Senin, 14 April 2014

Pesan Dari Khandaq: Bergerak dan Berubah (Bagian 2)

Saya tidak setuju ttg ide "koalisi partai Islam"..... kenapa kita harus kembali lagi ke era "pendikotomian" Islam VS Nasionalis? #MoveOn

Era politik aliran sudah harus ditinggalkan. Terutama oleh umat islam sendiri.... #MoveOn

Mereka (Umat Islam) harus mulai belajar untuk menjadi representase dari bangsa ini seluruhnya.... #MoveOn

Inilah salah satu kesan kuat yg sy temukan dari kontain Q.S. Al Ahzab ktk jelaskan ttg" hub masyarakat madinah" sblm perang khandaq #MoveOn

Menurut Sayyid Quthb, Q.S. Ahzab ini diturunkan dalam rentang waktu antara perang Badar s/d Perjanjian Hudaibiyah #MoveOn

Tapi saya tertarik tentang bagaimana tema-tema besar yang dibahas dalam Q.S. Al Ahzab ini.... #MoveOn

Kira-kira pola penjelasannya begini: tema keluarga - tema perang khandaq - tema keluarga #MoveOn

Di awal Q.S. Al Ahzab ini, Al Quran menegaskan kembali "status" hubungan antara orang-orang Madinah #MoveOn

Ayat 6: "...Orang-orang yg mempunyai hubungan darah satau sama lain lebih berhak waris mewarisi drpd org2 mukmin & org2 muhajirin #MoveOn

Apa yg dahulu "disambung" oleh Rasulullah, Muhajirin dan Anshar bisa saling mewarisi", telah "dibatalkan" oleh ayat tadi #MoveOn

Misalnya, riwayat ttg salah seorg Anshar yg punya Istri dua, akan menceraikan salah satunya ut dinikahi Abdurrahman bin Auf #MoveOn

Kini hubungan telah dikembalikan dlm situasi yg "manusiawi", yg fitrahwi, tentu dg penegasan yg dibolehkan oleh Allah #MoveOn

Stlh situasi "manusiawi" itu dikembalikan, barulah Al Quran berbicara ttg perang khandaq. #MoveOn

Al Quran berbicara dulu ttg "hubungan" masyarakat muslim yg baru. lalu berbicara ttg perang khandaq. #MoveOn

Semua tatanan hubungan telah dikokohkan, secara manusiawi, kokoh dg bimbingan langit, sebelum perang khandaq terjadi #MoveOn

Maka ketika Khandaq terjadi, semua urusan "hubungan" masyarakat muslim telah "selesai". Kokoh. Kuat. #MoveOn

Urusan internal selesai, maka mereka berhasil "melampauI" kepungan pasukan ahzab, tentu tanpa m`abaikan sebab2 kemenangan lainnya #MoveOn

Indonesia ini mayoritas muslim, mereka tidak "terpisah" dari kita hanya karena kita tidak "satu organisasi" dengan mereka #MoveOn

Kita harus menjadi representase mereka seluruhnya, dan bahkan bangsa ini seluruhnya #MoveOn

Sebagaimana "hubungan waris" masyarakat Madinah yg dikembalikan dlm kondisinya yg paling manusiawi

Jika ada hal yg perlu ditata lebih maksimal setelah ini, maka inilah salah satu yg nampaknya harus kita perhatikan #MoveOn
readmore »»ǴǴ

Pesan Dari Khandaq: Setelah Melampaui Masa Rumit (Bagian 1)

Insya Allah, setelah hari ini, kitalah yang akan menyerang mereka #SetelahKhandaq

Begitulah kira-kira kalimat yang terucap dari lisan Rasulullah stlh perang khandaq usai #SetelahKhandaq

Perang Khandaq ad serangan total dari semua "koalisi" terhadap kaum muslim di Madinah #SetelahKhandaq

Ketika itu, ada 10.000 pasukan yang mengepung madinah. Tapi dari khandaq kita belajar ttg "daya tahan" dari kepungan lawan #SetelahKhandaq

