Selasa, 16 April 2013

Ayah

Selasa, 17 April 2013

#Ayah! Betapa mnggetarkannya panggilan itu.
Betapa mngharubirukannya nada itu.
Betapa menggairahkannya suara patah-patah itu.

#Ayah! Betapa kata itu memberi saya, dan juga kamu,
bahkan kita semua para ayah,
gairah kehidupan yang senantiasa mndorong langkah kita.

Setelah kata iman,
tak ada lagi kata dalam kamus khidupan -selain kata #ayah-
yang mampu mngajari anda tentang
makna prtnggungjwban yg paling hakiki.


#Ini adalah satu-satunya postingan yang tidak berasal dari saya
#Saya harus mengutipnya, karena ini ditulis pada hari tepat setehun wafatnya ayah kami
#Sumber : @PresidenANIS
readmore »»ǴǴ

Senin, 15 April 2013

Catatan Setahun

Senin, 15 April 2013
Pukul 15.20. Di sepanjang jalan pelepasanmu setahun lalu

Setahun, di jam yang sama,
15.20 WITA, di jelang ashar

Setahun lalu, di waktu yang sama,
aku dengar berita duka tentang kepergianmu
Setahun, kini, di jam yang sama,
aku dengarkan berita tentang bahagia

Setahun lalu, di jelang adzan ashar sore
Aku lepaskan kepergianmu dan kembali membawa duka
Setahun, kini, dijelang adzan ashar sore ini
Aku dengarkan bahagia dan aku pergi menjemput harapan

Setahun lalu, di jam yang sama
Dia datang untuk sebuah berita duka melepaskan kepergianmu selamanya
setahun, kini, dijelang adzan ashar sore
ia kembali untuk sebuah berita bahagia, datang bersama anggota baru keluarga ini

Hidup, kadang naik,
Hidup, kadang turun
Tapi, tak ada satupun yang bisa memastikan
bahwa ia berada dalam penilaian terbaik di mata Tuhan

Aku, mereka dan dia
Terus tumbuh besar....
Memenuhi jalan harapan yang pernah kau titipkan
Itu tak pernah akan kami lupakan...

Aku disini menangisi setahun kepergianmu
Bukan karena aku sesali semua yang telah berlaku
Aku hanya sedang menangisi, akan seperti apa akhir hidup kami kelak
Sedangkan engkau telah pergi dalam keadaan muslim, Insya Allah

Kini, izinkan aku menyebut namamu dalam doaku
Setahun lalu, aku tahu engkau telah menitipiku tugas
sebagai anak tertua di keluarga ini

Setahun berlalu,
aku mulai mencoba terus mengikuti jejak kebaikanmu
Meski aku tahu,
aku takkan pernah mungkin menggantimu di hati mereka

Dulu engkau menginginkan keabadian
Itu pernah engkau katakan padaku
Kini...Aku percaya dengan izin Tuhan kita
Engkau telah mendapatkan keabadian itu

Setahun, di jam yang sama, di jelang adzan ashar sore ini
Hari ini, langit tak semendung hari di tahun kepergianmu
Perlahan-lahan awan mulai berangsur pergi
Kini mentari mulai menghangati tubuh bumi...

Ayah, beginilah kisah kami menjalani hidup
Kucupkan, aku ingin tunaikan ashar ini
Dan kusampaikan salam cintaku padamu dalam doa
readmore »»ǴǴ

Kamis, 04 April 2013

April Emosional (2012-2013)

Kamis, 4 April 2013
#Pagi

Jika nanti pagi menyapamu disana
Itulah sapaku untukmu
Aku menitipi salam cintaku untukmu
Meski tanah telah kering

Jika nanti hembus angin membelaimu disana
Itulah isyarat doaku untukmu
Meski jejak-jejak tak lagi berbekas

Ketika anak-anak kecil itu berlarian
Bersembunyi dibalik pintu-pintu
Kini mereka telah menjelajah bumi Tuhan kita

