melambai

Meski kemarau masih. Tapi hijau kini hiasi pandang.
Entah apa yg dibawanya serta? Padahal ia #TakKuKenali

Kita berdiri tegap dijembatan penantian.
Lembah yg menghijau.
Sedangkan angin sepoi membelai jasad.
Lalu rindu perlahan menjauh #TakKuKenali
readmore »»ǴǴ

Jumat, 12 Oktober 2012

Serial Perjalanan (Makassar - Pinrang)

Makassar-Pinrang, 11 Oktober 2012

Akhirnya, gelombang datang menghempas dinding jiwa. Apakah kau msh bisa berkata-kata tanpa suara? Kabut datang, #SerialPerjalanan

Tetes2 air beranjak ke ruang antara langit dan bumi. Menghalangi objek pandang dihadapan. Entah, bintang2 sdg kemana? #SerialPerjalanan

Kini tiba pd suatu ketika yg telah aku ketahui. Kini hutan-hutan menjadi suram. Tak ada lagi belaian lembut sang angin #SerialPerjalanan

Badai ataukah hanya hembusan angin? Tak ada jawaban yg pasti. Yg kurasakan kini hanyalah cahaya bulan menusuk-nusuk #SerialPerjalanan

Entahlah. Aku hanya sdg meniti jalan sembari menunggui burung-burung yg mgkn datang beriku jawabnya. #SerialPerjalanan

Mari kita nikmati sabetan angin. Juga tikaman cahaya bulan. Berdarahlah kita. Jk kita melampauinya besok msh ada matahari. #SerialPerjalanan

Entah ia datang sebagai harapan atau sbg api yg membakar-bakar. Bersiaplah. Hari-hari msh terus berganti #SerialPerjalanan

Atau mgkn, lelap kita malam ini, akan dibangunkan oleh gemuruh letusan gunung api yg memekikkan telinga. Kita tak tahu #SerialPerjalanan

Hari-2 ad rimba yg dipenuhi oleh kebuasan org2nya. Kita yg lepuh oleh api, gosong oleh terik. Msh tetap hrs membagi cinta #SerialPerjalanan

Kita hrs bertarung dlm buasnya hari2 sembari membagi cinta. Jk tdk bgt, kita tergilas zaman. Lalu hilang tak dikenang lg #SerialPerjalanan

Tidur mgkn tak kita nikmati lgi. Krn sebagian malam nanti, kita hrs berjaga. Mari kita berharap langit beri jalan #SerialPerjalanan

Krn seluruh objek pandang yg mgkn jdi ancaman hari2 yg kita jalani, ad milik dari pemilik malam ini. Mari sampaikan harap #SerialPerjalanan
readmore »»ǴǴ

Rest In Singing

Makassar, 12 Oktober 2012

I can't do anything. I can't say anything. I don't know what to do. It is totally eclipse of the heart. #Song

There`s a voice from deep inside of you. That this new bond give an inspiration. So forget our past and we can dream tomorrow #Song

Its hard, but one thing for sure. Don`t lose again. You found affection in God. So dont let your past, destroy what comes tomorrow #Song

There`s always one reason to feel good. So just find out a distraction. Go out from this dark night, find the light, In your heart #Song
readmore »»ǴǴ