Al Quran menggambarkan situasi jiwa kaum muslimin dlm pengepungan itu dalam Q.S. Al Ahzab #SetelahKhandaq

"ktk mrk datang kpdmu dari atas & dari bawahmu, & ktk tdk tetap lagi penglihatan & hatimu naik menyesak smpi ke tenggorokan #SetelahKhandaq

Kasus ini membuat kita merasakan situasi yg sama dengan apa yang dialami kaum muslimin pada perang Khandaq #SetelahKhandaq

diserang dari semua arah, dari atas, bawah, samping kiri, samping kanan, kita merasakan situasi yg rumit #SetelahKhandaq

Tapi kita berhasil melampaui situasinya, kita masih berdiri diatas tanah Indonesia!! Seperti Madinah #SetelahKhandaq

Khandaq adalah perang ketiga. Ini juga "perang besar" ketiga . Situasinya sama: Kita diserang oleh banyak koalisi #SetelahKhandaq

Selama 2013-2014 ini kita belajar dg sangat massif, untuk tidak lagi, hanya menjadi representase kelompok/agama kita sendiri #SetelahKhandaq

Kita belajar untuk menjadi representase bangsa ini. Insya Allah ini catatan berharga untuk 5 tahun mendatang & stlhnya #SetelahKhandaq

Kita memang babak belur. Tapi kita tidak mati. Kita masih berdiri dengan wajah yg baru. Insya Allah #SetelahKhandaq

Wajah itu adalah wajah yang sangat "Indonesian". Kita akan bicara keagaamaan, kita akan bicara kebangsaan #SetelahKhandaq
readmore »»ǴǴ

Kamis, 06 Maret 2014

Dendang Generasi

Orang-orang ini selalu mengajukan tema: "jelaskan kepada saya".....
Ajak saja mereka untuk lebih sering merenungi sepi...

Karena disanalah tempat, saat hati memberi fatwa...
untuk pertanyaan akal dan bahkan hati

Ada waktu dimana "para pemilik saham" duduk manis menikmati senja....
Karena mereka telah terlalu renta untuk dapat menerjang badai

Tapi cinta akan terus tercurah dari kita untuk mereka....
bahkan ketika jasad mereka tak lagi di bumi...

Jika mereka tak lagi disini,
sampaikan saja salam cintaku untuk mereka...

Kami hidup (berusaha) sepenuh jiwa. seperti yang mereka ajarkan dahulu
readmore »»ǴǴ

Rabu, 19 Februari 2014

Peringatan Yang Terbaik

Jiwaku tiba-tiba terhentak jauh ke dalam dasar renunganku
Akalku tertunduk rendah hingga menyentuh tanah tempat aku berpijak

Ketika kusaksikan satu lagi jasad yang terpisah dari ruhnya

Tak ada peringatan yang lebih baik dari ini

Dan aku masih terus bertanya pada diriku sendiri:

Akan seperti apa akhir kehidupanku kelak?

Rabbi, bimbinglah aku untuk teguh di atas jalan agama-Mu
readmore »»ǴǴ

Sabtu, 15 Februari 2014

Karena Yusuf a.s Mengabarkan Kapasitas Dirinya

Sabtu, 15 Februari 2014

Saya suka baca kisah Nabi yusuf a.s.
Salah satu kesan kuat yang saya temukan darinya adalah:

"Jika anda punya kemampuan/kapasitas, kabarkanlah itu pada orang banyak, bukan untuk pamer atau riya"

Tapi, untuk menyampaikan pesan bahwa: saya bisa melakukan sesuatu dengan baik.

Ada pada dialog antara Raja Mesir dengan Nabi Yusuf ketika ditawari jabatan, lalu Yusuf berkata: Angkat saya sebagai bendahara negeri ini (mesir),

atau ketika ia menitip pesan untuk raja melalui teman penjaranya: sampaikan pada raja, saya bisa menafsirkan mimpi

Orientasi akhirnya ada pada Q.S Yusuf, ayat 101, ketika Yusuf a.s. berkata:

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.

Kita hanya wajib untuk terus memelihara orientasi akhirat itu

-Wallahualam-
readmore »»ǴǴ