Ketika kau ceritakan kisah-kisah di hari tuamu kelak
Kini anak-anak itu telah tumbuh dewasa
Meski kau tak sampai disana

Ada waktu yang memisahkan hari-hari
Ada ruang yang memisah raga
Tapi doa-doa masih ada, tempat kita saling sapa

Ada tabir yang halangi pandangan
Ada rindu yang tak lagi memiliki makna gerak
Tapi karya masih ada, disana kita saling memeluk
readmore »»ǴǴ

Jumat, 22 Maret 2013

Memberi Makna Perjumpaan Pada Perpisahan

Kamis, 22 Maret 2013

Apa itu perpisahan?
Apa makna perpisahan dalam jiwa para pejuang?
Apakah itu berarti duka, atau rindu yang akan bisa membunuhmu?

Lalu apa makna perjumpaan?
Apa makna perjumpaan di hati para perindu?
Apakah berarti bahagia atau saat engkau lepaskan dahaga rindu?

Apa yang mendasari perjumpaan itu?
Di atas apakah perpisahan terjadi?

Bagi mereka, Perpisahan adalah penyebaran benih-benih kebangkitan,
yang kelak akan menjadi pohon-pohon penopang kejayaan

Bagi mereka, Perjumpaan adalah dirangkainya tiang-tiang kebangkitan,
jelang ditegakkannya imperium kejayaan

Adakah makna perpisahan yang lebih agung dari makna itu?
Adakah perjumpaan yang lebih dahsyat nilainya dari makna itu?

Tak ada lagi yg melebih makna perpisahan yang begitu.
Kecuali perjumpaan, itulah reuni para penghuni syurga

Saat, dimana mereka bercengkrama dalam kegembiraan.
Menceritakan ulang, seluruh kisah dan peristiwa yang mengantar mereka ke syurga itu

Jadi, mengapa harus ada tangis di setiap perpisahan?
Seharusnya tidak, karena muara seluruhnya adalah perjumpaan (kembali)...
readmore »»ǴǴ

Jumat, 08 Maret 2013

Empat Kata Warisan Ayah Ibuku

Jumat, 8 Maret 2013
Arif Atul Mahmudah (Ab) Dullah

Cahaya surya berdiri megah bagai tersenyum memandangi bumi. Kuatur langkah menuju perhentian. Selintas ingat aku kembali kepada satu kenangan

Di jalan silam itu tercipta sejarah. Tentang bangunan mimpi yang dimulai. Ketika mentari membelalakkan matanya pada bumi

Tertitipkan sejarah mimpi mereka dalam empat suku kata yang kubawa untuk kuwariskan. Aku selalu bangga mengenang mereka.

Tentang makna-makna yang diwariskan: Kebijaksanaan, kedalaman pengetahuan, keterpujian, dan kehambaan

Dua kali melihat, Dua kali mendengar, Satu kali berkata-kata. Itulah ajaran kebijaksanaan. Itulah ajaran kearifan yang kalian titipkan

Dua kali berkarya, Dua kali bergerak, Sekali berkata-kata. Itulah ajaran kedalaman pengetahuan. terselipkan diantaranya

Setiap kali merenungi makna-makna warian empat kata itu, aku selalu bertanya kepada diriku sendiri: "Apakah layak, harapan mereka kutanggung?"

Kebijaksanaan dan kedalaman pengetahuan mengaliri sungai kehidupan menuju muara keterpujian. Keterhormatan. Itulah jembatan antara, menuju titik akhir

Tapi muaranya bukanlah keterpujian dihadapan mereka yang juga menghamba kepada Tuhan. Bukanlah itu, aku tahu persis mimpimu

Maka mereka menutup tiga kata itu dengan penghambaan. Kesanalah seluruh makna itu bermuara.

Ini terlalu rumit dan berat. Tapi itulah doa-doa. Doa yang telah terkirimkan ke langit. Aku masih tak berhenti bertanya. Apa aku sanggup?
readmore »»ǴǴ